The Corridor Pavilion Eps 1 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis The Corridor Pavilion Episode 1 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Yuk cek episode sebelumnya.

Zi Jian bersama ibunya, di ruangan ibunya. Sang ibu sibuk dengan dokumennya.

Zi Jian adalah Direktur Charity Swan.

Dia bilang, tidak ada masalah dengan Charity Swan. Charity Swan bebas resiko dan membawa reputasi baik. Tapi Zi Jian tampak kurang puas.

Dong Mei bertanya, apa yang membuat Zi Jian tidak puas.

Zi Jian : Bu, ada apa dengan Dayun?

Dong Mei : Pasar sekarang dalam kemerosotan. Volume pesanan turun drastis tetapi biaya tidak dapat dikurangi jadi kita harus berhemat.

Zi Jian : Kau seharusnya bertanya kepadaku sebelumnya.

Dong Mei : Kau punya solusi?

Zi Jian : Tutup Charity Swan dan transfer dananya ke Dayun. Masalah Dayun akan terpecahkan. Dan kau pasti akan menjadi General Manajer.

Dong Mei : Ibu rasa kau hanya mencoba menyingkirkan proyek amal Swan.

Zi Jian menyangkal, dia mengklaim idenya sebagai win-win solution.

Dong Mei : Tapi Jiang Yuan Xing muncul dengan ide yang lebih baik. Dan pamanmu telah setuju.

Zi Jian : Dia lagi?

Dong Mei : Apa yang salah? Aku pikir dia cukup mampu dan sebagai penerus Hongye Grup, kau harus memanfaatkannya.

Zi Jian : Bagaimana kalau aku tidak suka padanya?

Dong Mei : Pecat saja dia kalau begitu, tapi itu untuk masa depan. Mengerti?

Hari sudah malam. Yuan Xing kembali ke kantor dan langsung disambut asisten dan seketarisnya.

Yuan Xing diberitahu asistennya kalau Zi Jian ingin membuang Charity Swan.

Yuan Xing kaget, bagaimana bisa? Swan Charity telah beroperasi selama 16 tahun. Bagaimana bisa proyek itu dibuang?

Asistennya bilang, Zi Jian sudah mengajukan permintaan penutupan pada Pimpinan Gao.

Yuan Xing : Kenapa?

Asistennya merasa itu ada hubungannya dengan Dayun. Ada kesenjangan pendanaan di Dayun tapi anggaran Hongye untuk paruh pertama tahun ini sudah dialokasikan.

Yuan Xing : Tidak ada keraguan bahwa Charity Swan adalah pilihan terbaik ketika datang untuk mentransfer dana datu satu proyek ke proyek lain.

Asisten Yuan Xing minta Yuan Xing melakukan sesuatu. Dia bilang mereka udah bertahun-tahun bekerja untuk Charity Swan. Banyak usaha yang sudah mereka lakukan untuk mengembangkan Charity Swan tapi Zi Jian ingin menutup Charity Swan setelah mengambil alih hanya dua bulan.

Yuan Xing : Begini saja. Beri aku informasi yang kau miliki di proyek ini. Aku akan mengurus ini.

Dong Mei dan Zi Jian menemui Pimpinan Gao.

Zi Jian : Paman, Dayun berada di bawah banyak tekanan. Aku punya ide yang berani. Tutup Proyek Amal Swan dan mengalokasikan anggaran untuk Dayun.

Pimpinan Gao : Grup Hongye telah melakukan amal selama 16 tahun. Mengapa kau tiba-tiba berpikir untuk menutupnya?

Dong Mei membantu Zi Jian bicara, dia bilang untuk berhemat.

Zi Jian : Tentu saja, kami tidak bisa memberi tahu orang luar kita tutup. Selain itu, tidak pernah ada akhir untuk amal. Kita bisa menginvestasikan satu juta, 10 juta, atau 100 juta, tapi yang kita inginkan hanyalah reputasi yang baik, bukan? Aku minta maaf untuk mengatakan bahwa aset keluarga ini tidak memiliki potensi.

Dong Mei marah, Gao Zi Jian!

Pimpinan Gao menyuruh Zi Jian bicara.

Pimpinan Gao : Lanjutkan.

Zi Jian : Aku paling akrab dengan bidang baru. Aku punya teman di bidang-bidang seperti kecerdasan buatan, keuangan, e-sports, dan industri film dan TV. Mereka punya banyak proyek bagus di tangan mereka pula. Strategi aset-ringan adalah jalan keluar kami.

Pimpinan Gao : Apa yang kau tahu?

Dong Mei : Zi Jian memiliki motivasi untuk membuat terobosan.

