Drama Korea

The King’s Affection Ep 5

Tentangsinopsis.com – Sinopsis The King’s Affection Episode 5, Jika Kalian ingin melihat full recapnya tersedia lengkap di tulisan tulisan yang ini. Episode sebelumnya disini.

foto: KBS2

Dami mengembalikan cicin kepada Hyun seraya berkata sepertinya kau lebih butuh ini daripadaku jika kau bertemu dengan pasangan hatimu, berikanlah ini kepadanya kemudian masuk kedalam istana. Dami memberikan topi kepada Pelayan Kim yang membantu melepaskan pakaiannya dan menyuruhnya menyimpannya memberi tahu kalau ia akan mengembalikannya saat di kelas besok.

Hyun melihat cicin yang di berikan Dami seraya mengingat masa lalu saat ia melihat Dami yang sedang melepaskan pakainnya di bantu pelayan Kim dan rambut Dami di gerai. Hyun memasukkan cincinnya di kain kemudian menyimpannya di dalam laci.

foto: KBS2

Dami mengembalikkan topi kepada Ji Un seraya melarang melakukannya lagi. Ji Un mengambil topinya kemudian bertanya kau yang menambahkan ini saat melihat aksesorisnya. Manik-manik itu sudah ada dari sebelumnya ucap Dami berteriak, setelahnya mereka memulai kelasnya.

foto: KBS2

So Eun kembali ke rumahnya kemudian bertanya kepada Yeong Su, ayah tahu sesuatu mengenai Tiga Ruangan. Pasti yang kau maksud adalah tempat yang dirusak oleh para prajurit kemarin jawab Yeong Su. Aku ingin meminta maaf kepada anak yang bekerja di sana ucap So Eun kemudian meminta ijin bertemu dengan tabib itu.

foto: KBS2

Dami menghentikan langkahnya kemudian melihat keatas, menatap bunga yang sedang bergururan. Ji Un menghentikan langkahnya kemudian memandang Dami seraya tersenyum.

Ga On berdiri di depan Dami, melindungnya dari bola yang melayang kearah Dami. Ji Un menghampirinya kemudian mengambil bolanya dan mengajak anak-anak yang sedang berlutut di hadapan Dami bermain bola, membuat Dami terenyum melihatnya yang sedang bermain bola.

foto: KBS2
foto: KBS2

Ji Un memandangi Dami yang sedang menjelaskan tentang materi saat belajar, sementara Dami tidak bisa fokus karena Ji Un memandanginya. Ji Un terjatuh di atas Dami saat berjalan hendak menghampirinya. Apa yang kau lakukan tanya Dami. Simgwangcheban, kau belum membaca bagian ini ucap Ji Un seraya menunjuk bukunya setelahnya mereka kembali fokus kepada pelajarannya.

Dami dan Ji Un memasuki ruang Institut Kerajaan dan melihat para cendekiawan yang sedang tidur dan bermain. Apa ada yang mengusik Yang Mulia tanya salah satu. Bukan aku, melainkan Tutor Jung karena istana adalah rumahku jadi aku harus mengetahui semua masalah di dalamnya ucap Dami.

Dami berkeliling kemudian membuang buku dan obat-obatan herbal, seraya memarahi para dayang dan prajurit karena tidak bisa menyimpan obat-obatan dengan baik. Sementara para dayang dan prajurit bersujud seraya meminta maaf.

foto: KBS2

Kepala Yoon mengejar penyusup saat berjalan bersama Hyejong berkeliling istana, tapi kehilangan jejaknya. Kepala Militer Yoon panggil Dami kemudian bertanya apa yang kau lakukan di sana. Aku dengar kau melakukan inspeksi ke berbagai tempat ucap kepala Yoon. Ini bagian pengajaran dari kelasku jawab Dami seraya melirik Ji Un.

Kepala Yoon menghentikan langkahnya saat melihat sepatunya yang kotor seraya mengingat saat mengejar peyusup melewati lumpur, kemudian melihat sepatu Ga On yang juga kotor. Lama sekali kau pamit buang air ucap Bok Dong kepada Ga On.

foto: KBS2
foto: KBS2

Bagaimana kau menjaga kebersihan tanya Dami memarahi dayang saat melihat tangannya kotor sementara dayang tersebut hanya diam menunduk, kemudian kembali melanjutkan langkahnya. Ji Un menghampiri Dami kemudian menyuruh menghentikannya dan mengajaknya pergi bersamanya.

Kenapa kau mendadak mengajakku kemari tanya Dami kepada Ji Un yang sedang berada di puncak. Dari tempat ini, kau bisa melihat seluruh pelosok kerajaan jawab Ji Un seraya melihat para dayang dan prajurit sedang beraktifitas.

