The Oath of Love Ep 4

Tentangsinopsis.com – Sinopsis The Oath of Love Episode 4, Cara menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Yuk lihat episode sebelumnya disini.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Xiao xiao mencoba merayu dokter Gu dengan tingkahnya yang lucu dan manis. Xiaoxiao ngomong sambil jalan menghadap dokter Gu saat hampir jatuh dokter gu menolongnya. Xiaoxiao bilang dokter Gu baik dan perhatian sama pasien. Xiaoxiao minta dia katakan alasan nggak bisa operasi pak lin dan ngajak selesaikan bersama.

Dokter Gu pura pura bicara dan perhatian sama dokter Du.

Foto : Drakor.id

Xiaoxiao bilang dia senggang karena dokter minta dibelikan makanan tapi xiaoxiao sudah menyiapkan roti gandum untuknya. Tapi dokter gu haus. Xiaoxiao sudah nyiapin minuman yang gelasnya sudah disterilkan dan ada goji berry yang diseduhnya sendiri. Lol…

Foto : Drakor.id

Dokter Gu lalu sembunyi di toilet. Xiaoxiao menunggunya  diluar. Direktur melihat xiaoxiao dan mengira dia mantan pacarnya Gu lalu direktur menegur Gu. Dan Gu  jujur dia keluarga pasien dan terus mendesaknya alasan tidak bisa mengoperasi kekuarganya.

Direktur menasehatinya tak perlu setakut itu. Dia tak perlu mengoperasi pasien yang spesifik. Tak perlu bimbang. Pikirkan baik baik sebenarnya dia takut operasi pasien itu atau ingin operasi tapi takut tak bisa melakukannya.

Foto : Drakor.id

Qiuqiu menangis tak mau dioperasi dokter Yan. Dokter gu yang melihatnya lalu menghubungi dokter yan minta izin ikut masuk ruang operasi qiuqou sore nanti.

Foto : Drakor.id

 Dokter Gu pun menemani qiuqiu operasi sambil belajar dari dokter yan.

Foto : Drakor.id

Sambil Xiaoxiao memperbaiki hadiah dokter gu untuk qiuqiu yang tak sengaja dipecahkannya  Dokter Gu pun jujur dia tak bisa operasi karena dia tak bisa menyelamatkan nyawa gurunya jadi sekarang tangannya gemetar saat operasi itu karena gangguan psikologisnya.

Xiaoxioa mencandainya akan mengambil kembali shampoo anti rontok yang hadiah untuknya.

Foto : Drakor.id

Dokter gu mempelajari cara jahitan operasi malam itu.

Xiao Gu akhirnya menemukan Sansan di bar setelah meminta dicarikan di grup pertemuan bar. Sansan menantangnya minum.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Dokter Gu senyum senyum sendiri ingat tingkah lucu xiaoxiao sambil melihat boneka yang diperbaikinya.

Xiaoxiao terperanjat sampai membangunkan pak Lin. Dia tahu harus menghibur Dokter Gu.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

XiaoGu mabuk berat. Sansan pergi duluan. Sansan meninggalkan bon dan coretan di pipinya. Xiaogu ngingetin cepat atau lambat akan menaklukkannya. Sansan membalas dia hanya berani saat minum arak.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

JinShi dan Yinxi menjenguk pak lin. Karena Yinxi sudah tahu penyakit ayahnya,xiaoxiao minta merahasiakannya.

Yinxi memberitahu ketua cello mendadak tak bisa ikut penampilan musim panas. Yang berarti grup musik harus mencari penggantinya. Yinxi pikir xiaoxiao bisa menggantikannya. Xiaoxiao sangat bersemangat.

Foto : Drakor.id

Sayangnya saat xiaoxiao mengkonfitmasi pada gurunya mengatakan ketua orkestra tidak membutuhkan anggota lagi.

Foto : Drakor.id

Di lantai atap.

Dokter Gu heran xiaoxiao jdi pendiam. Xiaoxiao nyangkal biasanya juga begitu. Xiaoxiao cerita jika guru musik merasa kemampuannya payah jadinya dia hanya mainkan triangle saja. Dokter Gu menghibur pemain triangle hanya satu berarti dia spesial. Xiaoxiao tertawa nggak perlu dihibur.  

Sejak kecil dia nggak menganggap cello sebagai keahlian setelah SMA baru tekun belajar. Lagipula dia nggak berbakat dan nggak dihargai di sekolah sudah biasa. Xiaoxiao nggak akan sedih terlalu lama atau menyerah karena itu. Baginya nggak ada yang bisa diobati oleh sekaleng cola.xiaoxioa tertawa.