Zi Jian meminta modal awal pada pamannya. Dia bilang tidak banyak. Hanya 30-50 juta yuan dan dia berjanji akan membuat Hongye yang baru.

Zi Jian : Paman, apakah itu baik-baik saja?

Pimpinan Gao mengangguk-angguk.

Zi Jian senang dan berterima kasih, lalu pergi.

Pimpinan Gao menatap Dong Mei. Dong Mei yang tidak enak berkata kalau Zi Jian masih perlu dilatih.

Sekarang, Pimpinan Gao berdiri di depan jendelanya. Memikirkan semuanya.

Lalu terdengar narasi tentang Pimpinan Gao.

“Nama asli Gao Guang Yi adalah Zhao Guang Yi. Dia menikah dengan keluarga Gao saat dia masih muda. Setelah kematian istrinya, hubungannya dengan keluarga Gao menjadi agak tegang karena dia tidak memiliki anak. Kata-kata dan perilaku Zi Jian hari ini kurang lebih merupakan bentuk paksaan baginya.”

Asisten dan Seketaris Yuan Xing, masuk ke ruangan Yuan Xing.

Yuan Xing tengah menatap komputernya.

Yuan Xing : Kenapa lama sekali bagimu meminta informasi kepada Gao Zi Jian? Eason, kemari dan lihatlah. Ada yang salah dengan akun Swan Charity Project kan?

Yuan Xing ingin tahu masalahnya.

Seketarisnya memberitahu bahwa Zi Jian udah menghapus semua informasi tentang Charity Swan. Sekarang, komputer itu milik pribadinya dan tidak ada yang berhak mengambil data dari komputer itu.

Yuan Xing kesal, aku akan pergi menemuinya.

Yuan Xing menemui Zi Jian bersama asisten dan seketarisnya.

Sambil memegang panahnya, Zi Jian berkata pada Yuan Xing dengan cukup kasar, kalau dia baru saja memberitahu dua anjing piaraan Yuan Xing, kalau dia gak bisa lagi bekerja sama dengan Yuan Xing.

Zi Jian : Pergi ke pamanku jika kau punya nyali.

Zi Jian melemparkan panahnya ke papan dart.

Yuan Xing yang kesal, berdiri dan menatap tajam Zi Jian.

Yuan Xing : Aku memperingatkanmu, Gao Zi Jian. Kau tidak bisa melakukan apa-apa, tetapi kau sebaiknya tidak memberiku masalah.

Zi Jian : Kau adalah anjing dari keluarga Gao.

Yuan Xing : Aku pantas mendapat setiap sen di Grup Hongye. Itu tidak akan sulit bagiku untuk mendapatkan gajiku saat ini di perusahaan lain. Kau bertanya siapa aku? Tapi kau pikir kau siapa? Apapun masa depanmu, kau hanya seorang direktur sekarang. Kau sebaiknya jangan mencampuri Bisnis Swan Charity Project dan jangan beri aku masalah. Kau akan diuntungkan jika proyek ini dilakukan dengan baik. Menurutku, Wakil Manajer Ji adalah orang yang bijaksana. Jangan pergi terlalu jauh.

Zi Jian marah, kau terlalu berani Jiang Yuan Xing. Beraninya kau berbicara padaku seperti ini? Baik. Aku tidak akan peduli lagi. Sekarang Proyek Amal Swan telah menghabiskan banyak uang dan tidak ada satu sen pun yang tersisa di buku. Apa yang bisa kau lakukan padaku?

Zi Jian beranjak pergi.

Yuan Xing dipuji seketarisnya.

“Direktur Jiang, anda terlalu tangguh. Anda bahkan berani menghina Gao Zi Jian.”

“Mengapa aku harus takut?”

“Dia adalah penerus masa depan Hongye. Akankah dia bekerja sama jika dia diperlakukan dengan hormat?”

Yuan Xing memberi mereka nasihat, kalau yang mereka andalkan untuk bekerja di perusahaan adalah kemampuan mereka.

Malam harinya, di Hotel Kairoutei. Pimpinan Gao tengah menikmati makan malamnya.

Lalu Manajer Lin datang, membawakan bingkisan untuknya.

Pimpinan Gao : Siapa pengirimnya?

Manajer Lin : Aku tidak tahu, tidak ada namanya.

Pimpinan Gao menyuruh Manajer Lin membuka bingkisan itu, serta menaruhnya di meja.

Manajer Lin adalah Manajer Hoteol Kairoutei.

Selesai makan, Pimpinan Gao langsung melihat bingkisannya. Sementara Manajer Lin membereskan piring bekas makan malam Pimpinan Gao.

Terdengar narasi.

