The Penthouse 3 Ep 40

Tentangsinopsis.com – Sinopsis The Penthouse Season 3 Episode 40, Jika Kalian ingin tahun daftar spoilernya langsung di tulisan tulisan ini. Sedangkan bagian recap lainnya seperti Episode Sebelumnya di sini

foto: SBS

“Sebuah rencana tindak pembunuhan telah menjadi buah bibir Korea. Shim Suryeon, CEO terkenal sebuah perusahaan mebel, jatuh dari tebing di Gimpo hari ini dan belum ditemukan. Puluhan penyelam tengah mencarinya tapi mereka tidak dapat menemukannya. Shim Suryeon telah menghilang sejak empat jam lalu dan Polisi sedang menginterogasi Cheon Seojin yang ditangkap di lokasi.

Dia dicurigai membunuh saingannya, Oh Yoonhee dan polisi sedang menginterogasinya terkait kasus tersebut. Pencarian Shim Suryeon telah berlangsung selama tiga hari, para pakar berpendapat peluang keselamatannya sangatlah rendah. Kasus ini, yang menunjukkan seberapa jauh ambisi seseorang membuat kita merenungkan para korban yang kehilangan nyawa mereka.”

foto: SBS

Anda mengaku telah membunuh Oh Yoonhee tanya jaksa kepada Seojin yang menjadi tersangka pada siding kemudian kembali berkata saat Seoji hanya diam tidak menjawab, memberi tahu kalau ia menyerahkan bukti video dari kamera dasbor yang merekam kejadian pada hari itu, setelahnya video Seojin yang berusaha mendorong Oh Yoonhee di putar.

Terdakwa juga mendorong Shim Suryeon ke jurang dan sengaja membunuhnya, Anda mengakuinya tanya Jaksa kembali. Seojin menjawab kalau ia tidak ingat. Pengacara pembela yang duduk di sebelah Seojin memberi tahu kalau terdakwa menderita demensia stadium awal dan menurut seorang pakar dari Pusat Medis Cheong A, dia bahkan tidak bisa mengenali putri tunggalnya, dia menderita penyakit mental yang serius jadi pertanyaan semacam itu tidak ada artinya.

foto: SBS
foto: SBS

Jaksa tersebut berkata kalau ia ingin memanggil saksi yang paling memahami kondisi terdakwa. Saya izinkan ucap sang Hakim setelahnya Eunbyeol datang memasuki ruang sidang kemudian duduk di kursi sebagai saksi. Apa hubungan Anda dengan terdakwa tanya Jaksa yang berdiri di hadapan Eunbyeol. Saya putrinya jawab Eunbyeol. Kalau begitu, Anda pasti bersamanya sampai baru-baru ini ucap Jaksa kembali, kemudian bertanya benarkah terdakwa menderita demensia.

Sebelum menjawab Eunbyeol menoleh menatap Seojin yang memalingkan wajahnya, kemudian menjawab tidak, dia berbohong, Ibu saya bersandiwara karena mengingat semuanya itu sebabnya dia membunuh Bu Shim karena Bu Shim mengetahui semua perbuatannya, bahkan tidak pernah jujur kepada putrinya sendiri. Anda ada di Tebing Gimpo saat insiden itu bukan tanya Jaksa jadi bisa beri tahu Pengadilan apa yang Anda lihat.

Saksi adalah kerabat langsung terdakwa dan Saksi berhak menolak untuk bersaksi ucap pengacara pembela Seojin. Benar, Anda tidak perlu menjawabnya dan boleh menolak untuk bersaksi. Tidak, saya akan bersaksi ucap Eunbyeol kemudian memberi tahu kalau ia ada di lokasi kejadian hari itu, dan melihat semua yang dilakukannya dari awal hingga akhir, Ibuku dengan kejam mendorong Bu Shim dari tebing saat Bu Shim memohon ampun.

foto: SBS

Pengacara pembela Seojin berdiri kemudian berkata, Saksi berdiri di jarak yang sangat jauh dari insiden tersebut, tidak masuk akal jika dia dapat melihat kejadiannya, kematian korban adalah akibat dari perkelahian dengan terdakwa jadi itu kecelakaan yang tidak disengaja. Itu bukan kecelakaan teriak Eunbyeol, Ibu saya dengan sengaja mendorong Bu Shim, dan Bu Shim tidak melakukan apa pun yang membahayakan ibu saya. Seojin memgang kepalanya seraya berkata orang itu berbohong, aku tidak membunuh siapa pun.

