Start Up Ep 10 Part 2

Start Up Ep 10 Part 2
foto: tvN

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Start Up Episode 10 Part 2, Silahkan diperiksa juga bagian lengkap sekaligus baca Episode sebelumnya cek di sini. Untuk full cerita recapnya disediakan pada tulisan yang ini.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Dal Mi memasang karet balon di pintu rumahnya. Halmeoni keluar kamar dan melihat Dal Mi.

Halmeoni : Kau sedang apa?

Dal Mi : Ini semua berbahaya bagimu, saat matamu makin buruk.

Halmeoni : Apa ini saatnya mengkhawatirkan mataku?

Dal Mi : Ya. Tentu saja.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN
Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Dal Mi lalu keluar. Dia mau berangkat. Tapi diluar, dia melihat Do San sudah menunggunya. Dal Mi yang masih kesal, bilang kalau dia masih belum memahami apa yang terjadi sekarang dan melihat Do San membuatnya tersiksa tapi ia harus ke kantor.

Dal Mi : Aku harus ikut Hari Demo, dan harus meneruskan NoonGil. Aku harus bekerja seperti biasa sambil melihatmu dan Pak Han. Tapi aku tak bisa begitu. Karena itu, wajahku begini. Untuk sementara, kita bertemu di kantor saja.

Dal Mi pergi.

Do San nangis.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Sejumlah pekerja melakukan aksi demo, menuntut Injae Company.

In Jae sepertinya datang ke tempat aksi demo mereka. Dia datang bersama Reporter Choi.

In Jae : Pastikan kau sering sebutkan itu dalam artikelmu.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN
Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

In Jae lalu menghampiri Pak Oh, pria yang membuat keributan di In Jae Company waktu itu.

Pak Oh : Hei, kenapa kau berani-beraninya ke sini? Kau membawa reporter?

In Jae : Bisa bicara denganku sebentar?

Pak Oh : Tak ada yang mau kubicarakan. Jika mau bicara, bicara dengan manajer kami.

In Jae : Baiklah. Di mana dia?

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Pak Oh memanggil manajernya.

Pak Oh : Pak! Orang yang mau merenggut pekerjaan kita datang! Dia bahkan membawa reporter.

Manajer mereka ternyata ayahnya Do San.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Pak Nam lantas mendekati In Jae.

In Jae mengenalkan dirinya sebagai CEO In Jae Company.

Pak Nam : Aku Nam Seong Hwan.

Para pekerja tak percaya CEO In Jae Company masih semuda itu.

Sebagian dari mereka juga mengatai In Jae, bilang In Jae kurang ajar dan pembawa sial. Mereka juga menyebut In Jae tak tahu apa-apa karena masih muda.

Pak Nam : Kau membawa reporter? Bagus kalau begitu. Muat semua perkataan yang kami katakan di sini tanpa ada yang dikurangi.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

In Jae : Aku ingin ikut rapat antara kau dan Konstruksi dan Teknik Haun.

Pak Nam : Terserah kau. Jadi, perusahaanmu membuat model pengurangan pegawai?

In Jae : Yang benar adalah model efisiensi pegawai.

Pak Nam : Itu sama saja. Perusahaanmu berniat memecat orang.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Pak Nam membaca kartu nama In Jae. Ada logo Sand Box di sana.

Pak Nam : Sand Box?

In Jae : Ya. Kami di bawah naungan Sand Box.

Salah satu pekerja mengatakan soal anak Pak Nam yang juga ikut Sand Box.

In Jae : Benarkah? Jika begitu, artinya seangkatan denganku. Siapa nama putramu?

Pak Nam : Tak perlu tahu.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Pak Nam menyimpan kartu nama In Jae di sakunya.

In Jae memperhatikan nama Pak Nam yang tertulis di bawah saku Pak Nam.

Tahulah In Jae siapa anak Pak Nam tapi In Jae diam saja.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Mereka berdua lalu masuk ke dalam.

In Jae : Apa putramu Nam Do San dari Samsan Tech?

Pak Nam : Kenapa penasaran soal itu?

In Jae : Karena menarik. Samsan Tech juga memberikan solusi soal pengurangan pegawai. Sekarang ayahnya berdemo menentang itu. Apa putramu juga tahu hal ini?

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Pintu lift terbuka.

In Jae masuk duluan.

Tapi Pak Nam tiba-tiba memegangi kepalanya dan hendak jatuh.

Reporter Choi langsung memegangi Pak Nam. Rekan-rekan Pak Nam datang.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Pak Nam memeluk Reporter Choi. Dengan suara pelan, dia meminta Reporter Choi tidak menayangkan apapun yang terjadi di hari mereka demo.

Reporter Choi bingung, apa?

Pak Nam pingsan.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Rekan-rekan Pak Nam langsung membawa Pak Nam pergi.

Dua rekan Pak Nam membawa Pak Nam pulang.

Ibu tanya ada apa. Pak Oh menjelaskan kalau Pak Nam mendadak pingsan.

Pak Nam : CEO sialan itu membuat tekanan darah Pak Nam naik.

Ibu tanya, kenapa tak dibawa ke RS. Ayah mengaku dia sehat.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN
Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Ibu : Apanya yang sehat? Orang yang sangat kuat sepertimu pingsan. Ayo segera ke rumah sakit.

Ayah langsung memegang tangan ibu. Setelah itu, ayah ngedipin mata ke ibu. Mengertilah ibu kalau ayah cuma pura-pura sakit doang.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Ibu lalu bilang pada dua rekan ayah kalau sepertinya tak perlu dibawa ke RS.

Dua rekan ayah heran, apa?

Ayah : Ya, jangan berlebihan.

Ayah lalu menyuruh dua rekannya balik ke tempat demo.

Pak Oh mau gak mau.

Ayah : Seseorang harus berjaga di sana. Jangan bilang kepada siapa pun bahwa aku pingsan.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Ibu meyakinkan rekan ayah, kalau ayah baik-baik saja.

Pak Oh lantas meminta ibu menjaga ayah dengan baik.

Ibu mengerti.

Dua rekan ayah pun pergi.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN
Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Setelah dua rekan ayah pergi, ibu tanya kenapa ayah sampai pura-pura pingsan.

Ayah bilang ini masalah besar. Sepertinya ia menghalangi masa depan Do San.

Ibu bingung.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN
Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Do San menyusuri jalanan. Wajahnya kusut. Tapi kemudian, dia dikejutkan dengan kedatangan Alex.

Do San langsung lari pas denger suaranya di video rekaman yang dibuat Cheon Ho.

Alex berhasil mengejar Do San. Do San pun tanya ada apa.

Do San : Suasana hatimu sedang buruk? Burung gagak pun berkicau.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Kamera menyorot burung yang dimaksud Alex.

Alex : Di Korea, jika burung gagak berkicau, artinya akan ada tamu penting yang datang.

Do San bilang itu burung kucica dan Alex bakal sial jika mendengar burung gagak berkicau.

Do San : Namun, aku tak percaya kedua hal itu.

Do San mau pergi, tapi Alex minta waktu Do San sebentar. Alex bilang dia mau membicarakan sesuatu.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Bu Yoon ke kantor Ji Pyeong dan bilang ke Dong Cheon kalau mereka harus beri orientasi pada para CEO yang ikut Demo Day.

Dong Cheon : Aku baru saja beri pengumuman. Tapi Bu Yoon, ada hal yang menggangguku. Beberapa tahun lalu, ada CEO yang bunuh diri, ‘kan? Apakah CEO Charging Partner dari angkatan ke-2?

Bu Yoon : Lantas, kenapa?

Dong Cheon : Adik CEO itu ada di angkatan ke-12.

Bu Yoon tanya, siapa dia.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Dong Cheon menunjukkan dokumen adik dari CEO yang bundir itu.

Dong Cheon : Aku sedang rapikan dokumen angkatan ke-12. Dia benar adik dari CEO itu, ‘kan? Kejadiannya sebelum aku masuk ke sini. Sebenarnya, kenapa CEO itu bunuh diri? Kudengar dia meninggal tak lama setelah Hari Demo.

Bu Yoon : Seperti yang kau tahu, itu acara untuk mencari investor sesungguhnya. Jadi, pertanyaan para investor sangat tajam dan kejam.

Dong Cheon : Benar. Aku yang melihat pun terkadang merasa takut. Para CEO pasti akan kesulitan jika tak bermental kuat.

