Snowdrop Ep 7

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Snowdrop Episode 7, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Untuk episode sebelumnya disini.

foto: JTBC

Soo Ho meletakkan pistol di dagu Yeong Ro seraya berkata kau takkan pernah mendapatkan kesempatan untuk dibebaskan lagi. Seraya memukul Soo Ho, Yeong Ro berteriak menyuruh mepelaskan 10 orang, setelah Soo Ho bekerkata akan membeskan 9 orang. Kau pikir kau siapa tanya Soo Ho memberi tahu bagiku, kau hanya perisai manusia kemudain menyuruh Gyeok Chan membawa Yeong Ro berdiri di depan jendela dan menyuruh Seung Hee mengikutinya.

Para oprator mengerakas volumenya saat Soo Ho berbicara dengan Seung Hee, emmbicarakan Yeong Ro yang mereupakan anak dari Chang Su, direktur ANSP. Seung Hee memberi tahu Soo Ho kalau Yeong Ro di keluarkan dari asrama karena menyembunyikan dirimu dan bersedia menerima hukuman apapun, menyuruh Soo Ho membebaskan berberapa siswa.

Gyeok Chol mendekati Soo Ho yang sedang berdiri di depan pintu, mengawasi Seung Hee yang pergi ke toilet, memberi tahu kalau Eung Cheol kurang sehat, menanyakan apakah harus mempercayai Chung Ya.

Soo Ho pergi, setelah menyuruh Gyeok Chan membawa kambali Seung Hee. Sementara di dalam, Seung Hee mengeluarkan alat komunikasi, kembali menyembunyikannya setelah mendengar seserang mendekatinya.

foto: JTBC

Ha Na mendekati Soo Ho setelah kembali, menyuruh dokter mengoprasi Gang Mu karena tertembak. Gyeok Chan mendekati Ha Na seraya bertanya dia menembakku tapi kamu ingin kami mengobatinya. Soo Ho memasuki ruangan tempat Eung Cheol dirawat menanyakan keadaannya kepada Chung Ya.

Chung Ya menyuruh Soo Ho diam kemudian menunjuk alat penyadap suara di dinding dan menggulung lengan bajunya memperhatikan tulisan yang di tulisnya, “TIM SWAT AKAN SEGERA MASUK, SELURUH ASRAMA DI SADAP” Soo Ho keluar, berkata kepada Gyeok Chan Ketua tim ANSP akan diobati lebih dahulu, menyuruhnya mengawasi para sandera terutama Yeong Ro.

foto: JTBC

Soo Ho berjalan memasuki ruangan tempat Gang Mu di kurung dan mendekatinya dan melepaskan kain penutup yang menutupi mata dan mulut kemudian menanyakan orang seperti apa Chang Su itu. Karena Gang Mu tidak memberi tahukannya, Soo Ho berdiri, meletakkan alat di meja seraya berkata seluruh gedung dipasangi bom C4, dari basemen dua sampai lantai tiga.

Seraya menegang alat pengontrol, Soo Ho berkata jika kutekan tombol ini, kau, aku, dan 70 sandera akan mati. Kau akan meledakkan diri dan anak buahmu tanya Gang Mu. Aku akan melakukan apa pun demi kehormatan anak buahku, tidak akan membiarkan mereka mati sebagai pengkhianat, lebih baik meledakkan diri untuk mati sebagai pahlawan demi negaraku ucap Soo Ho.

Setelah mendengar ucapan Soo Ho, Tae Il memberi tahu Chang Su kalau ia mempunyasi rencana lain yaitu menyuruh Dokter Kang menyuntik mata-mata komunis, menyingkirkan jebakan di basemen dua dan Tim SWAT akan masuk diam-diam dan membunuhyang terakhir. Mereka akan meledakkan diri jika kita membohongi mereka lagi ucap Chang Su dengan marah.

foto: JTBC

Ha Na mendekati Gang Mu yang keluar bersama Soo Ho kemudian memeluknya, seraya berbisik berkata Pistol di kotak P3K dan Tim SWAT masuk lewat pintu darurat. Gyeok Chan menghampiri Ha Na dan menariknya menjauh. Dengan marah Soo Ho mendekati Ha Na dan memojokkan di dinding, mencekik lehernya berkata jangan menjelek-jelekkan mendiang rekan kami.