Saya melihatnya teriak Eunbyeol, Saya melihatnya sendiri dengan jelas bahkan saat ibu saya mendorong kakek saya dari tangga dan membunuhnya demi mendapat jabatan direktur Yayasan Cheong A, saat dia mendorong Bu Oh Yoonhee dengan mobil dan membunuhnya, saya selalu ada di TKP, Ibu saya membunuh orang di depan saya sebanyak tiga kali, walaupun dia sehat secara mental, dia membunuh orang tidak bersalah demi memuaskan keserakahannya.

foto: SBS
foto: SBS

Jika melihat ini sendiri, kenapa Anda diam saja sampai sekarang tanya Jaksa tersebut. Karena saya akar penyebab atas tragedi ini jawab Eunbyeol kemudian kembali berkata, karena ingin memasukkan saya ke SMA Seni Cheong A dia memalsukan nilai saya, karena ingin memasukkan saya ke Universitas Nasional Seoul dia terus mengusik Bu Oh, karena ingin menjadikan saya direktur Yayasan Cheong A dia membunuh kakek saya jadi sayalah penyebab semua kejahatan ibu saya, itu sebabnya saya tidak pernah bisa mengatakan yang sebenarnya.

Eunbyeol berdiri dari duduknya kemudian berkata, saya tidak pernah mengalahkan putri Bu Oh dengan keterampilan bernyanyi saya, itu sebabnya ibu saya selalu gugup kalau-kalau saya tidak bisa menjadi yang terbaik seperti dia, kalau-kalau saya tidak bisa menjadi penyanyi klasik terbaik dan sekarang saya ingin mengakhiri semuanya. Eunbyeol menoleh menatap Seojin kemudian kembali berkata, kini Ibu bisa tenang karena aku tidak bisa memenuhi harapan Ibu dan tidak akan bernyanyi lagi.

foto: SBS
foto: SBS

Eunbyeol mengeluarkan kalung yang dipakainya sembari berkata Ibu, jangan berbuat dosa lagi karena aku, aku juga akan menerima hukumannya, kemudian menancapakan kalung tersebut pada lehernya hingga mengeluarkan darah dan tergeletak di lantai. Itu bukan karenamu, ini semua salah ibu karena yang membuat semua pilihan itu untukmu teriak Seojin kepada Eunbyeol yang sudah di bawa pergi oleh petugas.

Terdakwa Cheon Seojin membunuh Oh Yoonhee dan Shim Suryeon dengan sengaja saat pikirannya jernih, setelah melakukan kejahatan keji, alih-alih menunjukkan penyesalan, dia berusaha menghindari hukuman dengan berpura-pura hilang ingatan, kejahatan Anda sangatlah keji dan untuk alasan itu, saya memberikan hukuman maksimal penjara seumur hidup ucap Hakim tersebut kemudian memukul palunya.

foto: SBS

Tiga tahun kemudian

“Soprano Bae Rona bekerja di Italia setelah lulus dari Juilliard dan dia kembali ke Korea dengan sambutan besar. Dia penerima termuda Anugerah Angsa Emas untuk soprano terbaik. Dia diundang tampil di Korea dan konser pertamanya akan segera digelar. Tiket terjual habis satu menit setelah penjualan dimulai, hal itu membuktikan dia sedang naik daun di dunia musik klasik.”

Pimpinan bangun dari berbaringnya kemudian memarahi Kyujin karena menggosok punggungnya dengan keras. Kyujin segera meminta maaf, kemudian memberi tahu kalau soprano yang masuk televisi adalah teman dekatnya, aku yang membesarkannya, aku tidak percaya dia kembali dengan sukses besar dan sudah tiga tahun tidak bertemu dengannya.

foto: SBS

Bagaimana kalian bisa dekat jika tidak bertemu selama tiga tahun tanya pimpinan dengan marah. Saat kamu berkunjung lagi, aku akan memberimu pijat seluruh tubuh secara gratis ucap Kyujin kemudian bertanya kamu sudah memikirkan kesempatan investasi yang kusebutkan tempo hari. Lima juta dolar, untuk hal semacam ini tanyanya dengan berteriak setelah Kyujin menjelaskan kemudian ia memegang dadanya yang kesakitan kemudian kembali berbaring dengan mata yang tertutup. Dengan segera Kyujin mengendongnya dan membawa pergi menuju rumah sakit.

foto: SBS

Anak pimpinan tersebut berlari mendekati Kyujin yang sedang berbicara dengan dokter kemudian bertanya apa yang terjadi pada ayahku. Aku menyelamatkan nyawa Pimpinan, Dokter baru saja bilang dia secara ajaib telah melewati yang terburuk jawab Kyujin. Astaga, terima kasih banyak ucapnya kemudian memberikan barang yang ia bawa kepada Kyujin dan kembali berkata itu ubi jalar yang kami tanam di kebun kami dan doenjang buatan sendiri.

