Twenty Five, Twenty One Ep 15

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Twenty Five, Twenty One Episode 15, Jika mencari tulisan lainnya seperti recap full cek di tulisan yang ini. Baca episode sebelumnya HERE.

foto: tvN

Rupanya kau bersembunyi saat menderita, aku tidak sangka kau sedang begini di sini ucap Hee Do kepada Yi Jin. Dengan menangis, Yi Jin berkata setelah membuat Yu Rim begitu aku dapat ucapan selamat dari orang-orang. Hee Do menghampiri Yi Jin, memekuk dan mengusap air mata Yi Jin kemudian berkata Yu Rim bilang itu memang pekerjaanmu, kami beranggar dan kau meliput berita jadi ayo kita akui dan terima ini semua karena di dunia ini tidak semua hal berjalan sesuai dengan kemauan kita.

Hee Do dan Yi Jin sedang membersihkan coretan yang bertuliskan “Yu Rim penghianat”. Aku akan berbagi semua perasaanmu, mulai dari kesedihan, keceriaan, kebahagiaan, dan kesengsaraan, segalanya jadi jangan bersembunyi saat kau menderita dan pastikan kau berbagi denganku, jika kau tidak mengandalkanku, aku akan merasa kesepian ucap Hee Do. Maaf karena aku tidak menghubungimu ucap Yi Jin.

foto: tvN

Jae Kyung menemui YI Jin dan menyuruhnya mengatakan kenapa bertemu. Aku mau pindah ke Departemen Berita saat rotasi bulan depan asalkan bukan Divisi Olahraga ucap Yi Jin, memberi tahu kalau ia tidak mau hal yang dialami Yu Rim terjadi kepada Hee Do. Divisi Berita Lokal memiliki posisi yang kosong jadi persiapkanlah dirimu matang-matang ucap Jae Kyung kemudian pergi.

Dengan membawa kotak barangnya, Yi Jin memasuki ruang berita local, menyapa semua rekannya. Jun Hyuk datang dan mengajak Yi Jin keluar ke Gwanghwamun karena akan meliput berita. Pedemo menganiaya polisi dan langsung ditangkap di lokasi, polisinya sedang dibawa ke rumah sakit ucap Jun Hyuk saat berada di dalam mobil kemudian menyuruh Yi Jin pergi ke lokasi untuk mewawancarai saksi, sementara ia akan meliput ke rumah sakit.

foto: tvN

Hee Do menjerit karena senang mendapat pesan dari Yu Rim dan membalasnya. Mereka berdua menceritakan tentang dirinya masing-masing.

Karena Yi Jin pidah ke departemen berita, dia menjadi sibuk. Yi Jin menemui Hee Do yang tengah menunggunya, meminta maaf karena terlabat. Hee Do memarahi Yi Jin karena ia sudah menunggu selama 40 menit. Yi Jin memeluk Hee Do sebagai permintaan maafnya, kemudian masuk kedalam karena Hee Do membeli tiket film untuk selanjutnya.

Yu Rim membuka pintu setelah mendengar bunyi bel. Dengan membawa bunga, Ji Woong masuk dan langsung memeluk Yu Rim seraya berkata kupikir dunia ini akan berakhir karena aku amat merindukanmu.

foto: tvN

Setelah meliput berita mengenai tempat diadakannya acara pemukulan di tahun baru, Yi Jin segera pergi untuk mencari Hee Do yang berada di antara penonton lain dan segera membawanya pergi setelah menemukannya. Dan sekarang mereka berdua sedang berada di bukit. Selamat tahun baru, Yi Jin ucap Hee Do. Kau juga ucap Yi Jin.

foto: tvN

Ji Seung Wan terpilih jadi ketua angkatan bagi mahasiswa semester satu ucap seorang dosen kepada semua siswa. Aku akan berusaha keras ucap Seung Wan. Kau unggah foto-foto ini di mana tanya Seung Wan setelah mengambil gambar Ji Woong. Di Freechal jawab Ji Woong kemudian memberi tahu kalau ia terkenal di sana, banyak yang komentar di fotoku karena gaya berpakaianku bagus.

Bagaimana jika aku membuat sebuah situs sendiri tanya Ji Woong kemudian berkata untuk orang-orang yang tertarik dengan pakaian, aku akan unggah gaya berpakaianku dan orang-orang di jalan yang bagus karena para model di majalah terlalu sempurna. Hei, sepertinya itu menarik ucap Seung Wan kemudian kembali mengambil gambar Ji Woong.

foto: tvN

Setelah selesai melaporkan berita, Yi Jin minum bersama Jun Hyuk, memberi tahu kalau ia sedih melihat keluarga korban. Bagaimana jika kau pakai waktu itu untuk menemuiku saja, Pak Baek tanya Hee Do yang duduk di kursi tidak jauh dari mereka kemudian menghampiri Yi Jin. Jun Hyuk pamit pulang , memberi tahu Hee Do kalau Yi Jin mabuk kemudian pergi. Hee Do mendorong Yi Jin yang akan memeluknya kembali, menyuruhnya untuk menuangkan minuman, setelahnya mereka minum bersama.

