Yumi’s Cells Ep 13

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Yumi’s Cells Episode 13, Jika Kalian ingin melihat full recapnya tersedia lengkap di tulisan tulisan yang ini. Jangan lupa cek episode sebelumnya.

foto: tvN

Apa yang harus kulakukan, haruskah aku menunggu di sini tanya Woong yang menghentikan langkahnya saat tiba di depan rumah Yumi dan tidak melihat Yumi di belakangnya. Ini sangat memalukan tapi aku tak mau Yumi salah paham ucap Sel Cinta Woong. Tidak, itu akan sulit karena prioritas tertinggi Woong adalah dirinya sendiri ucap Sel Akal. Woong masuk kedalam setelah melihat Yumi sampai.

foto: tvN

Setelah mengemasi barang-barangnya, Woong memberishkan rumah Yumi. Sedangkan Yumi sedang bekerja di kantor. Membaca pesan dari Woong,

“Aku pergi sekarang. Aku akan meninggalkan kuncinya di meja.”

Yumi menyimpan ponselnya saat Bobby menghampiri, mengajaknya rapat. Setelah Bobby pergi, Yumi membalas pesan Woong,

“Woong. Aku ada rapat, akan meneleponmu nanti.”

foto: tvN

Tulisan penyemangat adalah kelebihanmu ucap Bobby kepada Yumi yang duduk di hadapannya. Agak kaku kali ini, bukan tanya Yumi kemudian memberi tahu kalau ia akan menulisnya dengan lebih ceria. Kalau begitu haruskah kita mengubah rencananya tanya Bobby. Tidak, aku hanya kurang mahir, tidak apa-apa aku akan mengatasinya ucap Yumi.

foto: tvN
foto: tvN

Saat hendak pergi, Woong melihat lampu rumah Yumi tidak menyala, kemudian membeli lampu dan memsangkannya. Woong terjatuh saat memasang lampu membuat meja yang naikinya patah.

Pacarmu tidak menunggumu hari ini ucap Bobby kepada Yumi setelah turun dari bus. Dia mengunjungi rumahku hari itu jawab Yumi. Bobby kembali berkata, dia pasti sangat lembut, daun bawang di tangannya sangat mengesankan dan dia memberiku jaketnya. Terkadang dia sangat lembut tapi terkadang tidak jawab Yumi.

Setelah sampai di rumah Yumi menyalakan lampu dan melihat barang-barang Woong yang sudah tidak ada. Yumi mengambil nota dari Woong kemudian membacanya,

“Aku mematahkan kaki meja selagi mengganti bohlam. Aku mematahkan kaki meja selagi mengganti bohlam, aku memperbaikinya sementara tapi jangan meletakkan barang berat. Mungkin berbahaya, aku akan meminta perbaikan dan menggantinya untukmu karena aku tahu itu kesukaanmu. Maafkan aku.”

foto: tvN

Itu tidak diproduksi lagi, kami tidak bisa menyediakan jasa perbaikan, kami tak bisa memperbaiki hanya satu kaki, tapi jika Anda mau yang sama, saya bisa memeriksa stok kami.ucap pekerja kepada Woong saat berada di toko furniture. Berapa harganya tanya Woong. Harganya 1,5 juta won jawab pekerja tersebut.

Sistem memberi tahu kalau Woong tidak mampu membeli meja itu dengan saldonya karena saldo rekening saat ini 1,32 juta won. Dia punya sekitar 10 juta beberapa hari lalu ucap Sel Akal. Bagaimana kalau membeli sesuatu yang lebih murah dengan desain serupa tanya Sel Akal dan dijawab tidak oleh system.
System kembali melarang, saat Woong hendak menggunakan kartu kreditnya, memberi tahu kalau semua kartu kreditnya sudah mencapai batas. Woong menelpon Louis dan meminjam uangnya.