“Tidak seperti tekanan intens hari itu, untuk Gao Guang Yi, dia hanya mendapat kesempatan untuk menikmati saat-saat damai ketika dia kembali ke Kairoutei di malam hari. Seminggu yang lalu, Gao Guang Yi didiagnosi dengan kanker pankreas stadium akhir. Sampai dia datang dengan rencana yang sangat mudah untuk pembagian hartanya dan transfer kekuasaan, dia ingin merahasiakan ini.”

Pimpinan Gao membuka bingkisannya. Ada kaleng kecil di dalam kotak. Dia membuka kaleng itu. Isinya secarik pesan.

Pimpinan Gao tertegun membaca pesan itu. Usai membaca pesan, dia langsung menoleh, menatap Manajer Lin.

Narasi tentang Pimpinan Gao terdengar lagi.

Pimpinan Gao : Dia tidak mengharapkan anak haram muncul di tengah sakitnya.

Manajer Lin yang tengah membereskan meja, melihat ke arah Pimpinan Gao.

Manajer Lin : Anda baik-baik saja?

Pimpinan Gao : Aku sedikit lelah. Aku akan istirahat.

Manajer Lin melihat Pimpinan Gao menyimpan kaleng itu ke dalam laci.

Setelah itu, Pimpinan Gao pergi ke kamarnya.

Manajer Lin perlahan-lahan beranjak mendekati meja Pimpinan Gao.

Dia membuka laci dan membaca pesan itu.

“Guang Yi, aku harap kau menemukannya.” bunyi pesan itu.

Hari demi hari berlalu, malam itu, Pimpinan Gao memanggil Yuan Xing ke ruangannya.

Pimpinan Gao menunjukkan laporan dari departemen teknis pada Yuan Xing.

Pimpinan Gao : Seseorang melaporkan bahwa Wakil Manajer Ji dan Direktur Liu melakukan malpraktik. Mereka telah bersekongkol untuk menipu dan korup. Kegagalan bisnis berhubungan langsung dengan mereka. Aku ingin tahu apa sebenarnya yang dimaksud oleh korupsi?

Yuan Xing berkata, bahwa dia tidak menemukan bukti korup Dong Mei.

Pimpinan Gao meminta pendapat Yuan Xing.

Yuan Xing minta maaf. Dia bilang, pendapatnya bisa mengecewakan Pimpinan Gao.

Pimpinan Gao : Jika kau bersikeras untuk tidak mengatakan apa-apa, aku akan meragukan kesetiaanmu.

Yuan Xing : Aku tidak bisa berspekulasi tanpa bukti.

Pimpinan Gao : Apakah kau tahu konsekuensi dari melakukannya?

Yuan Xing : Aku bersedia menanggung semua konsekuensinya.

Pimpinan Gao : Bisakah kau benar-benar menanggungnya? Kau telah bekerja keras selama hampir sepuluh tahun untuk sampai ke titik ini dan berada di posisimu saat ini.

Yuan Xing : Untuk menjaga rahasia, kau bersedia untuk menyerahkan segalanya, bukan?

Pimpinan Gao : Baik.

Yuan Xing : Pimpinan Gao, aku memang mencoba untuk melangkah lebih jauh. Dan aku tidak ingin kehilangan pekerjaanku, tapi aku tidak bisa mengarang fakta hanya karena ini.

Pimpinan Gao : Direktur Jiang, aku punya masalah pribadi. Bisakah kau merahasiakannya juga?

Yuan Xing : Pimpinan Gao, kau memegang kata-kataku.

Pimpinan Gao lalu memberikan kaleng itu pada Yuan Xing.

Pimpinan Gao : Bantu aku menemukan seorang anak. Dia adalah 25 tahun sekarang. Ini adalah pesan yang tersisa oleh ibunya sebelum dia meninggal.

Yuan Xing membuka kaleng itu dan melihat isinya.

Sekarang, Yuan Xing di perjalanan. Narasi terdengar lagi.

“Jiang Yuan Xing mengerti bahwa menemukan anak haram Gao Guang Yi pasti akan menempatkan dirinya di garis depan pertengkaran keluarga. Ini hanya dapat dilakukan secara rahasia. Jika itu terungkap atau gagal, dia akan di sisi berlawanan dari keluarga Gao. Konsekuensinya tidak terpikirkan. Tapi meski begitu, Jiang Yuan Xing bertekad menyelesaikan tugasnya karena dia tidak menginginkan Hongye jatuh ke tangan seseorang seperti Gao Zi Jian.”

Bersambung ke part 2….

3 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Read More

Adamas Eps 14 Part 4

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Adamas Episode 14 Part 4,Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini.Baca…
Read More

Hush Ep 12 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Hush Episode 12 Part 2, Yuk gaes baca juga selengkapnya untuk daftar link ada di…