Yi Jin merebahkan Hee Do di tempat tidur, kemudian menyelimutinya dan berbaring di sebelahnya, mengamati Hee Do yang tertidur. Kau merasa sakit, kau merintih kesakitan tanya Yi Jin. Masih dengan menutup matanya, Hee Do memberi tahu kalau ia selalu merintih kesakitan sehabis pelatihan yang melelahkan. Baiklah, lekaslah tidur ucap Yi Jin yang kembali merebahkan dirinya.

foto: tvN

50 HARI MENJELANG KOMPETISI MADRID 2001 HARI MEDIA

Setelah selesai bertanding, Hee Do tengah di wawancarai. Saat akan menajwab mengnai Yu Rim, Hee Do mengambil papan waktu kemudian berkata jika kalian menyunting dan menulis jawabanku dengan seenaknya lagi, aku tidak akan mau diwawancarai lagi, aku akan berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan hasil terbaik dan tidak mau kalah daripada siapa pun, jadi aku yakin Yu Rim juga pasti berpikir begitu.

foto: tvN

SPANYOL, MADRID 2001

Yu Rim menghentikan gerakan tangannya yang akan mengetuk pintu ruangan atlet korea. Chan Mi datang, langsung memeluk Yu Rim dan menanayakan keadaannya. Tinggal di negara mana pun sama jawab Yu Rim dan menanyakan keberadaan Hee Do. Chan Mi menyuruh Yu Rim menunggu kemudian masuk kedalam memanggil Hee Do.

Chan Mi keluar memberi tahu Yu Rim kalau Hee Do tidak mau bertemu kemudian kembali memberi tahu Hee Do kalau Yu Rim sudah pergi dan menanyakan kenapa tidak mau bertemu. Karena aku harus menang jawab Hee Do seraya mempersiapkan diri. Para atlet anggar bertanding  untuk memasuki semifinal, kedua orang yang memasuki final adalah Hee Do dan Yu Rim.

foto: tvN

Lupakan persahabatan kalian, rasa kasihan, atau semacamnya dan bertandinglah dengan Yu Rim sebagai seorang atlet kau selalu menang dari Yu Rim selama ini, begitu juga hari ini karena di dunia ini tidak ada atlet yang lebih paham Yu Rim daripada kau ucap Chan Mi kepada Hee Do sebelum bertanding.

Hee Do dan Yu Rim memasuki lapangan bertanding dan memulai menyerang setelah wasit memberikan aba-aba. Sekor pertama di peroleh dari Yu Rim. Pertandingannya kembali di berjalan dan sekarang poin menjadi 4(Yu Rim) : 5(Hee Do). di tengah pertandingan, Cham Mi menyemangati Hee Do dengan berkata beranggarlah seperti biasa, bukan untuk diperlihatkan ke Yu Rim karena itu bukan caramu beranggar.

foto: tvN

Semua warga korea mengharapkan Hee Do untuk mengalahkan Yu Rim yang telah menghianati negara. Semenata Yu Rim berusaha menunjukkan kepada semua orang kalau ia bisa mendapat medali emas di saat rakyat Korea membencinya.

Sekor menjadi 13:12, dengan 13 di miliki Yu Rim dan 12 oleh Hee Do. Pertandingan kembali di mulai, mereka saling menyerang. Hee Do protes kepada wasit karena memberikan point kepada Yu Rim. Seranganmu terhenti, dan serangan dia lebih cepat ucap sang wasit. Chan Mi menenangkan Hee Do yang masih kesal karena keputusan dari wasit. Akhirnya pertandingan selesai dan di menangkan oleh Hee Do dengan point 14:15.

foto: tvN
foto: tvN

Hee Do dan Yu Rim kembali ke tempatnya masing-masing, membuka pelingdung topinya, ternyata mereka tengah menangis. Hee Do dan Yu Rim berpelukan, dan mereka masih menangis. Maafkan aku, aku tidak membaca emailmu selama ini ucap Yu Rim. Aku paham, kau tidak perlu mengatakannya, kamu mengalami hal yang kualami waktu itu  karena yang tahu seberapa menderitanya kita hanyalah diri kita sendiri ucap Hee Do.

