Start Up Ep 1 Part 4

Start Up Ep 1 Part 4
foto: tvN

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Start Up Ep 1 Part 4, Silahkan untuk membaca daftar lengkap dari sinopsisnya di tulisan yang ini. Sebaliknya jangan lewatkan cerita dari Episode sebelumnya baca di sini.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Nenek Choi kesulitan mengangkat dua kaleng besar.

Ji Pyeong datang. Nenek Choi langsung minta bantuan Ji Pyeong membantunya mengangkat dua kaleng itu. Tapi Ji Pyeong yang kesal karena uangnya diambil nenek, berlalu begitu saja dan masuk ke dalam.

Nenek kesal melihat sikap Ji Pyeong.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Tapi tak lama kemudian, Ji Pyeong keluar lagi. Dia membawa tasnya kali ini dan mau pergi tanpa pamit pada nenek.

Nenek Choi menghentikan itu.

Nenek : Kau mau kemana.

Ji Pyeong : Seoul.

Nenek : Kenapa tiba-tiba?

Ji Pyeong : Aku diterima di universitas. Terima kasih sudah membantuku.

Nenek : Tetap saja. Kenapa pergi tiba-tiba begini?

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN
Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Disinilah kemarahan Ji Pyeong meledak. Dia juga tanya, kenapa nenek tiba-tiba begitu padanya.

Jelas si nenek bingung.

Ji Pyeong bilang itu uangnya bukan uang nenek. Rekeningnya memang atas nama nenek tapi itu uangnya. Hasil investasi sahamnya.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Nenek : Hebat. Kau jadikan jumlahnya sepuluh kali lipat dalam setahun.

Ji Pyeong makin marah.

“Kau tahu kenyataannya tapi tetap begini?”

“Karena itu, kau mengantarku ke bank? Untuk meminjam namaku?”

Ji Pyeong terdiam. Tapi teringat uangnya diambil nenek, dia pun kembali marah.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Ji Pyeong : Ya! Karena itu aku mengantarmu! Kau tak tahu bingungnya anak yatim piatu seumur aku. Dikeluarkan dari panti asuhan, diberi dua juta won karena sudah dewasa. Aku harus hidup dengan uang itu. Bank tak mau buka rekening karena aku masih anak-anak. Aku bukan anak-anak atau orang dewasa. Konyol sekali. Lalu tiba-tiba ada seorang nenek bodoh muncul. Karena itu, aku mengantarmu. Pikirmu aku begitu karena berterima kasih? Hal baik seperti itu hanya dilakukan orang kaya. Percuma aku berbuat baik dan polos. Kau malah mempermainkanku dan menyuruhku menulis surat.

Ji Pyeong lalu mengumpat dan menyebut dirinya bodoh. Setelah itu, ia minta nenek mengembalikan uangnya, tapi nenek malah masuk ke dalam.

Ji Pyeong tambah marah.

Ji Pyeong : Kau mau ke mana? Cari anakmu dan ambil uangnya. Sekarang!

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Tapi kemudian nenek keluar lagi membawa sekantong besar. Nenek memberikan kantong itu ke Ji Pyeong. Dia bilang, untuk apa dia mencuri uang Ji Pyeong.

Ji Pyeong kaget. Kantong itu berisi uangnya.

Ji Pyeong : Lantas uang yang kau berikan pada anakmu?

Nenek bilang itu uangnya.

Ji Pyeong langsung merasa bersalah karena sudah menuduh nenek. Tapi Ji Pyeong endingnya tetap pergi. Dia pamit pada nenek.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Dal Mi duduk di taman. Dia menatap kotak musik In Jae yang sudah hancur di tangannya. Pipi Dal Mi terluka, karena berantem dengan In Jae tadi.

Ponsel Dal Mi kemudian berdering. Telepon dari ayahnya. Dal Mi mengusap air mata di pipinya.

Dal Mi : Ya, ayah. Bagaimana hasilnya?

Pak Seo bilang dia dapat investor.

Dal Mi senang dan mengucapkan selamat pada ayahnya.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Ayahnya bilang itu baru permulaan.

Pak Seo : Ayah akan sukses dan membawa kembali ibu dan In Jae.

Dal Mi terdiam mendengarnya.