Soo Ho melepaskannya setelah melihat penyadap suara seraya berkata jangan melewati batas, jika kau ingin mempertahankan kepercayaan kita kemudian menyuruh Ha Na ikut bersamanya. Ha Na membuka pintu universitas, melarang para polis menmebak, kemudian menyuruh para siswa keluar. Para polisi mendekati para siswa dan membawanya pergi, sedangkan Ha Na kembali masuk kedalam universitas.

foto: JTBC
foto: JTBC

Gyeong Hui memasuki markas memberi tahu Tae Il dan Chang Su kalau ia mengirim lima siswa terluka ke rumah sakit khusus ANSP dan mengirim empat orang lainnya ke agensi untuk diinterogasi. Semua polisi memberikan hormat kepada Ae ra yang datang, kemudian memakan makan yang di bawakan Ae Ra bersama. Seung Jun datang, menyuruh Gyeong Hui menyalakan TV dan melihat berita tentang Soo Ho yang mencoba menyulik Han I Seop, pada tanggal 27 November.

Akan kukeluarkan surat panggilan terhadap CPAJ dan si Gal Sang Sik itu teriak Tae Il dengan marah kemudain menyuruh para polisi kembali bekerja. Kita sudah memberi panduan pers setiap pagi untuk membungkam mereka tapi tak berhasil karena mereka punya bukti kuat ucap Chang Su kemudain menjawab telpon dari seseorang yang menyuruhnya datang pada jam 17.00 dengan solusi.

Kita harus membuat Utara memerintahkan mereka untuk tak meledakkan diri karena kita punya umpan yang bernilai 300 juta dolar ucap Tae Il kemudian bertanya akankah Lim Ji rok menyerahkan 300 juta dolar demi menyelamatkan mata-mata yang dapat dibuang itu. Pemilihan presiden 10 hari lagi, kau bisa mengurus ini setelah menang pemilu ucap Ae Ra. Gang Mu memberi tahu kalau ia akan beerbicara dengan Lim Ji Rok dan menyuruh Tae Il menarik tim SWAT kemudian pergi.

foto: JTBC

Kau dengan yakin berjanji akan mendapatkan 300 juta dolar dari mereka dalam 10 hari dan menyelamatkan putramu, apa itu mungkin tanya Soo Ryun. Ji Rok hanya diam saja kemudain menjawab panggilan telpon dari Chang Su, menyuruhnya mengirim agen kembali ke Utara. Kita bunuh ketiga mata-matanya dan kamu akan dapat 300 juta dolar ucap Chang Su. Kembalikan agen kami tanpa terluka, jika tidak akan ada perang ucap Ji Rok dengan marah kemudian menutup telponnya.

Setelah Ji Rok pergi, Soo Ryun menelpon Chang Su berkata, kau harus bernegosiasi denganku mulai sekarang, aku yakin mata-mata kami menganggap mati demi partai adalah hal terhormat jadi bunuh mereka. Yeon Hwa menutup kembali pintu, kemudian berjalan mdenekati Ji Rok memberi tahu kalau Su Ryeon menyuruh Selatan membunuh semua mata-mata kita.

foto: JTBC

Gyeok Chan menyuruh Chung Ya menyingkir, kembali memeriksa tas medisnya kemudian mengambil pistol pemberian Ha Na dan menyimpannya, mulai memukuli Chung Ya menggunakan senapannya. Soo Ho datang dengn membawa radio milik Yeong Ro dan meletakkannya tepat di bawah alat penyadap, membuat Tae Il dan yang lainnya kebingungan serta marah.

Gyeok Chan menarik Yeong Ro hingga terpojok di dinding kemudian membawa Chung Ya berdiri di depan jendela dan menodogkan senapan di depan Chung Ya, memukul kaca menggunakan senapan hingga pecah. Soo Ho mendekati Gyeok Chan, dan merebut senapannya membuat dirinya dan Gyeok Chan terlibat perkelahian. Yeong Ro mengambil pitol Soo Ho yang terjatuh tepat di depan kakinya.

foto: JTBC
foto: JTBC

Dengan gemetaran, Yeong Ro mengarahkan pistolnnya kearah Soo Ho. Soo Ho menggelengkan kepalannya menyuruh Yeong Ro meletakkan pistolnya. Jika kau membunuh dokter itu, mereka tak akan pernah mengirim dokter lain.

Dan rekan kaian tidak akan di obati ucap Gang Mu membuat Gyeok Chan melepaskan Chung Ya setelah di perintah Soo Ho. Salah satu polisi menembak asrama, membuat Gyek Chan membalas menembaki polisi membabi buta.