Foto : Drakor.id

Xiaoxiao minta dia cerita tentang gurunya. Dokter Gu cerita gurunya LiangZhou dirawat karena kanker prankreas sebulan yang lalu. Dokter Gu yang bertugas merawatnya.rencana operasi laporoskopi bagian badan dan ekor prankreas ditambah splenektomi. Lukanya kecil pemulihan cepat. Tetapi beberap hari setelah operasi kondisinya terus memburuk karena pendarahan.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Xiaoxiao bertanya tanya pasti banyak yang menghiburnya mengapa sampai ounya gangguan psikologis. Xiaoxiao menebak dia tak yakin rencana operasinya bermasalah atau tidak. Dokter Gu diam menatapnya. Sepertinya tebakannya benar.

Xiaoxiao hari itu melihatnya menyelamatkan seorang pasien. Xiaoxiao menduga pastilah dia orang berbakat yang mengendalikan semua hal jadi.saat muncul masalah rasa tanggung jawabnya sangat besar. Sebenarnya setelah dia melewati rintangan itu dan melihat kembali itu bukan masalah besar.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Bagi xiaoxiao setiap kegagalan adalah motivasi untuk maju. Dokter Gu membenarkan itu perkataan yang seharusnya dikatakan anak seusianya. Xiaoxiao tak mau dianggap anak kecil. Dia merasa wanita dewasa sekarang. Dia pelajar Universitas Huaqing. Dokter Gu memberitahu dia sarjana kedokteran angkatan 2006. Xiaoxiao menyapanya kakak senior. Xiaoxiao kembali menawarkan shamponya…dokter gu mau marah. Xiaoxiao bilang hanya bercanda.

Xiaoxiao memberitahunya sebenarnya dia iri padanya. Dia punya bakat sebagai dokter bedah yang sulit didapatkan orang. Jika punya bakat sepertinya xiaoxiao akan berdiri diatas panggung dunia..sesulit apapun segala kesulitan pasti bisa diatasi.

Xiaoxiao merasa Dokter Gu dokter yang baik meski tak bantu operasi Pak Lin. Kau jangan menyerah.

Foto : Drakor.id

Xiaoxiao mengsms gurunya Pak jin memohon untuk dikembalikan ke bagian cello dan berjanji tidak akan mengecewakannya. Saat itu terdengar keributan di luar.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Seorang pria marah marah anaknya pendarahan setelah operasi. Dia seolah menyalahkan dan memojokkan dokter gu. Orang itu menuduh GuWei melakukan mal praktik dan mencelakai gurunya dan mengancam akan menuntut dokter gu. Orang itu bahkan akan memukul dokter gu jika xiaoxiao tidak menerobos ketengah tengah dan terkena pukulannya.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Dokter Gu lalu mengobati dan menjahit luka di keningnya. Dokter Gu tak tahu harus memujinya atau memarahinya karena xiaoxiao langsung menerobos…

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Xiaoxiao merasa sebagai penyelamatnya betapa bagusnya jika dia mau memgopeeasi ayahnya. Dokter Gu lalu memberinya balon anak ayam agar xiaoxiao tidak kesakitan saat dijahit. Xiaoxioa terus menatap mata dokter gu dan memujinya indah.

Setelahnya xiaoxiao keluar lalu balik lagi dan melihat dokter gu gemetaran. Xiaoxiao mengajaknya ke suatu tempat.

Foto : Drakor.id

Xiaoxiao mengajak ke tempat konser orkestra. Xiaoxiao mengajak masuk lewat jendela tapi dokter gu tak mau. Dokter Gu masuk lewat pintu depan yang tidak dikunci.

Foto : Drakor.id

Xiaoxiao cerita dulu saat sekolah prestasinya sangat buruk dan nggak tahu bisa masuk universitas atau nggak.pada dasarnya sudah menyerah. Sampai punya kakak senior yang memotivasinya dan memberinya arah. Xiaoxiao ingat hari itu dia membawanya masuk lewat jendela lalu naik ke atas panggung membuat perjanjian dengannya.

Setelah xiaoxiao diterima di universitas Huaqing dia mengajaknya bermain bersama di panggung itu. Lalu apapun masalah yang dihadapinya xiaoxiao akan datang ke sana. Semua membaik dalam sekejap. Xiaoxiao mau berbagi dengannya.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Xiaoxiao lalu naik ke atas panggung dan berterima kasih padanya karena pak Lin diobati tepat waktu. Xiaoxiao lalu seolah bermain cello sungguhan. Dokter Gu tersenyum dan bertepuk tangan.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Xiaoxiao mengaku telah salah paham dengan dokter gu. Meski sekarang belum sepenuhnya memahaminya tapi xiao xiao yakin dia dokter yang baik.

5 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like