The Road : The Tragedy of One Ep 11 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis The Road : The Tragedy of One Episode 11 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cek juga episode sebelumnya disini.

Sebelumnya…

-Kantor Polisi-

Kepala memarahi Seok Hoon cs.

Kepala : Kau tahu semua orang mengejek polisi, bukan? Kita mendapat perintah langsung dari Komisaris. Mulai dengan menyelesaikan kasus Baek Soo Hyun. Jangan melunak kepadanya atau orang akan bergosip. Mengerti?

Young Shin bilang semua petunjuk mengarah kepada Soo Hyun, tapi mereka kekurangan bukti langsung.

Kepala marah, kau melihat orang lain di rekaman CCTV selain dia?

Polisi yang lain berkata, masalahnya, ada beberapa titik buta di gedung itu.

Kepala tambah marah, kau menemukan sidik jari atau noda darah yang dimiliki orang lain selain Oh Jang Ho, Park Sung Hwan, dan Baek Soo Hyun?

Young Shin : Motif pembunuhannya masih belum jelas, jika ini dibawa ke pengadilan, bisa merugikan kita.

Kepala : Dengar! Baek Soo Hyun berkhayal dan mengira istrinya berselingkuh, meski dia juga berselingkuh! Lalu, dia mengetahui sutradara itu adalah penculiknya, terlibat perkelahian, dan tidak sengaja membunuhnya. Apa lagi yang kau butuhkan?

Seok Hoon yang sedari tadi diam, akhirnya angkat bicara.

Seok Hoon : Kita tidak bisa memakai rumor di internet sebagai motif pembunuhan. Jika begitu, itu akan menodai reputasi kita.

Kepala : Kenapa kau tidak membuatnya mengaku saat menangkapnya? Aku berharap kau menyelesaikan ini saat menyelidikinya. Berhenti fokus pada yang sudah berakhir. Selesaikan saja kasus ini. Hanya itu pilihan kita. Mengerti?

Di ruang kerjanya, Soo Hyun duduk di lantai sambil menatap botol obatnya.

Lalu dia teringat saat Seok Hoon menginterogasinya di ruang interogasi.

Soo Hyun : Oh Jang Ho bunuh diri. Aku tidak membunuhnya. Aku masuk perangkap.

Seok Hoon menunjukkan barbuk yaitu pisau.

Seok Hoon : Sidik jarimu ada di sana. Berikutnya. Itu pisau yang dipakai Oh Jang Ho untuk membunuh Park Sung Hwan. Bukankah itu alasanmu memakai pisau ini untuk membunuhnya?

Soo Hyun : Aku masuk perangkap yang dia siapkan untukku. Aku tidak membunuhnya.

Seok Hoon : Akan kuberi tahu pendapat polisi. Kau menusuk Oh Jang Ho dengan pisau itu. Dia melawan dan kau pingsan. Lalu, kau lupa segalanya. Kami menemukan barang-barangmu di TKP. Efek sampingnya yang biasa adalah insomnia. Jarang sekali itu menyebabkan pasien melihat sesuatu atau berakhir dengan kenangan yang terpecah-pecah. Kau pasti lebih tahu.

Seok Hoon menunjukkan obat Soo Hyun.

Soo Hyun tak percaya dan menyangkal dirinya membunuh Jang Ho karena efek samping obat itu.

Seok Hoon : Berapa banyak yang kau minum? Kau lepas kendali.

Ponsel Soo Hyun berbunyi.

Telepon dari Seok Hoon tapi Soo Hyun tak menjawabnya.

Soo Hyun lantas melihat sosok dirinya yang tengah menatapnya dengan wajah sedih.

Soo Hyun pun menjatuhkan obatnya, lalu dia melihat sosok dirinya sudah tidak ada.

Soo Hyun akhirnya berdiri dan menatap sekeliling ruangannya yang berantakan.

Ponselnya kembali berbunyi. Pesan dari Seok Hoon.

Seok Hoon : Kau akan diinterogasi lebih lanjut. Kami juga akan menginterogasimu dengan hipnosis.

Seok Hoon sendiri melihat foto-foto jasad Jang Ho yang digantung di papan investigasi.

Lalu dia teringat kata2 Soo Hyun saat dia menginterogasi Soo Hyun.

Soo Hyun : Kau melihat TKP itu sendiri. Tidak ada yang mencoba keluar atau meminta bantuan.

Seok Hoon : Aku tahu itu. Tapi saat ini, orang dengan motif terkuat untuk membunuhnya adalah kau. Kau sudah mencoba sebelumnya.

Soo Hyun : Benar. Jang Ho ingin menghukumku. Dia ingin semua orang percaya kalau aku pembunuh agar aku tersiksa. Sejauh itulah dia merencanakan ini.

Seok Hoon : Kenapa Oh Jang Ho ingin menghukummu? Karena kau mengambil Yeon Woo? Itukah alasannya? Atau karena Eun Soo?

Soo Hyun marah saat nama Eun Soo disebut, dia tidak ada hubungannya dengan ini.

Seok Hoon : Apa pun alasannya, tidak satu pun bisa menjadi alasan yang cukup kuat untuk menghukummu. Lantas, apa? Ada hal lain yang tidak kuketahui?

Soo Hyun pun diam.

Seok Hoon kecewa, bahkan sekarang pun kau menyembunyikan sesuatu dariku. Sudah kubilang. Setiap kali kau diam, seseorang akan mati. Sampai kapan kau akan melakukannya? Berapa lama?

Soo Hyun : Tetap saja bukan aku. Aku tidak membunuh Jang Ho.

Flashback end…

Soo Hyun lalu menatap foto ponsel Jang Ho dan foto riwayat panggilan Jang Ho.

Tak lama kemudian, Young Shin datang.

Young Shin : Kau belum pergi makan malam?

Young Shin pun mendekati Seok Hoon.

Young Shin : Kau masih penasaran apakah itu bunuh diri? Siapa yang mau bersusah payah seperti itu untuk bunuh diri?

Seok Hoon : Aku tidak bilang itu pasti tidak. Hanya ada satu luka tusuk. Sebelum meninggal karena kehabisan darah, dia punya cukup waktu dan energi untuk melarikan diri, tapi tidak ada darah di gagang pintu. Dengan kata lain, dia bahkan tidak mencoba kabur.

Young Shin : Dia bisa saja alami syok.

Seok Hoon : Tidak ada tanda-tanda dia meminta bantuan. Selain mengirim pesan teks kepada Lee Mi Do, riwayat panggilannya kosong.

Young Shin : Tetap saja, lihat. Semuanya bukti penculikan dan pembunuhan. Dia tidak bisa menyingkirkannya karena itu terlalu tiba-tiba. Tambahan lagi, Baek Soo Hyun bahkan bukan polisi. Apa yang bisa membuatnya bunuh diri? Dia tidak punya alasan untuk melakukannya.

Seok Hoon : Awasi Lee Mi Do. Kami mendapatkan pernyataannya pada hari kematian Oh Jang Ho. Dia mungkin tahu soal kaki tangannya.

Young Shin : Kaki tangannya?

Mi Do sendiri tengah menatap foto-fotonya bersama Jang Ho.

Lalu dia tertunduk sedih dan membaca pesan Jang Ho.

Jang Ho : Mi Do-ssi, kau pasti menderita. Dalam waktu yang lama. Maaf aku seperti ini.

Mi Do pun merasa bersalah, maafkan aku, Jang Ho-ssi. Aku harus melindungi bayi kita. Maafkan aku. Maafkan aku.

Kembali ke Young Shin dan Seok Hoon.

Seok Hoon : Kaki tangannya berdiri di tangga basemen pada hari penculikan. Mereka memindahkan jasadnya ke mobil Baek Soo Hyun, lalu tepat sebelum Oh Jang Ho menyerangku di mobilku, mereka mengiriminya foto. Entah Oh Jang Ho dibunuh atau bunuh diri, kita harus mencari tahu siapa kaki tangannya. Setelahnya kita baru bisa menutup kasus ini.

Young Shin : Akankah Lee Mi Do berkata jujur sekarang?

Seok Hoon : Sekarang, mungkin saja. Lakukan seperti yang kukatakan.

Young Shin : Baiklah.

Seok Hoon kemudian ditelpon seseorang dan dia langsung pergi.

Young Shin menatap curiga ke arah Seok Hoon.

Seok Hoon menemui pria itu di depan kantor polisi.

Seok Hoon : Sudah kubilang jangan datang ke sini secara langsung lagi.

Pria itu tanya bagaimana keadaan di kantor polisi.

Tanpa mereka sadari, Young Shin melihat mereka dari kejauhan.

Bersambung ke part 3…

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Hello, Me! Ep 5 Part 1
Read More

Hello, Me! Ep 5 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Hello, Me! Episode 5 Part 1, Kamu bisa tahu link selengkapnya untuk daftarnya di tulisan…