Drama Thailand

The War of Flowers Ep 14

Tentangsinopsis.com – Sinopsis The War of Flowers Episode 14, Lihat spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Episode sebelumnya disini.

Ai dan Wech harus makan dengan seadanya dan saling berbagi karna mereka sudah tidak memiliki uang lagi sehingga membuat Ai putus asa dan mengatakan jika ia akan menjual dirinya karna ia sudah tidak tahan lagi harus hidup susah seperti ini tetapi Wech mencoba menenangkannya serta mencari solusi yang terbaik untuk mereka berdua.

Foto: Viu

Disisi lain Tawan tertembak oleh istri Chai yang setelah itu menembakkan dirinya sendiri. Belum ada yang tahu kejadian itu, wech datang ke rumahnya dan disambut hangat oleh neneknya. Ia tampak kesusahan keuangan sehingga neneknya memberikan beberapa uang yang lumayan banyak dan menyuruh wech untuk melakukan bisnis dengan uang itu.

Wech merasa terharu melihat neneknya dengan mudah memberikannya uang. Ia merasa aneh karna ia pikir keluarganya sedang kesusahan uang tetapi neneknya memberitahu jika ibunya wech sudah mendapat pekerjaan.

Foto: Viu

Tak lama kemudian berita penembakan di hotel dimana Tawan tertembak sudah diliput media dan membuat semua gempar. Tawan dan Kannika terkejut melihatnya dari televisi. Apalagi Min yang tidak menyangka tindakannya yang memberitahu istri Chai itu dapat mengakibatkan hal besar ini tetapi ibu dan neneknya menyuruh Min tidak menyalahkan dirinya karna sudah sepantasnya media tahu jika keluarga Orn itu buruk.

Ornhapa benar-benar kesal karna kejadian ini dan kebingungan karna pendapatan anaknya sudah tak ada lagi gara-gara kejadian ini dan reputasi mereka berdua hancur jika ketahuan apa yang sebenarnya.

Foto: Viu

Ornhapa juga mencurigai dalang dibalik semua ini adalah keluarga Kannika karna tidak mungkin secara tiba-tiba istri Chai tahu lokasi dan mencurigai suaminya itu.

Non yang hendak menjalani perawatan psikiater itu tak sengaja dilihat oleh Ornhapa sehingga ia menanyai perawat disana mengenai penyakit yang diderita orang yang hendak melakukan konsultasi dengan psikiater.

Foto: Viu

Ornhapa menghampiri Non dan mencemoohnya karna ia menganggapnya stres dan gila karna mengetahui kebenaran ibu dan kakaknya yang mengencani satu pria yang sama. Mendengar semua cemoohan itu membuat Non merasa geram tetapi ia tidak bisa bertindak apa-apa.

Disamping itu, Pim membocorkan kebenaran ke wartawan jika keluarga Orn mendapatkan uang dari Chai sehingga istri Chai cemburu dan menembak mati suaminya serta bunuh diri. Hal ini membuat Ornsalao dan ibunya marah besar karna Pim mengkhianati mereka dan mereka tidak bisa memecatnya begitu saja karna Pim bisa membocorkan semua rahasia mereka.

Foto: Viu

Siang harinya Ai dan Wech sedang makan siang dengan tenang tiba-tiba keluarga Ai datang semua untuk menjemputnya. Namun, Ai benar-benar muak dengan keluarganya dan enggan pulang bersama mereka karna ia sudah yakin memutuskan hubungan keluarga dengan mereka. Wech pun menyuruh mereka pulang karna ia akan bertanggung jawab dan menjaga Ai bersamanya.

Foto: Viu

Disisi lain polisi menanyai Ornsalao sebagai saksi di TKP. Dengan pintarnya Ornsalao berbohong menutupi aibnya dan berhasil sehingga mereka berdua hanya perlu mengatasi para wartawan.

Non merasa sangat bersalah karna kejadian adik perempuannya yang sudah tidak mau pulang dan ia tidak menjaganya dengan baik. Ia berterima kasih dan meminta maaf kepada semua keluarganya sehingga semua bingung dengan sikapnya.

Foto: Viu

Sedangkan Korn datang menjengguk ibunya di rumah sakit dan khawatir dengan keadaan ibunya. Namun, ia justru mendapat amarah ibunya karna dirinya belum mendapat pekerjaan lagi sehingga keluarga mereka benar-benar kesusahan sekarang.

Foto: Viu

Nenek Chor merasa ada yang aneh dengan Non sehingga ia mencoba mengetuk kamarnya tetapi dikunci dan tidak ada jawaban. Tiba-tiba para ART rumah berteriak sehingga semua terkejut dan lari melihat Non yang sudah di atas hendak menjatuhkan dirinya.

Foto: Viu

Semua panik dan mencoba menenangkan Non tetapi Kannika justru memarahinya karna membuat keributan di keluarganya yang baru saja mengalami kejadian buruk. Mendengar hal ini membuat nenek Chor marah besar hingga menampar Kannika karna ia tidak tahu jika cucunya Non itu sakit mental karna perbuatan mereka bertiga yang tidak pernah memperhatikan Non dan justru sebagai sasaran amarah saja.

Non sudah muak dengan pertengkaran mereka sehingga ia menjatuhkan dirinya dan membuat semua terkejut dan berteriak. Kemudian Non dibawa ke rumah sakit dan membuat ibu, nenek, dan kakaknya merasa sangat bersalah atas perbuatan mereka dan meminta maaf kepadanya.

Foto: Viu

Mereka pun memutuskan untuk pulang beristirahat karna Non menyuruh mereka. Min menyuruh mereka untuk tidak bertengkar terus karna mereka sudah melalui banyak hal beberapa hari ini.

Ai datang menjengguk Non dan memberitahunya jika seharusnya ia tidak menyalahkan dirinya karna semua salah keluarganya yang buruk itu sehingga sebaiknya Non tidak perlu kembali ke rumah lagi seperti Ai.

Foto: Viu

Disisi lain Rut mengajak orang untuk bermain judi seperti biasa disana ia tampak memiliki rencana lain untuk permainan kali ini.

Sedangkan keluarga Kannika sedang panik karna Non menghilang dan kabur dari rumah sakit. Dan mereka mencurigai nenek Chor yang membantu Non kabur. Nenek Chor mengatakan jika sudah pasti Non enggan kembali ke rumah karna malas mendengar perdebatan mereka.

Foto: Viu

Tak lama kemudian Tawan mendapat telepon dari seseorang dan mengatakan jika rencana mereka sepertinya akan segera berhasil dan hal ini diberitahukan ke Kannika dan Min.

Bersambung..

Mutiara Ayu