Twenty Five, Twenty One Ep 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Twenty Five, Twenty One Episode 3, Jika mencari tulisan lainnya seperti recap full cek di tulisan yang ini. Baca episode sebelumnya HERE.

foto: tvN

Hee Do berteriak menyuruh Min Chae yang tengah tertidur untuk bangun, memberi tahu kalau hari ini waktunya terapi. Aku melihat Hee Do yang berumur 18 tahun, aku terlalu terbawa imajinasi ucap Min Chae setelah membuka matnya kemudian bangun. Setelahnya mereka berdua berada di rumah sakit, dengan Hee Do yang menemai Min Chae yang sedang melakukan terapi.

Kau sungguh akan berhenti menari balet tanya Hee Do kepada Min Cha yang sedang makan berada di restoran. Bukannya menjawab, Min Chae balik bertanya kenapa Ibu tidak berhenti, ibu bahkan tak mahir beranggar. Dengan tersenyum, Hae Do menjawab karena ibu menyukainya, setiap memegang pedang anggar di atas piste, jantung ibu berdebar.

foto: tvN

“TAHUN 1998”

Hee Do mengambil Koran yang di antarkan Yi Jin dan membaca notes di Koran tersebut 1710, kode pintu toiletnya diganti dan ini balasan untuk kebahagiaan kemarin, membuatnya tersenyum. Setelah mengantarkan Koran, Yi Jin kembali ke rumah dan duduk di bangku.

Seung Wan keluar dari rumah, hendak berangkat sekolah, menyapa Yi Jin dan menyuruhnya berputar seraya bertanya kaos apa itu, karena kaos tersebut bertuliskan “KLUB SIARAN SMA TAE YANG TYBS ANGKATAN 20” Ini kaus angkatanku waktu aku SMA, aku juga lulusan SMA itu jawab Yi Jin. Seung Won memperkenalkan dirinya dan menyuruh Yi Jin melakukan apa yang di mau kemudian berangkat sekolah.

foto: tvN

Chan Mi menyuruh anggota kelompok anggar untuk belajar di kelas masing-masing dan berkumpul setelah makan siang. Seorang guru memasuki kelas dan memarahi Yu Rim karena tidak membawa buku pelajaran, menyuruhnya berlutut di koridor.

Ji Woong melemparkan buku miliknya di meja Hee Do saat Hee Do berdiri karena guru tersebut menanyakan siapa yang tidak membawa buku kemudian keluar. Sementara di luar, Yu Rim dan Ji Woong menjalankan hukuman seraya bercerita.

foto: tvN

Hee Do dan Seung Wan makan siang bersama di rumah makan milik ibu Yu Rim seraya mengobrol, membicarakan Yi Jin. Disisi lain, Yi Jin bersama Yi Hyun sedang berada di café, memesan burger. Yi Hyun mengambil pesanan dan akan menghampiri Yi Jin tapi di hadang oleh teman sekolahnya.

Yi Jin menghampiri dan mendorong orang tersebut saat membully adiknya seraya berkata rupanya kalian yang melukai adikku, aku tak akan melapor kepada orang tua atau guru tapi akan langsung menghabisi kalian. Ketiga teman Yi Hyun pergi setelah meminta maaf. Setelahnya mereka memakan burger tersebut bersama.

foto: tvN
foto: tvN

Hee Do dan yang lainnya sedang berlatih dan berteriak senang karena salah satu anggota klub memberi tahu kalau Full House jilid 12 keluar. Dengan segera Yu Rim pergi ke toko buku, saat keluar dari toko buku tersebut, Yu Rim menampilkan wajah kecewa dan berlari menuju restoran ibunya dan meminta nomor tempat Yi Jin bekerja.

Dengan berlari, Hee Do menuju toko buku kemudian masuk kedalam menanyakan Full House jilid 12 kepada Yi Jin. Semua sudah di pinjam ucap Yi Jin kemudian menyuruh Hee Do membaca buku lainnya dan mengambilkan buku tersebut saat Hee Do menyetujinya. Hee Do melihat buku Full House jilid 12 yang terletak di atas pemutar suara dan menyuruh Yi Jin menjelaskannya.

