True Beauty Ep 12 Part 4

True Beauty Ep 12 Part 4
foto: tvN

Tentangsinopsis.com – Sinopsis KDrama True Beauty Episode 12 Part 4. Jika ingin cari daftar dari spoilernya lengkap ke tulisan yang ini aja gaes. Sedangkan untuk menemukan part ketiga bagian Episode sebelumnya baca di sini.

Seo Jun yang baru datang heran sendiri melihat temen-temennya pada berkumpul di depan kelasnya.

Seo Jun : Apa yang kalian lakukan di depan kelasku? Pergilah.

Seo Jun masuk ke kelas.

Bu Guru musik sama Pak Guru yang suka menghukum anak-anak, sedang berbicara dan berjalan ke arah kerumunan anak-anak di depan kelas Ju Kyung.

Bu Guru bilang dia sudah meminta pada Soo Ho, tapi Soo Ho terus menolaknya.

“Ini tak bagus. Apa yang harus kita lakukan? Jika semua orang terus menolak, siapa yang akan melakukannya?”

Pak Guru setuju, benar.

Mereka tiba di kelas Ju Kyung dan kaget melihat anak-anak berkerumun.

Pak Guru tanya, kenapa kalian semua berkumpul di sini? Apa yang terjadi?

Dua siswa membahas Ju Kyung yang jadi Ratu Newstagram.

Mendengar itu, Pak Guru kaget.

“Apa ada bintang di sekolah kita? Siapa?”

True Beauty Ep 12 Part 4
Foto tvN

Mereka pun ikut melihat siapa bintang di sekolah mereka.

Ju Kyung keluar dari dalam toilet tapi masuk lagi karena melihat Hye Min lagi cuci tangan.

Hye Min kemudian pergi. Barulah Ju Kyung keluar.

Ju Kyung menatap cermin dan bertanya-tanya sampai kapan dia akan hidup seperti itu.

  • Di Halaman Sekolah –

Go Woon nyamperin Ju Young dan bawa plester.

Ternyata lutut Ju Young terluka.

Go Woon bilang, dia tak percaya Ju Young tersandung kaki sendiri.

Ju Young menerima plester dari Go Woon dan mulai ge-er lagi.

Dia tanya, kenapa? Apa kau mengkhawatirkanku? Apa itu menghancurkan hatimu?

Go Woon duduk disamping Ju Young dan tanya, apa Ju Young sangat menyukainya.

Go Woon lantas memegang tangan Ju Young.

Go Woon : Ju Young, kau pintar, jadi mungkin kau akan paham yang akan kukatakan.

Makin ge-er lah Ju Young.

Ju Young : Kau akhirnya sadar akan pesonaku.

Go Woon : Kau suka lalat, atau tidak suka?

Ju Young : Lalat? Aku tidak suka.

Go Woon : Bagaimana perasaanmu jika lalat terus mengganggumu saat sedang tertidur?

Ju Young : Akan sangat mengganggu.

Go Woon : Itulah maksudku.

Ju Young : Apa?

Go Woon berdiri dan minta Ju Young berhenti mengganggunya.

Go Woon : Karena kau adik Kak Ju Kyung, jadi kalau kau berhenti menggangguku, setidaknya kita bisa berteman.

Go Woon pergi.

Ju Young baru sadar kalau dia dianggap lalat ama Go Woon.

Ju Kyung jalan sama Soo Jin.

Ju Kyung : Mau langsung ke tempat les?

Soo Jin : Ya.

Tiba-tiba, Sae Mi cs mencegat mereka.

Ju Kyung langsung terdiam.

Sae Mi : Aku Park Sae Mi dari SMA Yongpa. Kau kenal aku, kan?

Ju Kyung gugup dan mengatakan dia tak kenal Sae Mi.

Sae Mi : Kulihat kau menang Kontes Ratu Newstagram. Kau berhasil mengalahkanku. Kau terlihat lebih baik saat berfoto. Tapi kau terlihat jauh berbeda dari Lim Ju Kyung yang kukenal.

Ju Kyung mau pergi tapi dihalangi Sae Mi.

Soo Jin diam saja. Tak seperti terakhir kali saat mereka bertemu Sae Mi cs, dia membela Ju Kyung.

Sae Mi : Kau seperti mencoba menghindariku.

Sae Mi lalu tanya, kenapa Seo Jun belum keluar.

Ju Kyung : Aku tak tahu.

Ju Kyung mengajak Soo Jin pergi.

Sae Mi cs lalu melihat Hye Min melintas.

Mereka bergegas mengejar Hye Min.

Ju Kyung melihat Hye Min diganggu, dan dia diam saja dan memilih pergi.

Hye Min ditindas lagi.

Sae Mi marah karena Hye Min tidak menjawab teleponnya. Dia tanya, kau mau mati?

Hye Min bilang tidak ada yang terjadi antara Ju Kyung dan Seo Jun.

Sae Mi menunjukkan foto Ju Kyung dan Seo Jun.

Sae Mi : Setelah melihat ini, kau masih bisa bilang seperti itu? Kau bercanda?

Sae Mi lalu menyuruh Hye Min mengawasi Ju Kyung.

Sae Mi : Cari tahu segalanya tentang dia. Aku penasaran dia pernah menggoda seseorang, atau dia ada sesuatu tentang kepribadiannya. Dengan cara itu, aku bisa memisahkan mereka.

Hye Min diam saja.

Sae Mi marah dan berniat memukul Hye Min.

Tapi Ju Kyung dan Soo Jin datang mencegah mereka.

Ju Kyung : Kau mau memukulnya?

Sae Mi berbohong. Dia bilang mereka cuma mengobrol.

Ju Kyung menatap Sae Mi. Dengan wajah takut-takut, dia bilang ke Hye Min kalau mereka ada kerja kelompok hari itu.

Hye Min gak mengerti, apa?

Ju Kyung marah, kau lupa!

Temen Sae Mi bilang kalau Hye Min bakal pergi sama dia hari itu.

Ju Kyung : Kerja kelompok lebih penting.

Ju Kyung menarik Hye Min. Tapi Sae Mi juga ikut menarik Hye Min.

Soo Jin bertindak. Dia menepis tangan Sae Mi yang memegang Hye Min.

Ju Kyung bergegas membawa Hye Min pergi.

Sae Mi : Kenapa kau ikut campur?

Soo Jin : Kau dari SMA Yongpa?

*Ooow, kayanya Soo Jin ngasih tahu Sae Mi siapa Ju Kyung.

Ju Kyung berusaha menenangkan dirinya.

Hye Min berterima kasih pada Ju Kyung karena sudah menyelamatkannya.

Ju Kyung mau pergi, tapi ditahan Hye Min.

Hye Min : Kau Ju Kyung, kan? Terima kasih sudah membantuku. Tapi kau jauh lebih cantik. Aku tidak mengenalimu…

Ju Kyung menatap tajam Hye Min. Dia marah.

Ju Kyung : Hanya karena aku membantumu bukan berarti aku memaafkanmu.

Hye Min : Maafkan aku soal dulu. Aku takut mereka akan menindasku jika aku tak menuruti kemauan mereka. Aku terlalu takut. Harusnya aku tak melakukan itu padamu. Maafkan aku.

Ju Kyung lalu memperingatkan Hye Min. Dia bilang dia tak mau ada yang tahu penampilannya dulu.

Ju Kyung : Jadi jangan bertindak seperti kau mengenalku.

Hye Min : Tidak akan. Aku tidak akan kasih tahu siapa pun. Jangan khawatir.

Soo Ho lagi merajut di kafe.

Tak lama, Seo Jun datang. Seo Jun kaget lihat Soo Ho merajut.

Soo Ho : Harusnya ini adalah terapi.

Seo Jun duduk di depan Soo Ho.

Seo Jun : Lakukanlah semaumu.

Seo Jun lalu tanya, kenapa Soo Ho memintanya bertemu.

Soo Ho bilang dia mau tanya sesuatu.

Soo Ho : Saat kau bilang Ju Kyung tak bisa kasih tahu yang lain kalau kami pacaran karena Kang Soo Jin, maksudnya apa? Kau tahu sesuatu?

Seo Jun : Kenapa?

Soo Ho : Ju Kyung bertingkah aneh. Mungkin ada sesuatu terjadi.

Seo Jun : Kenapa kau tanya padaku soal pacarmu?

Tapi Seo Jun kemudian tanya, tingkah aneh Ju Kyung seperti apa.

Seo Jun akhirnya ngasih tahu Soo Ho apa yang pernah ditanyakan Ju Kyung padanya.

Seo Jun : Sebelumnya dia tanya padaku soal teman dari teman. Teman dari temannya punya pacar, tapi teman dari temannya… Pokoknya, dia menyukai pacarnya. Jadi teman dari temannya tiba-tiba bilang dia suka pacarnya. Jadi teman dari teman dan teman dari temannya yang lain…

Seo Jun bingung jelasinnya. Soo Ho apalagi.

Soo Ho teringat kata-kata Ju Kyung pas mereka bertengkar.

Ju Kyung : Bagaimana denganmu? Bukannya Kang Soo Jin teman lama? Kalau aku tak setuju, kau bisa merelakannya? Kau bisa berhenti berteman dengan seseorang?

Soo Ho lalu tanya kapan Ju Kyung kasih tahu Seo Jun hal itu.

Seo Jun bilang pas mereka tanding pangsit.

