Lovers of the Red Sky Ep 2 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Lovers Red Sky Episode 2 Part 1, Nih gaes untuk spoiler lengkap disediakan pada recap di tulisan yang ini. Episode Sebelumnya disini ya.

Foto : Drakor.id

Hujan turun.  Raja menatap lukisan mendiang raja.  Raja teringat pesan ayahnya untuk mengurung iblis karena menyebabkan pertumpahan darah.

Mendiang raja berkuasa tapi karma selalu menghantuinya. Beliau akan menerima karmanya dan berusaha menghindari konsekuensinya. Iblis tidak pernah mati satu satunya cara adalah mengurungnya.  Setelag mengatakan itu mantan raja wafat.

Foto : Drakor.id

Pelayan memberitahu jejak iblis menghilang dan belum ditemukan.  Raja menyuruh mengembalikan lukisan itu agar bisa mengurung iblis sekalu lagi.

Pelayan mengusulkan mereka harus bisa menemukan seniman yang bisa memulihkan lukisan itu agar iblis bisa terkurung.  Seperti Gan Yong Guk dan Hong Eun O. Lalu raja memerintahkan mencarikannya.  Diam diam MiSu mendengarkan pembicaraan mereka.

Foto : Drakor.id

Sembilan belas tahun kemudian.  Tahun ke 31 Raja Seongjo.

Cheon Gi kecil telah dewasa.  Dia merawat ayahnya yang sakit hilang ingatan tapi juga aktif di komunitas pelukis Baekju.  Cheon Gi sangat berbakat melukis dan teman temannya terkagum kagum akan keahliannya melukis.

Cheon Gi menjawab dengan santai saat Choi Jung menanyakan yang terpenting dalam lukisan Sehwa,menurutnya menyelesaikan sesuai tenggat waktu jika tidak tidak akan ada yang beli namun kemudian ia meralatnya harus dilakukan lebih dari sekedar meniru yang terpenting pakai warna cerah dan gambarkan kebahagiaan dalam lukisan agar diberkati keberuntungan.  Cho jung menyuruhnya oergi agar tidak membuat masalah.

Foto : Drakor.id

Ha Ram telah dewasa dan menjadi cendekiawan di istana. Para dayang dan penjaga terkagum kagum akan ketampanannya dan kebaikannya.  HaRam dikenal sebagai roh penjaga tempat itu namun ada juga yang mengiranya orang aneh.  Pekerjaan HaRam mengamati rasi bintang. Malam itu bersama rekannya ia mengamati dari burung vermilion dari selatan.  Bintang kelima sangat terang.  Seseorangistimewa akan datang dari timur.

Foto : Drakor.id

Malam itu Cheon Gi sedang melukis lebih tepatnya meniru lukisan seniman terkenal.  Cheon Gi membuatnya sama persis. Dua orang temannya  si pengganggu dan si cemberut atang dan salah satunya sangat mengaguminya.  Cheon Gi bertaruh demi kusa berharganya bahkan pangeran Yangmyeong si prcinta seni tidak akan menyadari lukisannya imitasi.  Cheon Gi akan menjual lukisannya di sanggar seni terkenal Wolseongdang yang membeli dan menjual karya seni langka.

Foto : Drakor.id

Si pengganggu menceritakan pemilik Wolseongdang yaitu ilwolseong dikenal pria terkaya di guanyang pedagang paling terkenal seantero negeri.

Cheon Gi pikir itu masuk akal karena dia membeli “ Sochundo” dan ada banyak karya seni asli di wolseongdang.  Rahasia besarnya  jika menulis surat di kotak di Depan wolseongdang maka Ilwolseong akan membalasnya.  Ilwolseong adalah informan yang tahu segalanya.

Foto : Drakor.id

CheonGi sepertinya khawatir sambil menatap pergelangan tangannya.  Temannya memberitahu lagi tidak ada yang pernah melihat wajahnya dia bicara dari kamar sebelah dan suaranya bukan suara manusia. Siapapun yang melihat wajahnya akan dipenggal.  Temannya nyuruh cheon Gi hati hati.  Si cemburut memperingatkan ucapannya itu.

Foto : Drakor.id

Ilweolseong rupanya adalah HaRam yangmemakai topeng. Hari itu dia mendapat surat dari Yoo Si Hong adik kaisar Yeon.  Moo Young asissten HaRam anggap saja begitu,pikir itu tidak biasa.  HaRam balik tanya ada alasan khusus dia bekerja di jangwangjang? Menurut bintang bintang semalam seseorang yang istimewa akan datang hari ini dari timur. Pintu masuk jangwangjang menghadap timur.  HaRam tidak yakin siapa dia.

Foto : Drakor.id

Kebetulan Cheon Gi masuk ke wolseongdang. HaRam mendengarnya dari kamar sebelah. Cheong Gi akan menjual lukisan imitasinya padaJung Seon Rye ,yang dilukisnya sama persis dengan aslinya.  CheonGi akhirnya dibayar. 

Cheon Gi meninggalkan sekeping uang sebagai tanda terima kasih. Itu akan menjadi lukisan imitasinya yang terakhir karena menghasilkan cukup uang untuk membwli obat ayahnya. Dia minta Tuan Jung merahasiakan karya imitasinya.

Foto : Drakor.id

Tuan Jung tak ingin cheon gi berhenti melukis lukisan imitasi. HaRamdikamar sebelah mendengarkan. Moo Young ingin membantu tapi HaRam menyuruhnya diam dulu. Tuan jung membawakan pisau besar bersiap memotong pergelangan tangannya.

Dia telah memperlakukan cheon gi seperti pelukis sungguhan dan mengira cheon gi menjadi arogan.  Cheong Gi memberanikan diri dengan menanyakan apa menurutnya yang akan terjadi dengan reputasi wolseongdang jika dia melakukan itu? Sambil menyerahkan tangannya.  Tuan Jung tak jadi memotong tangannya. Cheon gi lega.

Foto : Drakor.id

Cheon Gi dibiarkan pergi. Saat akan pergi terus menatap kamar yang ada HaRam di dalamnya.  Dia merasa ada orang di sana.  Tuan jung memarahinya menyuruhnya pergi.

Foto : Drakor.id

Setelah Cheon Gi pergi anak buah Tuan Jung tanya apa mereka akan membiarkan cheon Gi pergi begitu saja? Tuan Jung menyuruhnya bersiap ke ibu kota. Tuan Bukchon-ri sedang menunggu mereka. Jangan sampai tertukar dengan karya seni yang asli.  Sedangkan HaRam memakai topengnya kembali.

Foto : Drakor.id

CheonGi membeli obat untuk ayahnya. Kata pria penjual obat, obat itu berasal dari kura kura yang hidup 10.000 tahun bercangkang emas dan berkulit kuning

.  Pria satunya yang bertahi lalat di pipi meyakinkan dengan bahasa yang sulit dimengerti.  Cheon Gi sangat percaya mereka dan membayar mahal.  CheonGi terlihat gembira berharap bisa menyembuhkan penyakit jiwa ayahnya.

Foto : Drakor.id

Ayah Cheon Gi sepertinya tidak mengenali Cheon Gi dewasa. Dia hanya ingat cheon gi saat masih kecil. Cheon gi minta dilukis. Ayahnya tuan Hong membuat coretan diatas kertas.

Foto : Drakor.id

Cheon Gi teringat saat masih kecil ia pergi ke rumah seorang pandai besi. Ayahnya menyusulnya ke sana dan mmengatakanmsudah lama mencarinya. Padahal cheon gi sudah bilang ada di mana.  Ayahnya lupa lagi.

Foto : Drakor.id

Cheong Gi menyuapi ayahnya makanan sebagai bayaran untuk lukisannya.  Tetapi  ayahnya memasukkan makanan makanan itu ke sakunya untuk diberikan pada cheon gi kecilnya yang kelaparan.  Cheon gi dewasa terharu dan menyuruh ayahnya memakan semua makanannya. Juga menyuruhnya memakan obat yang dibelinya.

Obat itu berharga bagi cheon gi.  Dia berharap ayahnya akan mengenalinya lagi sebagai putrinya dan memegang kuasnya seperti dulu. Dan memarahinya agar tidak meniru lukisan lagi. Cheon Gi juga ingin ayahnya bilang melukis tanpa perasaan tidak ada gunanya.

Foto : Drakor.id

Tuan Jung mendatangi penjual obat untuk menanyakan Cheon gi. Penjual obat memastikan cheon gi tidak menyadari obatnya palsu. Tuan jung mengambil uang yang dibayarkan cheon gi untuk membeli obat ayahnya. Tuan penjual obat memohon pada tuan jung agar akta tanahnya dikembalikan.

Foto : Drakor.id

MiSu membayangkan saat raja menanyainya tentang siapa yang menyuruhnya melakukan pengorbanan manusia. Misu mengakui dirinya sendiri. Raja melayangkan pedangnya ke lehernya. MiSu tetap bersikeras jika hujan tidak akan turun tanpa pengorbanan manusia.

Rakyat akan lebih membencinta dan pemerintahan berada dalam kesulitan. Karena hujan turun raja mengampuninya. Raja menyuruhnya meninggalkan istana saat fajar tiba dan dilarang pernah kembali.  Misu dianggap sudah mati.

Foto : Drakor.id

Pangeran Joohyang Lee Hoo mengunjungi MiSu.  Hoo merasa sepertinya baru kemarin saat MiSu mendatanginya setelah ayahnya mengusirnya. Itu 20 tahun lalu. ‘

Kamu belum lupa sumpahmu bukan? MiSu menjawab tidak akan lupa sumpahnya. MiSu tidak menemukannya. Langit memilihnya. Hoo tanya ingintahu kapan akan tiba.  MiSu bilang yang abadi saat menerima kekuatan iblis yang berwenang atas kematian.

 Hoo tanya sudah berapa tahun Misu mengatakan itu?  MiSu menjawab dibandingkan para dews manusia hidup hanya sebentar.  Waktu mereka berjalan tidak seperti mereka.  Cobalah bersabar. MiSu membuka kotak kayu yang berisi gagak putih yang ditemukan di gunung belum lama. Itu pertanda baik setiap 1000 tahun.  Dalam waktu dekat malapetaka besar akan menimpa mereka.

Foto : Drakor.id

Ha Ram memainkan sitar sambil membayangkan kembali saat ayahnya mencoba melakukan ritual untuknya agar bisa melihat kembali. Saat ayahnya tuan HaSung Jin membaca mantra penyidik Kim Gong Rae dan anak buahnya mendatangi mereka untuk membunuh ayahnya atas titah raja. 

Tuan Ha Sung Jin mengatakan telah 10 tahun sejak titah mendiang raja. Kim Gong Rae bersikeras 10 tahun telah berlalu bahkan 1000 tahun titah raja tetal harus dilakukan. Tuan Ha meyakinkan jika dia mempertaruhkan nyawa demi mengurung iblis dan putranya kehilangan penglihatan demi hujan. Apa ini balasan demi pengabdian kami?

Foto : Drakor.id

 HaRam menjerit saat pedang Kim menghabisi nyawa ayahnya.  Jasadnya diarak di jalanan.  Ibu HaRam juga dibunuh.  HaRam hanya bisa menjerit di dalam kurungan. Ha Ram saat ini bersumpah akan membuat Kim Gong Rae menebus pertumpahan darah yang disebabkannya karena telah membunuh orangtuanya.

Foto : Drakor.id

Moo young kaki tangan HaRam melaporkan ada merpati dari istana itu soal putra mahkota.  Dia diserang para pembunuh saat bepergian ke sumber air panas. HaRam ingin tahu siapa dalangnya. Moo young memberitahu wolseongdang sedang mengirim informan mereka dan mereka akan segera mendengar kabar.

HaRam berkata, raja sudah lama sakit putra mahkota juga sakit.  Jadi itu waktu yang tepat bagi mereka yang ingin berkuasa. HaRam mengatakan sepertinya waktunya juga akan tiba. Lalu HaRam mengingatkan mereka akan kedatangan tamu penting malam ini.

Foto : Drakor.id

Malam itu Hoo latihan panahan. Dia melayangkan busur tepat sasaran dan seperti sedang kesal.  Seorang pria menghampirinya dan mengatakan itu mata banteng milik yang lain. Hoo berkata pada orang itu dengan nada marah dia mendengar putra mahkota diserang saat dalam perjalanan ke sumber air panas.

  Itu ulah kelompok pengkhianat yang ingin menggulingkan otoritas kerajaan?  Hoo tidak bisa tidur lalu mengarahkan panah ke arah lelaki itu.  Orang itu bilang masih terlalu dini untuk menyimpulkan namun jika dia masih khawatir menemui Ilwolseong mungkin bukan ide buruk.  Dia pria bijak dan memiliki informan dari Zhuge Liang.

Foto : Drakor.id

Hoo mengatakan belum pernah mendengar pria itu sampai sekarang. Pria itu ketakutan dan berlutut minta maaf.  Maafkan aku tuan. Dia pria yang sangat berhati hati dan penuh rahasia. Tidak ada yang mendengar suranya atau melihat wajahnya sampai kini.

Jadi kamu tidak berbohong? Tanya Hoo galak.  Lelaki itu menjawab, tidak mana mungkin aku berani membohongi tuan? Hoo lagi,  jika perkataanmu benar bukankah kita butuh dia meski harus bertanya tiga kaliatau lebih? Di mana aku bisa menemuinya? Lelaki itu memberitahu, kamu akan menemukan kotak permintaan  di tengah tengah kota.

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Youth of May Ep 4
Read More

Youth of May Ep 4

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Youth of May Episode 4, Tersedia secara lengkap link daftar-daftar recap ada di tulisan yang…
Be My Boyfriend Ep 15
Read More

Be My Boyfriend Ep 15

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Be My Boyfriend Episode 15, Kamu bisa tahu secara lengkap recapnya di tulisan yang ini.…
Hush Ep 1 Part 2
Read More

Hush Ep 1 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Hush Episode 1 Part 2, Selengkapnya untul full cerita lengkap tersedia di tulisan yang ini.…