Setelah sampai, Yu Rim menanyakan bukunya kepada Yi Jin. Kau orangnya yang minta disimpankan tanyaa Hee Do. Yu Rim memberi tahu kalau ia lebih dahulu pesan lewat telepon. Siapa cepat dia dapat ucap Hee Do dengan kesal, membuat Hee Do dan Yu Rim merebutkan bukunya. Tempat penyewaan ini memberlakukan sistem keanggotaan, jadi harus dipinjamkan kepada Hee Do ucap Yi Jin seraya memberikan bukunnya.

foto: tvN

Seakrab apa kau dengan Hee Do tanya Yu Rim. Yi Jin memberi tahu kalau ia bersalah dan juga merasa berterima kasih kepadanya. Aku tidak suka dia dan firasatku buruk jadi jangan berteman akrab dengannya ucap Yu Rim. Kau terlalu kekanak-kanakan ucap Yi Jin.

foto: tvN

Seseorang dari tim kita akan dikirim ke pertandingan menjadi anggota timnas bulan depan, dan orangnya adalah Hee Do, karena 2 atlet yang peringkatnya di atasmu tidak bisa ikut ucap Chan Mi kepada Hee Do yang sedang bersama yang lainnya.

foto: tvN
foto: tvN

Hee Do segera menyingir saat seorang pesepeda hampir menambraknya kemudian bersembunyi di balik dinding dan melihat ibu Seung Wan yang sedang berbicara dengan seseorang yang menanyakan Yi Jin. Hee Do segera pergi menuju toko buku saat ibu Seung Wan memberi tahu tempat kerja Yi Jin, kemudian membawa Yi Jin bersembunyi memberi tahu penagih hutang menuju ke sini.

Ternyata orang yang di maksud Hee Do adalah ayah Yi Jin. Hee Do menyapa ayah Yi Jin yang memasuki toko buku, dan menawarkan buku-buku. Apa ada pemuda yang bekerja paruh waktu di sini tanya ayah Yi Jin kemudian pergi setelah Hee Do menjawab hanya aku pegawai di sini. Hee Do menyuruh Yi Jin keluar setelahnya mereka pulang bersama.

Hee Do mengajak Yi Jin pergi ke toserba akan mentraktir minuman karena hutangnya masih 2.000 won, tapi Yi Jin menolaknya kemudian menyuruh Yi Jin memberikan selamat, memberi tahu kalau ia berpartisipasi dalam pemilihan anggota tim nasional. Selamat, kau akan melakukannya dengan baik meski kau tak menyadarinya ucap Yi Jin.

foto: tvN

Yi Jin mengambil surat di kotak pos dan membacanya yang ternyata dari ayahnya kemudian pergi dengan berlari. Hee Do kembali karena melihat Yi Jin berlari mengambil surat yang tergeletak di tanah dan membacanya kemudian pergi. Yi Jin pergi ke terminal bus, segera berlari pergi ke pintu ke-16 yang menuju ke Gunsan dan mengejar bus yang di tumpangi ayahnya yang sudah berangkat.

Ayah Yi Jin keluar dari bus mendekati Yi Jin kemudian memeluknya serya berkata Ayah senang bisa bertemu denganmu, jangan lupa makan dan jangan patah semangat. Yi Jin menahan tangan ayahnya yang akan menaiki bus, kemudian berkata Aku akan mempersatukan lagi keluarga kita, kita akan berkumpul lagi.

foto: tvN

Yi Jin turun dari bus setelah melihat Hee Do kemudian menahannya yang akan terjatuh dan memarahinya karena berlari menggunakan sandal, memberi tahu kalau ia sudah bertemu ayahnya. Membuat Hee Do bernafas lega dan sekarang mereka berdua sedang duduk di depan toserba.