Apa kau tahu bunga ini tanya Ji Un setalah mengambil bunga dan dijawab bunga aster oleh Dami, kemudian kembali berkata bunga ini mudah didapat dan sering digunakan sebagai obat, yanah yang ada di akarnya tidak mudah dibersihkan dengan air dan harus membersihkannya dengan tangan sendiri membuat tangan kita menjadi hitam.

Apa ini tentang yang terjadi di dapur kerajaan tanya Dami. Mereka juga manusia dan selalu bekerja keras untuk Yang Mulia dan tentu saja mereka bekerja dengan memikirkan rakyat Joseon. Kau sungguh polos rupanya ucap Dami, karena sesuatu yang sulit dipercayai di dunia ini adalah emosi seseorang, menipu orang demi kepentingan sendiri, membunuh orang lain agar bisa bertahan hidup.

foto: KBS2

Kepala Yoon membaca buku profil milik keluarga Ga On. Seseorang mengikuti Un Am yang sedang berjalan. Ke esokan harinya seorang dayang berteriak ketakutan saat melihat seseorang yang meninggal dalam keadaan tergantung.

Un Am meninggal ulang Kepala Yoon. Seok Jo berkata kasus ini sudah terjadi dua kali di bulan ini, dia pria kedua yang meninggal karena kesaksiannya terhadap Guru Kerajaan Kang sepuluh tahun lalu katanya mereka menggantung diri sendiri, kupikir kau mungkin tahu sesuatu soal ini tapi pemikiranku salah.

Namanya Jung Ji Un ucap Kepala Yoon, kudengar anakmu menjadi tutor kerajaan dia mirip denganmu saat kau masih muda dan bisa menjadi guru yang hebat bagi Yang Mulia. Aku sudah mengganggu waktumu ucap Seok Jo kemudian pergi.

foto: KBS2

Salah satu prajurit menemui Changun memberi tahu kalau dia putranya Inspektur Jung Seok Jo yang menggantikan salah satu guru dan kini menjadi tutor kerajaan. Putra Jung Seok Jo ulang Changun, berarti dia itu bawahan Tuan Sangheon.

foto: KBS2

Pelayan Kim memberi tahu Dami kalau airnya sudah siap. Dami menghentikan langkahnya saat melihat Ga On yang berdiri depan pintu kemudian kembali melanjutkan langkahnya menuju pemandian dan di ikuti oleh Ga On dan para dayang lainnya.

Wangi apa ini tanya Dami yang sedang melepaskan aksesoris kepalanya. Ga On menerobos masuk kemudian mengayunkan pedang untuk memotong kain dan muncul seorang wanita dari baliknya. Wanita tersebut berlutut seraya memberi tahu kalau ia hanya disuruh oleh Tuan Changun.

foto: KBS2
foto: KBS2

Aku sungguh berterima kasih atas hadiahmu, Paman ucap Dami kepada Changun yang berlutut di hadapannya, jangan bermain-main di depanku lagi, aku sudah memperingatimu. Apa kau masih mengingat masalah yang terjadi di perburuan kerajaan tanya Changun, semua itu sudah berlalu dan tidak ada orang yang lihat jadi terus membicarakan masalah itu tidak membantumu sama sekali.

Ki Jae memasuki ruangan Dami kemudian menampar Changun dan berkata bila kau berusaha melawan kekuasaan Yang Mulia, kau sama saja melawanku dan Ini kesempatan terakhir yang bisa kau dapat dari Ibunda Ratu jika kau melakukan hal seperti ini lagi kepada Yang Mulia, lehermu akan dipenggal. Aku akan meminta dia untuk diasingkan sementara waktu ucap Dami.

Bila Yang Mulia terlalu polos seperti ini, bagaimana bisa kau melakukan hal yang besar tanya Ki Jae kepada Dami kemudian berkata Kakek sendiri tak takut menumpahkan darah jika itu demi menghapus musuh, siapa pun orang itu. Sedangkan Dami hanya dian seraya mengepalkan tangannya.

foto: KBS2

Hyun memukuli Changun menggunakan pedangnya kemudian meletakkan pedangnya di lehernya, sereya berkata bila kau sekali lagi mencelakai Yang Mulia pedangku tidak akan berhenti sampai di situ dan bertanya kenapa aku akan terkena masalah saat tidak ada orang yang melihat.

foto: KBS2

Dami menyuruh Bok Dong, memundurkan kelas pekan ini, memberi tahu kalau ia akan tidur sebentar. Ji Un menuju ruangan Dami yang hendak memberi tahu kalau sudah waktunya belajar. Ji Un menghentikan langkahnya saat melihat Dami yang sedang tidur.

Dami bangun dari tidurnya kemudian membanting Ji Un di lantai dan mencekik lehernya. Ini aku Tutor Jung, apa kau baik-baik saja Yang Mulia tanya Ji Un dengan khawatir.

BERSAMBUNG……

Sampai berjumpa lagi di The Kings Afecction Eps 6 dan jangan pernah bosen untuk membaca di drama yang aku tulis, salam A2One.

Tags: drama korea
A2One