The Road : The Tragedy of One Ep 11 Part 4

Tentangsinopsis.com – Sinopsis The Road : The Tragedy of One Episode 11 Part 4, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cek juga episode sebelumnya disini.

Sebelumnya…

Nam Kyu membakar berkas2 kasus Jun Yeong.

Tak lama setelahnya, dia mendapat pesan dari direktur keuangannya bahwa Seok Hoon datang ke kantor mereka.

Hari sudah pagi.

Di rumahnya, Eun Soo menonton berita Seo Young yang dicurigai melakukan penyiksaan jangka panjang terhadap Jun Yeong.

Eun Soo lalu mematikan TV nya.

Eun Soo : Kau yang memulainya. Dahulu dan sekarang.

Tak lama, Seo Young menghubunginya.

Eun Soo memilih tak menjawab panggilan Seo Young.

Lalu Eun Soo melihat pesan Seo Young masuk.

Eun Soo membacanya.

Seo Young : Aku tahu rahasia yang akan hancurkan hidup kalian. Kecuali ingin aku bicara di dekat Yeon Woo, temui aku sendirian.

Eun Soo kesal dan menyuruh Seo Young datang ke ruang kerjanya.

Soo Hyun di ruang interogasi.

Seok Hoon dan rekannya menatap Soo Hyun dari balik kaca.

Rekan Seok Hoon bilang, dia tak bisa mendapatkan catatan psikiater Soo Hyun.

Dan Young Shin bilang, mereka ingin Soo Hyun segera ditangkap.

Seok Hoon : Hipnosis juga tidak berguna.

Lalu Seok Hoon masuk ke dalam, membawa berkas tebal.

Tapi setibanya di dalam, Seok Hoon mematikan mikrofon, membuat rekan-rekannya yang mengawasi diluar kaget dan bingung.

Seok Hoon : Di Yeongsan, kau bilang sudah mengurusnya sebaik mungkin. Kau masih berpikir sudah melakukan hal yang benar? Kim Hyun Seo. Gadis yang dibunuh ayahmu. Kau tahu semuanya, tapi menghancurkan jasad dan buktinya. Lalu, kau tetap diam. Seperti sekarang.

Soo Hyun teringat saat dia menyiram seisi gubuk dengan bensin dan membakar gubuk.

Seok Hoon : Dong Pil disalahkan karena dia mengencani Hyun Seo. Dia dibebaskan karena kurangnya bukti, tapi dicap sebagai pembunuh.

Jika kau mengatakan yang sebenarnya saat itu, Dong Pil tidak perlu meninggalkan kampung halamannya dan mungkin masih hidup sekarang. Yang ingin kau temukan di rumah itu. Benarkah bukti penculikan itu?

Seok Hoon lalu menunjukkan kantong barang bukti yang berisi cincin kawin milik Eun Soo.

Dia juga menunjukkan foto tangan cincin Eun Soo di tangan Jang Ho.

Seok Hoon : Bukti perselingkuhan Oh Jang Ho dan istrimu. Bukankah itu yang kau cari?

Soo Hyun marah, hentikan. Dia menguntitnya. Eun Soo tidak terlibat.

Seok Hoon : Lantas, bekerjasamalah jika kau tidak mau kami melibatkannya. Katakan. Kenapa Oh Jang Ho menyiksamu?

Soo Hyun masih aja bungkam.

Seok Hoon : Kau ingin ada korban lain? Jika tidak, bicara padaku!

Soo Hyun : Apa maksudmu dengan korban lain?

Seok Hoon : Aku menemukan kaki tangannya.

Eun Soo pulang ke rumah dan mendapati rumah berantakan dan penuh dengan botol minum.

Eun Soo merasa bersalah. Lalu dia masuk ke ruang kerja Soo Hyun dan melihat ruang kerja Soo Hyun berantakan.

Eun Soo lantas menghubungi Soo Hyun, tapi ponsel Soo Hyun tidak aktif.

Eun Soo cemas.

Tak lama kemudian, Seo Young menghubunginya.

Eun Soo : Ada apa?

Seo Young : Pergantian tempat. Datanglah ke atap Life Building di Hanseo-dong. Kita akan tahu semuanya di sana.

