Tomorrow Ep 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Tomorrow Episode 1, Cara menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini.

foto: MBC

Dengan membawa ponsel, Ko Ryun berjalan memasuki sebuah banguanan kemudian menghentikan langkahnya seraya berkata mereka kutemukan. Syukurlah, aku sudah menemui Tim Dukungan Teknis dan meminta bantuan mereka ucap Ryung Gu kemudian melihat profil seseorang di ponselnya, kembali berkata Hampir saja terjadi masalah besar jika kau terlambat.

Seraya melihat artikel di laptopnya, Ryung Gu kembali berkata mereka bertemu melalui broker dan mengunggahnya ke media social cara bunuh diri efektif dan tanpa rasa sakit juga merekrut orang-orang, kurasa mereka memberi tahu cara bunuh diri dengan menghirup asap knalpot mobil. Ko Ryun membuang selang yang terhubung dengan mobil kemudian memasuki mobilnya.

foto: MBC

Orang-orang yang berada didalam mobil ketakutan dan memohon meminta menghentikan mobilnya karena Ko Ryun mengemudikan mobilnya dengan kecepatan penuh. Ko Ryun menghentikan mobilnya tepat di depan terdapat jalan yang runtuh kemudian berkata jadi kalian ingin mati atau hidup. Dengan ketakutan, ke empat orang tersebut berkata biarkan aku hidup. Ko Ryun turun dari mobil dan pergi dari sana. Jalanan yang sebelumnya, runtuh kini menjadi utuh.

foto: MBC

EPISODE 1: BUNGA YANG GUGUR 1

Jun Woong sedang melakukan wawancara di salah satu perusahaan yang bernama PUPUK TAK di sebelahnya terdapat seorang wanita bernama Tak Jihye. Dan sekarang ia sedang berbicara dengan ibunya melalui panggilan telepon, memberi tahu kalau ia jawabannya jauh lebih baik.

Jun Woong menyapa pinpinan perusahan tersebut kemudian mengingat nama saingannya dan nama perusahaan yang juga bernama Tak. Jun Woong menjatuhkan kopi yang di pegangnya kemudian membaca pesan masuk kalau ia tidak di terima. Jika menyesal, terima aku teriak Jun Woong dengan kesal kemudian pergi.

foto: MBC
foto: MBC

Malam harinya setelah mengobrol bersama dengan Jae Soo, Jun Woong pergi dengan berjalan kaki dan berhenti di tepi jembatan. Ikut campur hanya akan menambah masalah ucap Jun Woong saat menoleh ke samping melihat seorang pria bersandar di tepi jembatan, kemudian pergi dari sana. Jun Woong kembali dan menanhan pria tersebut yang akan melompat.

Minggir ucap Ko Ryun yang datang bersama dengan Ryung Gu, mendorong Jun Woong kebelakang membuatnya tersungkur di jalanan, kemudian kembali berkata kepada pria tersebut, lompatlah seperti keinginanmu tapi bisa kupastikan satu hal, itu akan lebih menyakitkan dari yang kini kau rasakan kemudian menyuruh Jun Woong pergi. Jun Woong memegang tangan Ko Ryung memberi tahu kalau ia tidak akan pergi kemudian mendekati pria tersebut yang kembali akan melompat, dan menahannya, membuat dirinya juga ikut terjatuh.

Ko Ryung menyuruh Ryung Gu pulang, memberi tahu kalau ia akan megurus mereka. Akan kuhubungi Tim Buku Arwah agar tak dibawa Tim Pengawal ucap Ryung Gu kemudian pergi. Sementara Ko Ryun segera menjeburkan diri di sungai dan berenang mendekati Jun Woong yang tenggelam dan meraih tangannya, membantunya.

foto: MBC

Dengan tiba-tiba, Jun Woong terbangun, ternyata ia berada di rumah sakit dan berteriak mengucapakan terima kasih setelah menyadari dirinya masih hidup. Kenapa aku ada dua tanya Jun Woo saat melihat tubuhnya yang masih berbaring di brankar rumah sakit dan terkejut melihat Ko Ryung. Siapa kau, kenapa berada disini, kau bukan malaikat maut atau semacamnya tanya Jun Woo kepada Ko Ryun.

Ya jawab Ko Ryun seraya menunjukkan kartu identitasnya, kemudian kembali berkata insiden Jembatan Dongjak adalah tanggung jawab kami dan kau tiba-tiba koma, akan bangun dalam tiga tahun jadi perusahaan sedang menangani masalah ini. Ko Ryun mengajak Jun Woong pergi ke Jumadeung, memberi tahu kalau Direktur sedang mencari solusi untukmu kemudian menjentikkan jarinya membuat Jun Woong telanjang dan menyuruh memakainya.

foto: MBC

Jun Woong berjalan mengikuti Ko Ryun memasuki sebuah gedung pemakaman Jumadeung, menyapa pak Baek yang sedang berjaga kemudian mereka berdua memasuki sebuah peti yang terhubung dengan sebuah bangunan yang megah. Kantor Direktur, kaisar Giok dan tugasku sampai di sini, semoga tak bertemu lagi ucap Ko Ryun setelah tiba di sebuah ruangan kemudian pergi. Raja surga membagikan minuman kepada semua orang yang sedang bekerja tak terkecuali Jun Woong kemudian mengucapkan selamat datang kepada Jun Woong setelah pakaiannya berubah.

foto: MBC

Jung Gil berjalan di sebuah kelab, mengabaikan orang-orang yang sedang bertengkar dan menemui Chi Woo. Karena Jung Gil tidak mau pergi, Chi Woo mengeluarkan pisau dan menusuk perut Jung Gil. Dengan segera Jung Gil menahanya, memukulkan kepalanya di meja dan mendorongnya kebelakang hingga membuat Chi Woo tergeletak di lantai karena terpental dinding.

Chi Woo ketakutan melihat dirinya yang tergeletak di lantai, membuatnya berdoa. Jung Gil mendekatinya dan berkata tuhan tak bisa menyelamatkanmu dan satu-satunya yang menunggumu adalah siksa Neraka. Ada panggilan darurat dewan direksi dan Direktur juga akan hadir ucap Jae Hee kepada Jung Gil saat sedang berjalan. Pasti karena tim itu ucap Jung Gil.

foto: MBC

RAPAT MANAJER TIM JUMADEUNG

Apa hubungannya dari mana asalku dan pekerjaanku tanya Ko Ryun di saat semua orang mengejeknya kemudian memberi tahu kalau tugasnya adalah mencampuri hidup dan matinya manusia. Entah perjanjian apa yang kau buat dengan Direktur tapi aku tak paham kenapa kita butuh Tim Manajemen Risiko karena tingkat bunuh diri belum menurun sejak pembentukan Tim MR ucap Jung Gil kemudian bertanya untuk apa membuang tenaga kerja dengan beri kesempatan pada manusia yang memilih untuk mati.

Mereka orang-orang yang terdesak oleh dunia sampai ke ujung jurang jadi jangan remehkan pilihan mereka dan ini cara terakhir meminta pertolongan dari orang-orang yang ingin hidup ucap Ko Ryun. Bunuh diri adalah dosa terbesar yang dilakukan oleh manusia dan kejahatan yang seharusnya tak dilakukan ucap Jung Gil.

foto: MBC

Jadi, menurut Peraturan Perusahaan 435642, Pasal 2 di Jumadeung, kami berencana memberimu pilihan yaitu memilih koma tiga tahun seperti saat ini atau kau bisa bekerja di Jumadeung dan bangun dalam enam bulan ucap raja surga. Jun Woong menolaknya kemudian membaringkan diri di sofa seraya berkata ini membuatku sadar bahwa ini adalah mimpi. Baiklah, jika itu keputusanmu ucap raja surga kemudian menjentikkan jarinya, membuat Jun Woong melihat ibunya yang pingsan saat menemaninya.

Aku akan mengambil pekerjaan itu, menjadi Malaikat Maut ucap Jun Woong setelahnya ia membuka matanya dan menanyakan keadaan ibunya. Jangan khawatir, hanya anemia ringan ucap sang raja. Aku sungguh akan bangun lagi, dalam enam bulankan tanya Jun Woong dengan khawatir. Ya jadi jangan cemas ucap raja surga kemudian pergi dan memasuki ruang tempat rapat berlangsung.

foto: MBC

Perkataan Pak Park tak salah begitu juga dengan Bu Koo, saat di Korea, rata-rata 40 orang melakukan bunuh diri setiap harinya, itu 15.000 orang per tahun, angka kelahiran kita juga terendah di dunia dan ini adalah akhir untuk negara ini membuat Jumadeung juga akan menghilang dan kita bisa bangkrut jadi Tim MR tak boleh gagal lagi ucap sang raja.

Apa yang akan kau lakukan jika mereka gagal tanya Jung Gil. Kalian semua menentangnya, maka akan kububarkan tapi mereka akan berhasil ucap raja surga. Bagaimana kau bisa yakin tanya Ko Ryun. Sang raja mendekati Ko Ryun kemudian berbisik berkata dengan begitu, kau bisa mewujudkan semua keinginanmu. Setelah semua orang pergi, Ko Ryung menyuruh sang raja untuk menambah pegawai karena pekerjaya sedikit.

foto: MBC

Tim apa itu tanya Jun Woong kepada raja saat melihat Jung Gil yang sedang berjalan dengan yang lainnya. Itu Tim Pengawal, mereka pengantar arwah, merekalah sosok “Malaikat Maut” dalam pikiran manusia dan Malaikat Maut terbaik Jumadeung ada di sana jawab sang raja kemudian kembali mengajak Jun Woong berkeliling, membuat bertemu Ko Ryun dan Ryung Gu yang akan pergi.

