Start Up Ep 16 Part 1

Start Up Ep 16 Part 1
foto: tvN

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Start Up Episode 16 Part 1, Untuk menemukan cerita lengkap rekap ada pada tulisan yang ini lho! Jika Kalian ingin link pintasan lain misalnya Eps sebelumnya ada di sini.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Reporter suruhan Pimpinan Won, bertemu Dong Cheon di lobby Sand Box.

Dia tanya, dimana Cheongmyeong Company.

Dong Cheon : Kau siapa?

Reporter itu ngasih kartu namanya dan mengenalkan dirinya.

Dia Reporter Hwang Sang Hyun dari Harian Hyungju.

*Ralat guys, di episode sebelumnya sy tulis Reporter Choi. Ternyata namanya Reporter Hwang.

Dong Cheon tanya, sudah ada janji.

Reporter Hwang dengan sinisnya berkata, tak perlu buat janji untuk perusahaan rintisan.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Habis bertemu Reporter Hwang, Dong Cheon pun langsung kembali ke kantornya dan duduk di kursinya. Dia menatap Ji Pyeong yang lagi kerja dan kartu nama Reporter Hwang secara bergantian. Dong Cheon pun memutuskan memberitahu Ji Pyeong.

Dong Cheon : Direktur Han, kau tahu Reporter Hwang Sang Hyun dari Harian Hyungju?

Ji Pyeong : Aku hanya tahu namanya. Tak mau berurusan juga.

Dong Cheon : Kenapa?

Ji Pyeong : Dia selalu serang perusahaan rintisan. Dia sering bilang akan menulis artikel jika diberi saham. Jika tidak diberi, dia akan menulis artikel buruk. Dia reporter jahat.

Dong Cheon : Begitu? Dia datang untuk meliput Cheongmyeong Company.

Ji Pyeong : Kenapa? Tentang apa?

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Dong Cheon : Tak tahu. Sepertinya belum ada janji. Apa ada masalah?

Ji Pyeong pun berpikir alasan Reporter Hwang meliput Cheongmyeong.

Ji Pyeong : Sebentar lagi ada tender. Bisa saja ada saingan yang mau menjatuhkan mereka.

Dong Cheon : Apa ada yang bisa diadukan? Sepertinya Cheongmyeong Company tak pernah…

Ji Pyeong dan Dong Cheon pun teringat soal perangkat pemeras.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Ji Pyeong bergegas lari menuju Cheongmyeong sambil menghubungi Dal Mi. Tapi Dal Mi gak jawab.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Reporter Hwang mulai mewawancarai Dal Mi cs.

Reporter Hwang bilang, dia sudah bertanya pada banyak perusahaan dan mereka bilang Cheongmyeong yang terbaik di bidang kemudi otomatis.

Chul San nyombong, apa kabarnya sudah menyebar?

Reporter Hwang : Tentu. Aku juga dengar kalian akan ikut tender untuk platform kemudi otomatis kota pintar di Seonju.

-Ep 16, SCALE UP-

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

DoDal yang baru datang, menemukan buku Yong San di lantai.

Bersamaan dengan itu, Sa Ha keluar dari ruangan dengan wajah kesal karena tingkah Chul San.

Dal Mi : Apa ini?

Sa Ha : Yong San mau menangkap peretas waktu itu jadi dia buat anagram.

Sa Ha pergi.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Do San membacanya dan terkejut menemukan nama Apollon dan Artemis di sana.

Do San pun teringat tadi malam, sebelum Ji Pyeong datang ke rumahnya, dia sibuk dengan laptopnya.

Ternyata dia sedang membaca profil si kembar.

Apollon dan Artemis adalah si kembar.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

DoDal pun masuk ke ruangan mereka. Do San tanya, darimana nama Apollon dan Artemis berasal.

Yong San bilang, nama hosnya tertangkap waktu mereka diretas lalu dia mencoba anagram.

Do San : Aku lihat profil Shin Hyun dan Shin Jung pada alat kendali versi kita. Nama pengguna Shin Hyun adalah Apollon, dan Shin Jung adalah Artemis.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Dal Mi : Apollon, artemis. Mereka juga anak kembar.