Eun Soo awalnya bingung dengan perkataan Seo Young tapi kemudian dia menyadari sesuatu. Dia kepikiran Yeon Woo!

Dan benar saja. Yeon Woo di perjalanan bersama Seo Young.

Yeon Woo tampak takut.

Seo Young menatap Yeon Woo dan memegang tangannya.

Seo Young : Jangan khawatir. Ini karena kau harus ada di sana agar aku tahu. Kau juga ingin membantu, bukan?

Eun Soo pulang ke rumah ayahnya dan langsung nyariin Yeon Woo.

Pembantunya bilang Yeon Woo belum pulang dari sesi terapi.

Eun Soo kaget dan langsung pergi.

Rekan-rekan Seok Hoon kaget melihat Seok Hoon menggebrak meja.

Mereka tidak tahu apa yang Seok Hoon dan Soo Hyun bicarakan.

Tak lama, ponsel Seok Hoon berbunyi. Telepon dari Eun Soo.

Eun Soo : Maafkan aku. Ini sangat mendesak. Soo Hyun masih diinterogasi, bukan? Boleh aku bicara dengannya?

Dan Seok Hoon ngasih ponselnya ke Soo Hyun.

Soo Hyun : Ada apa? Yeon Woo… Yeon Woo hilang.

Mendengar itu, Soo Hyun langsung teringat telepon Eun Soo di malam acara amal, saat dia mencari Seok Pil.

Saat itu, Eun Soo juga bilang Yeon Woo hilang.

Flashback end…

Soo Hyun kaget mendengar kata Eun Soo.

Soo Hyun : Dia hilang?

Seok Hoon juga kaget mendengar kata Soo Hyun dan langsung menatap Soo Hyun.

Eun Soo : Kurasa itu Seo Young. Dia bilang ingin mendengar kebenaran tentang hari itu.

Soo Hyun : Di mana kamu?

Soo Hyun langsung berdiri dan mau pergi, tapi dihalangi Seok Hoon.

Seok Hoon tanya apa yang terjadi.

Soo Hyun : Yeon Woo diculik.

Mendengar itu, Seok Hoon kaget dan langsung lari keluar diikuti Soo Hyun.

Rekan-rekan Seok Hoon yang melihat itu dari balik kaca, juga ikut keluar.

Mereka tanya ada apa.

Seok Hoon menyuruh rekan-rekannya pergi bersama Soo Hyun.

Seo Young membawa Yeon Woo ke landasan heli di atap gedung.

Seo Young melihat Yeon Woo menggigil.

Seo Young : Kau kedingingan?

Yeon Woo bilang sedikit.

Maka Seo Young langsung melepas jaketnya dan memakaikannya ke Yeon Woo.

Yeon Woo lantas bilang kalau dia bisa melihat, tapi tidak ingat apapun.

Seo Young : Aku tahu kau berbohong. Jika kau tidak mau memberitahuku, ibumu yang akan bilang. Yeon Woo-ya, aku tahu ini sudah terlambat, tapi ingat balon di kebun kami dan surat yang kau berikan kepada Jun Yeong? Terima kasih untuk itu.

Yeon Woo : Itu bukan apa-apa.

Seo Young : Aku telah melakukan banyak hal buruk hingga terlalu takut untuk memikirkan Jun Yeong. Tapi sekarang, aku ingin tahu kenapa dia harus mati seperti itu. Kau bisa memahamiku, bukan?

Lalu Eun Soo datang.

Yeon Woo ingin lari ke Eun Soo tapi ditahan Seo Young.

Eun Soo : Dia tidak melakukan kesalahan. Tolong jangan lakukan ini.

Seo Young : Jangan mendekat. Aku tidak akan melakukan apa pun.

Eun Soo : Kumohon, Seo Young.

Seo Young : Beri tahu aku dari sana. Apa yang terjadi hari itu?

Eun Soo : Baiklah. Serahkan dahulu Yeon Woo kepadaku.

Seo Young : Tidak sampai kau mengatakan yang sebenarnya.

Seo Young ngancam akan menjatuhkan Yeon Woo ke bawah.

Eun Soo pun mengatakan semuanya.

Eun Soo : Aku tidak pernah dicintai. Soo Hyun selalu melihat ke arah lain. Lalu, tiba-tiba, Jang Ho muncul. Awalnya, kukira dia mengira aku Eun Ho. Aku kasihan kepadanya karena dia kehilangan istri dan anaknya.

Seo Young : Lalu? Itukah alasanmu berselingkuh? Kau ingin menyembunyikan fakta itu?

Eun Soo : Bukan seperti itu hubungan kami. Kau salah paham. Cara dia mencintaiku hampir menakutkan, tapi sepihak. Rasanya tidak nyaman, tapi aku merasa seperti melihat diriku sendiri. Dia mengingatkanku saat aku bersama Soo Hyun. Itu sebabnya aku kasihan. Aku bersimpati kepadanya. Itu saja. Mungkin aku memanfaatkan perasaannya saat keadaan sulit bagiku.

Seo Young gak percaya, jawab aku! Sekarang!

Yeon Woo pun meringis kesakitan karena Seo Young memeluknya kelewat erat.

Seo Young : Kenapa orang yang terobsesi denganmu membunuh putraku? Kenapa putraku harus mati seperti itu? Kau tahu alasannya. Katakan.

Dibawah polisi sudah berkumpul.

Tak lama, rekan-rekan Seok Hoon datang.

Young Shin memberikan mikrofon kecil ke Soo Hyun.

Young Shin : Pakai ini. Dengan begitu, kami akan tahu apa yang terjadi. Aku yakin kau mengkhawatirkan Yeon Woo, tapi tolong dengarkan dan ulur waktu. Semua orang akan tiba dalam lima menit. Jangan membuatnya kesal sebelum itu. Itu pesan Detektif Shim untukmu.

Soo Hyun pun turun dari mobil dan bergegas ke atap gedung.

Dia tak sendiri, tapi bersama beberapa polisi.

Young Shin cs dan Soo Hyun mulai menaiki tangga menuju atap gedung.

Tapi kemudian, Young Shin bilang tunggu.

Young Shin bilang mereka sudah sampai di landasan helikopter.

Soo Hyun pun akhirnya naik ke atas sendirian.

Seok Hoon datang bersama Nam Kyu.

Soo Hyun akhirnya tiba di atas.

Yeon Woo melihat Soo Hyun, appa….

Soo Hyun memeluk Eun Soo dan meminta Seo Young melepaskan Yeon Woo.

Seo Young gak mau. Dia takut dibohongi lagi jika dia melepaskan Yeon Woo.

Soo Hyun : Aku tahu kenapa Jun Yeong meninggal. Tolong berjanjilah untuk melepaskan Yeon Woo.

Seo Young : Tidak. Beri tahu aku dahulu.

Soo Hyun dan Eun Soo masih bungkam.

Seo Young : Aku membawa putramu naik ke tempat tinggi ini, tapi kau tetap tidak mau bicara. Haruskah ada anak lain yang mati agar kau bicara?

Seo Young pun berniat melemparkan Jun Yeong ke bawah.

Eun Soo ketakutan, aniya!

Soo Hyun akhirnya bicara. Dia bilang itu semua karena dirinya.

Soo Hyun : Akulah akar masalahnya. Oh Jang Ho melakukannya untuk menghukumku. Dia menculik Yeon Woo untuk menghukumku, tapi keadaan menjadi kacau. Lalu… Dia membunuh Jun Yeong. Eun Soo dan Yeon Woo tidak ada hubungannya. Jadi, kumohon…

Seo Young : Kenapa dia ingin menghukummu? Katakan sekarang!

Dibawah, Seok Hoon bilang ke Nam Kyu kalau dia akan memberi Nam Kyu sinyal beberapa saat lagi.

Nam Kyu mengerti.

Seok Hoon mengontak Young Shin pakai walkie-talkie.

Seok Hoon : Beri tahu keadaannya.

Young Shin : Cha Seo Young menuntut Baek Soo Hyun mengatakan yang sebenarnya tentang hari itu.

Seok Hoon : Di mana tim penyelamat?

Young Shin : Mereka masih bersiap, akan butuh waktu.

Seok Hoon : Sambungkan aku ke penyuara telinganya.

Ya, tim penyelamat udah bersiap-siap kalau sewaktu2 Seo Young mendorong Yeon Woo ke bawah.

Seok Hoon mendengar suara, Seo Young yang menuntut Soo Hyun cerita kejadian sebenarnya malam itu.