Kau baik-baik saja tanya Ryung Gu dan di jawab ya oleh Jun Woong. Raja menyuruh Ko Ryun membawa Jun Woong. Lim saja sudah cukup karena aku akan bawa si separuh lain kali ucap Ko Ryun. Kau sungguh orang yang berterus terang, aku juga tak mau bersama tim seperti ini ucap Jun Woong dengan kesal. Kami akan membawanya ucap Ryung Gu kemudian berbisik kepada Ko Ryung berkata, kita harus patuh jika kita tak jaga sikap, Tim MR akan dibubarkan dan kau kembali ke Neraka.

foto: MBC
foto: MBC

Ini tempat Noh Eun Bi bekerja sebagai penulis acara TV ucap Ryung Gu saat berada di depan gedung penyiaran TV. Delapan puluh persen, level Energi Negatif ucap Jun Woong saat membaca profil di ponsel Ryung Gu. Makin tinggi angkanya, makin tinggi risiko bunuh diri ucap Ryung Gu kemudian menunjuk keberadaan Eun Bi di depannya.

Eun Bi sedang berjalan dengan membawa buku bertumpuk dan terjatuh di jalan saat di tabrak seseorang. Seorang pengendara montor melajukan montornya dengan kecepatan penuh membuat sang pengendara terjatuh dan montornya terpental kearah Eun Bi terjatuh. Dengan segera Jun Woong berlari kea rah Eun Bi hendak menolongnya.

Ko Ryung menjentikkan jarinya, seketika waktu berhenti membuat semua orang diam kemudian berjalan mendekati Eun Bi, mengubarah arah montornya dan kembali menjentikkan jarinya membuat waktu kembali berjalan beserta montor tersebut bergeser kearah samping. Apa yang barusan kau lakukan tanya Jun Woong. Menyelamatkan dia karena aku Malaikat Maut yang menyelamatkan manusia ucap Ko Ryung.

foto: MBC

Kau tak bisa terus begini dengan menggunakan kekuatanmu karana ada banyak ponsel dan kamera pengawas. Aku akan tulis laporan ucap Ko Ryung. Malaikat Maut yang menyelamatkan nyawa ucap Jun Woong seraya menggandeng tangan Ryung Gu. Jun Woong dan Ryung Gu terpesona saat melihat member fromis9 yang sedang lewat. Sementara Ko Ryung menggelegkan kepalanya dan pergi dari sana.

Eun Bi melihat pantulan dirinya di cemin yang mencoba untuk tersenyum kemudian memasuki ruang meeting menemui Ko Ryung, Ryung Gu dan Jun Woong yang akan merekam wawancara Kim Hyewon, penulis Boksun. Saat berada di mejanya, Eun Bi sedang membaca weebton Boksun episode 6. Saat membacanya, Eun Bi mengingat saat masih sekolah semua orang membulynya, membuatnya menangis dan menutup telinganya.

foto: MBC

Selama wawancara, Eun Bi memainkan jari tangannya karena terganggu dengan suara Hye Woon yang sedang memainkan bolpoinnya, membuatnya ketakutan dan pergi dari sana. Penulis Kim Hyewon terlihat baik, namun tak terasa seperti orang baik ucap Jun Woong. Noh Eun Bi dan Kim Hyewon, kurasa ada sesuatu di antara mereka ucap Ko Ryung kemudian menyuruh Ryung Gu pergi meminta izin ke kantor, memberi tahu kalau ia butuh Kunci Ingatan.

Karena alarmnya berbunyi, Ryung Gu pergi dan sekarang tinggal Jun Woong dan Ko Ryung. Ada apa di dalam ingatan sampai membuatmu resah tanya Jun Woong. Itu bisa sangat tak menyenangkan dan sangat menakutkan jadi itulah tempat yang disebut ingatan ucap Ko Ryung kemudian menyuruh Jun Woong jangan ikut campur saat masuk dan membuka pintu menggunakan kunci, masuk kedalam membuatanya berada di kelas Eun Bi saat masih sekolah.

foto: MBC
foto: MBC

Mereka berdua melihat Eun Bi menangis yang sedang membaca tulisan makian tentangnya dan segera berlari memasuki pintu saat melihat retakan didinding dan kaca. Mereka berada di dalam rumah Eun Bi, melihat Eun Bi yang sedang membenturkan kepalanya ditembok dan kembali berlari menuju pintu saat retakkan kembali terjadi membuat mereka berada di dalam kereta.

Mereka berdua melihat Eun Bi sedang tertawa. Lampu menjadi mati kemudian menyala dan semua orang yang berada disana menghilang, meneinggalkan mereka berdua, membuat keduanya kembali berlari saat melihat semuanya runtuh dan berusaha membuka pintu gerobong keretanya karena tidak bisa terbuka.

BERSAMBUNG……

Sampai berjumpa lagi di Tomorrow Eps 2 dan jangan pernah bosen untuk membaca di drama yang aku tulis, salam A2One.

Bonus Photo

foto: MBC
foto: MBC
foto: MBC
foto: MBC
4 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Read More

A Business Proposal Ep 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis A Business Proposal Episode 1, Untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Taemu…