Drama Korea

Twenty Five, Twenty One Ep 14

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Twenty Five, Twenty One Episode 14, Jika mencari tulisan lainnya seperti recap full cek di tulisan yang ini. Baca episode sebelumnya HERE.

foto: tvN

Karena tidak menemukan buku catatan selanjutnya, Min Chae mencari di internet mengenai Yi Jin dan Hee Do. Tahun 2009 ucap Chan Mi yang menemukan salah satu video tentang Yi Jin dan Hee Do kemudian memutarnya. Ternyata video tersebut berisi tentang Yi Jin sedang mewawancarai Hee Do karena memenangkan mendali emas saat bertanding di San Francisco.

foto: tvN

Pada tahun 2001, pertandingan final di Madrid Hee Do melawan Yu Rim, dengan Hee Do yang mewakili Korea dan Yu Rim yang mewakili Rusia.

= FEBRUARI 2000 =

Yu Rim, Ji Woong dan Seung Wan sedang berada di club sedang minum seraya bermain permainan. Tak selang beberapa lama, Yi Jin dan Hee Do datang dengan bergandengan tangan, memberi tahu kalau sedang berkencan. Setelahnya mereka semua mengobrol, minum bersama dan memainkan permainan. Hee Do bersama yang lainnya melanjutkan minum di kamar Yi Jin. Karena keadaan menjadi kacau dan semua orang tengah kehilangan kesadaran, Yu Rim menagajak Ji Woong pulang.

foto: tvN

Aku suka rasanya pulang saat orang-orang berangkat kerja ucap Yu Rim yang bebisik kepada Ji Woong saat menaiki bus. Aku akan memecahkan rekor itu ucap Ji Woong setelah mendengar rekaman suara percakapan antara Yu Rim dan kedua orang tuanya. Semangat ucap Yu Rim.

foto: tvN

Sebuah kecelakaan terjadi di jalanan, ternyata truk yang di kendarai ayah Yu Rim menabrak sebuah mobil. Dengan khawatir, Yu Rim berlari di rumah sakit dan segera menuju ruang oprasi setelah bertanya kepada perawat. Yu Rim melihat ayahnya sedang di marahi oleh ibu korban yang di tabraknya. Ibu Yu Rim menghampiri Yu Rim setelah melihatnya yang berada di sana, kemudian membawanya pergi.

Apa ini bisa diselesaikan dengan minum alkohol tiap hari tanya ibu Yu Rim kepada sang suami yang tengah minum. Aku harus apa tanya ayah Yu Rim kemudian berkata tidak ada orang yang mau meminjamkan kita uang dan meminjam dari bank pun sudah tak bisa. Ayo jual kedai kita untuk membayar biaya itu ucap ibu Yu Rim. tanpa mereka berdua sadari Yu Rim berada di sana.

foto: tvN

Yu Rim menemui Chan Mi di ruangannya dan memberi tahu kalau ia butuh uang banyak dan tidak bisa bergabung dengan tim yang di kenalkan. Aku sudah menepati janjiku untuk tidak lompat ke kolam lagi ucap Yu Rim kepada Hee Do saat menemu rumahnya. Hee Do mendekati Yu Rim memeluknya seraya bertanya ada masalah apa.

Yi Jin memasuki kantor berita dan mendengar rekannya yang sedang membicarakan Yu Rim yang akan mengganti kewaraganegaraan menjadi rusia.

Yu Rim memberi tahu Hee Do kalau sopir mobil itu terluka parah tidak bisa pulih kembali dan minta uang kompensasi. Apa tidak ada cara lain lagi tanya Hee Do, jika kau ganti kewarganegaraan maka orang-orang akan menjelek-jelekkanmu. Aku tidak peduli anggapan orang-orang karena beranggar hanyalah sebuah cara untuk melindungi keluargaku ucap Yu Rim.

foto: tvN

Yi Jin pergi ke kedai milik orang tua Yu Rim tapi tidak ada siapa-siapa dan kedai tersebut dalam keadaan tertutup. Disisi lain, orang tua Yu Rim pergi ke rumah sakit, menanyakan keadaannya. Orang tua dari korban tersebut menyalahkan ayah Yu Rim dan akan menuntutnya.

Dengan khawatir, Ji Woong pergi ke kedai orang tua Yu Rim dan berkata kepadanya setelah keluar, kau tidak bisa dihubungi, memberi tahu kalau ia sudah dengar dari Hee Do. Keadaanku sangat kacau setelah kecelakaan itu terjadi ucap Yu Rim. Tidak apa-apa ucap Ji Woong kemudian bertanya apa kau akan ganti kewarganegaraan.

