Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2

5 min read

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2 – Jika Kalian ingin lihat daftar lengkap bisa mengetahui selengkapnya di tulisan yang ini. Kalian juga dapat membaca Episode sebelumnya baca di sini. Gimana cerita selanjutnya Yuk simak!

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Bu Handa berlari ke ruang DI. Bu Handa yang panik masuk begitu saja.

“Pak Aragami.”

“Bu Handa kamu datang tepat waktu. Aku baru saja membeli biji kopi yang enak.” Kata pak Aragami santai.

“Apa kamu mengambil satu ampul fentanyl  dari ruang manajemen anestesi?”

“Ya. Aku menerima instruksi dari dokter Motomura dan Departemen bedah dada dan kuberikan kepada perawat yang mengambilnya.”

“Kamu lupa mencatatnya di buku?”

Pak Aragami terdiam dia baru ingat  kalau lupa mencatatnya.

“Petugas Narkotika datang untuk inpeksi. Kalau begitu catatan di buku akan berbeda dari jumlah aslinya.” Jelas Bu handa seakan hampir menangis.

“Dokter Motomura memintanya sebagai pemesanan karena kondisi pasien kritis. Mungkin dia tidak menggunakannya.”

“Benar.” Kata Bu Handa sedikit lega.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Bu Handa mencoba menghubungi Dr Motomura tapi dokter itu tak mengangkat teleponnya. Kudo memberitahu jika dia rasa dokter mengadakan rapat konsultasi.

Bu Handa akan berusaha keras menunda inspeksinya. Lalu ia menyuruh Aihara mendekati Dr Motomura.

“Tolong dekati Dr MotomurA Aihara.”

“Aku…”

“Kamu yang termuda dan paling efisiendi sini.”

“Meski kamu  tidak di sini kami tidak akan terpengaruh.”kata Kariya dibelakangnya.

Bu Handa tahu Aihara gelisah soal itu tapi ini berkaitan erat dengan pekerjaan Bu Handa

“Tolong bantu aku.” Bu Handa memohon padanya. Bu Handa juga minta tolong Pak Aragami untuk turun membantunya.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Bu Handa menyambut dan memberi salam pada para petugas kontrol narkotika.

“Terima kasih sudah datang. Aku kepala departemen farmasi,Handa.”

“Aku Takano dari Kementerian Kesehatan,Tenaga Kerja dan Kesejeahteraan Jepang.”

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Sementara itu Aihara mencari Dokter Motomura di lantai atas dengan melewati tangga.(knp nggk naik lift aja seh biar cpt)

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Kembali ke Bu Handa yang mengantar para petugas kontrol narkotika. Bu handa berusaha mengulur waktu.

“Kalian semua sangat tinggi. Tidak apa apa santai saja dan berjalan perlahan. Cuacanya bagus hari ini.”

Bu Handa tampak was was.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Aoi dan Marie masih di jalan dan mereka melajukan sepedanya dengan kencang.(ini jg knp nggk naik mobil biar cpt smp)

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Di UGD.

Dokter Toyonaka masih menangani kondisi Pak Omiya.

“Seno Amiodarone.”

“Baiklah.”

“Konfirmasi tekanan darahnya.”

“Baiklah.”

“Cepat”

“Ini Amiodarone 300 mg.”

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Aoi dan Marie sampai juga di rumah Pak Omiya. Keduanya langsung cepat cepat mencari obat di laci laci meja dan lemari.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Kembali ke UGD.

VT terus bergerak akan menjadi VF.

“Jika itu terus berlanjut itu…”

“Bagaimana dengan arterinya?”

“Normal saat ini.”

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Kembali ke Bu Handa.

“Ada total 23 apoteker di RS yang bertugas meracik obat,mengunjungi pasien,kemoterapi,memberi infus,DI dan melakukan eksperimen. Semua orang di tempatkan di posisis yang tepat. Kami menangani 800 resep pet hari. Dengan jumlah apoteker terbatas.”

“Di mana brankas yang menyimpan obat bius untuk tujuan medis?”

“Ada yang ingin kutunjukkan sebelum itu. Silakan masuk.”

“Ya.”

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Pak Aragami masuk ke sana dan memunjukkan aksi sulapnya.

“Apa ini?”

“Aku bisa memahami perasaanmu. Pak aragami selalu  menampilkan sulap di depan pasien di konter obat untuk menghibur mereka. Tolong hargai penampilan sulap yang dihadirkan dihadapanmu dengan kebanggaan RS ini.”

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Sementara itu Aihara telah menemukan tempat rapatnya Pak Motomura. Gadis itu mengendap endap sambil mengintip situasi rapat konsultasi.Ia mencari cara untuk bisa masuk ke dalam. Dengan membantu membagikan air mineral. Saat melewati Pak Motomura ia memberikan catatannya.

“Aku Aihara dari Departement Farmasi.”

“Kamu memakai Fentanyl yang kamu pakai kemarin?”

“Petugas Kontrol Narkotika datang.”

“Aku belum menggunakan fentanyl.”

“Benarkah. Ada di mana?”

“Itu disimpan di ruang staf Departemen Bedah Dada. Ada di brankas.”

 Aihara mengerti Dia segera gercep ke sana.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Sementara itu di rumahnya Pak omiya Marie dan Aoi masih mencari caro obat yang dikonsumsi Pak Omiya. Aoi menemukan bungkus sisa obatnya di tempat sampah. Pilnya tinggal separo.Aoi tidak bisa melihat nomor kodenya karena jatuh. Aoi lalu mencicipi sedikit sisa pil itu. Aoi menelepon Hakura.

“Ada apa ? Aku sibuk.”

“Maafkan aku haku.nomor sandinya dimulai dengan EB20. Ini pil putih. Bisakah kamu memeriksanya di ruangan DI ?”

“Aku tidak bisa melakukannya sekarang.”

“Ayolah ini masalah hidup dan mati.” Hakura mau juga ke ruang DI.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Hakura di depan komputer melacak obatnya.

“Mustahil melacaknya seperti ini.”

“Ini agak manis di awal tapi rasa setelahnya agak pahit. Kurasa aku pernah mencobanya. Bisa srbutkan nama penggantinya?”

“Pil Amlodirane 10 mg.”

“Itu tidak benar.”

“Pil valsartan 20 mg.”

“Tidak. Itu tidak benar.”

“Loperamide 1 mg.”

“Ya. Rasanya memang seperti loperamide. Terima kasih Haku.”

Haku tersenyum. “Pantas saja dia dikenal sebagai psikopat.”  Hakura menamakan Aoi di ponselnya ,Aoi Midori Psikopat.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Di ruang ICU.

“Tekanan darahnya 62 per 44.”

“Singkirkan selangnya.”

“Baiklah.”

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Seno disana ditelepon Aoi.

“Kami akhirnya menemukan obat yang diminum Pak Omiya. Dia mungkin overdosis karena loperamide yang menyebabkan derak jantung tidak teratur. Tolong gunakan Naloxone ,antagonis reseptor padanya.”

“Naloxone?kamu sudah memastokan resepnya?”

“Tidak. Tapi rasanya khas.”

“Aku tidak bisa menerima penilaianmu sama sekali.”

“Ini harus ditangani secepat mungkin..apa masalahnya.”

Seno melihat Dokter Takonaya berteriak, “ bawakan aku amiodarone.”

“Kita tidak bisa melakukan itu. Konfirmasi resepnya.”pinta seno

“Baik. akan ku konfirmasi sekarang.”

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Setelahnya  Seno terlihat ragu ragu. Ia mengambil satu dua botol ampul yang berlainan lala memasukkannya ke jarum suntik.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Aoi mulai mencari cari informasi di Rs mana  Pak Omiya memeriksakan diri. Ia menghubungi beberpa RS.

“Aku Aoi dari departemen RS Yorozu.Aku yakin pasien bernama Omiya Kiyoshi pergi ke rumah sakitmu.”

Marie menemukan album foto masa kecilnya juga saat ibunya masih hidup yang masih disimpan ayahnya diam diam.

Aoi memberitahu dia menemukan rumah sakitnya.Karena resepnya rahasia dia harus ke sana.Aoi minta Marie kembali ke ruamh sakit untuk menemani ayahnya.

Di UGD suasana masih sama tegangnya. Pak Omiya  diambil darahnya dan Dokter menyuruh bersiap untuk  melakukan transfusi darah. “Tolong siapkan dua kantong darah.”

“Baiklah”

“Apa peralatannya sudah siap.”

“Tekanan darahnya 79 per 50.”

Seno masuk mengambil sesuatu lalu keluar lagi.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Di tempat Bu Handa. Pak Aragami masih menunjukkan atraksi sulapnya.

“Cukup.”

“Namun bagian terbaiknya belum datang.”

“Bisa tolong perlihatkan brankasnya. Apa ada masalah?”

“Tidak. Ikutlah denganku.”

Bu Handa mengantar mereka dengan raut wajah tegang.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Sementara Aihara,berlari ke departemen bedah dada. Aihara minta tolong dibukakan brankasnya karena keadaan darurat. Dia bicara dengan nada tinggi.Perawat di sana menyuruhnya tidak bicara keras karena pasien akan terkejut. Lalu perawat membukakan brankasnya.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Di ruang manajemen anestesi.

Bu handa dan Pak Aragamimembukabrankasnya perlahan. Petugas kontrol narkotika menghitung dan mencatat berapa ampul tiap jenis obat bius.