Chul San : Apa hanya aku yang curiga? Mungkinkah ini kebetulan? Jika pelaku di balik serangan perangkat pemeras itu memang Shin Hyun dan Shin Jung… Tapi mengapa mereka menyerang perusahaan sendiri?

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Dal Mi pun teringat saat melihat si kembar ketemu Sang Soo di tepi jalan.

Dal Mi : Sebelum kejadian serangan perangkat pemeras itu, aku melihat mereka menemui direktur Morning AI.

Yong San : Jadi, mereka menemui direktur Morning AI dan meretas perusahaan sendiri? Apa ini masuk akal?

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Do San : Kita buktikan saja. Dal Mi-ya, sudah laporkan kasus itu kan?

Dal Mi : Ya. Langsung kulaporkan. Sekarang dalam investigasi.

Mereka semua mengikuti Do San ke meja.

Flashback end…

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Reporter Hwang mulai membahas soal perangkat pemeras.

Dia bilang, ada perusahaan yang kena perangkat pemeras dan harus bayar lebih dari 200 juta untuk dapat kunci.

Pegawai Cheongmyeong bilang, mereka juga pernah kena.

Reporter Hwang : Astaga. Ternyata kalian juga kena. Jika kena, mungkin perusahaan lain hanya akan kehilangan uang. Tapi kemudi otomatis menyangkut nyawa.

Do San : Benar. Tapi kami langsung selesaikan pada hari itu. Kami menemukan kuncinya dan pulihkan semuanya.

Reporter Hwang : Syukurlah. Tapi bagaimana jika muncul masalah serupa? Pasti akan ada potensi hal semacam ini terulang.

Yong San : Benar. Jadi, kami meningkatkan kembali keamanan sistem kami ke level tertinggi.

Sa Ha : Para pengembang kami hebat dalam pengenalan gambar dan keamanan.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Chul San : Dalam bidang keamanan sistem, temanku ini adalah jagoan.

Chul San menunjuk Do San.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Reporter Hwang lalu merasa bahwa ia sudah mendapatkan semuanya. Ia pamit. Tapi Dal Mi bilang belum dan bagian pentingnya baru dimulai.

Reporter Hwang bingung, apa?

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Ji Pyeong akhirnya sampai di Cheongmyeong dan menghampiri In Jae yang berdiri di depan ruang rapat.

Ji Pyeong : Apa Nona Seo di dalam?

In Jae : Ya. Dia sedang diwawancara.

Ji Pyeong : Kita harus hentikan itu. Pak Hwang adalah reporter yang sangat…

In Jae : Ya, terkenal. Aku sering lihat waktu kerja di Morning Group. Dia sangat sering menyerang perusahaan rintisan.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Ji Pyeong : Tapi kau tak menghentikannya?

In Jae : Tidak, karena mereka menanganinya dengan baik.

Ji Pyeong : Mereka menanganinya dengan baik?

In Jae mengangguk.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Ji Pyeong dan In Jae lalu melihat cara Dal Mi cs menangani reporter jahat itu.

Reporter Hwang tanya, masih ada hal penting lain?

Dal Mi : Tentu. Jika wawancaranya diakhiri begini, aku sudah tahu artikel apa yang akan kau tulis. “Cheongmyeong Company mengikuti tender platform kemudi otomatis kota pintar. Peretasan dalam kemudi otomatis bisa membahayakan nyawa. “Cheongmyeong Company pernah diretas.” Benar, ‘kan?

Reporter Hwang : Astaga. Tapi itu memang kenyataannya. Apa masih ada lagi?

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Do San : Pak Hwang, mau tahu hal yang lebih penting lagi?

Reporter Hwang : Yang lebih penting?

Do San : Ya. Tentang siapa pelaku peretasannya.

Reporter Hwang : Kalian tahu peretasnya?

Do San : Tentu saja. Kami menemukan pelakunya dengan analisis log peristiwa.

Flashback…

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Saat di tender, ternyata DoDal sempat memindai laptop si kembar.

Do San : Setelah memindai porta laptop peretas, ternyata nama hosnya cocok dengan nama komputer yang diretas. Dan semua bukti itu sudah kami berikan kepada polisi yang menangani kasus kami.