Pak Seo pikir, diamnya Dal Mi karena Dal Mi tak percaya padanya.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Dal Mi minta ijin untuk bicara jujur.

Pak Seo bilang, dengarkan perkataan dia dulu.

Pak Seo : Kau akan berubah pikiran setelah mendengarkan ayah. Sebenarnya ayah bisa membayangkan bagaimana dunia ini akan berubah. Kini, banyak orang yang memakai ponsel, ‘kan?

Dal Mi : Ya.

Pak Seo : Bagaimana jika ponsel itu makin canggih? Kau akan bisa berfoto dan mendengarkan musik dari ponsel. Kau juga bisa pakai internet.

Dal Mi : Sepertinya akan nyaman.

Pak Seo : Hei, itu akan lebih dari sekadar nyaman. Dunia akan berubah drastis.

Pak Seo lalu bilang alasannya berhenti dari kantor bukan karena ia dipukuli tapi karena ia mau mempersiapkan dunia baru itu.

Pak Seo : Bagaimana? Ayah pasti sukses, ‘kan?

Tapi Dal Mi tetap mau berkata jujur.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Pak Seo : Kau masih tak percaya pada ayah? Ayah….

Dal Mi : Aku percaya. Aku yakin ayah akan sukses.

Pak Seo : Lantas, kenapa kau terus menangis? Ayah juga menjadi sedih.

Pak Seo mengusap matanya.

Dal Mi : Aku tak menangis. Aku hanya…. mau ayam goreng.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Pak Seo : Jangan khawatir. Ayah akan beli cola juga. Ayam goreng tak mahal. Ayah punya uang untuk belikan itu. Kapan pun kau mau makan itu, katakan saja.

Dal Mi : Sampai kapan?

Pak Seo : Selamanya. Maka itu, bilang saja jika kau mau itu. Jangan khawatir.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Dal Mi lalu ingat kata-kata Do San nya.

Ji Pyeong : Dulu aku tak sadar waktu bersamanya adalah waktu yang berharga. Semua momen bersamanya adalah anugerah. Jadi, aku sudah bulatkan tekad. Aku tak akan mengisi masa kini dengan penyesalan lagi.

Pak Seo minta Dal Mi menunggunya. Ia bilang akan membelikan Dal Mi ayam goreng.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Dal Mi : Ayah.

Pak Seo : Ya, kenapa?

Dal Mi : Aku mencintai ayah.

Pak Seo : Kau mencintai ayah karena membelikanmu ayam?

Dal Mi : Tidak. Tak begitu pun aku tetap mencintai ayah. Ayah tahu aku sangat menyayangimu, ‘kan?

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Pak Seo terdiam sejenak. Tangisnya pecah.

Berikutnya, Pak Seo bilang dia tahu Dal Mi sayang padanya.

Pak Seo : Putri ayah tersayang. Ayah juga mencintaimu.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Pak Seo menunggu lift terbuka.

Bu Yoon datang. Dia bilang lift yang ditunggu Pak Seo tidak berfungsi dan menyuruh Pak Seo naik bersamanya pakai lift yang lain.

Bu Yoon : Mari kita bicarakan syarat investasinya pekan depan.

Pak Seo : Baik.

Pak Seo mimisan lagi. Bu Yoon langsung memberikan saputangannya.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Bu Yoon : Berbisnis itu sulit, ‘kan?

Pak Seo : Ya, lumayan.

Tapi Pak Seo lalu meralat ucapannya dan mengakui berbisnis itu sangat sulit.

Bu Yoon : Kau akan dipanggil CEO jika sukses dan dipanggil penipu jika gagal. Bidang ini memang menakutkan.

Pak Seo : Ya, kau benar. Aku selalu jatuh dan hancur. Kuharap bidang ini seperti pasir, bukan aspal. Pasti berbisnis akan lebih mudah.

Bu Yoon : Pasir?

Pak Seo : Dulu putriku jatuh saat naik ayunan dan lututnya luka parah. Jadi, istriku melarangnya untuk naik ayunan lagi. Tapi putriku malah minta kami menebarkan pasir di bawah ayunannya.

Flashback…

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Pak Seo menaburkan pasir dibawah dua ayunan.

Salah satu putrinya, tersenyum melihatnya menabur pasir.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Setelah itu, keduanya main ayunan. Tapi putrinya tiba-tiba jatuh.

Pak Seo langsung turun dari ayunan. Dia cemas, Dal Mi-ya…

Tapi Dal Mi berdiri dan mengusap lututnya yang penuh pasir. Lutut Dal Mi tidak terluka. Dal Mi pun kembali main ayunan.

Pak Seo tersenyum menatap Dal Mi.

Flashback end…

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN
Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Bu Yoon : Sepertinya ayunan itu sangat menyenangkan.

Pak Seo : Ya, benar. Dia naik ayunan dengan senang setelah aku tebarkan pasir di bawahnya. Jika bidang ini empuk seperti pasir, pasti aku akan sangat senang dalam berbisnis. Tapi ini terlalu keras dan menakutkan.

Bu Yoon : Aku tahu itu.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Pintu lift terbuka.

Pak Seo pamit dan keluar duluan.

Bu Yoon : Sampai bertemu pekan depan.

Pak Seo sebelum pergi tanya ke Bu Yoon, apa ada restoran ayam goreng yang enak didekat sana.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Ji Pyeong duduk sendirian di stasiun.

Tiba-tiba nenek datang dan membawakannya sepatu baru.

Nenek : Aku selalu tak suka melihat sepatumu yang jelek. Jadi, aku belikan yang baru. Coba pakai.

Ji Pyeong : Agar aku merasa bersalah?

Nenek : Apa maksudmu?

Ji Pyeong : Seseorang akan kabur jika diberikan sepatu. Aku akan kabur dengan sepatu ini, dan menjadi orang kaya. Jauh lebih kaya darimu. Apa kau tak akan merasa dikhianati?

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Nenek gemes dan memasangkan sepatu baru itu ke Ji Pyeong.

Nenek : Pasti merasa begitu. Aku tak akan bisa tidur karena marah, tak bisa makan, dan merasa sangat iri.

Ji Pyeong : Lantas, bagaimana? Haruskah aku kembalikan uang ini?

Nenek : Anak Baik, kau memang pembangkang.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN
Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Nenek lalu duduk disamping Ji Pyeong.

Nenek : Berjanjilah kepadaku. Jika kau nanti sukses…

Ji Pyeong : Jangan begitu. Akan kubayar sekarang. Kau pasti mau minta banyak nanti.

Nenek : Jangan hubungi aku jika sukses. Jangan hubungi aku setelah kau kaya, menikah, dan hidupmu baik. Aku tak mau merasa iri…

Tentu saja Ji Pyeong terhenyak mendengar nenek meminta itu.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN
Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Nenek : Namun, hubungi aku jika kau susah. Datanglah lagi jika kau tidak punya tempat berlindung. Jangan kesusahan sendirian. Kembalilah. Kau tahu tempat kuncinya, ‘kan?

Ji Pyeong mengalihkan pandangannya. Dia tak mau nenek tahu dia menahan tangis.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN
Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Akhirnya tiba juga waktu Ji Pyeong untuk pergi.

Ji Pyeong mulai melangkah menuju pintu masuk. Tapi kemudian langkahnya berhenti. Ia tanya apa nenek mau sesuatu.

Nenek : Apa? Aku tak bisa dengar.

Ji Pyeong akhirnya berbalik dan mengatakan dengan keras.

Ji Pyeong : Katakan permintaanmu. Aku tak bisa utang budi begini. Kau tahu aku tak suka utang budi. Karena itu, katakan satu permintaanmu.

Nenek : Kubilang aku tak perlu. Cepat naik. Kau harus terus sehat.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Ji Pyeong pun melangkah lagi ke pintu tapi kemudian dia berlari ke pelukan nenek.

Ji Pyeong menangis.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Pak Seo di halte, menunggu bus datang. Dia sudah membeli ayam goreng. Tak lama bus datang.

Tapi saat sedang menuju kursinya, dia tiba-tiba saja jatuh dan bungkus ayam gorengnya tercampak ke lantai bus.

Seorang pria, sepertinya supir bus, membantunya duduk.

Pak Seo mulai tak bisa bicara normal. Dengan suara tersengal, Pak Seo minta pria itu mengambilkan ayam gorengnya yang jatuh.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Tangan Pak Seo gemetaran.

Pak Seo bingung kenapa tangannya begitu.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN
Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Tapi pria itu mengira Pak Seo kebanyakan minum.

