Time to Fall in Love Ep 22

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Time to Fall in Love Episode 22, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Baca episode sebelumnya disini.

foto : IQIYI
foto : IQIYI

Xicheng nggak ngerti dengan apa yang Xixi pikirkan. Ia lalu menelpon Situ dan memintanya untuk menemaninya minum. Situ berpikir kalo Xicheng sedang bertengkar dengan nyonya bos. Tentang kakak sepupunya? Xicheng menceritakan tentang sepupunya Xixi yang sikapnya sangat aneh. Ia bahkan menemuinya secara pribadi dan menggodanya. Lah pikiran Situ sudah kemana-mana. Xicheng lalu melanjutkan kalo ia sudah menyampaikan untuk memberikan rumah untuk sepupunya tapi Xixi malah bilang nggak ingin sepupunya pergi. Xicheng lalu nyuruh Situ untuk menyelidiki siapa sepupu Xixi sebenarnya.

Xixi menemui Jinxi dan mengeluhkan ia yang menemui Xicheng secara pribadi. Jinxi beralasan kalo ia hanya ingin mengambil kembali miliknya. Xixi lalu mengatakan kalo perasannya pada Xicheng nggak ada hubungannya dengan kontrak itu. Jinxi mengancam kalo Xixi nggak akan bertemu lagi dengan ibu kalo nggak memenuhi keinginannya. Dengan sengaja Jinxi meminta Xixi untuk memberinya uang 3 juta dan mengatur makan malam berdua dengan Xicheng. Dan saat Xixi menolak, Jinxi mengancam nggak akan membiarkannya bertemu dengan ibu untuk selamanya.

foto : IQIYI

Xicheng akhirnya pulang. Ia melihat Xixi tidur di sofa dan mau menggendongnya ke tempat tidur. Mendadak Xixi terbangun. Ia mendekat dan mencium Xicheng bau alkohol. Ia pikir Xicheng marah padanya. Xicheng membantah. Justru ia harus minta maaf pada Xixi. Ia baru bertemu dengan sepupunya tapi ia malah mau memisahkan mereka. Xixi menatapnya dan bertanya kenapa Xicheng sangat baik? Xicheng mengatakan kalo ia melakukannya karena mencintainya. Sambil bersandar Xixi bertekad untuk segera menemukan ibunya agar nggak terus dikendalikan oleh Jinxi.

foto : IQIYI
foto : IQIYI
foto : IQIYI

Hari selanjutnya Xixi menemui An’an dan Situ. Situ memberitahu kalo Xicheng mencurigai Jinxi. Ia memintanya untuk menyelidikinya. Tapi ia akan berusaha untuk menggulurnya. Xixi sendiri berharap bisa segera menemukan ibunya agar nggak diancam oleh Jinxi mulu. Setelahnya ia juga akan berterus terang pada Xicheng dan menjelaskan semuanya. Situ memperingatkan kalo kemungkinan nanti Xicheng akan marah. Mengingat sekarang ini hubungan mereka sangat dalam. Saat tahu kalo ia dibohongi, Situ nggak berani menjamin apa yang kan terjadi nantinya.

Jinxi terbangun dan nggak melihat orang di rumah. Ia lalu menelpon Xixi dan menanyakan uangnya dan Xicheng. Xixi menenangkan kalo masih ada dua hari lagi. Jinxi nggak mau tauh. Ia ingin agar besok sudah ada 2 juta di rekeningnya dan makan malam dengan Xicheng pada malam harinya. Kalo Xixi nggak bisa memberikannya maka selamanya ia nggak akan ketemu sama ibu. Xixi balik mengancam, kalo sampai ada apa-apa sama ibu, maka Jinxi nggak akan mendapakan apa yang diinginkannya.

Setelahnya Jinxi ditelpon sama pihak rumah sakit tempat ibu dirawat kalo kondisi ibu sangat kacau. Ia lupa kalo putrinya sudah meninggal. Perawat meminta Jinxi untuk datang dan membantu menenangkan ibunya.

foto : IQIYI

Akhirnya Jinxi tiba di rumah sakit. Perawat memberitahu kalo ibunya nggak mau makan ataupun minum dan minta diijinkan untuk menelpon putrinya. Jinxi malah bilang kalo orang tua otaknya suka bermasalah. Ia pun menemmui ibu. Ibu nggak mau makan karena Jinxi bilang ke orang lain kalo Yanxi sudah meninggal. Meski ia kesal pada Yanxi, nggak seharusnya ia mengatakan hal seperti itu. Biar bagaimanapun Yanxi adalah saudara kandungnya.

Jinxi malah marah dan menganggap kalo ibu pilih kasih dan selalu membela Yanxi. Padahal ia yang membiayai operasinya dan mencarikan rumah sakit untuknya. Ibu lalu mengatakan kalo ia sebenarnya ia juga ingin Jinxi ikut dengannya tapi putusan pengadilan memberikan hak asuhnya pada ayahnya. Jinxi nggak mau dengar dan menyalahkan semuanya pada ibu atas semua yang terjadi. Ia lalu nyuruh ibu untuk makan dan jangan merepotkannya lagi.

foto : IQIYI
foto : IQIYI
foto : IQIYI

Xixi ke kantor dan membawakan roti lapis untuk Xicheng. Ia juga mengeluhkan Xicheng yang minum kopi, nggak sayang sama lambungnya? Xicheng senang dengan perhatian yang Xixi berikan dan berharap Xixi melakukannya setiap hari. Xixi merasa mau dan berbalik. Ia mengangkat tangannya dan meminta bayaran. Xicheng mencium tangan Xixi.

Ia lalu berdiri di depannya dan mendudukkan Xixi di meja. Ia mau memberi bayaran untuk besok dengan mencium bibirnya tapi Xixi menolak. Ia lalu mengambil roti lapis yang dibawanya dan menyuruh Xicheng untuk memakannya. Lah Xicheng minta disuapi karena tengannya sangat lelah. Dan saat Xixi mau memakannya, Xicheng malah menggigit roti di ujungnya.

Hal itu membuat Xixi jadi malu dan menyuruhnya untuk makan sendiri. Xicheng lalu menanyakan alasan kedatangan Xixi. Xixi langsung murung. Xicheng meraih tangannya dan memintanya untuk mengatakannya. Dan saat Xixi bilang ingin mentraktirnya makan malam dengan kakak sepupunya, ia pun melepaskan tangan Xixi. Xixi ingin meluruskan kesalahpahaman di antara mereka. Biar gimanapun ia adalah keluarganya. Xicheng akhirnya setuju. Ia berharap Xixi bisa bahagia di sisinya.

foto : IQIYI

Xicheng kayaknya curiga sama Situ. Ia nyuruh karyawannya yang lain untuk menyelidiki seseorang. Apa yang dilakukannya sebelum datang ke keluarga Gu dan setelahnya. Ia juga menahan investasi grup He dan melarangnya melakukan apapun tanpa tandatangannya.

Jinxi akan meninggalkan rumah sakit dan minta perawat untuk menghubunginya kalo ada apa-apa dengan ibunya. Ia lalu mendapat pesan dari Xixi yang sudah mengatur makan malamnya dengannya dan mengirimkan alamatnya.

foto : IQIYI
foto : IQIYI
foto : IQIYI

An’an dan Situ juga bersiap untuk membantu Xixi. Situ merasa kalo apa yang mereka lakukan sekarang sangat berisiko kalo sampai Xicheng tahu. Mereka segera bergerak setelah mengetahui tempat pertemuan mereka.

Xicheng datang lebih dulu. Jinxi langsung duduk di sampingnya. Xicheng merasa nggak nyaman dan pindah tempat duduk. Xixi datang dan duduk di hadapan Jinxi. Katanya dia dari toilet. Jinxi merasa dipermainkan karena inginnya makan malam berdua sama Xicheng. A pun meminta Xixi untuk mengantarnya ke toilet.

Jinxi kesal dan menganggap kalo Xixi mempermainkannya. Xixi menjelaskan kalo Xicheng nggak akan mau bertemu dengannya kalo dia nggak ada. Jinxi malah menganggap kalo Xixi hanya ingin mengulur waktu. Xixi nggak peduli dengan apa yang Jinxi pikirkan. Ia sudah berusaha memenuhinya. Mau makan aoa enggak, mau mendapatkan uang apa enggak itu terserah Jinxi. Jinxi mengancam kalo Xixi akan melihat yang lebih buruk lagi kalo sampai hubungannya dengan Xicheng makin memburukj.

foto : IQIYI

Keduanya lalu kembali ke meja makan. Makanan yang Xicheng pesan sudah tiba. Xixi mengambilkan sup untuk Jinxi. Dan saat mau memberikannya ia malah meumpahkannya sehingga membuat pakaian Jinxi kotor. Jinxi langsung marah pada Xixi dan pergi ke toilet. Xixi mengikutinya dan membawa ponselnya juga. Selagi Jinxi di dalam toilet, Xixi membuka ponsel Jinxi menggunakan pengenalan wajah dan memotret riwayat panggilan lalu mengirimkannya pada An’an. Situ mengenali nomor itu dan segera pergi ke sana.

foto : IQIYI
foto : IQIYI

Mereka bertiga pulang. Xixi merasa nggak enak pada kakak sepupunya. Gegara dia makan malamnya jadi nggak enak. Ia menawarkan untuk mengganti gaunnya tapi Jinxi menolak. Ia malah mengajak Xicheng untuk makan dengannya lagi lain kali. Xicheng mengiyakan. Setelah Jinxi pergi, Xicheng nyuruh Xixi untuk istirahat sedang ia masih mau melanjutkan pekerjaannya. Xixi meniyakan dan berpesan agar Xicheng jangan terlalu lelah.

Di kamar Xixi merasa nggak tenang menunggu kabar dari An’an dan Situ. Dan akhirnya An’an menelpon kalo mereka sudah menemukan ibunya. Ternyata selama ini Jinxi memasukkan ibunya ke rumah sakit di pinggiran kota. Ia meminta Xixi untuk keuar diam-diam dan mereka sudah menunggunya di depan rumah sakit. Sebelum pergi, Xixi melihat ke tempat tidur.

Xicheng yang berada di ruang kerjanya mendengar suara kepergian Xixi. Ia keluar dan mencari Xixi tapi Xixi sudah nggak ada.

foto : IQIYI

Akhirnya Xixi sampai di rumah sakit dan bisa bertemu dengan ibunya. Ibu pikir Xixi datang karena diminta sama Jinxi. Ibu cerita kalo selama ini ia sangat merindukannya tapi Jinxi nggak mengijinkannya untuk menghubunginya. Xixi menahan dan memberitahu ibu kalo An’an akan datang sebentar lagi dan mereka bisa bersama lagu. Ibu nggak mengerti dan bertanya bagaimana dengan Jinxi. An’an dan Situ datang. Mereka membantu memindahkan ibu ke kursi roda. Mendadak Jinxi datang dan menanyakan apa yang mereka lakukan???

Bersambung…

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like