Ubi dan doenjang ulang Kyujin kemudian bertanya pimpinan pasti sangat sibuk dan dia punya kebun di sekitar vilanya. Orang tersebut memberi tahu kalau Ayahnya adalah pimpinan Asosiasi Petani Yangchon-ri dan Ibu adalah Ketua Asosiasi Wanita. Karena terkejut, Kyujin menjatuhkan barangnya dan tertuduk di lantai kemudian berteriak.

foto: SBS
foto: SBS

Pimpinan Ma dari Miheung Group mengundang Anda ke pesta perilisan bukunya ucap Kang Mari kepada Ketua Song saat sedang berjalan. Ketua Song memberi tahu kalau ia tidak menghadiri pertemuan yang sia-sia. Maka akan kukirim bunga saja ucap Kang Mari kemudain bertanya besok kelompok pertama akan pindah ke Simoon Palace di Distrik Cheonsoo, Anda akan menghadiri pestanya.

Ketua Song menghentikan langkahnya dan menatap Kang Mari, berkata kamu harus ada di sana karena akan pindah ke griya tawang di lantai 130, termasuk beberapa toko di mal kamu membeli cukup banyak lahan kemudian betranya berapa uang sewa yang kamu hasilkan tiap bulannya, uangmu mungkin akan lebih banyak daripada uangku.

Jangan bilang begitu, aku tidak akan pernah mencapai level Anda ucap Kang Mari. Kamu menyumbang ke pusat kesejahteraan lagi tanya Ketua Song, sebanyak sepuluh juta dolar, kamu sangat murah hati dan aku suka itu, dari semua anggota Hera Club, sepertinya kamu memang juara sejati karena kamu satu-satunya orang yang bisa pindah ke Distrik Cheonsoo yang penuh polemik. Kang Mari berkata kalau ia berutang semua itu kepada Anda dan akan fokus pada pekerjaanku sampai suamiku dibebaskan.

foto: SBS
foto: SBS

Lee Kyujin panggil Sangah yang kepada Kyujin yang sedang mempromosikan es batu jualannya. Kyujin menghampiri Sangah kemudian memberikan bunga kepadanya, seraya berkata aku akan menjual es Alaska di Korea, saat ini sukses besar dan kamu bisa tinggal di griya tawang karena uang yang kuberikan kepadamu sebagai tunjangan cerai, Investasikan itu dalam bisnis ini.

Pantas saja keluarga dan kerabatmu memutus hubungan denganmu ucap Sangah kemudian bertanya kamu butuh lebih banyak waktu di penjara agar tersadar. Kyujin berkata sekeras apa pun aku berusaha, aku tidak bisa menemukan orang kaya seperti Pimpinan Song, kemudian mencium Sangah saat polisi datang menangkapnya. Dasar pencuri itu, mencuri hatiku sampai akhir ucap Sangah setelah Kyujin pergi.

foto: SBS

Seok Kyung menghentikan bermain pianonya kemudian berkata kepada anak didiknya, lagi, kamu harus menggemakan maschera di sana, buka diafragmamu dan pancarkan suaramu yang jauh, seolah kamu menggambar parabola karena makin tinggi nadanya makin rendah pernapasannya jadi kerahkan kemampuan pita suaramu, kemudian menyuruhnya memperhatikan dan ia mulai bernyanyi.

Kamu hanya guru muda, tidak perlu berusaha begitu keras jadi habiskan saja waktunya, lalu pergi ucap salah satu dari mereka. Seok Kyung berdiri kemudian menghampiri mereka seraya bertanya lalu jika aku dipecat, kamu mau bertanggung jawab, demi membayar sewa dan sekolah, aku tidak boleh dipecat jadi aku harus bekerja keras.

foto: SBS

“Dari Joo Seok Hoon, 3.000 dolar” setelah melihat uang yang di keirim Seok Hoon, Seok Kyung memngirim pesan kepada Seok Hon “Jika kamu mengirimiku uang lagi, aku tidak akan tinggal diam.” Kemudian memasuki restoran dan mulai mengerjakan kerjaannya, mencuci pemanggangan, melayani para pembeli, mengantarkan pesanan pembeli dan lainnya.

foto: SBS

Seojin mengamati dirinya di cermin kemudian mengambil gunting di meja dan mulai memotong rambutnya. Kamu diberikan bebas bersyarat selama tiga hari, jangan lupa melapor tiap tiga jam ucap Polisi kepada Seojin kemudian memberikan kertas yang berisi alamat kepada Seojin, “Hanjindong, Jung-gu, Seoul: Gereja Seoeun Jeil”

BERSAMBUNG……

Sampai berjumpa lagi di The Penthouse 3 Eps 41 dan jangan pernah bosen untuk membaca di drama yang aku tulis, salam A2One.

13 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Mine Ep 9 Part 2
Read More

Mine Ep 9 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Mine Episode 9 Part 2, Apabila ingin tahu daftar lengkapnya Kalian bisa cek di tulisan…