Ji Woong, Seung Wan berserta ibunya, menangis saat menonton TV melihat Hee Do dan Yu Rim yang tengah berpelukan. Selamat, Go Yu Rim, Na Hee Do ucap ibu Yu Rim yang melihat pertandingannya. Jae Kyung dan Yi Jin memberikan ucapan selamat kepada satu sama lain, dan akan merencanakan makan bersama setelah Hee Do kembali.

foto: tvN

Hee Do dan Jae Kyung sedang berada di restoran untuk makan bersama, dan sekarang mereka tengah menunggu Yi Jin datang. Hee Do menjawab panggilan telpon dari Yi Jin, yang memberi tahu tidak bisa datang karena ada pekerjaan, dan akhirnya mereka makan hanya berdua.

Pada tengah malam, Hee Do membuka pintu dan melihat Yi Jin yang berada di sana. Yi Jin segera memeluk Hee Do seraya berkata aku amat merindukanmu. Mau berlibur bulan depan untuk merayakan 600 hari kita tanya Yi Jin kemudian menyuruh Hee Do berganti pakaian karena akan keluar. Setelahnya mereka pergi ke toko untuk membeli koper couple.

foto: tvN

Hee Do sedang berjalan di bandara seraya bertelponan dengan Yi Jin. Karena ia berangkat lebih awal, Hee Do memutuskan menunggu Yi Jin datang, dan sekarang ia tengah duduk di kursi yang di sediakan. Para orang-orang membicarakan kecelakaan yang tengah di tayangkan di TV. Hee Do menjawab panggilan telepon dari Yi Jin yang mengabarinya tidak bisa datang dan menyuruhnya pulang.

Setelah sampai, Hee Do menyalakan lampu, mendekati meja yang terdapat kue bunga dan yang lain-lainnya, seraya membaca surat dari Yi Jin. Yi Jin mengirimkan pesan kepada Hee Do, memberi tahu kalau ia ke New York dengan pesawat pertama besok pagi. Setelah membaca pesan dari Yi Jin, Hee Do menyalakan TV dan melihat berita yang tengah menayangkan penyerangan di Amerika.

foto: tvN

SERANGAN WORLD TRADE CENTER TEMBOK KESEDIHAN

Yi Jin pergi ke rumah salah satu warga, tapi ia di tolak oleh orang tersebut. Yi Jin pergi ke rumah sakit, ia melihat korban-korban yang tengah di tangani oleh dokter dan juga perawat, mereka semua terluka dengan sangat parah. Saat akan mewawancarai warga korea, Yi Jin kembali di tolak. Seorang ibu mendekati Yi Jin memberi tahu kalau ia mau di wawancarai.

foto: tvN

Yi Jin terbangun pada pukul 2 dini hari, setelah berimipi tentang keluarga korban dari penyerangan. Yi Jin meminum sebuah obat, dan akan merokok tapi sebuah telpon masuk, membuatnya menjawab panggilan tersebut. Setelahnya Yi Jin pergi menemui Gi Hun. Gi Hun menuangkan minuman di gelas YI Jin seraya bertanya obat apa yang berada di kamarmu. Hanya obat penenang agar bisa tidur jawab Yi Jin.

Yi Jin tengah duduk di kursi melihat keadaan di depannya kemudian menjawab telepon yang masuk, ternyaa dari Hee Do. Hari ini aku minum alcohol dengan seniorku seusai meliput karena pekerjaanku amat banyak ucap Yi Jin. Semua hal yang kau rasakan sekarang adalah proses bertumbuh ucap Hee Do dan menyemangatinya. Aku tidak mau menganggap perasaan ini sebagai proses bertumbuhku ucap Yi Jin.

foto: tvN
foto: tvN

Hee Do kembali ke rumah, melihat Jae Kyung yang akan berangkat bekerja. Jae Kyung memberi tahu Hee Do kalau Yi Jin mendaftar lowongan di New York menjadi koresponden. Tepat pada malam tahun baru, Hee Do merayakannya sendiri, dengan mengunjungi tempat yang sebelumnya di kunjunginya bersama Yi Jin. Di sisi lain, Yi Jin juga tengah merayakannya bersama rekan kerjanya.

Malam tahun baru sebelumnya,

Selamat kau sudah berumur 25 tahun sekarang, Baek Yi Jin ucap Hee Do yang berada di pelukan YI Jin. Yi Jin juga membalas dengan berkata selamat juga karena kau sudah berumur 21 tahun sekarang, Na Hee Do. Terima kasih ucap Hee Do kemudian mengajak Yi Jin datang ke sini lagi tahun depan dan tahun baru selanjutnya.

BERSAMBUNG……

Sampai berjumpa lagi di Twenty Five, Twenty One Eps 16 dan jangan pernah bosen untuk membaca di drama yang aku tulis, salam A2One.

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Mine Ep 1 Part 2
Read More

Mine Ep 1 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Mine Episode 1 Part 2, Jika Kalian ingin tahu daftar lengkap disediakan secara rincian ada…
Read More

Red Shoes Ep 45 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 45 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan…