Web Series

Wedding Agreement Ep 3 & 4

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Wedding Agreement Episode 3-4, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini yuk. EPISODE SEBELUMNYA.

foto: Disney +
foto: Disney +

Pagi seperti biasa Tari membuat sarapan tapi Bian nggak mau makan. Hanya minum air putih. Dia batuk. Tari menawarkan madu jahe tapi Bian menolak lagi. Malamnya saat pulang kerja, Tari mendapati Bian jatuh. Ia menolongnya dan membawanya ke kamar, mengganti bajunya dan merawatnya.

Semalaman Tari menjaga Bian dengan tidur di sofa. Tiba saatnya solat Subuh. Tari membangunkan Bian dan mengajaknya solat. Bian nggak mau karena lagi sakit tapi Tari menasehati kalo mereka wajib solat selama masih hidup.

Paginya Tari mengantarkan sarapan ke Bian. Ia bahkan juga menyuapinya.

foto: Disney +
foto: Disney +

Saat Tari dan bibi sedang memasak, mendadak Sarah datang sambil membawa bunga. Saat tahu kalo itu Sarah, Tari langsung menutup pintu dan nangis. Bian dikasih tahu bibi kalo ada tamu sementara Tari pergi.

Begitu melihat Bian, Sarah langsung memeluknya. Bibi yang mengantar teh kaget sampai menjatuhkan minumannya. Nggak lama kemudian dia kembali hanya dengan membawa air putih untuk Sarah.

Sarah sangat cemas dengar Bian nggak masuk kantor karena sedang sakit. Ingat saat Bian melamarnya di akuarium.

foto: Disney +
foto: Disney +

Hari berubah malam tapi Tari masih belum pulang. Bian yang cemas nelponin tapi nggak dijawab.

Setelah sangat malam akhirnya Tari pulang. Bian marah karena Tari pergi seharian tanpa ngasih kabar. Pun ponselnya nggak bisa dihubungi. Tari mengingatkan kesepakatan mereka dan menekankan kalo ia hanya istri bohongan. Bian menyinggung tentang Sarah dan Tari mengaku nggak peduli. Terserah mereka mau ngapain atau mau ketemuan di rumah. Yang penting jangan saat ia di rumah.

foto: Disney +

Teringat saat Bian membawa Sarah untuk dikenalkan sama ibunya. Ibu langsung nolak karena sudah punya rencana untuk Bian. Sejak saat itulah Bian memutuskan untuk meninggalkan rumah.

Setelahnya ibu sakit. Kanker. Bian yang sangat menyayangi ibunya menjanjikan akan melakukan apapun asalkan ibunya bisa sembuh. Dan yang ibunya minta adalah menikah dengan Tari.

foto: Disney +
foto: Disney +

Paginya tari membuat Banana Pancake. Bian mendekatinya dengan menanyakan bahan-bahannya. Ia bahkan mencicipinya dan menyuapi Tari juga. Setelahnya ia menjelaskan tentang kedatangan Sarah kemarin.

Seperti sebelumnya Tari mengungkit kalo ia hanya istri pura-pura. Bian mengalihkan dengan menyinggung hijab Tari. Kenapa nggak buka aja kalo di rumah. Ia menekankan kalo ia adalah suaminya. Tari hanya diam. Bian lalu mengajaknya untuk makan di luar nanti siang. Tari nggak yakin kalo Bian bisa tapi Bian menjanjikan kalo ia bisa. Tari pun setuju. Sekalian belanja bulanan.

Siangnya mereka belanja berdua dan diakhiri sama makan siang bareng. Sesampainya di rumah Tari ngajakin untuk makan mie instan nanti malam. Mendadak Sarah nelpon. Bian yang ingin menjaga perasaan Tari menutup telponnya.

foto: Disney +
foto: Disney +
foto: Disney +

Paginya Tari mau pergi. Ada seminar di Bandung. Bian melarangnya pergi karena ada arisan keluarga. Tari yang jadwalnya sudah diatur mengaku nggak bisa membatalkannya begitu saja dan menyalahkan Bian yang nggak ngasih tahu lebih awal. Bian berusaha menahan Tari dengan mengingatkan kalo seorang istri harus ijin sama suaminya kalo mau pergi. Tari meremehkan, kalo kayak gini aja bawa-bawa agama. Kemain-kemarin kemana aja mas? Dan ia pun tetap pergi.