Dal Mi : Polisi baru saja menelepon dan memberi tahu bahwa para tersangka sudah ditangkap. Siapa tersangkanya? Shin Hyun dan Shin Jung, mantan pengembang kami.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Do San langsung ke kantor polisi dan memberikan bukti si kembar pelaku peretasan.

Si kembar pun ditangkap.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Do San : Tak lama setelah kasus itu terjadi, mereka direkrut menjadi CTO di Morning AI.

Chul San : Kami juga sudah lampirkan bukti bahwa mereka bertemu dengan Won Sang Su sebelum kejadian terjadi.

Sa Ha : Jika diinvestigasi, pasti akan ketahuan siapa dalangnya.

Reporter Hwang langsung terdiam tak berkutik.

Dal Mi : Aku sangat penasaran bagaimana kau akan menulis artikel ini.

Reporter Hwang : Astaga. Karena kalian bilang semua sudah selesai, artinya aku tak perlu menulis apa-apa lagi.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Yong San : Tunggu. Pelakunya sudah ditangkap, dan dalangnya adalah putra direktur Morning Group. Kau tak menulis itu?

Reporter Hwang beralasan, kasus yang masih diinvestigasi tak boleh ditulis.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Do San : Reporter lain tetap menulisnya meskipun masih dalam investigasi.

Dal Mi : Kau akan menulis setelah ada hasilnya, ‘kan?

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Reporter Hwang pun pergi. Dia berjalan melewati In Jae dan Ji Pyeong.

In Jae : Kau harus menulisnya. Jika tidak, kau akan dicurigai berkomplot dengan mereka.

Ji Pyeong hanya menatapnya tajam.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Ji Pyeong pun lega, syukurlah.

In Jae : Kau lari ke sini?

Ji Pyeong : Apa?

In Jae : Tanda pengenalmu di belakang.

Ji Pyeong pun lekas membetulkan tanda pengenalnya.

Ji Pyeong : Aku takut dia buat kesalahan lagi.

In Jae : Ini tahun ketiga Nona Seo. Tiga tahun sudah cukup baginya untuk bisa memahami ini semua. Dia pasti bisa mengatasi ini.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Ji Pyeong : Kau benar. Seharusnya begitu.

In Jae : Kau terlihat sedikit lega, tapi kecewa.

Ji Pyeong : Begitukah? Tentu tak kecewa. Aku hanya merasa lega. Sangat lega. Sekarang aku bisa bersantai. Aku pergi dulu.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Ji Pyeong beranjak pergi.

In Jae menatap kepergian Ji Pyeong. Dia tahu Ji Pyeong kecewa.

Tentu saja. Jika Dal Mi sudah bisa mengatasi kerikil-kerikil yang menghantam perusahaannya, artinya Dal Mi sudah tak butuh bantuan Ji Pyeong lagi.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Di ruangannya, Ji Pyeong duduk menghadap jendela. Sorot matanya tampak kecewa.

Rekan Ji Pyeong yang melihat itu, tanya ke Dong Cheon Ji Pyeong kenapa.

Dong Cheon : Mungkin baik-baik saja, mungkin tidak. Dia tak akan apa-apa.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Ji Pyeong lalu berdiri dan bilang ke Dong Cheon kalau dia akan pulang cepat hari itu.

Ji Pyeong : Hubungi aku jika ada yang penting. Kalau bisa, lewat pesan saja.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Ji Pyeong pergi.

Dong Cheon : Masih terlalu cepat untuk menopause.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Malamnya, DoDal datang di grand opening toko corn dog halmeoni dan Nyonya Cha.

Do San datang membawa kaktus yang dia rajut sendiri.

Halmeoni senang bertemu Do San. Dia bilang, sudah dengar Do San kembali dari Amerika.

Do San : Apa matamu sudah sangat buruk?

Halmeoni : Hei! Kau melihatku dengan tatapan menyedihkan, ya?

Do San : Tidak. Kau terlihat baik.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Halmeoni menyuruh mereka duduk.

Lalu halmeoni bilang dia hidup nyaman berkat Do San.Jika tak ada NoonGil, dia tak akan bisa bertahan.

Halmeoni : Aku bergantung kepadanya.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Nyonya Cha : Ya. Kinerja NoonGil sangat bagus. Aku menjadi tak bisa membolos. Jika aku mau tidur, NoonGil akan bilang, “Dia sedang mengantuk.” Ia melaporkan segalanya.