Ya jawab Yu Rim. Itu pasti keputusan berat bagimu dan kau sangat keren ucap Ji Woong.  Yu Rim mengucapkan terima kasih karena tidak melarang dan mencemaskannya tapi malah berkata hebat, kemudian mengajak pesta perpisahan bersama teman-teman.

foto: tvN

Yu Rim bersama Chan Mi menemui Ketua Agensi yang bernama Kim Seung Ho, membahas mengenai panduan menjadi warga Negara. Yu Rim berterima kasih kepada Chan Mi yang telah membantunya dan menyuruhnya berbahagialah untuknya. Malam harinya, saat kembali ke kedainya, Yu Rim melihat Yi Jin berada di sana, kemudian memanggilnya.

Ayahmu baik-baik saja tanya Yi Jin dan di jawab ya Keadaan Ayah tidak mengkhawatirkan oleh Yu Rim kemudian kembali bertanya bagaimana denganmu apa kau baik-baik saja. Aku malah merasa lebih tenang dan sekarang aku bisa menyelesaikan banyak hal yang tidak bisa kulakukan jawab Yu Rim kemudian menyuruh Yi Jin  mengatakan apa yang sudah kau siapkan sebagai reporter.

foto: tvN

Ji Woong, Seung Wan dan Hee Do sedang berkumpul di rumah Seung Wan dan sedang menunggu Yu Rim datang. Ji Woong menyuruh yang lainnya untuk tertawa dan mengobrol seperti biasa karena ini kenangan terakhir Yu Rim sebelum berangkat. Hee Do menyuruh Ji Woong untuk mengatakan apa yang harus dikatakan sebelum menyesal nanti.

Setelah Yu Rim datang mereka memakan makanan yang di buat ibu Seung Wan seraya mengobrol bersama. Kalian harus tetap akrab begini meski aku tidak ada ucap Yu Rim saat melihat Hee Do dan Ji Woong bertengkar, membuat Hee Do dan Ji Woong menghentikannya dan kembali duduk.

Sebelum ke canggungan terjadi, Seung Wan memberikan hadian berupa kamus dan surat yang di tulis mereka bertiga salam bahasa Rusia kepada Yu Rim. Yu Rim membaca surat tersebut membuatnya menangis. Hee Do dan yang lainnya menyemangati Yu Rim.

foto: tvN

Yi Jin menghentikan langkahnya saat mendengar tawa dari dalam dan berdiri disana. Karena Yi Jin belum datang, Hee Do dan yang lainnya memutuskan menyalakan TV untuk melihat Yi Jin karena jadawalnya berita olah raga. Yang menyiarkan berita adalah Jae Kyung dan repoternya adalalah Yi Jin, dalam berita tersebut Yi Jin menyudutkan Yu Rim yang berganti kewarganegaraan karena masalah ekonomi.

foto: tvN

Apa kau harus begini tanya Hee Do kepada Yi Jin saat melihatnya yang tengah merokok kemudian berkata dia Yu Rim, bukan orang lain, meski kau harus menjual kisah tragedi orang lain, setidaknya jangan Yu Rim. Rupanya itu pekerjaanku, aku menjual kisah tragedi orang lain dan tidak ada yang tahu ke depannya, bisa saja nantinya aku menjual kisah tragedimu ucap Yi Jin. Karena marah, Hee Do pergi dari sana.

foto: tvN

Yu Rim menghentikan langkahnya dan melepaskan genggaman tangan Ji Woong kemudian berkata aku selalu menjadi sangat jujur saat berada di depanmu, berkata bahwa diriku tidak baik-baik saja jadi kita jangan berjanji apa pun karena aku tidak bisa berjanji kepadamu kapan aku kembali ke Korea dan kapan bisa menemuimu lagi.

Aku mulai kerja paruh waktu saat tahu kau ganti kewarganegaraan dan berpikir akan bisa ke sana 3 kali setahun, jika bekerja di satu tempat lain lagi, tapi apa katamu, jangan saling berjanji tanya Ji Woong dengan marah. Jangan hidup demi aku, hiduplah demi dirimu karea cukup keluargaku saja yang berkorban demi aku dan kuharap kau tidak sengsara sepertiku ucap Yu Rim dengan mata yang berkaca-kaca.

foto: tvN
foto: tvN

Yu Rim mengemasi barang-barangnya yang berada di loker dan memasukkanya kedalam tas, kemudian pergi ke tempat latihan membuatnya mengingat kenangan bersama yang lain. Tiba-tiba para wartawan muncul di balik jendela, menyuruh Yu Rim mengatakan alasan kenapa pindah kewarganegaraan. Karena ketakutan, Yu Rim menutup semua gorden dan menelpon Hee Do.

Hee Do keluar dari taksi dan segera menuju tempat pelatihan, menggedor pintu, memberi tahu Yu Rim kalau ia Hee Do kemudian masuk kedalam setelah Yu Rim membuka pintu untuknya. Yu Rim langsung memeluk Hee Do, sementara Hee Do menenangkan Yu Rim berkata kalau semua akan baik-baik saja.

Hee Do dan Yu Rim merencanakan bagaimana keluar di saat semua wartawan berada di sekitar tempat latiha. Akhirnya mereka berdua membuat manekin yang di dandani mirip Yu Rim dengan berpakaian anggar lengkap menggunakan topi. Setelah semua selesai, Hee Do menyuruh Yu Rim keluar melalui pintu sebelah dan ia akan mengumpulkan paa wartawan dan segera menyusul.