Dalam perjalanan Tari mengalami banyak kendala. Dari mulai kartu tol habis saldo, ban bocor, mobil berasap. Ami yang tahu kalo Tari perginya tanpa seijin suami menyalkahkannya dan meninggalkan Tari sendiri.

foto: Disney +
foto: Disney +

Sementara itu Bian yang datang ke acara arisan sendiri ditanyain sama keluarga, Tari mana?? Kinan aja sampai curiga kalo mereka bertengkar. Nggak lama Tari datang. Ia bahkan ngasih buah tangan buat ibu. Setelah mereka pergi, ia janji ke bian kalo nggak akan lagi pergi tanpa ijinnya.

Setelah selesai acara ibu Bian mengajak Tari ke rumah dan memberinya satu set perhiasan. Ibu sangat bersyukur Bian bisa menikah sama Tari. Ia teringat masa lalu. Kalo nggak ada orang tua Tari, entah apa yang akan terjadi pada keluarganya. Selain itu ibu juga meminta agar Tari dan Bian nggak menunda untuk memiliki momongan.

foto: Disney +
foto: Disney +

Tari sedang belanja sama Ami. Secara nggak sengaja mereka ketemu sama Bian yang sedang bersama Sarah. Tari yang amat kecewa langsung berbalik dan pergi.

Esok harinya saat sarapan Tari mengabaikan Bian dan bakan nggak mau bicara dengannya. Tapi malamnya saat Bian nggak juga pulang sampai larut malam, Tari nangis. Ia mencoba untuk nelpon bian tapi nggak bisa. Ia khawatir kalo Bian mengalami kecelakaan seperti kedua orang tuanya.

Bian menepuk lengan Tari dan menenangkan kalo dia nggak papa.

foto: Disney +

Paginya saat sarapan, Bian terkejut lihat Tari nggak memakai hijab seperti biasanya. Tari ingin Bian memberikan haknya karena telah melanggar kesepakatan nggak menemui wanita itu di tempat umum. Ia ingin mereka pergi ke sea world hari Minggu nanti. Bian setuju. Tari sangat menikmatinya. Tapi saat Tari mengajak Bian ke tempat dulu ia melamar Sarah dulu, ia mengalihkan dan mengajaknya ke tempat lain. Sambil melihat ubur-ubur, Bian cerita tentang hidupnya. Dari ia ketemu sama Sarah, jadian, mengenalkannya ke orang tua. Tapi ternyata orang tuanya menolak karena punya rencana lain. Dan saat ibunya sakit, ia yang ingin membahagiakan ibunya setuju untuk menikah sama Tari.

foto: Disney +
foto: Disney +

Tari ada janji ketemuan sama seseorang. Saat sedang menunggu, mendadak Sarah datang dan mengajaknya bicara. Dia menyinggung hubungannya sama Bian. Dia bilang kalo Bian nggak bahagia bersamanya. Tari menekankan kalo Bian adalah suaminya. Kalo memang Sarah perempuan baik-baik, harusnya dia nggak mengambil apa yang nggak menjadi haknya.

Apa yang Sarah katakan kalo Bian nggak bahagia bersama dirinya, sangat mengganggunya. Ia sampai bermimpi melihat Bian dan Sarah bersama kedua anak mereka sangat bahagia.

Tari lalu ke kamar Bian dan membangunkannya untuk solat subuh. Setelah itu ada yang mau ia bicarakan dengannya.

foto: Disney +
foto: Disney +

Keduanya bicara sambil sarapan. Bian yang ingin bibi pergi sampai menyuruhnya untuk beli ayam Semarang. Hehe..maksudnya nyuruh dia pergi secara ada hal penting yang mau dibicarakannya sama Tari. Tari ingin Bian memperlakukannya selayaknya istri pada umumnya. Dan ada hal-hal yang ia inginkan dari Bian. Kecuali “itu”. Bian setuju.

Selain itu Tari juga ingin Bian solat Subuh di masjid dan ikut pengajian setelahnya. Ia juga akan share pengajian ustad biar Bian bisa belajar agama. Biar tahu mana yang boleh dilakukan dan mana yang enggak.

foto: Disney +

Aldi bertemu dengan Sarah dan memintanya untuk menjauhi Bian. Ia mengingatkan kalo Bian sudah punya istri dan apa yang dilakukannya itu salah. Sarah marah dan menganggap kalo Aldi nggak berhak mengaturnya. Aldi mengingatkan kalo ia yang mengenalkan mereka. Sarah kecewa Aldi mengajaknya bertemu hanya untuk menasehatinya dan pergi.

foto: Disney +
foto: Disney +
foto: Disney +

Esok harinya Tari membangunkan Bian untuk solat Subuh, seperti apa yang sudah mereka sepakati. Bian nggak juga bangun. Tari membelai rambutnya sambil memandangi wajahnya. Mendadak Bian terbangun. Tari mengajaknya solat Subuh. Bian malah menggodanya dengan menawarinya untuk tidur bersamanya. Tari tersipu dan menolaknya.