Halmeoni : Benar. Ia sangat pintar. Terima kasih sudah membuat NoonGil. Aku berutang besar kepadamu. Aku beruntung karena ada kau.

Do San : Kau harus lebih bahagia, Nek.

Dal Mi : Nenek, Do San akrab dengan pengembang NoonGil. Jadi, katakan kepada Do San jika ada yang tak nyaman.

Do San : Bilang saja kepadaku. Akan kusuruh mereka untuk memutakhirkannya.

Halmeoni : Baiklah. Aku akan menulis ulasannya di buku seperti waktu itu.

Do San : Baik.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Dal Mi : Benar. Nenek, Do San merajut tumbuhan.

Nyonya Cha : Apa? Merajut tumbuhan? Bagaimana caranya?

Do San : Aku merajutnya dengan bentuk kaktus. Apa kau ingat waktu aku berikan busa cuci piring RGB?

Do San lalu mengarahkan tangan halmeoni ke warna-warna yang ada di kaktus.

Do San : R ada di sini. Merah. G untuk hijau, dan B untuk biru.

Halmeoni : Dia mulai lagi.

Do San : Tekan tengahnya, akan keluar suara.

Halmeoni menekannya.

Do San bersuara, aku mencintaimu.

Semua tertawa.

Nyonya Cha : Akan hangat jika dipeluk waktu musim dingin.

Do San : Aku membuatnya sambil melihat wajah Dal Mi.

Nyonya Cha : Sangat mirip!

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Dal Mi : Nenek, katanya mirip aku.

Tapi halmeoni tiba-tiba saja berhenti tertawa.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Sementara itu, Ji Pyeong di apartemennya hanya sendiri. Ditemani sedikit cahaya lampu.

Ji Pyeong mengisi kesendiriannya dengan menonton bursa saham.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Seseorang memencet bel.

Ji Pyeong bergegas membuka pintu dan kaget melihat halmeoni yang datang.

Halmeoni bilang dia diantar Nyonya Cha.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Ji Pyeong lalu memapah halmeoni ke kursi.

Setelah itu, Ji Pyeong duduk di sebelah halmeoni.

Halmeoni bilang dia menyesal baru datang ke rumah Ji Pyeong saat dia sudah tak bisa melihat lagi.

Halmeoni : Dal Mi bilang rumahmu sangat bagus.

Ji Pyeong tanya, apa halmeoni datang untuk memberinya corn dog.

Halmeoni mengiyakan dan langsung memberikan corn dog yang dibawanya. Dia juga memberikan Ji Pyeong susu.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Ji Pyeong bilang bagus halmeoni datang karena ia mau mengatakan sesuatu.

Ji Pyeong : Halmeoni, kau sudah memiliki toko. Tangga di rumahmu pasti tak nyaman. Bagaimana jika pindah ke apartemen? Aku akan membelikanmu apartemen.

Halmeoni : Kau tak bosan membicarakan itu?

Ji Pyeong : Apa tak ada yang kau butuhkan?

Halmeoni : Tak ada! Jika kau merasa tak enak, bantu saja yang lebih butuh.

Ji Pyeong : Kenapa harus bayar utang ke orang lain?

Halmeoni : Tak perlu bayar. Aku pergi saja jika kau terus membicarakan ini. Aku muak.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Ji Pyeong : Astaga. Jika muak, terima saja pemberianku. Jika jadi kau, aku akan terima dan pergi karena muak.

Halmeoni : “Terima dan pergi”? Anak Baik, kau mau pergi?

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Ji Pyeong : Aku tak akan ke mana-mana. Dulu kau pernah melarangku untuk menghubungimu jika hidup dengan baik. Belakangan ini, aku hidup dengan sangat baik. Jadi, aku sibuk sekarang. Jika hidupku sulit, aku akan hubungi…

Halmeoni : Jangan begitu.

Halmeoni lalu memegang tangan Ji Pyeong.

Halmeoni : Hubungi aku meskipun kau hidup dengan baik. Seringlah datang. Mau ada urusan ataupun tidak… datanglah.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Ji Pyeong mau nangis, tapi dia menahan tangisnya.