Hee Do keluar, memberi tahu para wartawan kalau ia berhasil di membujuk Yu Rim dan dia setuju melakukan jumpa pers, menyuruh para wartawan masuk. Setelah para wartawan masuk, Hee Do pergi dan melarikan diri bersama Yu Rim. Sementara di dalam, para wartawan menjadi kesal karena mengetahui sedang di tipu setelah melihat manekinnya.

foto: tvN
foto: tvN

Karena di kejar para wartawan, Hee Do dan Yu Rim bersembunyi di kotak foto depan toserba. Hee Do mengintip keluar dan melihat para wartawan yang sudah pergi, membuat mereka berdua bernafas lega. Hee Do mengeluarkan dompetnya dan mengajak Yu Rim foto, setelahnya mereka mulai menggambil gambar dan berpose. Setelah selesai berfoto, Hee Do dan Yu Rim memilih foto yang akan di cetak.

Karena Hee Do memberi tahu kalau ia lapar, membuat Yu Rim mengajaknya pergi makan jjajangmyeon, dan sekarang mereka berada di restoran.  Hee Do mengajak Yu Rim pergi ke rstoran lain, karena pelanggan lain memojokan Yu Rim, tapi Yu Rim menolaknya. Apa tanggal keberangkatannya sudah ditentukan tanya Hee Do. Yu Rim memberi tahu kalau ia berangkat besok karena ibu mempercepat kepergiannya.

Pemilik retoran datang dan menyajikan satu jjajangmyeon dan memberi tahu kalau ia hanya menjual untuk warga Korea. Yu Rim menyuruh penjual untuk memberikannya jjajangmyeon seraya berkata hal yang aku jual adalah diriku karena uang karena aku harus punya uang untuk bertahan hidup dan aku bukan pengkhianat negara, tetapi pelanggan di kedai ini.

Kini aku harus membicarakan anggar dengan siapa, bagaimana aku bertahan tanpamu di Pusat Pelatihan tanya Hee Do seraya menangis. Seraya menangis, Yu Rim memberi tahu kalau ia tak mau pergi dan ingin tetap di Korea dan bertanding demi Korea.

foto: tvN
foto: tvN

Hee Do, Seung Wan dan kedua orang tuan Yu Rim mengantarkan Yu Rim ke bandara, mereka semua mengucapkan salam perpisahan kepada Yu Rim. Di sisi lain, Ji Woong sedang bekerja di café dan sedang melayani pelanggan, setelah selesai ia membersihkan kamar mandi. Ji Woong membuka pesan dari Hee Do yang memberi tahu kalau hari ini keberangkatan Yu Rim.

Dengan segera Ji Woong berlari dan mengendarai mobil menuju bandara. Setelah tiba di bandara, Ji Woong segera mencari Yu Rim dengan mengendarai sketboardnya. Ji Woong memanggil Yu Rim setelah melihatnya, kemudian berlari mendekatinya dan memeluk Yu Rim seraya berkata aku akan menunggumu, akan menemuimu dan bertahan meski sulit, aku tidak akan berkencan, bahkan melirik wanita lain jadi, jangan berkencan atau melirik pria lain.

Meski hal yang bisa kau berikan hanya kesengsaraan, aku tetap menerimanya dan tak peduli asal bersamamu ucap Ji Woong kemudian bertanya sudah hafal percakapan Rusia yang kami berikan. Aku punya pacar, namanya Moon Ji Woong ucap Yu Rim dengan bahasa Rusia. Ji Woong mencium Yu Rim tepat setelah Yu Rim berbicara.

foto: tvN

Yi Jin sedang berada di dalam bus, mendengar para penumpang yang menjelek-jelekkan Yu Rim dengan mengatai mengkhianati Negara. Yi Jin kembali melihat seseorang pemilik toko merobek poster Yu Rin yang di tempelkan di depan toserba. Saat melewati terowongan, Yi Jin menangis disana dan melihat Hee Do yang berdiri di depannya.

foto: tvN

Sebagai rakyat Korea, aku merasa berterima kasih, sejak dahulu hingga sekarang aku selalu mendukungmu dengan perasaan yang sama, Nona Na ucap Yi Jin. Aku pun begitu, di mana pun aku berada, aku akan mendukungmu dengan perasaan yang sama, Pak Back ucap Hee Do. Lalu, meski sudah terlambat, selamat atas pernikahanmu, Nona Na ucap Yi Jin dan di balas ucapan terima kasih oleh Hee Do.

BERSAMBUNG……

Sampai berjumpa lagi di Twenty Five, Twenty One Eps 15 dan jangan pernah bosen untuk membaca di drama yang aku tulis, salam A2One.

Bonus Photo

foto: tvN
foto: tvN
foto: tvN
foto: tvN
A2One