Hee Do memberikan suratnya kepada Yi Jin seraya berkata kupikir kau tidak akan bisa bertemu ayahmu karena aku dan itu membuatku merasa bersalah sehingga tidak akan bisa menemuimu lagi dan itu membuatku takut. Kau tidak terluka karena berlari selama 2 jam ucap Yi Jin kemudian mereka pulang bersama.

foto: tvN

Aku mau berlatih di pagi buta dan akhir pekan, karena berlatih sendirian tak akan meningkat jadi kau bisa melatihku ucap Hee Do kepada Chan Mi memberi tahu kalau ia mau jadi juara satu dan masuk timnas. Pada jam berapa kau akan mulai berlatih tanya Chan Mi. Karena pelatihan pagi pada jam 09.00 setidaknya jam 06.30 jawab Hee Do.

Kau yakin bisa mengikuti dan melakukan semua pelatihanku tanya Chan Mi dan di jawab aku mau oleh Hee Do. Setelahnya pelatihannya di mulai dengan Hee Do yang berlari dari rumahnya menuju rumah Chan Mi untuk membangunkannya, melakukan fente 1000 kali, mendaki gunung sambil membawa 2 jeriken air, menghafalkan gerakan lagu. Dan sekarang Chan Mi sedang mengarahkan posisi kepada Hee Do saat berlatih.

foto: tvN

Hee Do dan Yu Rim beratih anggar bersama. Da Seul datang memarahi Yu Rim karena berlatih tanpa ijin darinya seraya menodorong menggunankan pedang anggar miliknya. Hee Do menahan pedang tersebut yang akan memukul Yu Rim, seraya bertanya kenapa kami harus dimarahi karena berlatih.

Yu Rim meminta maaf seraya berkata aku berpikiran pendek dan tidak akan ada lagi hal seperti ini. Da Seul menyuruh Yu Rim dan Hee Do mengepel lantai gymnasium dan akan memeriksana besok pagi kemudian pergi. Kau selalu ditindas begini tanya Hee Do. Melawan sepertimu tadi hanya akan menambah amarah dan penindasannya jadi jangan remehkan kesulitan yang sudah kulalui ucap Yu Rim.

foto: tvN

Hee Do memasuki toko buku, memberikan buku Full House jilid 12 kepada Yi Jin dan pergi. Yi Jin menanyakan ada masalah apa, kemudian memberikan sandal, kembali berkata katamu kita harus bahagia saat berdua, aku tak mau jika hanya berlaku untukku. Hee Do menyuruh Yi Jin berkata Yu Rim yang salah, tapi Yi Jin hanya diam kemudian pergi.

Hari ini sangat buruk bagiku ucap Hee Do saat Yi Jin menyusulnya. Go Yu Rim yang salah ucap Yi Jin kemudian bertanya apa itu bisa membuat perasaanmu menjadi lebih baik. Sekarang aku tahu kenapa aku payah dalam beranggar, hal yang paling penting dalam beranggar adalah menjaga jarak dari lawan tapi aku gagal melakukan itu karena terlalu berharap banyak kepada Yu Rim dan kepadamu ucap Hee Do kemudian pergi.

foto: tvN

Hee Do kembali ke rumah, kemudian membuang kertas dan foto yang di tempelkan di dinding tentang Yu Rim. Hee Do mengirimkan pesan kepada INJEOLMI, menceritakan tentang hari ini. Dan ternyata INJEOLMI adalah Yu Rim. jadi selama ini Hee Do dan Yu Rim saling berhubungan.

BERSAMBUNG……

Sampai berjumpa lagi di Twenty Five, Twenty One Eps 4 dan jangan pernah bosen untuk membaca di drama yang aku tulis, salam A2One.

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Read More

Zombie Detective Ep 11

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Zombie Detective Episode 11, Nih gaes untuk spoiler lengkap disediakan pada recap di tulisan yang…
Read More

Again My Life Ep 4

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Again My Life Episode 4, Cara menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Lihat…