Ji Pyeong : Kenapa datang jika tak ada urusan?

Halmeoni : Datanglah. Datang dan bicara asal pun tak apa-apa. Aku sudah tak bisa mendengar dan melihat dengan jelas. Jadi, kau boleh lakukan apa pun. Boleh menangis, dan tertawa. Aku tak akan menanyakan alasannya. Karena itu, seringlah datang. Keadaanmu akan memburuk jika sendirian. Jangan pernah kesepian lagi, Ji Pyeong-ah.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Ji Pyeong tak mampu lagi menahan tangisnya.

Tangisnya pecah.

Halmeoni memegang wajah Ji Pyeong.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Sadar Ji Pyeong nangis, halmeoni memeluk erat Ji Pyeong.

Halmeoni juga berkaca-kaca. Halmeoni bilang, Ji Pyeong akan baik-baik saja dan dia ada untuk Ji Pyeong.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Paginya, Dal Mi cs mulai bekerja lagi.

Dal Mi : Aku sudah mengirimkan pada semua orang daftar perusahaan kemudi otomatis lain.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Sa Ha membacanya.

Sa Ha : Apa karena tender ini besar, jadi, perusahaannya banyak?

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Chul San : Tak hanya itu. Sepertinya semua yang berhubungan dengan kemudi otomatis ikut tender ini.

Dal Mi mulai pesimis dan tanya bagaimana mereka bisa menang.

Chul San : Menang? Apa kita sungguh ikut tender ini untuk menang? Bukannya kita hanya ikut agar dapat pengalaman?

Dal Mi : Tentu. Hanya pengalaman.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Tae Won : Jangan merasa terbebani. Ini hanya untuk pengalaman. Tapi bagaimana jika benar menang?

Yong San : Tae Won, aku akan memberimu semiliar won jika begitu.

Tae Won : Pegang omonganmu.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Chul San : Artinya, itu tak mungkin. Jika menang, aku akan membotaki rambutku.

Sa Ha : Kalau aku, aku akan umumkan hubunganku.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Chul San langsung menatap Sa Ha.

Chul San : Sungguh?

Sa Ha : Ya. Tapi itu tak mungkin.

Chul San : Tapi seandainya benar menang, kau sungguh akan umumkan itu, ‘kan?

Sa Ha : Ya. Kau juga akan botak, ‘kan?

Chul San : Tentu. Aku bisa lakukan 50 kali.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Han : Begitu? Ayo katakan janji kalian. Jika menang, aku belikan kalian mobil sport.

Yong San : Astaga, Pak Han, kau baik sekali. Do San, kau apa?

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Do San bilang dia akan melamar jika mereka menang.

Dal Mi tertegun mendengarnya. Dan yang lain kaget.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Yong San : Artinya tak mungkin.

Do San mulai berambisi untuk menang. Dia tanya ke Dal Mi, berapa tim yang dipilih ke final.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Dal Mi : Li… li… lima tim.

Do San mengajak mereka rapat.

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Dong Cheon membawakan minuman untuk Ji Pyeong.

Ji Pyeong kembali ke dirinya semula. Dia dengan dinginnya nunjukin proposal di mejanya dan tanya apa itu.

Dong Cheon : Ini masuk ke surel perusahaan. Sepertinya bagus. Anak-anak yang keluar dari panti asuhan punya kesulitan ekonomi. Mereka ada di antara remaja dan orang dewasa.

Ji Pyeong : Lantas?

Start Up Ep 16 Part 1
Foto tvN

Dong Cheon : Jadi, perusahaan rintisan ini mempertemukan mereka dengan sponsor agar bisa mandiri dalam keuangan. CEO perusahaan ini juga dari panti asuhan. Dia sangat berambisi dan tujuan bisnisnya bagus.

Ji Pyeong : Hanya tujuan yang bagus. Kenapa buang uang perusahaan partner kita… Hanya untuk bisnis yang tidak berharga begini?

Dong Cheon : Aku paham. Aku akan batalkan rapatnya.

Ji Pyeong : Jangan dibatalkan. Biarkan saja.

Dong Cheon yang mendengar itu, senang.

Bersambung ke part 2….

12 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like