Bu Yoon : Banyak hal buruk menimpa perusahaan itu dan dia tak punya alasan yang kuat untuk tetap bertahan.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Saat mereka membahas itu, adegan pindah ke Dal Mi. Dal Mi masih murung.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Dong Cheon pun penasaran, alasan adik dari CEO yang bundir masuk Sand Box.

Dong Cheon : Jika jadi dia, aku tak akan ke sini. Kakakku mati di sini.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN
Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Bu Yoon pun akhirnya teringat dengan tulisan memo ‘balas dendam’ yang dia dan Ji Pyeong lihat.

Ji Pyeong : “Balas dendam”? Apa itu? Sangat mengerikan.

Bu Yoon pun tersadar. Lalu dia bilang ke Dong Cheon kalau mungkin saja adik dari CEO yang bundir salah paham dan berpikir kalau kakaknya meninggal karena seseorang di Sand Box.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN
Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Do San dan Alex duduk di cafe. Do San kaget, Silicon Valley? Silicon Valey yang ada di San Fransisco?

Alex : Ya. Kantor pusat 2STO ada di sana. Kami mau merekrutmu menjadi pengembang di kantor pusat kami. Tentu penawaran kami juga fantastis. Tiga ratus juta per tahun, ditambah saham senilai 1,5 miliar selama empat tahun. Bagaimana?

Do San bilang dia gak tertarik.

Alex kesal, Nam Do San-ssi, kami 2STO.

Do San : Dan kami Samsan Tech.

Alex : Dengar. Semua berubah jika ada riwayat menjadi pengembang di kantor pusat 2STO. Banyak investor yang akan mengantre untukmu. Pasti investasi pada apa pun yang kau kembangkan. Jika kau tulis buku berisi pengalamanmu bekerja di 2STO, Apa namanya? Royalti. Kau bahkan bisa hidup hanya dari royalti.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Do San : Aku tak mau menulis buku. Kemampuan bahasaku tidak bagus.

Alex : Itu bukan inti perkataanku. Apa kau khawatir aku adalah orang seperti Pak Won Du Jong? Aku sangat berbeda dengannya. Aku bukan mau memanfaatkanmu.

Do San : Aku tahu itu. Tapi aku tetap tak mau.

Alex : Baiklah. Kalau begitu, bekerjalah tiga tahun, lalu kembali ke Samsan Tech. Bagaimana? Setelah itu, Samsan Tech juga pasti maju.

Do San pun bilang dia sudah terlambat. Do San mau pergi.

Alex : Apa kau tak punya ambisi! Tak punya mimpi?

Do San : Tentu aku punya mimpi.

Alex : Aku akan mewujudkan mimpimu.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN
Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Alex nunjukin lagi video ‘money’ Do San.

Alex : Ya, aku akan menjadi partnermu. Aku akan membuatmu sukses.

Do San : Apa mimpiku harus selalu menjadi sukses? Tak bisakah menjadi seseorang?

Alex : Apa maksudmu? Seseorang? Siapa dia?

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN
Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Dal Mi tiba di depan kantornya. Tapi dia tak langsung masuk dan melihat Sa Ha, Chul San dan Yong San lagi bicara.

Sa Ha, Chul San dan Yong San pusing harus bagaimana.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Dal Mi lalu bicara pada dirinya, kalau dia bisa dan harus bisa.

Lalu dia mengikat rambutnya, dan membuka pintu.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN
Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Dal Mi masuk dengan wajah ceria.

Dal Mi minta maaf pada mereka karena dia semalam bolos.

Sebagai permintaan maaf, Dal Mi mau traktir kopi.

Yong San dan Chul San kompak pesan es kopi.

Sa Ha mesan latte vanila dingin.

Chul San langsung merubah pesenanannya biar sama kayak Sa Ha.

Dal Mi : Baiklah. Satu es kopi, dan dua latte vanila dingin.

Dal Mi beranjak ke pintu.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Chul San berbisik ke Yong San, apa Dal Mi baik-baik saja.

Yong San bilang iya.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN
Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Di pintu, Dal Mi ketemu Do San yang mau masuk.

Mereka langsung canggung. Tanpa menatap mata Do San, Dal Mi bilang dia mau beli kopi.

Dal Mi : Untukmu es kopi kan?

Do San menatap Dal Mi, ya.

Dal Mi pergi.

Do San sedih.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN
Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Chul San : Sangat canggung. Tapi sepertinya belum berakhir. Ya, ‘kan?