Pak Seo : Aku… tak minum miras… sama sekali.

“Kau sangat mabuk.” ucap pria itu, lalu pergi.

Bus mulai melaju.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN
Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Dal Mi sudah di rumah. Dia di kamarnya dan menatap kotak musik miliknya.

Terdengar narasi Dal Mi.

“Do San-ah, terkadang aku berpikir. Pada musim semi tahun itu, aku kehilangan banyak hal.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

In Jae dan ibunya di pesawat.

In Jae memandang keluar jendela dengan wajah muram.

Bu Cha memegang tangan In Jae. In Jae menatap ibunya. Sang ibu tersenyum dan mengangguk padanya. Melihat itu, In Jae pun juga tersenyum.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Ji Pyeong menangis di bus yang melaju ke Seoul.

Dal Mi : Jika tak ada surat darimu, bagaimana jadinya musim semiku? Aku pasti akan lebih menyesali bunga yang gugur daripada bunga yang bermekaran.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Bus yang membawa Pak Seo, akhirnya tiba di halte tujuan.

Satu per satu, penumpang turun. Tapi Pak Seo tidak. Pak Seo nampak ketiduran.

Pria yang tadi membantu Pak Seo melihat Pak Seo.

“Bisa-bisa dia sampai di halte terakhir.” ucap pria itu, lalu beranjak.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Pak Seo bukannya tidur, tapi sudah meninggal.

Bungkus ayam di tangan Pak Seo jatuh ke bawah.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Kamera menyorot tangan Pak Seo yang satunya yang menggenggam ponsel. Di ponselnya, nampak foto dia dan keluarganya.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Bunga sakura berguguran.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Air mata Pak Seo tampak mengalir dari matanya yang sudah terpejam.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Bus terus melaju membawa Pak Seo yang sudah tiada.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Kita kembali ke masa sekarang, dimana Dal Mi sedang menulis surat untuk Do San.

Dal Mi bilang, jika Do San tak ada, pasti akan menjadi musim semi penuh penyesalan karena ia harus melepas orang yang ia cintai tanpa sempat mengatakan ia mencintainya.

Dal Mi berterima kasih karena Do San sudah menemaninya musim semi tahun itu.

Dal Mi : Terima kasih untuk suratmu.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN
Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Dal Mi lalu pergi ke area tempat neneknya berjualan dulu.

Tapi masih ada kandang burung di pohon sakura disana. Dal Mi memasukkan suratnya disana.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Nenek Choi kesulitan membuka jendela food truck nya.

Lalu tiba-tiba seseorang datang membantunya.

Nenek Choi berterima kasih.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

“Ini aku, Nek.” ucap seorang pria.

Nenek menoleh. Pria itu Ji Pyeong.

Nenek terkejut, anak baik?

Nenek lalu memegang kedua pipi Ji Pyeong.

“Apa kau sakit? Kau tak punya tempat tinggal?” tanya nenek.

Ji Pyeong menggeleng.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Ji Pyeong lalu memeluk nenek.

Narasi Dal Mi terdengar lagi.

Dal Mi : Saat itu, aku percaya kau ada. Sekarang, aku ingin percaya bahwa kau benar ada, Do San. Aku merindukanmu.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Adegan lalu berpindah ke sebuah rumah atap yang merupakan kantor Samsan Tech.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN
Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Kamera menyorot dua pria muda yang sedang tertidur.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Di dinding, ada foto Do San dan orang tuanya usai menerima medali emas.

Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN
Start Up Ep 1 Part 4
Foto tvN

Kamera akhirnya menyorot Do San. Do San sedang sibuk membuat program pengenal wajah.

Saat berhasil membuat program itu, Do San senang. Dia teriak, berhasil.

Kedua temannya langsung bangun. Mereka senang program Do San berhasil.

Bersambung….

62 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
How To Be Thirty Ep 7
Read More

How To Be Thirty Ep 7

Tentangsinopsis.com – Sinopsis How To Be Thirty Episode 7, Lihat nih gaes ada juga spoiler link lengkap yang…
Undercover Ep 8 Part 2
Read More

Undercover Ep 8 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Undercover Episode 8 Part 2, Untuk mencari hal lengkap terutama spoiler listnya ada di tulisan…