“Fendizoic acid 35 mg ada 22 ampul. Asam fendizoic 35 mg 22 ampul. Jumlah yang benar”

Bu Handa masih terlihat tegang.

Berikutnya oxycodone  50 mg.

“Fentanyl 0,25 mg. Totalnya 177 ampul oxycodone 10 mg. 177ampul jumlahnya benar.”

Bu Handa makin galau Aihara belum muncul juga.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Aihara  berhasil mendapatkan fentanyl 0.25 mg satu ampul

“Ini harus dikembalikan ke departemen farmasi.”

“Tolong tanda tangan di sini.”

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Setelahnya Aihara membawa Fentanyil satu ampul itu dengan sangat hati hati.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Aihara sampai dengan selamat di depan ruang manajemen anestesi. Aihara segera memberikan satu ampul fentanyl pada Bu Handa yang tegang.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Bu Handa memberi isyarat pada Pak Aragami agar melakukan sulap lagi untuk membuat perhatian para petugas kontrol kesehatan teralihkan.Pak Aragami mengerti.Sedangakm Bu Handa sendiri diam diam meletakkan ampul itu ke kardusnya.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Penghitungan dimulai lagi.

“Fentanyl 0.25 mg Dua puluh lima totalnya 280 ampul.jumlahnya benar.”

“Tidak ada masalah.”

“Begitu rupanya.” Sahut Bu handa tetlihat lega

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Di UGD.

“Kurangi antihypertensive menjadi sepuluh.”

Seno menatap obat itu dengan serius..Aoi belum lagi menghubunginya. Namun ia memutuskan percaya  pada Aoi. Sementara keadaan Pak omiya semakin menurun.

“Tekanan darahnya 25 per 18.

“Siapkan AED.”

Marie melihat ayahnya dari balik jendela kaca. Seno melihatnya Marie yang menangis sambil membawa album fotonya. Lalu ia memasukkan obatnya ke dalam suntikan.

“Sesuaikan menjadi 100 joule.”.Alat kejut jantung telah disiapkan. Seno menatap Pak Omiya sebentar. Lalu Aoi meneleponnya lagi memberitahu dia sudah memastikannya bahwa Pak Omiya Kiyoshi diresepkan dengan loperamide sebelumnya.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Melihat keadaan Pak Omiya yang makin kritis Seno segera bertindak dengan memberitahu dokter bahwa Pak Omiya memiliki detak jantung tidak teratur karena mengonsumsi loperamide berlebihan. Ia minta dokter menggunakan naloxone yang sudah ia siapkan.

“ Kamu yakin?”

“Informasi itu berasal dari orang yang bisa diandalkan.”

“Baik.”

Lalu dokter memasukkan obatnya lewat infus.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Aoi berada di Rumah Sakit Universitas  Kedokteran  Seisho untuk mencari informasi catatan medis Pak Omiya.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Di bamgsal UGD. Dokter Toyonaka memberitahu kondisi Pak Omiya pada Marie.

“Ini hampir berubah menjadi fibrilasi ventrikel. Namun kondisinya sudah stabil sekarang.”

“Terima kasih banyak.”

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Balik lagi di ruangan  Bu Handa yang sudah tidak tegang lagi.

Bu Handa :  Akhirnya aku bisa tenang.

Aragami :Maafkan aku.( Sambil memberikan secangkir kopi untuk bu handa) Ini semua salahku. Aku akan menerima hukuman apapun.

Aihara :  Kamu sudah keterlaluan.semua orang membuat kesalahan.

Aragami : Tidak. Apoteker tidak boleh membuat satu kesalahan apapun.

Bu Handa : Aku tahu ucapannya benar,namun kamu menyelamatkan kami dari masalah dengan suap. Kamu hanya perlu lebih hati hati ke depannya.

Aragami.: Tidak. Tapi….

Bu Handa : jika kamu bersikeras kamu bisa lebih sering membuatkanku kopi. ( Bu Handa menyeruput kopinya)  Enak sekali ini americano ala Aragami.

Aragami : Aku akan membuat kopi dari biji kopi premium dan membaginya dengan Aihara dan yang lainnya. Masalah selesai.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 2 Part 2
foto: viu

Sementara itu Kariya yang lewat sambil membawa kardus besar melihat pasien anak yang terkena mycoplasma. Sepertinya ibunya kesulitan meminumkan obatnya.Anaknya memuntahkan kembali obatnya.

Kariya hanya melihat tanpa bertindak lebih jauh.Mungkin Kariya pikirtugasnya hanya memberikan obat.

All images or content, credit copyright VIU , Fuji TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Copyright Tentang Sinopsis 2020

KONTAK | DMCA.com Protection Status

error: Content is protected !!