Yong San : Ya, sepertinya begitu.

Sa Ha : Sudah berakhir. Kenapa masih tanya?

Chul San : Tidak. Belum berakhir.

Yong San : Ya, benar.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Ji Pyeong menemui halmeoni. Dia datang ke warung halmeoni.

Ji Pyeong nanyain keadaan Dal Mi. Ji Pyeong bilang Dal Mi terus menangis dan itu membuatnya khawatir.

Halmeoni : Keadaannya tak baik. Pagi ini aku melihat wajah Dal Mi dan menyesali perbuatanku. Aku memang memulai semua ini agar Dal Mi bisa hidup dengan bahagia. Tapi ternyata tidak. Itu hanya keserakahanku. Ternyata kebohongan yang baik itu memang tak ada.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Adegan pindah ke Dal Mi yang sedang memfotocopy.

Terdengar suara halmeoni.

Halmeoni : Bagaimana sebuah kebohongan itu baik? Hal itu pasti melukai seseorang.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Dal Mi kembali ke kantornya dan melihat Samsan lagi diskusi.

Do San : Sepertinya, negatif dan positif palsu banyak muncul karena pemantulan cahaya matahari terbenam atau cahaya belakang.

Yong San : Kalau begitu, pakai LBP di tempat yang banyak pantulan cahaya, dan lakukan deteksi objek berbasis pembelajaran.

Dal Mi mendengarnya, LBP?

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Dal Mi yang gak tahu LBP itu apa, mencari di internet.

Do San : Tapi fungsi LBP adalah membedakan tekstur. Lebih baik pakai R-CNN.

Dal Mi : R-CNN?

Dal Mi lagi-lagi mencarinya di internet.

Dal Mi lalu terdiam. Tak lama kemudian, dia memutuskan pergi.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Dal Mi berjalan-jalan di taman Sand Box.

Tak lama, dia menerima pesan dari Chul San dan Yong San. Mereka kompak nanyain Dal Mi dimana. Mereka bilang mereka akan makan siang.

Dal Mi membalas, bilang kalau dia ada janji makan siang.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Dal Mi kemudian pergi.

Tanpa Dal Mi sadari, Ji Pyeong melihatnya dari jauh.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Dal Mi pergi ke kedai bibim guksu.

Dia masih murung. Pemilik kedai mendekati Dal Mi dan menyuruh Dal Mi gabung dengan pengunjung lain jika Dal Mi sendirian.

Pemilik bilang, sedang waktu makan siang jadi tempatnya kurang.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Dal Mi mau pergi, tapi Ji Pyeong datang. Ji Pyeong bilang pada pemilik kalau Dal Mi gak sendiri.

Pemilik tanya, dua mangkuk bibim guksu.

Ji Pyeong : Ya. Dua.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN
Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Ji Pyeong lalu duduk. Dal Mi mau pergi, tapi Ji Pyeong minta Dal Mi mendengarkannya.

Ji Pyeong : Mungkin tak nyaman, tapi ada yang harus kukatakan.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Dal Mi akhirnya duduk lagi.

Ji Pyeong mengambil dua tissue. Tissue yang satu dia taruh di depan Dal Mi dan yang satu dia taruh di depannya. Lalu dia meletakkan dua pasang sumpit di atas masing-masing tissue.

Ji Pyeong : Waktu itu, kau bilang mau aku bicara jujur. Ada beberapa hal yang kau belum tahu.

Dal Mi : Masih ada lagi?

Start Up Ep 10 Part 2
Foto ttvN

Ji Pyeong menjelaskan, kalau dia dan Do San gak akrab. Mereka saling benci.

Ji Pyeong menuangkan air ke dua gelas. Lalu dia memberikan air yang satu ke Dal Mi.

Dal Mi dengan wajah malas menanggapi Ji Pyeong, begitu.

Ji Pyeong : Tapi aku tak mau kau salah paham. Tak semua hal dimulai karena permintaan bantuanku. Pergi ke pesta relasi, memberimu kartu nama dan memintamu menjadi CEO. Itu semua keinginan Nam Do San sendiri.

Start Up Ep 10 Part 2
Foto tvN

Pelayan datang membawa dua mangkuk bibim guksu.

Ji Pyeong : Kamsahamnida.

Bersambung ke part 3

37 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like