Time to Fall in Love Ep 21

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Time to Fall in Love Episode 21, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Baca episode sebelumnya disini.

foto : IQIYI

Xixi bertemu dengan An’an dan cerita tentang Jinxi yang sekarang tinggal dengan mereka. Mendengarnya membuat An’an menjadi kesal. Ia menenangkan kalo ia dan Situ akan segera menemukan ibunya.

Situ menyerahkan dokumen pada Xicheng lalu diminta untuk mencarikan rumah untuk sepupu Xixi yang sekarang tinggal bersama mereka. Meski mereka masih kerabat tapi rasanya nggak nyaman. Setelah di luar Situ mengirim pesan pada An’an. Dan dugaannya ternyata benar. Sepupu Xixi adalah Jinxi.

foto : IQIYI
foto : IQIYI
foto : IQIYI

Xixi pulang. Ia merasa lelah dan rebahan di sofa. Jinxi datang dan memanggilnya dengan panggilan Su Yanxi. Ia menanyakan kapan ia akan mendapatkan uangnya. Xixi menekankan kalo ia nggak bisa memberikannya. Jinxi lalu nyuruh Xixi untuk memanfaatkan kontraknya dengan Xicheng. Ia bahkan mengungkit kalo hubungan mereka hanya diawali dengan kontrak. Xixi kesal dengarnya dan menyindir kalo harusnya selain melakukan operasi perbaikan wajah, ia juga harus melakukan operasi perbaikan hati.

Xicheng mendadak pulang. Ia mau mengajak Xixi untuk nonton. Jinxi nyuruh mereka untuk menikmati waktu berdua sedang ia akan menjenguk ibunya. Xixi lalu membatalkan niatnya untuk pergi dengan Xicheng dan bilang akan ikut menjenguk bibinya. Xicheng berniat mengantar tapi Xixi menolak. Ia lalu jalan duluan dan pergi dari sana. Jinxi yang pergi belakangan mengatakan kalo Xixi adalah orang yang sensitif. Kalo ada yang nggak ia ingin katakan maka orang lain nggak akan bisa menebaknya. Tapi sebagai tunangan, Xicheng selalu ingin membantu saat Xixi mengalami kesulitan.

Setelah sampai di luar, Xixi menanyakan apa yang Jinxi inginkan. Ia tahu kalo Jinxi bilang akan menjenguk ibu hanya sebagai alasan agar ia nggak pergi dengan Xicheng. Jinxi lalu mengakui kalo ia nggak mau melihat kemesraan mereka. Ia lalu mengakal Xixi untuk belanja dengannya. Xixi menolak dan bilang nggak punya uang. Jinxi pikir Xixi pasti dikasih kartu sama Xicheng. Ia mengancam akan memberitahu semuanya pada Xicheng kalo Xixi nggak mau. Xixi terpaksa mengiyakan tapi mereka akan menggunakan kartunya.

foto : IQIYI
foto : IQIYI
foto : IQIYI

Beberapa saat kemudian mereka kembali dengan membawa banyak belanjaan. Xicheng sampai heran karena tadi bilangnya akan menjenguk orang sakit. Jinxi mengatakan kalo setelah dari sanatorium Xixi mengajaknya berbelanja karena kasihan padanya. Selain itu Jinxi juga meminta agar Xixi mengembalikan kalung air mata malaikat milik ibunya.

Hal itu membuat Xicheng sedikit bingung karena setahunya itu adalah milik Xixi. Xixi yang nggak bisa mengatakan yang sebenarnya terpaksa mengatakan kalo itu memang milik Su Yanxi. Ia lalu ke kamar untuk mengambilnya. Xicheng menyusulnya dan melihat Xixi sedang melamun. Ia menghampirinya dan menanyakan yang terjadi. Ia memperhatikan kalo selama 2 hari ini ia selalu murung. Apakah karena kakak sepupunya? Ia lalu menanyakan kalung itu sebenarnya milik siapa? Xixi memberitahu kalo itu adalah milik Su Yanxi.

Xicheng lalu bertanya kenapa Xixi sepanik itu saat di acara lelang kalo itu bukan miiknya. Ia merasa kalo Xixi sedang menyembunyikan sesuatu darinya. Xixi mengatakan kalo ia nggak berusaha menyembunyikannya. Itu memang kalung yang sangat penting. Xicheng menyudahi. Dan sebelum pergi ia memberitahu kalo ia sudah nyuruh Situ untuk mencarikan rumah untuk kakak sepupunya sehingga Xixi bisa merasa lebih tenang.

foto : IQIYI

Malamnya Xicheng ke kamar dan melihat Xixi sudah tidur. Ia medekat dan bertanya apa yang sebenarnya disembunyikan darinya? Secara nggak sengaja melihat notifikasi kartu kredit Xixi. Ia lalu teringat saat Xixi berbelanja dengan sepupunya. Selanjutnya ia menemui Jinxi dan dengan terus terang mengatakan agar Jinxi bilang padanya kalo memerlukan uang. Untuk Xixi ia akan memenuhinya berapapun itu. Setelahnya ia kembali ke kamar dan membayar katu kredit Xixi.

Jinxi menemui Xicheng yang masih bekerja dan memberinya segelas susu. Xicheng nggak mengatakan apa-apa dan hanya fokus pada pekerjaannya.

foto : IQIYI

Paginya Xixi ke dapur untuk mengambil makanan. Jinxi menghampirinya dan sengaja ngomporin kalo semalam ia bicara dengan Xicheng saat ia sedang lembur. Xixi nggak percaya dan meremehkan apa yang mereka bicarakan. Jinxi menyombong kalo ia adalah anggota keluarga He. Meski ia nggak sekaya keluarga Gu, tapi obrolannya masih nyambung.

Xixi nggak bilang apa-apa lagi. Ia ke kamar dan melihat kalo tagihannya sudah dibayarkan.

foto : IQIYI
foto : IQIYI

Xixi ke kantor dan menemui Situ. Sampai sekarang Situ masih belum menemukan keberadaan ibunya. Ia sudah mencari hampir di semua sanatorium tapi masih belum bisa menemukannya. Xixi menanyakan kemungkinan kalo Jinxi mendaftarkan ibunya dengan nama lain. Tapi menurut Situ, meski mendaftarkan dengan nama lain seharusnya ia masih bisa menemukannya. Ia juga meminta Xixi untuk selalu mengawasi Jinxi selagi tinggal di rumah keluarga Gu. Xixi mengerti. Meski tinggal di sana bukan nggak mungkin kalo ia nggak menghubungi ibunya.

Selanjutnya Xixi menemui Xicheng dan berterima kasih karena sudah membayarkan taguhannya. Xicheng tersenyum. Meski Xixi nggak memberitahunya yang sebenarnya tapi untuk masalah-masalah kecil, ia bisa mengatasinya untuknya. Keduanya terdiam dan mau berciuman. Dan saat hampir aja…mendadak telponnya bunyi. Rapat dengan pihak luar negeri mendadak batal. Tapi gegara itu Xicheng jadi punya waktu untuk jalan-jalan sama Xixi.

foto : IQIYI

Jinxi ke rumah sakit dan bicara dengan perawat yang menjaga ibu. Ia dikasih tahu kalo kesehatan ibu sudah semakin membaik dan bisa meninggalkan rumah sakit nggak lama lagi. Jinxi malah bilang kalo ia ingin ibunya dirawat lebih lama sampai benar-benar sembuh. Perawat juga menyampaikan kalo ibu selalu minta diijinkan untuk menghubungi putrinya yang bernama Su Yanxi. Jinxi lalu memberitahu perawat kalo ia memang punya seorang adik bernama Su Yanxi. Tapi ia sudah meninggal beberapa tahun lalu. Mungkin karena ibunya merindukan putrinya yang lain makanya bicara omong kosong. Jinxi berpesan agar perawat menghibur ibunya kalo ibunya bertanya tentang adiknya lagi.

Dalam perjalanan pulang Jinxi sangat kesal karena ibunya hanya ingat pada Xixi sedang ia yang sudah membayar biaya operasi dan rumah sakitnya selama ini.

foto : IQIYI
foto : IQIYI
foto : IQIYI

Malamnya Jinxi kembali menemui Xicheng di ruang kerjanya. Ia memakai pakaian yag sangat seksi dan menggoda Xicheng dengan mengajakny untuk minum bersamanya. Xicheng sama sekali nggak tertarik. Ia justru merasa hilang kesabaran menghadapi tingkahnya.

Paginya Xicheng menemui Xixi dan memanggil Jinxi. Ia menunjukkan kontrak yang sudah disiapkan. Ia menyewakan sebuah rumah untuk Yanxi (Jinxi) tinggal. Ia juga sudah membayar biaya sewanya selama setahun. Semuanya nampak sangat menggiurkan. Dan Xicheng melakukannya karena semenjak kedatangan jinxi membuat hubungannya dengan Xixi menjadi nggak nyaman.

Jinxi mengaku paham. Ia lalu mengatakan akan perhi. Sebelumnya ia memperingatkan Xixi untuk menjenguk ibunya lagi. Gegara apa yang Jinxi katakan, Xixi menjadi ragu dan bilang ke Xicheng kalo ia nggak ingin Yanxi (Jinxi) pergi. Xicheng menanyakan alasannya karena selama ini yang dia lihat Xixi selalu gelisah. Xixi nggak mengatakan apapun selain membiarkan Yanxi (jinxi) untuk tinggal. Bahkan saat Xicheng memberitahu kalo semalam Yanxi (Jinxi) menemuinya di ruang kerjanya dan menggodanya untuk merusak hubungan mereka.

foto : IQIYI

Jinxi menemui Xicheng setelah Xixi pergi dan meminta maaf kalo ia membuat mereka bertengkar. Xicheng menghela nafas dan mencoba untuk bersabar. Ia nggak tahu apa yang terjadi di antara mereka tapi ia harap Yanxi (Jinxi) nggak akan menghianati ketulusan hati Xixi.

Bersambung…

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like