Twenty Five, Twenty One Ep 4

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Twenty Five, Twenty One Episode 4, Jika mencari tulisan lainnya seperti recap full cek di tulisan yang ini. Baca episode sebelumnya HERE.

foto: tvN

Hee Do mengabaikan Koran dan sandal yang di antarkan Yi Jin dan pergi ke sekolah. Setelah selesai latihan, Hee Do pergi kekelas dan mendekati Ji Woong menanyakan kamu pandai menari kemudian menyuruh mengajarinya dan akan melaukan apapun, saat Ji Woong menolaknya. Setelahnya Ji Woong membawa Hee Do pergi ke salah satu ruangan.

Ruangan apa ini tanya Hee Do. Persembunyian kami jawab Ji Woong. Seung Wan yang terlebih dulu berada di dalam dan sedang makan, berkata lebih tepatnya persembunyianku karena aku yang menghiasnya. Mari kita mulai bernegosiasi ucap Ji Woong kemudian menyuruh Hee Do menaruh minuman favorit Yu Rim di lokernya setiap pagi, sebagai gantinya.

foto: tvN

Kau melawan senior tanya Chan Mi kepada Hee Do yang menemuinya, memberi tahu kalau ia mendengarnya dari Yu Rim. hee Do memberi tahu kalau ia merasa para senior tak adil dengan menghalangi berlatih saat malam dan akan terus berlatih di malam hari. Kau sudah kalah strategi dan sikapmu itu, menunjukkan cara beranggarmu jadi pelatihan sekarang sudah selesai dan pikirkanlah apa yang harus kau lakukan ucap Chan Mi kemudian pergi.

foto: tvN

Setelah melakukan wawancara, Yi Jin sedang menunggu hasilnya bersama pelamar lainnya dan bertemu pamannya yang juga bekerja di sana. Malam harinya Yi Jin sedang minum di kedai, seraya melihat cek dengan nominal 100.000 WON yang di berikan pamannya, setelah pengumuman kalau ia tidak di terima.

foto: tvN

Yi Jin pulang ke rumahnya, dan bukannya masuk kedalam ia malah duduk di depan, tertawa saat melihat Hee Do sedang berjalan dengan menari dan menyanyi. Hee Do mengabaikan Yi Jin dengan tetap berjalan, kemudian berbalik mendekati Yi Jin, seraya bertanya kau sedang ada masalah. Yi Jin memberi tahu kalau ia di tolak saat wawancara.

Perusahaan itu yang salah ucap Hee Do seraya duduk di sebelah Yi Jin, kembali berkata hari ini, aku menjadi Hee Do yang tidak ada kemajuan dan tak tahu cara berpikir strategis dan menyuruh Yi Jin menghiburnya dengan mengejek. Untuk apa pindah sekolah jika masih tidak ada kemajuan, apa pantas disebut atlet jika tak bisa berstrategi ucap Yi Jin. Dengan kesal, Hee Do berkata itu bukan meledek tapi sangat menyakiti hatiku.

foto: tvN

Dengan percaya diri, Hee Do memasuki ruang latihan dan mendekati Da Seul, memnita maaf karena berlaku tak sopan dan melawan kemudian berkata ke depannya, aku tidak akan pernah berlatih sendiri lagi di malam hari, sebagai gantinya, kita semua akan pelatihan malam bersama.

Chan Mi yang berada di sana dan tengah bersembunyi tertawa saat melihat Hee Do memluk kaki Da Seul memaksa mengijinkannya, kemudian masuk kedalam dan mulai menjelaskan materinya. Yu Rim memberi tahu Chan Mi, kalau minggu depan, ia akan kembali ke pusat pelatihan.

foto: tvN

Dengan membawa kotak makanan, Yu Rim menaiki bus dan melihat Ji Woong yang tengah duduk. Ji Woong berdiri dan membiarkan seorang nenek duduk. Rupannya bukan untukku ucap Yu Rim yag mengira Ji Woong memberikan tempat duduknya, setelahnya mereka mengobrol tentang tujuan masing-masing.

foto: tvN
foto: tvN

Ke3 preman yang pernah di hajar Hee Do, memanggil Hee Do dan mendekatinya saat melihat Hee Do yang tengah berjalan. Hee Do berbalik melihat orang tersebut kemudian melarikan diri saat mengingat orang tersebut, membuat dirinya di kerjar. Orang tersbeut menghentikan larinya dan menyuruh rekannya mengambil motor karena Hee Do berlari dengan cepat.

Hee Do menghentikan langkahnya saat melihat Yi Jin yang sedang mengendarai mobil sprotnya, bertanya bukankah seharusnya kau menawariku tumpangan jika tahu aku dikejar. Jarakmu jauh, kau tak akan tertangkap ucap Yi Jin kemudian menyuruh Hee Do meminta maaf telah memberi tahu semua orang kalau gagal wawancara.

Hee Do menyuruh Yi Jin membuka pintunya tapi tak kunjung di buka, membuatnya melompat menaiki mobilnya dan menyuruh Yi Jin menjalankan mobilnya, membuat ke 3 preman tidak lagi mengejarnya. Setelahnya mereka bersenang-senang dengan hujan dan itu juga dilakukan Ji Woong dan Yu Rim.

foto: tvN
foto: tvN

Ternyata Yu Rim mengantarkan manakan untuk Yi Jin dan sekarang menreka berdua sedang berdiri di depan rumah Seung Wan. Yi Jin dan Hee Do turun dari mobil mendekati mereka berdua, membuat suasana menjadi canggung. Seung Wan menghampiri mereka semua menanyakan ada apa, kemudian berlari setelah mendengar ibu Seung Wan berteriak.