Seo Jun lalu minta Soo Ho tak bertanya lagi.

Seo Jun : Aku ingin menghapusnya dari ingatanku.

Seo Jun kemudian melihat jarum Soo Ho jatuh.

Seo Jun : Hei. Tusukanmu jatuh.

Soo Ho : Bagaimana kau bisa tahu?

Seo Jun : Dulu aku juga merajut. Kau bisa mengulanginya lagi.

Tapi Soo Ho bingung gimana caranya.

Seo Jun pindah ke dekat Soo Ho dan mengajari Soo Ho merajut.

Tapi tiba-tiba, Tae Hoon datang dan marah-marah.

Tae Hoon : Lee Soo Ho! Kupikir kita teman. Aku terus memohon padamu untuk pergi warnet bersamaku, tapi kau menolak. Karena kau beralasan begitu, bagaimana bisa kau melakukan ini kepadaku? Bagaimana bisa cinta… Bukan. Bagaimana persahabatan bisa berubah?

Seo Jun : Kenapa dia?

Soo Ho : Kau tahu cara merajut?

Tae Hoon langsung senyum mendengarnya dan bilang dia merajut syal buat Soo Ah.

Tae Hoon mendekat dan mengajari Soo Ho merajut.

Tapi Chorong datang.

Cho Rong : Han Seo Jun! Bagaimana bisa? Kau menolak pergi karaoke bersamaku demi melakukan ini? Bagaimana persahabatan bisa berubah?

Seo Jun pusing melihat Cho Rong.

Tae Hoon nyuruh Cho Rong duduk.

Cho Rong mendekat dan bilang dia lapar.

Setelah itu, Soo Ho bertemu dengan Ju Kyung. Hanya berdua, kayaknya masih di kafe yang sama.

Ju Kyung : Kenapa datang sejauh ini?

Soo Ho : Untuk pulang bersamamu.

Soo Ho lalu tanya gimana perasaan Ju Kyung sekarang. Baik apa buruk?

Ju Kyung : Kenapa tanya?

Soo Ho : Ada alasannya. Perasaanmu baik atau buruk?

Ju Kyung bilang baik, tapi dia ngasih jempol ke bawah.

Ju Kyung akhirnya cerita soal Hye Min.

Ju Kyung : Ada seorang teman pindah dari sekolah lamaku.

Soo Ho pun lega bukan karena Soo Jin.

Ju Kyung : Kupikir dia tidak mengenaliku, tapi dia mengenaliku.

Soo Ho : Kau baik-baik saja?

Ju Kyung : Aku gugup, tapi katanya dia tak mau kasih tahu siapapun.

Soo Ho : Kau pasti takut.

Ju Kyung : Sedikit. Tapi sekarang aku baik-baik saja.

Soo Ho memegang tangan Ju Kyung.

Soo Ho : Kau tidak lapar? Mau cari sesuatu untuk kita makan?

Ju Kyung : Kita makan apa?

Soo Ho : Yang kau suka.

Hari sudah malam. Ju Kyung duduk di depan meja riasnya, menatap wajahnya yang tanpa riasan.

Ju Kyung : Aku tidak lebih cantik.

Ayah, ibu dan kakaknya lagi makan malam.

Ibu menyuruh Hee Kyung pergi kencan buta.

Ibu : Teman anak pemilik restoran pengeliling babi…

Hee Kyung pun langsung bilang kalau dia udah punya pacar.

Ju Kyung datang, punya pacar?

Ayah dan ibu juga penasaran. Ibu menduga, Hee Kyung bohong karena tak mau kencan buta.

Hee Kyung : Itu benar.

Ibu : Astaga. Sudah berapa lama? Bagaimana penampilannya? Dia tampan? Berapa umurnya?

Hee Kyung : Rahasia. Kalau sudah waktunya, aku akan perkenalkan.

Ayah : Kau punya fotonya? Ayah bisa tahu seperti apa dia hanya dengan melihat wajahnya.

Ibu : Ibu sangat penasaran. Seperti apa dia?

Hee Kyung : Jeruk baliku. Dia semakin manis semakin aku melihatnya. Wajahnya seperti buah.

Ju Kyung menatap aneh sang kakak, buah?

Ju Young pulang. Ibu ngajak Ju Young makan.

Ju Young : Seekor lalat tidak berhak makan.

Ju Young mewek dan lari ke kamar. LOL LOL

Besoknya di sekolah, Ju Kyung jadi model sekolah.

Ju Kyung yang tak nyaman, tanya ke Pak Guru yang suka menghukum Seo Jun cs.

Ju Kyung : Haruskah aku melakukan ini? Bukankah ketua OSIS atau murid terbaik biasanya menjadi modelnya?

Pak Guru bilang mereka semua menolak.