Soo Hyun mengatakannya. Karena Jun Yeong adalah putranya.

Yeon Woo terkejut mendengarnya.

Soo Hyun : Oh Jang Ho tahu bahwa Jun Yeong adalah putraku.

Eun Soo : Hentikan! Yeon Woo mendengarkan!

Dibawah, Seok Hoon yang juga mendengar, menatap Nam Kyu.

Seo Young tanya lagi apa hubungannya itu semua dengan Jang Ho.

Soo Hyun : Begitu dia tahu menculik anak yang salah, dia mungkin ingat dia anakku. Kurasa itu sebabnya dia membunuhnya.

Seo Young menatap geram Eun Soo.

Seo Young : Lalu, kaki tangannya? Siapa kaki tangannya?

Eun Soo bilang Yeon Woo tidak bersalah.

Eun Soo : Tolong hentikan!

Seo Young : Putraku juga tidak bersalah!

Yeon Woo nangis dan bilang dia takut ke Seo Young.

Yeon Woo lalu memanggil ayah ibunya.

Soo Hyun berusaha mendekati Seo Young.

Soo Hyun : Aku tahu kau tidak ingin menyakiti Yeon Woo. Jadi, kumohon.

Seo Young : Jangan mendekat. Sudah kuperingatkan.

Lalu terdengar suara Seok Hoon.

Seok Hoon : Ini Detektif Shim Seok Hoon. Aku akan memberitahumu apa yang ingin kau ketahui. Akan kuberi tahu soal kaki tangannya. Di hari penculikan terjadi, penculiknya meminta 2,5 juta dolar dalam bentuk kripto dan 500.000 dolar tunai. Sehari setelah insiden itu, tanggal 2 Maret, suamimu mengirim total 2,5 juta dolar ke rekening bank luar negeri. Keesokan harinya, tanggal 3 Maret, dia menarik 130.000 dolar dari rekening domestiknya, dan kurasa dia harus membayar Anggota Dewan Hwang untuk menghentikannya memerasnya. Itu semua dilakukan oleh suamimu. Perusahaannya kesulitan keuangan selama dua tahun. Dia mulai bermain dengan dana perusahaan dan diketahui oleh dua orang. Orang pertama adalah Anggota Dewan Hwang. Orang lainnya adalah Oh Jang Ho. Suamimu sangat membutuhkan uang. Namun, ini lebih dari sekadar uang. Oh Jang Ho memberi tahu suamimu kenyataan tentang Jun Yeong. Dia memberi tahu suamimu rahasia di balik kelahiran Jun Yeong.

Flashback…

Ternyata yang dilihat Nam Kyu di bagasinya adalah koper berisi uang.

Flashback end…

Seok Hoon ingat di ruang interogasi, Soo Hyun mengaku bahwa dia ayahnya Jun Yeong.

Seok Hoon kaget, itukah yang ingin kau sembunyikan? Selama ini? Penebusan dosa? Ini yang kau sebut penebusan? Kau salah! Kau hanya melakukan kejahatan lain! Kau tahu itu?

Itulah yang membuat Seok Hoon marah sampai menggebrak meja.

Flashback end…

Seok Hoon : Itu berubah menjadi motif terkuat suamimu. Dua orang yang paling ingin menyakiti Soo Hyun bekerja sama.

Seo Young tak percaya dan masih menganggap Eun Soo si kaki tangan.

Nam Kyu akhirnya bicara.

Nam Kyu : Orang yang harus kau hukum adalah aku. Aku orang lain yang menyebabkan kematian Jun Yeong.

Seo Young gak percaya.

Tak lama kemudian, Seo Young jatuh pingsan.

Soo Hyun pun langsung lari ke Yeon Woo.

Mereka saling berpelukan.

Para polisi berlarian ke atas.

Bersambung……..

5 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Be My Boyfriend Ep 4
Read More

Be My Boyfriend Ep 4

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Be My Boyfriend Episode 4, Untuk melihat adanya spoiler lengkap tersedia di tulisan yang ini.…
Live On Ep 1
Read More

Live On Ep 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Live On Episode 1, Untuk membaca daftar selengkapnya di tulisan yang ini. “Beberapa saat lalu,…
Read More

Red Shoes Ep 12 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 12 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan…