Toshi no Sakon Ep 2

6 min read

Toshi no Sakon Ep 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Toshi no Sakon Episode 2, Cerita lengkap simak daftarnya pada tulisan yang ini. Untuk melihat Episode sebelumnya baca di sini.

Toshi no Sakon Ep 2
foto: MBS

Suara Maiko. Di kala kau tertidur aku membayangkan apa yang kau mimpikan…Di kala kau tertidur aku menyadari bahwa aku istrimu…di kala kau tertidur aku tidak sabar menunggu….

Maiko lagi bobo cantik kemudian mengerjapkan mata saat Harumi membuka tirai kamar hingga sinar matahari masuk ke dalamnya. Harumi menghampirinya dan mengecup pipinya. Suara hati maiko,ingin menjadi istri yang seperti itu…

Di kantor. Maiko sepertinya mengundang Takeda dan suaminya maen ke rumahnya. Takeda sepertinya merasa nggak enak karena maiko pengantin baru. Takeda mau bilang dulu sama suaminya. Maiko cerita kalau masakan suaminya benar benar enak. Dan nyuruh takeda datang saat perutnya lapar. Takeda nanyain kapan dia mau pergi bulan madu? Maiko bilang harumi jarang ambil cuti jadi untuk sementara mereka menundanya.

Takeda : berarti ini suamimu bulan madu yang kedua?sulit juga untuk izin dari kantor.

Maiko : Iya juga sih.

Takeda : Ngomong ngomong apa alasan suamimu bercerai?

Maiko : Yah katanya seh ada ketidakcocokan sifat.

Takeda : Sungguh. Tidak cocok bagaimana?

Maiko : Entahlah soal itu aku sih tidak terlalu mengerti.

Takeda : Tentang apa penyebabnya tidakkah kau ingin jadikan pelajaran?

Maiko : Dia tidak mungkin mengulang kesalahan yang sama kan?

Takeda : Iya sih… Apa kamu sungguh tidak penasaran orang seperti apa mantan istrinya?

Maikobengong syantik menataptakeda.

Di rumah. Harumi lagi memasak. Maiko membawa kardus besar dan tanya  rak yang kosong ada di mana? Harumi akan ke tempatnya.

Maiko melihat lihat barang harumi dan menemukan fotonya zaman kuliah. Harumi jadi malu. Tapi maiko pikir kelihatannya seru dan ingin tahu harumi nyanyi apa waktu itu.

Harumi : Scha Dara sepertinya… maiko sepertinya nggak ngeh.

Harumi : Tau ozaken?

Maiko : Nanti aku cari tahu.

Harumi : Nggak perlu sampai begitu. Akau ada Cdnya kok.

Harumi mengambil CD yang dimaksud dan ngasih ke maiko yang ngoment jaketnya lucu.

Harumi : Dulu sering denger dramanya juga nggak kalah populer. Teppei…dan Riko….

Maiko terdiam.

Harumi :Ada apa?

Maiko : Aku juga ingin karaoke dengan harumi seperti ini.

Harumi : Kenapa tiba tiba ngomong gitu? Kamu juga belum lahir kan?

Maiko : iya aku mengerti tapi sedih aja. Lalu harumi mengecup kening Maiko sayang. Harumi menjelaskan kalau mereka beda usia 20 tahun itu artinya dibandingkan pasangan yang seusia waktu mereka untuk bersama mungkin akan singkat. Kalau selalu melihat ke masa lalu seperti itu waktu mereka akan sia sia nantinya. Harumi  bahagia bisa bersamanya saat ini. Maiko nyahut dia  juga bahagia.

Harumi menyuruh Maiko melihatnya. Maiko pun menatapnya. Harumi hampir saja menciumnya saat maiko tiba tiba teringat harus membeli wine. Yah gagal dech. Takeda dan suaminya akan datang jam 5 sore. Harumi minta mereka segera membelinya dan akan melanjutkan urusan keduanya nanti.

Saat Maiko dan harumi pergi berbelanja seorang wanita cantik datang ke rumah mereka. Karena nggak ada yang membukakan pintu dia pergi lagi. Dia miyuki mantan istrinya harumi. Miyuki pergi saat harumi dan maiko pulang. Harumi sayang banget sama Maiko dia melarangnya membawa belanjaannya. Mereka bersyukur masih ada waktu untuk memasak.

Takeda dan suaminya makan malam di rumah harumi. Mereka memuji masakan harumi enak. Takeda nggak percaya harumi yang memasak. Harumi bilang itu cuma sayuran yang dipotong potong. Maiko ngasih tahu kemarin malam mereka menyiapkan daging dan sayuran jadi rasanya enak. Ia pikir nggak boros dan menambah keterampilan. Harumi cerita keluarganya adalah keluarga petani. Dan kemarin ia dapat kiriman banyak bahan makanan.  Harumi berterima kasih karena takeda dan suaminya telah datang.

Takeda memuji tatakan sendok milik harumi yang bagus. Maiko pikir harumi suka memakai barang barang lama. Harumi nggak ngeh tatakan apa. Maiko bilang tatakan sumpit. Harumi membenarkan sebagian besar dia menggunakanbarang barang lama. Suami takeda menduga itu barang dari mantan istrinya. Takeda langsung menegur suaminya. Harumi memberitahu dia sudah lupa di mana membelinya karena sudah lama sekali.Takeda minta maaf pada harumi.