Ju Kyung pun tanya, kenapa dia dari semua orang.

Pak Guru bilang, karena Ju Kyung bintang mereka.

“Kau adalah bintang di antara bintang-bintang, jadi sebaiknya kau melakukannya. Wajah SMA Saebom!”

Anak-anak antusias melihat Ju Kyung.

Kecuali Soo Jin yang udah tahu wajah asli Ju Kyung.

Kelas Ju Kyung lagi olahraga. Mereka melakukan pemanasan, berpasangan.

Soo Ho sama Seo Jun.

Ju Kyung, Soo Ah dan Soo Jin duduk bertiga.

Soo Ah masih mengelu-elukan Ju Kyung.

Soo Ah : Apa kami akan melihat wajahmu saat membuka beranda? Wajah SMA Saebom, Lim Ju Kyung!

Ju Kyung merasa tak nyaman.

Ju Kyung : Hentikan itu. Tolong. Aku bukan wajah untuk apa pun.

Seo Jun tanya ke Soo Ho, bisakah melakukan dengan benar?

Seo Jun lagi sit up, dipegangin ama Soo Ho.

Ju Kyung dan Soo Ah melirik Seo Jun dan Soo Ho.

Soo Ah : Setelah dirawat di rumah sakit bersama, mereka sudah baikan? Apa mereka saling berbagi rasa sakit?

Seo Jun protes karena Soo Ho menarik tangannya cukup keras.

Ju Kyung tersenyum menatap ke arah Soo Ho.

Soo Jin terus menatap Ju Kyung dengan tatapan muak.

Tiba-tiba, ponsel Soo Jin berbunyi. SMS dari Sae Mi. *What?!!

Soo Ah tanya, dari siapa.

Soo Jin bilang bukan siapa-siapa.

Soo Jin diam-diam memotret Seo Jun setelah jam olahraga selesai.

Seo Jun melihat dan menghampiri Soo Jin.

Seo Jun : Kau sedang apa? Kenapa mengambil fotoku?

Soo Jin : Kau terlihat keren.

Seo Jun : Bukannya kau suka Lee Soo Ho?

Soo Jin : Aku suka. Terus?

Seo Jun : Kau tidak tahu dia pacaran dengan Ju Kyung?

Soo Jin : Tahu.

Seo Jun : Meski kau tahu, kau menyukainya. Bukan begitu?

Soo Jin pergi.

Diluar, Soo Jin membalas pesan Sae Mi tadi.

Sae Mi bilang dia bakal mengirimkan foto Ju Kyung asal Soo Jin memberinya foto Seo Jun.

Soo Jin pun mengirimkan foto Seo Jun yang diambilnya tadi.

Sae Mi membalas foto Seo Jun yang dikirimkan Soo Jin.

Sae Mi : Tipe pacarku sekali. Terima kasih.

Sae Mi tanya kenapa Soo Jin menginginkan foto Ju Kyung.

Tak lama, Soo Jin menerima banyak foto Ju Kyung.

Soo Ah lagi jalan sama Ju Kyung. Hye Min lewat dan tak sengaja menabrak Ju Kyung.

Hye Min langsung minta maaf. Ju Kyung menatap tajam Hye Min, lalu mengajak Soo Ah pergi.

Soo Jin muncul dan menatap Ju Kyung.

Tanpa Ju Kyung sadari, kalungnya terlepas saat tadi Hye Min menabraknya.

Soo Jin mengambil kalung Ju Kyung yang jatuh.

Di kelas, Ju Kyung sibuk nyariin kalungnya.

Soo Ho memperhatikan Ju Kyung dan penasaran apa yang Ju Kyung cari.

Soo Ah mendekati Ju Kyung dan tanya Ju Kyung cari apa.

Ju Kyung : Astaga, sepertinya kalungku hilang. Aku menaruhnya di mana? Aku tak pernah melepaskannya.

Soo Ah : Yang biasa kau pakai setiap hari?

Ju Kyung : Ya.

Soo Ah : Kapan terakhir kau melihatnya?

Ju Kyung : Pagi tadi aku masih pakai.

Soo Ah : Mungkin terlepas saat pelajaran olahraga.

Soo Ho kaget mendengarnya.

Ju Kyung juga nyari di gedung olahraga.

Soo Ho melintas dan melihat Ju Kyung.

Soo Ho : Sudah kubilang jangan mencarinya. Dia pasti akan mencarinya sepanjang malam.

Soo Ho pergi. *Lah, kagak nolongin Ju Kyung nyari??

Seo Jun datang setelah Soo Ho pergi.

Seo Jun bilang mungkin aja kalungnya diambil orang.

Ju Kyung mengaku dia percaya teman-temannya.

Seo Jun : Lihat harga dirimu untuk sekolah ini. Karena kau adalah wajah sekolah sekarang?