Boleh aku masuk tanya Woong kepada Yumi setelah membukakan pintu untuknya, kemudian memberi tahu kalau ia menelepon seseorang untuk mengambil mejanya. Kukira kau akan mendaftar untuk perbaikan ucap Yumi. Woong memberi tahu kalau tidak bisa karena sudah tidak diproduksi jadi memesan yang baru. Kau memesan yang baru tanya Yumi, itu agak mahal. Aku memesan yang sama dan akan datang besok ucap Woong kemudian pamit pergi.

Yumi menyusul Woong, menyuruhnya jangan transfer uangnya. Aku mematahkannya jadi harus bertanggung jawab ucap Woong. Yumi memberi tahu kalau kakinya berderit dan sudah waktunya membeli yang baru. Setibanya di rumah, Yumi mengambil ponselnya dan melihat notif transfer uang dari Woong.

foto: tvN

Anginnya sangat sejuk cuacanya bagus sekali hari ini ucap Yumi setelah pulang berbelanja, kemudian mengambil ponselnya dan engirimkan pesan kepada Woong,

“Woong, kau sedang apa, sudah makan siang? Ayo ke Samcheong-dong untuk makan mi pada hari Sabtu.”

“Teman sekelasku akan menikah hari Sabtu ini. Dia bilang pada akhir tahun tapi aku ditelepon.”

“Ayo pergi ke Samcheong-dong setelah pernikahan.”

Kau akan menghadiri pernikahan Young-gu tanya Woong kepada Saeyi yang duduk di depannya. Aku tidak berencana pergi karena Young-Gu dekat denganmu bukan denganku jawab Saeyi.

“Baiklah, ayo pergi bersama” baca Yumi balasan dari Woong.

foto: tvN

Woong menghampiri Yumi yang baru datang, berkata kau datang lebih awal, ayo kuperkenalkan kepada pengantin pria. Saeyi juga datang tanya Yumi, dia mungkin merasa tidak nyaman di dekatku. Kudengar dia tidak datang jawab Woong.

Setelah menjawab telpon, Woong menyuruh Yumi makan terlebih dahulu kemudian memanggil Louis untuk menemani Yumi makan. Louis menyuruh Yumi makan lebih dahulu, memberi tahu kalau ia masih ingin mengambil makanan lain.

Yumi meletakkan piringnya di meja kemudian duduk dan memulai memakan makannya, sembari mendengarkan orang-orang yang berada di sebelahnya yang sedang membicaakan Woong dan Saeyi. Yumi panggil Woong yang melihat Yumi sedang berdiri di depan kaca melihat kearah luar, kemudian mengajaknya pergi ke Samcheong-dong setelahnya mereka pergi bersama.

foto: tvN

“Pada hari hubungannya dengan Woong dimulai, Sel Cinta memasang labu besar di tengah desa.”

Setiap kali kalian marah kepada Woong, lempar kantong kacang ke sini ucap Sel Cinta kepada para Sel.

“Namun, tidak ada yang melempar kantong kacang ke labu itu. Karena YuMi bahagia dan orang pertama yang melempar kantong kacang adalah Sel Emosi. Setelah itu setiap kali marah mereka akan melempar kantong kacang ke labu itu. Tapi labunya tidak pecah atau retak pun tidak.”

Apa yang kau suka dariku tanya Yumi kepada Woong saat berjalan bersama. Apa pentingnya itu ucap Woong kemudian mengajak Yumi pergi. Dengan marah Sel Histerius menembakkan kantong kacang kepada labu, tapi labunya masih tidak pecah.

foto: tvN
foto: tvN

Kita harus ke mana di Samcheong-dong, kau bilang ingin pergi ke suatu tempat tanya Woong. Yumi memberi tahu kalau ia ingin makan churros, setelahnya mereka pergi ke kedai yang menjual churros dan mengantre.
Aku tidak mengerti orang yang mengantre untuk mendapatkan makanan ucap Woong kemudian bertanya bukankah itu membuang-buang waktu. Kalau begitu kau mau membeli yang lain tanya Yumi, kita bisa pergi ke tempat lain, ada banyak restoran bagus di sini. Kau mau melakukan itu tanya Woong kemudian mengajak Yumi pergi.

Churro-ku, aku datang jauh-jauh kemari untuk makan ini teriak Sel Lapar dengan marah kemudian mendekati labu dan melemparkan kantong kacang kearah labu dengan kuat tapi labu tersebut masih tidak pecah.

“Dia sangat mencintainya jadi, itu tidak akan pecah.”

foto: tvN

“Woong, sangat menyenangkan bisa berkencan setelah sekian lama. Sayang kita tak sempat mencicipi churro. Kita harus pergi ke toko roti bersama lain kali. Kau pasti lelah, tidurlah. Mimpi indah.”

“Baiklah. Kau juga.”

Dia tak bisa berhenti mengirim pesan singkat, pesanku panjang, bukankah seharusnya balasannya juga panjang tanya Sel Etika, aku sangat membenci Woong belakangan ini kemudian menendang kantong kacang, mengenai labu tersebut hingga membuatnya pecah dan keluar kertas dari dalam labu. Itu tidak pecah karena aku melemparnya bukan, aku hanya mengetuk ucap Sel Etika.

Ternyata tulisan kertas didalam labu adalah “Putus.”

foto: tvN

Dia seharusnya ada di sekitar sini, dia pergi ke mana tanya Sel Akal saat ia dan Sel Emosi mencari Sel Cinta. Sel Akal dan Emosi menghindar saat Sel Cinta melemparkan kartu putus di papan panah kemudian menghamiri Sel Cinta yang berada di atas terbing. Apa yang kau lakukan tanya Sel Akal. Sel Cinta memberi tahu kalau ia akan memakai Kartu Putus hari ini.

Labu itu terbuka, pantas saja aku merasa sangat lemah karena ini saatnya putus ucap Sel Cinta kembali. Cinta, jangan bersikap seperti ini, kau membuat kami takut ini tidak seperti dirimu ucap Sel Emosi. Kalian lihat labu itu terbuka, jika mereka tetap bersama stres akan mendorongKim Yumi ke ambang kematian ucap Sel Cinta.

foto: tvN

Yumi menelpon Woong memberi tahu kalau ia akan ke kantornya. Woong menghampiri Yumi yang berdiri di depan kantornya, berkata aku senang bertemu denganmu kemudian mengajak Yumi makan siang bersama. Mari kita lakukan setelah mereka selesai makan siang karena ini makan siang terakhir, lalu kita lempar kartu ini padanya dan pergi ucap Sel Cinta kepada Sel Akal dan Emosi.

foto: tvN
foto: tvN

Woong panggil Yumi saat makan siang bersama. Apa tanya Woong, kau tampak kesal, apa terjadi sesuatu. Ada apa denganmu, perasaanmu tidak seperti ini kemarin tanya Sel Cinta. Ayo pergi jika sudah selesai ucap Yumi kemudian berdiri dan pergi.

Woong, ada yang ingin kukatakan kepadamu ucap Yumi. Aku tidak bisa melakukan ini ucap Sel Cinta yang menjatuhkan kartu putus, kemudian memberi tahu Sel Akal dan Cinta, aku butuh waktu untuk berpikir seraya menangis. Menurutku kita butuh waktu untuk memikirkan semuanya ucap Yumi.

foto: tvN
foto: tvN

Sejam yang lalu

Bahaya terdeteksi ucap Sistem memberi tahu, kalau hasil analisis suaraKim Yumi ada peluang 9% dia akan memakai Kartu Putus hari ini, suara rendah dan nada bicara lugas itulah yang dikatakan akumulasi data kepada kita.
Setelah menjawab telpon dari Yumi Woong turun untuk menemuinya, woong menghentikan langkahnya saat melihat Yumi di depan. Daftar prioritas minggu ini telah diperbarui ucap system, kemudian memberi tahukan datanya kalau nomor dua Woong, dan nomor satu Yumi.

“Saat merasakan perpisahan yang membayangi, aku menyadari sesuatu yang kulupakan. Siapa prioritas utamaku.”

BERSAMBUNG……

Sampai berjumpa lagi di Yumi’s Cells Eps 14 dan jangan pernah bosen untuk membaca di drama yang aku tulis, salam A2One.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like