Soo Ho segera menarik Yeong Ro ketempat aman, membuat mereka berdua berguling di tantai kemudian mengambil senapan Gyeok Chan. Diam-diam Ha Na pergi menuju pintu rahasia. Yeong Ro bangun kemudian mengambil pesawat kertas dan membukanya membaca tulisan yang di tulisnya untuk Soo Ho. Setelah melihat Yeong Ro, Soo Ho merebut pesawat kertasnya kemudian membawa Yeong Ro berdiri di depan jendela.

foto: JTBC

Soo Ho segera berlari mengejar Ha Na setelah menyadarinya. Ha Na menghentikan gerakan tangannya yang akan membuka pintu, mendengar Soo Ho datang dengan menodongka pistol di belakangnya menyuruh menjauhkan tangannya dari pintu. Jika aku menekan tombol ini, kau dan aku, serta para sandera akan mati jadi keluar dan hentikan tim SWAT ucap Soo Ho.

Ha Na berguling keluar, berteriak menyuruh Tim SWAT masuk tapi para Tim SWAT hanya diam. Sementara di dalam, Soo Ho kembali menutup pintunya, memasang jebakan dan kembali memasuki asrama. Chang Su kembali kemarkas, menjawab panggilan dari Soo Ho yang menanyakan TIM SWAT., berkata pasti ada kesalahpahaman, kami tak mengirim mereka.

Aku yakin yang kau pikirkan hanya membunuh kami, dari caramu mengetahui titik pertemuan kami dan tujuan misi ini, kau pasti berhubungan dekat dengan pemimpin di Utara, aku akan memilih sandera secara acak dan membunuh mereka dalam sepuluh meni ucap Soo Ho kemudian menutup panggilan telponnya. Soo Ho menarik alat penyadap kamudian berkata kepada Gyeok Chan, Yeong Ro adalah putri Direktur ANSP, artinya dia penyelamat kita, setelahnya Soo Ho memutus semua alat penyadap.

Soo Ho memberikan hormat kepada Chung Ya dan membuka ikatan talinya seretah Chun Ya datang di bawa Gyeok Chan. Chung Ya duduk di sofa kemudian memperkenalkan diri kepada Gyeok Chan kalau ia dikenal sebagai Bukit Moran 1 di negara kita dan diperintahkan datang ke sini untuk memulangkan kalian ke Utara dengan selamat.

Sebenarnya, Direktur ANSP menyuruhku memeriksa instruksi partai jadi, aku membawamu ke sini untuk memeriksanya denganmu ucap Soo Ho kemudian memberikan kode yang di tulisnya kepada Chung Ya. Kegagalan menculik Profesor Han adalah salahmu dan semua agen di kapal kita terbunuh jadi berkontribusi untuk menebus kegagalanmu adalah yang harus kau lakukan mulai sekarang ucap Chung Ya.

foto: JTBC

Kau harus memberi makan para siswa, mereka belum makan berhari-hari ucap Seung Hee kepada Soo Ho setelah kembali dan di setujuinya, setelahnya Deok Sim pergi ke dapur memasak makanan. Soo Ho menarik Yeong Ro berdiri, membawanya berdiri di depan jendela. Kita harus beri tahu Kode Satu dahulu ucap Chang Su setelah melihat Yeong Ro. Mobil yang di tumpangi Chang Su berputar balik, setelah Jun Hui mendapat telpon tentang Yeong U.

foto: JTBC

Soo Ho menghampiri Yeong Ro, melepaskan ikatan tali tangannya dan membawanya ikut dengannya. Soo Ho mendudukan Yeong Ro di sofa menyuruhnya memakan makananya yang berada di meja. Bukankah aku hanya perisai manusia lalu kenapa tanya Yeong Ro. Soo Ho berkata aku tidak menyuruhmu makan demi dirimu tapi demi kami.

Yeong Ro menatap Soo Ho kemudian bertanya pesawat kertas itu kenapa ada padamu, jangan bilang kau datang ke asrama karena pesawat kertas itu. Tapi Soo Ho diam saja tidak menjawab. Yeong Ro menangis setelah mendengar berita kematian Yeong U.

BERSAMBUNG……

Sampai berjumpa lagi di Snowdrop Eps 8 dan jangan pernah bosen untuk membaca di drama yang aku tulis, salam A2One.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Read More

Big Mouth Ep 7

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Big Mouth Episode 7, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini.Baca…
Read More

Hometown Cha-Cha-Cha Ep 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Hometown Cha-Cha-Cha Episode 3, Jika Kalian ingin melihat full recapnya tersedia lengkap di tulisan tulisan…