Ju Kyung : Tentu saja tidak. Minggirlah. Kau mungkin menginjaknya.

Seo Jun : Mau kubantu cari? Apa yang akan kudapatkan sebagai imbalannya?

Ju Kyung : Kutraktir tteokbokki pedas.

Seo Jun : Belilah yang lain.

Ju Kyung : Kau suka itu. Bukannya itu kesukaanmu?

Seo Jun : Terserah. Kalau aku temukan, kau harus banyak membayarku.

Ju Kyung : Oke.

Tapi Seo Jun malah mengerjai Ju Kyung. Ju Kyung udah seneng banget padahal pas Ju Kyung bilang kalungnya dah ketemu tapi pas Ju Kyung mendekat, ternyata Seo Jun menemukan uang 50 sen.

Yang kedua, Seo Jun mengaku serius.

Seo Jun : Apa ini kalungnya?

Ju Kyung udah senang, tapi bukan kalung itu yang dicarinya.

Ju Kyung sewot dan menyuruh Ju Kyung pulang saja.

Ju Kyung lantas cerita kalau kalung itu hadiah dari Soo Ho.

Mendengar itu, Seo Jun malas bantuin nyari dan memilih pulang.

Ju Kyung : Katamu sudah janji untuk membantuku mencarinya.

Seo Jun : Aku ini orangnya sibuk. Di saat dingin, haruskah kau mencairnya? Karena kau kehilangannya, Soo Ho marah padamu?

Ju Kyung : Tentu saja tidak. Ini istimewa bagiku, makanya aku harus mencarinya.

Seo Jun : Harusnya kau jaga baik-baik.

Ju Kyung : Aku tahu. Betapa bodohnya aku. Sampai aku menemukannya, aku tidak akan pulang.

Seo Jun : Selamat mencari. Sampai jumpa.

Sebelum pergi, Seo Jun ngasih Ju Kyung peluityang tadi ditemukanya.

Di peluit itu, terlilit gelang bunga yang dipakaikan Seo Jun ke tangan Ju Kyung pas mereka karyawisata.

Soo Ho ternyata mencari kalung Ju Kyung juga. Dia mencarinya di tempat pembuangan sampah.

Soo Jin datang, membawa kalung itu.

Soo Jin : Mencari ini?

Tapi bukan ngembaliin ke Soo Ho, Soo Jin membuang kalung itu ke tempat pembakaran sampah.

Soo Ho marah, kau sedang apa! Kau tahu sendiri itu punya siapa.

Soo Jin : Ya, aku tahu.

Soo Ho : Terus kenapa kau melakukannya ini?

Soo Jin : Karena aku menyukaimu.

Soo Ho gak terkejut sama sekali mendengarnya.

Soo Jin tambah kesal, kau tidak terkejut. Kau sudah menyadarinya?

Soo Ho : Kau sedang bercanda sekarang? Bukankah kau dan Ju Kyung teman?

Soo Jin : Kalau kau tak menyukainya, kami bisa berteman. Dia manis dan ramah. Makanya aku juga menyukainya. Tapi tidak sebanyak aku menyukaimu. Jika aku tidak bisa memilikimu, maka aku akan membuangnya. Jadi kalau tak mau melihat dia kehilangan teman dan terluka, putuslah dengannya.

Soo Ho : Kau bukan Kang Soo Jin yang kukenal.

Soo Ho mau pergi tapi Soo Jin menahannya. Soo Jin tanya, kenapa harus Ju Kyung.

Soo Jin : Kau bertemu dengannya hanya waktu sebentar. Jadi saat berada di sisimu selama 10 tahun, kenapa harus dia? Bisakah kau putus saja dengannya dan menyukaiku? Kau pasti bisa. Jika aku mengakui perasaanku padamu, kau pasti akan memilihku!

Soo Ho menatap Soo Jin.

Soo Ho : Tidak. Aku tidak mau.

Soo Jin juga berusaha mencium Soo Ho. Tapi Soo Ho mendorongnya dan beranjak pergi.

Soo Ho pergi.

Soo Jin tambah kesal.

Soo Ho mengirimkan SMS Ju Kyung.

Dia melarang Ju Kyung mencari kalung itu.

Seo Jun dan Cho Rong makan ramen di toserba.

Ramennya Cho Rong udah habis, tapi dia masih pengen makan yang lain.

Tapi Seo Jun… dia tak menyentuh ramennya sama sekali. Seo Jun resah memikirkan Ju Kyung.

Cho Rong yang masih lapar, ragu buat makan lagi.

Cho Rong : Aku perlu menurunkan berat badan dan kembali pada diriku yang tampan.

Seo Jun : Aku ragu misi ini akan berhasil.

Cho Rong : Apa? Ayolah. Aku tidak akan terlihat buruk begitu aku menurunkan berat badan.

Seo Jun tiba-tiba pergi.

Cho Rong : Tapi kau belum selesai! Mau kemana?

Seo Jun pergi, Cho Rong ngabisin ramen Seo Jun.

Cho Rong : Sayang sekali. Kau membuatku bertambah gemuk.

Ju Kyung masih mencari kalungnya. Dia mencari di koridor dekat tangga kali ini.

Soo Ho datang dan melihat Ju Kyung masih mencari kalung itu.

Karena tahu Ju Kyung akan terus mencari kalung itu sampai dapat, Soo Ho akhirnya menaruh kalungnya di dalam pot bunga tak jauh dari tempat Ju Kyung sedang mencari.

Sepertinya Soo Ho membeli lagi kalung itu karena kalung yang lama kan udah dibakar ama Soo Jin.

Soo Ho : Lim Ju Kyung.

Ju Kyung kaget, astaga…

Soo Ho mendekati Ju Kyung.

Soo Ho : Aku tahu kau masih di sini.

Ju Kyung : Aku tak boleh menyerah kalau belum kutemukan.

Soo Ho : Kau tak tahu jam berapa sekarang?

Ju Kyung : Aku hanya akan mencarinya di sini.

Soo Ho : Kalau begitu kita cari lalu pergi kalau tidak ditemukan.

Ju Kyung : Tentu.

Soo Ho : Kau cari di sana. Aku akan cari di sini.

Tapi Ju Kyung bilang, dia udah cari di sana.

Soo Ho kekeuh nyuruh Ju Kyung mencari di dekat pot tempat dia naruh kalung yang baru tadi.

Soo Ho bilang gak ada salahnya memeriksa lagi.

Ju Kyung : Aku memeriksa hingga setitik debu terakhir. Aku tahu tidak ada.

Soo Ho : Kau yakin? 100 persen?

Ju Kyung : 100 persen? Tidak sampai sejauh itu, tidak.

Soo Ho : Kalau begitu cari lagi.

Ju Kyung nurut dan mulai mencari ke dekat pot.

Seo Jun datang dan melihat Ju Kyung masih mencari.

Tapi Seo Jun kayaknya gak melihat ada Soo Ho di sana.

Tak lama, Ju Kyung menemukan kalung itu di dalam pot.

Seo Jun tersenyum melihatnya.

Seo Jun lantas berniat mendekati Ju Kyung tapi dia langsung menyembunyikan dirinya begitu melihat Soo Ho.

Seo Jun mengutuk dirinya karena sudah balik ke sekolah demi Ju Kyung.

Seo Jun akhirnya pergi.

Ju Kyung senang banget kalungnya dah ketemu.

Dia mau pakai, tapi kesulitan memakainya. Akhirnya, Soo Ho yang memakainya. Tapi selesai makein kalung, Soo Ho mau nyium Ju Kyung.

Belum sempat nyium, satpam datang dari tangga.

Soo Ho dan Ju Kyung langsung lari.

Satpam mengejar mereka.

Soo Ho dan Ju Kyung masuk ke lab.

Tapi kemudian mereka mendengar suara satpam.

Tak mau ketahuan, Ju Kyung menarik Soo Ho buat ngumpet dibalik meja. Tapi ternyata dibalik meja ada Hee Kyung dan Pak Han yang lagi ngumpet juga.

Ju Kyung kaget. Tapi karena ada satpam, Ju Kyung dan Soo Ho ngumpet dibalik meja satunya.

Satpam masuk dan tidak menemukan siapapun dan akhirnya pergi.

“Eonni!” teriak Ju Kyung sambil berdiri.

Hee Kyung berdiri tapi kepalanya kejedot meja pas berdiri.

Pak Han cemas dan tanya apa Hee Kyung baik-baik saja.

Ju Kyung dan Soo Ho kaget melihat Hee Kyung bersama Pak Han.

Hee Kyung dan Pak Han nya malah nyengir sambil mengangkat tangan.

Sae Mi cs lagi di toilet. Temen2 Sae Mi merasa bosan dan mengajak Sae Mi ke karaoke.

Sae Mi nya fokus menatap foto-foto Ju Kyung yang dia kirimkan ke Soo Jin.

Sae Mi : Astaga, ada yang terasa aneh. Entah kenapa teman Lim Ju Kyung meminta foto Lim Ju Kyung.

Tak lama kemudian, Sae Mi sadar Ju Kyung Saebeom adalah Ju Kyung si pangsit yang sering dia bully.

Sae Mi lalu mengajak Soo Jin bertemu.

Sae Mi minta Soo Jin jujur.

Sae Mi : Dia seperti yang kupikrikan?

Ju Kyung dan Hee Kyung saling bertatapan tajam.

Mereka ada di restoran. Soo Ho dan Pak Han juga ikut.

Pak Han tanya, kenapa Hee Kyung tak makan.

Pak Han sibuk merebus makanan mereka.

Pak Han mengajak Hee Kyung makan dulu.

Hee Kyung : Ju Kyung-ah, sedang apa di sekolah selarut ini?

Ju Kyung : Bagaimana denganmu?

Hee Kyung : Aku bertanya padamu dulu!

Lagi marah, Hee Kyung sempet2nya nyuruh Pak Han merebus pangsitnya juga.

Ju Kyung : Aku sedang mencari kalung.

Hee Kyung : Kalung apa?

Ju Kyung nunjukin kalungnya.

Hee Kyung : Cantik sekali. Hadiah?

Ju Kyung : Ya. Kenapa kau bersembunyi di bawah meja bersama wali kelasku?

Pak Han nyuruh Ju Kyung makan, tapi Ju Kyung bilang nanti saja.

Hee Kyung : Kami pacaran.

Ju Kyung : Jadi pacar dengan wajah buah adalah wali kelasku? Kakak sudah gila?

Hee Kyung : Ya, aku tergila-gila dengan cinta. Kami dua orang dewasa dengan tubuh dan pikiran yang sehat, jadi kenapa kami tidak bisa jatuh cinta?

Hee Kyung ngasih tahu Pak Han rebusannya udah mendidih.

Ju Kyung : Jadi kau cukup gila untuk bermain-main di sekolahku?

Pak Han : Bukan gila . Aku harus kerja lembur, dan Hee-kyung ku, maksudku Hee Kyung membawakanku makanan.

Hee Kyung : Jeruk bali sangat ingin tidak tertangkap olehmu…

Ju Kyung dan Soo Ho kaget dan saling bertatapan, Jeruk Bali?

Hee Kyung : Maksudku Han Joon Woo, bagaimanapun, itulah alasan kami bersembunyi.

Ju Kyung : Kenapa harus pacaran dengan wali kelasku? Ini akan membuat kehidupan sekolahku sangat tidak nyaman.

Hee Kyung : Kenapa harus berkencan dengan anak bosku? Mungkin sekarang tidak apa-apa karena dia mengundurkan diri.

Ju Kyung : Tidak bisakah pacaran dengan orang lain saja?

Hee Kyung : Jeruk bali ini sangat spesial bagiku!

Soo Ho mau masukin bihun ke dalam panci rebusan.

Hee Kyung : Sudah kubilang jangan taruh bihunnya. Ini perlu sedikit mendidih.

Hee Kyung lalu tanya Ju Kyung nasi goreng.

Ju Kyung : Tentu saja.

Hee Kyung : Mau keju di atasnya?

Ju Kyung : Pesan dua porsi. Kami pesan dua porsi nasi goreng!

Hee Kyung : Bisa pesan soda juga?

Ponsel Ju Kyung berbunyi. Tapi Ju Kyung yang sibuk berdebat ama kakaknya, gak tahu mendengar suara ponselnya.

Sae Mi kesal dan bertanya-tanya, dimana Ju Kyung tinggal.

Mereka berpisah. Ju Kyung pulang bersama Soo Ho. Mereka berjalan sambil bergandengan tangan.

Ju Kyung : Bagaimana mereka bertemu? Bagaimana aku akan menghadapi Pak Han besok di sekolah?

Soo Ho : Itu membuatmu merasa tidak nyaman?

Ju Kyung : Tentu saja. Sekarang aku harus jaga sikap di sekolah. Dia akan menceritakan semuanya pada kakakku. Apa menurutmu Pak Han terlihat seperti jeruk bali?

Soo Ho : Tidak.

Ju Kyung : Dia pasti dibutakan oleh cinta.

Sae Mi cs tiba di depan toko komik.

Bersamaan dengan itu, Seo Jun juga berada di dekat sana. Dia berjalan sambil meng-SMS Ju Kyung.

Seo Jun : Kerja paruh waktumu sudah selesai?

Sae Mi cs melintas di depan Seo Jun.

Seo Jun melihat mereka, dan bergegas mengikuti mereka.

Sae Mi cs hampir sampai di rumah Ju Kyung. Mereka bahkan menghina lingkungan tempat tinggal Ju Kyung.

Seo Jun datang, Park Sae Mi.

Sae Mi kaget melihat Seo Jun, Han Seo Jun?

Seo Jun : Sedang apa di sini?

Dari arah lain, Soo Ho dan Ju Kyung hampir tiba.

Soo Ho dan Ju Kyung terus berjalan dan sampai di depan rumah Ju Kyung.

Sae Mi cs dan Seo Jun sudah pergi.

Soo Ho : Kita sudah sampai.

Seo Jun membawa Sae Mi cs ke gang lain. Seo Jun kayaknya menyeret Sae Mi.

Sae Mi menghempaskan tangan Seo Jun, astaga, Han Seo Jun!

Seo Jun : Kenapa kau mau bertemu Lim Ju Kyung?

Sae Mi : Sudah lama aku tak menemuinya, jadi aku ingin menyusul.

Seo Jun : Menyusul?

Sae Mi : Ternyata aku kenal dia.

Sae Mi dengan bangganya menunjukkan foto lama Ju Kyung.

Seo Jun terdiam kesal melihat foto Ju Kyung. Tapi Sae Mi mikirnya Seo Jun kaget lihat foto asli Ju Kyung.

Sae Mi : Kenapa? Kau kaget? Dia juga benar-benar membodohiku.

Seo Jun : Kenapa memperlihatkan ini kepadaku?

Sae Mi : Karena aku mengkhawatirkanmu. Kalau kau tahu masa lalunya, kau tidak akan mau pacaran dengannya. Dia biasa membelikanku pangsit di sekolah kami. Dia benar-benar pecundang. Dia tidak pantas berkencan dengan pria sepertimu.

Seo Jun : Aku merasa dia lebih cantik dari anak yang tak beres sepertimu.

Sae Mi : Apa? Jadi kau membelanya karena dia pacarmu? Kau buta? Karena riasannya yang membuatnya cantik. Kau tidak keberatan?

Sae Mi menunjukkan foto Ju Kyung lagi.

Sae Mi : Ayolah. Dia terlihat sangat jelek tanpa riasan. Apa yang salah…

Seo Jun membanting ponsel Sae Mi.

Sae Mi : Han Seo Jun!

Seo Jun menatap tajam Sae Mi.

Seo Jun : Aku tak bisa kendalikan amarahku setiap kali melihat penindas sekolah, karena itu mengingatkanku pada temanku. Kau suruh dia membelikanmu pangsit? Jika aku melihatmu menindas murid lain, tanggung sendiri akibatnya.

Seo Jun beranjak pergi.

Soo Ho dan Ju Kyung masih aja gandengan.

Ju Kyung bilang Soo Ho harus pergi. Soo Ho bilang dia akan pergi setelah Ju Kyung masuk.

Ju Kyung masuk, tapi kemudian dia keluar lagi dan celingukan nyariin Soo Ho.

Tiba-tiba, Soo Ho muncul di belakangnya dan mendesaknya ke dinding.

Soo Ho mencium Ju Kyung.

Besoknya foto-foto Ju Kyung terpajang di setiap sudut sekolah.

Ju Kyung yang baru datang merasa malu tapi dia senang.

Ada standee nya juga. Dia bahkan berfoto dengan standee nya dan mengirimkannya ke ibunya.

Ju Kyung : Ibu, lihat ini. Aku sekarang model sekolah.

Dua siswa lewat dan menyapa Ju Kyung.

“Jadi dia model sekolah Saebeom?” mereka tertawa, lalu pergi.

Soo Ho memakai gantungan dari Ju Kyung.

Hari itu turun salju. Saebeom membuka penerimaan siswa/i baru.

Seisi sekolah membicarakan Ju Kyung. Mereka tak percaya Ju Kyung bisa jadi model sekolah.

Bahkan ada salah satu siswa yang menabraknya. Bukan minta maaf, siswa itu berkata, ‘malaikat? Bercanda.

Singkat cerita, Ju Kyung sampai di kelasnya dan kebingungan melihat anak-anak membicarakannya.

Soo Ah mendekati Ju Kyung dan tanya apa ini benar dia?

Soo Ah menunjukkan video lama Ju Kyung saat Ju Kyung dibully.

Dan di atas video itu, ada foto Soo Ho dan Ju Kyung ciuman di rumah sakit.

Soo Ah yang marah, langsung pergi.

Ju Kyung teringat kata-kata Sae Mi yang mengatainya jelek.

Ju Kyung ketakutan dan bergegas pergi.

Di koridor, Ju Kyung tak sengaja menabrak salah satu siswa.

Bersamaan dengan itu, Soo Ho datang. Soo Ho bergegas mendekati Ju Kyung.

Melihat Ju Kyung ketakutan, Soo Ho terkejut.

Soo Ho : Ju Kyung-ah.

Soo Ho mau memegang tangan Ju Kyung tapi Ju Kyung menepisnya dan… kabur.

Bersambung……

11 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Mine Ep 8 Part 3
Read More

Mine Ep 8 Part 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Mine Episode 8 Part 3, Nih gaes untuk daftar lengkap cerita recapnya ada di tulisan…
Read More

High Class Ep 9

Tentangsinopsis.com – Sinopsis High Class Episode 9, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini.…