Ternyata ikan yang di bawa ibu Seung Wan terjatuh dan berceceran di lantai. Hee Do dan yang lainnya membantu ibu Seung Wan mengambil ikannya. Setelah selesai menangkap ikan, Hee Do dan yang lainnya makan bersama, makanan masakan ibu Seung Wan. ibu Seung Wan kembali dengan membawa kamera kemudian mengambil gambar Hee Do dan yang lainnya.

foto: tvN

Min Chae menanyakan di mana Yi Jin kepada Jae Kyung saat sedang melihat foto Hee Do dan yang lainnya, setelahnya Jae Kyung menyebutkan namanya satu persatu. Hee Do datang dan segera duduk di kursi depan Jae Kyung seraya menanyakan sedang apa.

Jae Kyung memberikan ponselnya yang menampilkan foto bersama-sama seraya berkata bulan lalu ibu bertemu dengan Yi Jin, kemudian bertanya itu fotomu makan bersama Yu Rim, kalian dahulu akrab. Tidak, ini saat aku sangat membencinya jawab Hee Do.

foto: tvN

Hee Do menaruh minuman di loker Yu Rim dan akan pergi tapi melihat Yu Rim berdiri di depannya. Yu Rim mengambil minumannya memberikannya kepada Hee Do dan melarangnya melakukannya lagi kemudian pergi dengan membawa payung yang di berikan Hee Do.

foto: tvN

Hee Do sedang berlatih menari bersama Ji Woong dan berteriak karena berhasil menyelesaikan tariannya dan sekarang mereka berdua sedang beristirahat. Aku baru sadar tentang alasan permainan anggar Yu Rim elegan dan kenapa pelatihku menyuruhku berlatih menari ucap Hee Do kemudian memberi tahu kalau minggu depan Yu Ri kembali ke pusat pelatihan fsn ketahuan saat memberikan minuman, menyuruh Ji Woong menjelaskannya sendiri.

foto: tvN

Hee Do memberi tahu Chan Mi kalau ia sudah menghafal gerakannya dan akan menunjukannya tapi Chan Mi bilang tidak perlu, membuatnya bertanya kenapa. Chan Mi menyuruh Hee Do mengatakan apa yang di pelajari. Aku sadar perbedaanku dengan Yu Rim karena anggar Yu Rim elegan bagai tarian adalah karena ritmenya tapi permainan anggarku seperti orang yang buta ritme jawab Hee Do.

Aku menyuruhmu menghafalkannya, agar kau tahu cara beranggar yang baik dan berlatihlah untuk terus mengamati maka permainan anggarmu akan terlihat secara objektif ucap Chan Mi kemudian menyuruh Hee Do berganti pakaian. Setelahnya Chan Mi dan Hee Do tarung bersama sebagai pelatihan terakhir, dengan Ye Ji yang menjadi wasit. Dan permainan tersebut di menangkan oleh Chan Mi dengan nilai 15:9.

foto: tvN
foto: tvN

Yi Jin menemui Hee Do yang masih berada di ruang gymnasium, kemudian memberikan susu kepadanya dan masuk kedalam. Yi Jin dan Hee Do duduk di lantai, dengan Hee Do yang menjelaskan saat Yi Jin bertanya tentang anggar. Yi Jin memberi tahu Hee Do kalau ia ingin mencoba memakai baju anggar.

Hee Do berdiri dan pergi untuk baju anggar milik anggota pria dan sekarang sedang menunggu Yi Jin memakai baju tersebut dan membenarkan pakaiannya setelah Yi Jin keluar. Sementara Yi Jin hanya menatap Hee Do yang tegah sibuk.

Hee Do mengajak Yu Jin bertanding, memberi tahu kalau ia tidak akan menyerang dan hanya akan bertahan, setelahnya mereka memulai permainannya. Permainan tersebut di menangkan oleh Yi Jin, karena di akhir waktu Yi Jin memberi tahu kalau Full House jilid 13 sudah keluar, membuat Hee Do lengah dan di gunakan untuk memukulnya.

foto: tvN
foto: tvN

Aku peringkat ke-26, mustahil bermimpi akan juara satu dalam pertandingan pemilihan anggota tim nasional dan sudah terbiasa kalah dan gagal ucap Hee Do yang tengah berlatih. Namun, kau selalu bermimpi. Orang-orang menyebut itu kekuatan mental karena semua orang ingin memiliki hati yang kuat yang tidak takut kalah dan gagal sepertimu, termasuk diriku ucap Yi Jin kemudian mendekati Hee Do.

Karena sudah pukul 23:00 maka semua lampu di matikan. Yi Jin mendekati Hee Do kemudian menemplekan pedang di pakaiannya membuat, lampunya menyala seraya berkata kau membuat tangga dengan pengalaman kalahmu dan kini tanggamulah yang paling tinggi jadi naiklah perlahan dan raih yang kau inginkan. Kenapa kau mendukungku tanya Hee Do. Karena kau memberiku harapan, maka itu aku jadi menginginkanmu jawab Yi Jin.

BERSAMBUNG……

Sampai berjumpa lagi di Twenty Five, Twenty One Eps 5 dan jangan pernah bosen untuk membaca di drama yang aku tulis, salam A2One.

2 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Read More

Love in Contract Ep 7

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Love in Contract Episode 7, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang…
Read More

Anna Ep 5

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Anna Episode 5, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Episode…
Read More

Red Shoes Ep 58 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 58 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan…