The Penthouse 3 Ep 41

Tentangsinopsis.com – Sinopsis The Penthouse Season 3 Episode 41, Jika Kalian ingin tahun daftar spoilernya langsung di tulisan tulisan ini. Sedangkan bagian recap lainnya seperti Episode Sebelumnya di sini

foto: SBS
foto: SBS

Setelah menghentikan latihannya, Eunbyeol berkata konser amal digelar tiga hari lagi, tapi harmoni kalian buruk, sebaiknya kalian bersiap karena kita akan berlatih keras mulai hari ini. Guru kita sangat perfeksionis ucap salahsatu dari mereka kemudian bertanya Eunbyeol, aku membawakan buah, bagaimana kalau kita makan dahulu, aku bahkan membawakan kue beras karena kamu sangat kurus.

Tidak ucap Eunbyeol memberi tahu kalau ia sedang diet kemudian bertanya haruskah kita beralih ke lagu berikutnya. Penontonnya menghilang ucapnya memberi tahu kalau tadi ada yang duduk di sana. Jangan mengubah topik seperti ini untuk terbebas dari latihan ucap Eunbyeol setelah menoleh kebelakang dan tidak mendapati siapa-siapa di sana kemudian menyuruh mereka bersiap.

foto: SBS

Seojin berjalan memasuki motel kemudian memesan kamar. Seojin naik keatas atap dan menjawab panggilan video dari polisi memberi tahunya dalam hal kanker laring, manajemen setelah operasi sangatlah penting jadi minumlah obatmu secara teratur dan gereja akan mengadakan konser amal akhir pekan ini. Setelah menutup panggilannya, Seojin mengambil fotonya bersama Eunbyeol dari saku dan mengamatinya.

foto: SBS

Itu terlihat sangat cantik, apa ini untuk Eunbyeol lagi tanya guru kepada Nona Jin setelah menyelesaikan menjahitnya. Ya jawan Nona Jin, tolong bungkus dengan baik dan kirimkan kepada Eunbyeol atas nama Cheon Seojin. Kenapa selalu atas namanya, kamu bisa mengirimnya atas namamu sekarang tanyanya lagi.

Nona Jin memberi tahu kalau ia ragu Eunbyeol mau memakai pakaian yang kubuat dan kuharap itu akan membantu Eunbyeol maafkan ibunya karena rasanya menyakitkan saat membenci seseorang dan melihat Eunbyeol menderit adalah hal yang paling tidak kuinginkan. Aku yakin dia akan memaafkan ibunya, karena kamu sudah berusaha keras menyatukan mereka selama tiga tahun ucap guru tersebut.

foto: SBS
foto: SBS

Rona berjalan menghampiri Seok Hoon yang sudah berada di sana, kemudian duduk di kursinya seraya berkata kamu datang lebih awal, aku juga 30 menit lebih awal. Seok Hoon memberi tahu kalau ia penat terbang jadi bangun pagi dan berjalan-jalan kemudian bertanya kamu sudah tiga tahun tidak ke Seoul bukan. Benar jawab Rona, awalnya saat pergi, aku bertekad untuk tidak kembali, tapi senang bisa kembali ke sini dan merindukan negara ini.

Sudah ke mana saja selama di sini tanya Seok Hoon. Rona memberi tahu kalau ia sudah mengunjungi Ibu dan memeriksa lokasi konser, memberi tahu kalau ia cukup sibuk, kemudian bertanya kapan kamu kembali. Semalam jawab Seok Hoon, kemudian berkata jika primadona terkenal di dunia membutuhkanku sebagai pengiringnya, tentu saja aku harus segera menemuinya. Kamu bercanda ucap Rona, karena hampir mustahil menjadwalkan konser karena kamu sangat sibuk bahkan saat aku mengunjungi Wina tahun lalu kamu terlalu sibuk sampai tidak bisa menemuiku.

Mau pesan apa tanya Seok Hoon kepada Rona setelah pelayan memberinya menu. Pasta jawab Rona, kamu berjanji akan membelinya jadi aku berpuasa seharian demi makan pasta, jangan bilang kamu lupa janjimu ucapnya saat melihat Seok Hoon hanya diam. Seok Hoon tersenyum kemudian berkata tidak mungkin aku lupa, aku sudah menunggumu selama empat tahun, setelahnya mereka memesan dua porsi pasta.

foto: SBS
foto: SBS

Kamu yakin tidak memaksakan diri, kenapa jadwalmu padat sekali, berapa banyak opera dan recital yang kamu lakukan tahun ini saja tanya Seok Hoon saat memakan makan pesanannya. Rona menjawab kalau ia suka bernyanyi dan itu mengalihkan pikiranku. Apa kamu akan tinggal di Italia tanya Seok Hoon kembali. Ya jawab Rona kemudian bertanya  bagaimana denganmu, kamu akan tinggal di Austria. Mungkin, karena punya banyak jadwal konser jawab Seok Hoon.

Seok Hoon memberikan kotak hadiah kepada Rona seraya berkata aku membelinya di Wina untukmu. Rona menerimanya kemudian membuka kotak tersebut, apa ini tanyanya memperlihatkan kunci yang ia pegang. Kunci rumahku di Wina jawab Seok Hoon, kamu boleh datang kapan saja. Apa tanya Rona.

Kau akan tampil di musim dingin, bahkan jika aku tidak di sana, tunggu aku di rumahku jika kamu pergi tanpa menemuiku lagi, aku akan sangat marah ucap Seok Hoon, jangan lakukan itu lagi, aku berlari kencang begitu konsernya selesai tapi aku diberi tahu kamu sudah di pesawat, kamu tahu betapa kecewanya aku tanyanya. Tetap saja, aku menonton semua konsermu ucap Rona demi melihat konser-konsermu, aku pergi ke Wina meski aku harus kembali untuk urusan lain.

foto: SBS
foto: SBS

“Resital Soprano Bae Rona bersama Joo Seok Hoon”

Jenny bersama Kang Mari memasuki ruangan dan menghampiri Rona dan memeluknya, kemudian memberikan bunga kepadanya seraya berkata sahabatku kembali sebagai megabintang setelah tiga tahun. Rona hanya tertawa kemudian berkata kudengar kamu akan belajar di Italia mulai bulan depan. Tentu saja dia ingin berada di dekatmu ucap Kang Mari, tolong awasi dia. Jangan khawatir, akan kupastikan dia bekerja keras balas Rona.

Lihat siapa yang datang, Seok Hoon apa itu kamu tanya Jenny kepada Seok Hoon yang menghampiri mereka. Astaga, sekarang kamu sudah gagah sekali dan kalian pasangan yang manis ucap Kang Mari kemudian bertanya ini kali pertama kalian tampil bersama, bukan. Seok Hoon memberi tahu kalau ia terus memohon kepadanya tapi dia selalu menolak. Andai ibumu bisa melihat ini ucap Kang Mari dengan sedih, kita kehilangan Yoonhee dan Suryeon tanpa alasan tapi kalian berdua tumbuh dengan baik jadi aku sangat bersyukur.

foto: SBS

Mawar biru ucap Seok Hoon saat melihat bunganya. Rona memberi tahu kalau seseorang mengirimkannya ke semua pertunjukanku, tapi tidak tahu siapa. Itu kesukaan ibuku ucap Seok Hoon memasuki ruangan berdiri di hadapan mereka, kemudian bertanya kamu tidak ingat, Ibu dulu suka mawar biru. Kamu benar ucap Seok Hoon kemudian bertanya apa arti mawar biru. Keajaiban jawab Rona.

Lakukan yang terbaik, kalian berdua ucap Seok Kyung memberi tahu kalau ia harus bekerja jadi tidak bisa menonton kalian kemudian bertanya kenapa tiketnya mahal sekali apa musik bagus hanya untuk orang kaya, menyebalkan sekali. Rona memanggil Seok Kyung yang hendak pergi, mengajaknya makan malam bersama, Ibu Jenny bilang akan memasak untuk kita. Ya, masa bodoh ucap Seok Kyung kemudian berbalik sembari menahan senymannya.

foto: SBS
foto: SBS

Ibu ini kenapa tanya Jenny kepada Kang Mari saat berada di luar, Nona Shim sudah meninggal tiga tahun lalu. Tapi ibu merasa dia akan muncul entah dari mana ucap Kang Mari. Hormat ucap Minhyun dengan keras sembari hormat kemudian mengahmpiri Kang Mari dan Jenny memberi tahu kalau ia dipulangkan hari ini dan berlari kemari begitu tiba.

Kamu benar-benar sudah boleh pulang tanya Jenny, hanya kamu yang butuh tiga tahun untuk dibebastugaskan, kenapa kamu gagal beradaptasi hingga harus pergi tiga kali. Bagaimanapun aku sudah berhasil bukan, aku bisa berkencan denganmu sekarang bukan tanya Minhyuk. Teruslah bermimpi ucap Jenny kemudian bertanya bagaimana kamu mendapatkan tiket, ada akses internet di militer.

Minhyuk memberi tahu kalau ia menabung dengan uang sakuku dan membelinya, kemudian memberikan hadiah kepada Kang Mari seraya berkata terima kasih banyak sudah menjaga ibuku, dia sangat kesulitan setelah bercerai, terima kasih sudah mencarikan tempat tinggal untuknya, aku akan membayarmu begitu menghasilkan uang. Minhyuk panggil Sangah kemudian menghampiri dan memeluknya.

foto: SBS

Rona menghampiri Logan yang sedang duduk di kursi kemudian bertanya Pak Lee bagaimana kabarmu, lama sekali kita tak berjumpa. Benar ucap Logan kemudian berdiri dan memberikan bunga kepada Rona seraya berkata selamat atas resital pertamamu. Rona menerimanya, mengudapkan terima kasih sudah mengundangku. Logan memegang pundak Rona, berkata aku merasa sangat bangga dan yakin ibumu akan sangat bangga kepadamu. Melihatmu tersenyum membuatku bahagia, kukira kamu masih sedih karena Nona Shim ucap Rona.

foto: SBS
foto: SBS

Semua orang bertepuk tangan saat Seok Hoon bersama Rona menaiki panggung. Rona berdiri di tempatnya kemudian berkata ada seseorang yang mendukungku secara finansial dan emosional sampai membuatku seperti sekarang dan resital ini bisa terwujud berkat dia, mari sambut beliau, direktur Pusat Seni Simoon, Pak Logan Lee.

Logan berdiri dari duduknya kemudian menucapkan terima kasih, ada seseorang yang sangat berharga bagiku, namanya Min Seol-A, dia sangat berbakat jadi aku ingin mewujudkan impiannya maka, Pusat Seni Simoon akan terus melahirkan lebih banyak musikus hebat dan mendukung mereka sepenuhnya.

foto: SBS
foto: SBS

Rona kembali berkata, aku teringat seseorang begitu naik ke panggung yaitu Ibuku dan hari ini peringatan wafatnya, Ibuku adalah orang terkuat yang kukenal, dia selalu melakukan segalanya untukku jadi aku ingin menyanyikan lagu ini lagu kesukaan ibuku untuknya di resital pertamaku, setelahnya Rona mulai bernyanyi dan di iringi oleh Seok Hoon.

BERSAMBUNG……

Sampai berjumpa lagi di The Penthouse 3 Eps 42 dan jangan pernah bosen untuk membaca di drama yang aku tulis, salam A2One.

4 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like