Suami Takeda sepertinya membahas hal sensitif lagi ya. Dia ngomongin soal umur. Perbedaan usia maiko dan harumi yang terpaut 20 tahun. Menurutnya harumi nggak menua sama sekali. Ia pikir harumi berolahraga. Untunglah harumi bukan pemarah. Harumi membenarkan. Ia setiap hari lari lari. Maiko terkejut senang. Ia nggak tahu kapan suaminya itu lari lari. Harumi bilang sebelum maiko bangun dan itu sudah kebiasaannya sebelum menikah. Takeda bersyukur maiko bertemu orabg yang baik. Maiko bahagia karena harumi baik dan tampan…

Maiko lagi bengong cantik. Dia bertanya tanya sendiri mengapa orang setampan harumi bercerai. Apanya yang salah? Saat maiko selesai mandi harumi yang lagi ngelap piring minta maaf membuatnya tak nyaman. Jika ia boleh menjelaskan mengenai tatakan sumpit di mana membelinya ia sama sekali tak menyadarinya. Setelah diingat ingat lagi mungkin itu buatan mantan istrinya. Benda itu bisa mereka buang kapan saja. Kalau ada kesempatan ingin ia kembalikan saja. Maiko jadi khawatir harumi akan bertemu mantannya. Bukan seperti itu maksud harumi dipaketkan. Mereka sudah tidak lagi berkomunikasi maupun saling kirim pesan.

Harumi ngajak beli tatakan baru tapi maiko pikir nggak perlu. Lalu dia meluk harumi dan bilang baunya harum. Tapi harumi bilang  dia bau orang tua. Lalu harumi dapat panggilan telepon dari mantan istrinya. Maiko yang curiga menutup telinga dengan pura pura ngedengerin musik.

Di telepon mantan istri harumi ingin menginap di rumahnya karena dia kerja di luar kotadan rencananya mau pulang tapi dia mabuk sekarang. Harumi menolak karena dia sudah menikah lagi. Teleponan selesai. Harumi mendekati maiko. Maiko begitu karrna tak ingin membuatnya khawatir. Maiko berjanji karena itu harumi dia akan bersamanya sampai akhir.

Di kantor. Maiko sepertinya masih bad mood. Dia melempar lempar kertas seenaknya. Bahkan  salah memasukkan kertas putih ke mesin penghancur kertas.  Takeda terheran heran melihatnya. Dia pikir ada yang mengganggu pikiran maiko.

Harumi lagi makan di restoran favoritnya. Tiba tiba ia dikejutkan

kedatangan mantan istrinya,Miyuki. Wanita cantik berambut panjang itu masih inget kebiasaan mantan suaminya makan kari tiap hari rabu di sana. Ia pikir harumi belum berubah.

Harumi : Ada apa?

Miyuki : Kamu dingin sekali..setelah bekerja ada hal yang ingin aku bicarakan denganmu.

Harumi : Soal apa?

Miyuki : Kamu sekarang sepertinya tidak ada waktu ngobrol santai. Setelah bekerja nanti bisa kan?

Harumi : Kalau hanya mau bicara apakah tidak bisa lewat telepon dan pesan saja?

Miyuki : Apa apaan kamu. Bersikap seperti orang lain saja.

Harumi : Memang orang lain.

Miyuki : Hmmm..gitu. jadi istrimu yang sekarang hatinya sempit ya.

Harumi : Bukan begitum aku hanya tidak ingin menyalahkan masa lalu.

Miyuki : Apa ?mengapa harus menyalahkan masa lalu?

Harumi : Haruskah ada alasan? Pokoknya kita berdua tidak cocok.  Selanjutnya harumi pergi begitu saja. Miyuki pikir dia mudah ditebak.

Harumi telah sampai di rumah lagi motong motong kubis dengan kecepatan luar biasa membuat Maiko yang baru pulang kerja keheranan.

Maiko : Apa ada yang kamu pikirkan

Harumi : Hari ini tiba tiba saja aku bertemu mantan istriku. Ada hal yang harus kami bicarakan soal pekerjaan. Kami sudah sepakat untuk lain kali tidak akan bertemu lagi. Pasti tidak akan ketemu kok.

Maiko : Ya, kalau soal pekerjaan bukankah lebih baik kalau bertemu saja? Kalau sudah tidak ada apa apa santai saja kan? Maiko ngomongnya santai tapi sebenarnya dia was was tuh.

Harumi bengong. Dan menyadari dirinya dan miyuki memang tidak ada apa apa lagi. Lalu tersenyum.

Hari berikutnya Maiko ikut Harumi menemui  Maiko. Dalam hati harumi dia nggak menyangka keduanya bakal bertemu. Kedua wanita cantik itu bersulang. Tos.  Maiko santun banget memuji Miyuki yang sangat dewasa dan cantik.  Miyuki  balik memuji Maiko yang sangat manis.

Miyuki : Apakah Haru ( Harumi) tetap menyebalkan?

Maiko : Oh…panggilnya Haru ya. Maiko seneng.

Miyuki : Ya. Maiko usia berapa?

Maiko : 24 tahun.

Miyuki : Masih muda ya! Ketemu di mana? Kerja di tempat yang sama?

Harumi angkat bicara : Ny. Nishikawa anda kemari bukan untuk bergosip kan? Langsung ke topiknya saja. Apa yang ingin dibahas? Maiko yang sepertinya tak enak hati pamit pulang duluan karena nggak ingin mengganggu pekerjaan mereka. Maiko meletakka sapu tangannya di kursi. Gugupkah dia ?

Setelah Maiko pergi.

Miyuki : Dia agak aneh ya. Aku tadinya tidak berpikir dia akan benar benar datang.

(Dasar miyuki nggak jauh beda sama emak emak lain suka bergosip) Harumi menyuruhnya cepat cerita.  Miyuki memberitahu cerita itu tidak berasal dari tempatnya bekerja.

Miyuki : Apa kau tahu perusahaan pengembangan aplikasi?

Harumi : Aku hanya dengar dari rumor yang beredar. Seharusnya juga sudah terdaftar kan?

Miyuki : Benar. Sangat baik. Tapi kami kekurangan tenaga yang sesuai.

Harumi : Kalau begitu bolehkan aku pulang terlebih dahulu? Setelah kubicarakan dengan maiko aku akan menghubungimu lagi.

Miyuki : Kenapa? Bukankah ini urusanmu! Tidak ada hubungannya dengan istrimu.

Harumi : Aku tidak bisa seperti itu. Katena kami suami istri.

Miyuki : Bolehkan aku tanya sesuatu?

Harumi : Apa itu?

Miyuki : Mengapa kamu menikah lagi?

Harumi : Apa ? Diam sebentar menatap sapu tangan maiko yang ditinggal di kursi. Bijaksana ya om om ganteng.

Sementara itu Maiko sudah berjalan jauh. Wanita itu kelihatan bimbang. Mungkin dia mengkhawatirkan suaminya. Ada lagu yang mengiringi langkahnya. Kemudian maiko memutuskan kembali ke restoran.

Di restoran percakapan masih berlanjut.

Harumi : Maiko dia berhasil masuk ke dalam duniaku. Tidak ada alasan untuk menolak kan?

Miyuki heran: Jadi kamu menerima perasaannya?

Harumi : Iya.

Miyuki : Dulu juga ketika aku memutuskan untuk menikah denganmu kau juga menerima perasaanku kan. Dan juga saat akau ingin bercerai.

Harumi : Akusangat menghargai perasaanmu.

Miyuki : Aku paham. Terima kasih sudah mendengarkan keegoisanku. Yah walaupun egois kali ini mohon bantuanmu.

Harumi hanya diam  mengangkat gelas winenya sambil melirik miyuki.

Harumi berniat pulang duluan saat keluar ia mendapati maiko di depan pagar menunggunya. Maiko nggak ingin pulang sendiri. Harumu nyuruh mereka pualng bersama.

Maiko menggeleng : Aku mengetahui tentang Harumi justru semakin resah. Ya meskipun kita nggak bisa menghapus masa lalu. Oleh karena itu aku sudah memutuskan aku akan memperbarui kenanganmu. Harumi menganggukkan kepala. Kemudian keduanya jalan bareng sambil lompat lompat dan bercanda tawa.

Maiko dan Harumi pergi ke tempat karaoke.  Maiko yang bernyanyi. Suaranya bagus. Liriknya sepertinya menggambarkann isi hati maiko. Harumi mendengarkan lalu bertepuk tangan. Kemudian ganti harumi yang bernyanyi.

Esoknya mereka lari lari pagi berdua sambil ngobrol.

Harumi : Saat ini nishikawa (miyuki) berhenti bekerja. Dia bilang ingin mengurus perusahaannya sendiri.

Maiko : Loh. Tapi dia menolak apa karena memikirkan aku?

Harumi : Mungkin ini untuk aku. Karena aku ingin menghabiskan waktu tertawa bersama maiko. Aku ingin menghilangkan keresahan yang tidak perlu.

Maiko : Terima kasih.

Harumi : Dan sekarang aku pikir seiring bertambahnya usia aku mulai merasakan banyak kenangan. Mungkin tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan.

Maiko : Aku baik baik saja. Melihat keadaan kita sekarang asalkan kita bisa saling berbicara tidak akan ada keresahan.

Harumi : Mari kita mengobrol lebih banyak.

Keduanya tersenyum bahagia.

Harumi sepertinya ingin berlari sedikit lagi.  Dai mengajak Maiko lari bareng. Maiko menolak dengan halus, perutnya lapar. Harumi pamit jalan duluan. Maiko akan menyiapkan sarapan untuknya.

Suara  hati maiko….Ada masa lalu… Ada masa kini…jika kita mensyukuri masa lalu..bahkan pemandangan yang biasa pun akan terlihat lebih cerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Copyright Tentang Sinopsis 2021

KONTAK | DMCA.com Protection Status

error: Content is protected !!