Usai solat Subuh mereka mengaji. Topiknya pas banget dengan Tari dan Bian. Apa yang menurutmu terbaik untuk mu belum tentu terbaik menurut Allah. Semenjak hari itu hubungan mereka membaik. Makan bersama, jalan bersama, belanja bersama, bahkan Tari juga mengantar Bian yang berangkat kerja sampai depan.

Tari juga menunjukkan beberapa tausiah ustad ke Bian, menemaninya berolahraga dan makan bersama setelahnya.

foto: Disney +
foto: Disney +

Suatu hari Tari mengisi seminar. Ada Aldi juga salah satu peserta seminarnya. Mereka sempat bicara setelahnya. Aldi meminta Tari untuk menjadi mentornya. Bian mendadak datang untuk menjemput Tari. Ia menggenggam tangan Tari dan buru-buru mengajaknya pergi dari sana.

Di mobil dia tanya-tanya soal Aldi. Gimana dia bisa jadi peserta seminar, apa mereka sering bicara, chatan? Ia bahkan melarang Tari untuk dekat-dekat sama Aldi. Tapi saat ditanya apa alasannya, dia nggak mau bilang. Pokoknya nggak boleh aja. Nggak suka. Tari menebak kalo Bian sedang cemburu tapi Bian dengan sangat gelisah membantahnya.

foto: Disney +

Hari lainnya Aldi datang ke rumah membawakan titipan kain dari ibunya Bian. Bian melihatnya saat Aldi mau pulang. Ia kesal dan banyak nanya-nanya ke Tari. Ia bahkan berpikir Tari memasukkan pria lain ke rumah saat dia nggak ada. Tari kesal dan memberikan kain dari ibu ke Bian dan menekankan kalo ia nggak kayak Bian yang membawa wanitanya ke rumah.

Sorenya Tari menyendiri di belakang. Bian menghampirinya dan mengajaknya nonton nanti malam. Tari nggak acuh. Lihat nanti deh.

foto: Disney +
foto: Disney +
foto: Disney +

Malamnya bian mengetuk pintu kamar Tari dan mengajaknya nonton. Tari ganti baju dan berdandan cantik tapi tahunya cuman nonton tv di rumah. Mereka nonton film komedi romantis. Dan saat adegan ciuman, ia menutup matanya dan memalingkan wajah. Bian lalu tahu kalo Tari nggak pernah berciuman sebelumnya. Dan saat mereka pegangan tangan sebelumnya, itu adalah pertama kalinya Tari pegangan tangan sama laki-laki.

Tari merasa malu karena Bian terus menggodanya. Ia lalu kabur ke kamarnya. Bian nyusulin. Ia meraih tangan Tari dan membawanya ke kamarnya. Dan mereka pun melakukannya.

Setelahnya suasana menjadi canggung. Bian menawari Tari untuk makan mie instan. Dia yang masak. Sambil makan keduanya mengobrol. Mendadak Sarah nelpon. Bian nggak menjawabnya karena ada Tari. Tari justru nyuruh Bian untuk menjawabnya. Sudah biasa.

foto: Disney +
foto: Disney +

Sarah mengalami kecelakaan. Bian dan Tari bersama-sama menuju rumah sakit. Secara nggak sengaja Tari yang menunggu di luar bertemu dengan Aldi dan diajakin masuk. Aldi mengingatkan kalo Tari adalah istrinya Bian. Setelah masuk Tari justru melihat Sarah dengan sengaja memeluk Bian dan minta nggak ditinggalkan. Tari sedih dan langsung pulang.

foto: Disney +
foto: Disney +

Esok harinya Bian yang baru pulang kaget lihat kopernya Tari. Ia akan pergi untuk sementara waktu untuk memikirkan hubungan mereka. Ia lelah. Setiap malam ia selalu berdoa agar hati Bian terbuka untuknya tapi dia selalu kembali pada perempuan itu. Hanya ia yang selalu berusaha sedang Bian enggak.

Bian meminta Tari untuk nggak meninggalkannya. Tari mau asalkan Bian meninggalkan Sarah. Bian nggak bisa bicara. Tari menyuruhnya untuk memikirkan jawabannya sementara ia pergi.

Bersambung…

Anysti

ARTIKEL TERBARU