Sinopsis Unmei Kara Hajimaru Koi Episode 9

6 min read

TENTANGSINOPSIS – SINOPSIS UNMEI KARA HAJIMARU KOI aka YOU ARE MY DESTINY JEPANG 2020 EPISODE 9 RECAP || Anna menyerahkan “formulir persetujuan aborsi” kepada Aya.

Ia berbohong dokumen itu ditinggal kei di rumahnya dan Kei ingin memberikan itu padanya.

Sinopsis Unmei Kara Hajimaru Koi Episode 9
Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Aya percaya pada Anna begitu saja.

Aya menelepon Kei untuk memastikan apa benar itu yang diinginkan Kei, Kei yang juga ingin memberikan dokumen perihal warisan padanya mengiyakan dan ingin Aya menandatanganinya. Aya makin shock dan menangis.

Sementara itu di rumah nenek, keluarga Aya juga hayato telah berkumpul untuk makan makan atas undangan nenek.

Ibu berterima kasih pada nenek atas pesta penyambutannya. Nenek bilang tak perlu sungkan karena mereka adalah keluarga.

Lalu nenek menanyakan pada ando apa kei akan bergabung dengan mereka, ando memastikan karena ini hari ulang tahun neneknya.

Nenek juga menanyakan Aya yang tak kelihatan,Mikin menjawab Aya pasti datang karena ada maknanan favoritnya.

Sinopsis Unmei Kara Hajimaru Koi Episode 9
Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Kei datang kemudian dan menanyakan keberadaan Aya. Nenek heran kei juga tak tahu. Kei meneleponnya tapi nomornya tapi tidak aktif.

Aya tengah berjalan sendirian dan tampak linglung.Ia masih membawa dokumen pemberian Anna.

Kei heran Aya sedang apa disaat sepenting itu. Hayato menegurnya. Apa kei melakukan sesuatu yang membuatnya sakit hati lagi? Saat itu kei hampir membuatnya keguguran apa kei sudah lupa? Kakak dan ibu Aya terkejut.

Kei mengakui memang benar dia tidak bisa melindungi Aya. Tapi sekarang berbeda. Kei sudah memutuskan akan melakukan apapun demi membahagiakan Aya. Itulah tujuan dari dokumen yang dibawanya.

Hayato balik nanya keputusan Kei apa Aya sudah tahu? Kei tampak bimbang.

Baca juga Sinopsis Unmei Kara Hajimaru Koi Episode 8

Sinopsis Unmei Kara Hajimaru Koi Episode 9
Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Aya yang lagi jalan melihat tempat sampah. Aya terlihat kesal mengingat kei yang seakan tak menginginkan bayinya. Aya membuang dokumen yang dibawanya ke tempat sampah.

Sinopsis Unmei Kara Hajimaru Koi Episode 9
Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Hayato mengingatkan Kei yang tak tahu apapun tentang Aya. Kei tak mengerti maksud hayato.

“Apa kamu tidak tahu soal pena itu?” kei melirik pena yang tersemat di saku jasnya. Hayato melanjutkan,”Pena itu dibeli dengan uang yang didapat Aya dari penjualan barang warisan keluarganya.”

Ibu aya bertanya,”Apa yang telah dia perbuat?”

Hayato melanjutkan lagi,”Hari itu dia melihat kamu murung. Dia ingin menghiburmu. (itu lo waktu aya jd badut panda) Maka dia berpura pura memberikan pena itu atas nama Aya.”

Kei tampak terkejut. Ibu mengatakan dia telah berpesan pada Aya untuk mempertahankannya kecuali untuk sesuatu yang berharga.

Hayato bicara lagi.” Aya yang selalu melayani sikap egoismu. Tapi saat dia terluka atau merada sedih dia masih memikirkanmu. Alih alih dirinya sendiri. Bisakah kamu sungguh membahagiakan Aya?”

Kei bergegas mencari Aya tanpa memedulikan panggilan neneknya.

Kei berlari sangat kencang untuk menemukan Aya. Kei memanggil manggil namanya. Kei membawa dokumennya.

Aya sampai di taman bermain. Ia melihat pasir yang dibentuk seperti orang. Aya membelai pasir orang orangan itu dia berkata, pangeran kecil jangan khawatir meski ayahmu tidak di sini ibu tahu kamu akan tumbuh dengan baik.

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Tiba tiba hujan turun mengguyur pasir berbentuk orang itu hingga tak berbentuk lagi. Aya menangis menyesalinya. Aya mencoba memperbaikinya tapi percuma.

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Kei melihat Aya. Kei memanggil manggilnya. Aya ketakutan melihat kei membawa dokumennya. Ia benar benar takut harus menandatangi formulir itu aya berusaha  menghindarinya.

Aya berlari ke jalan tanpa peduli hujan yang turun makin deras. Kei terus mengejarnya.

Mereka berhenti sejenak untuk bicara. Apa yang ada di pikiran kei tak sama dengan apa yang dipikirkan Aya. Kei ingin memastikan sesuatu.

“Kamu menjual barang warisan pemberian ayahmu? Kenapa kamu membeli ini? Penanya? Kenapa kamu mencoba kabur?

Aya kenapa kamu tidak bisa memahamiku?” Aya tak bisa berkata kata. Ia hanya menatap kei sambil memegangi perutnya. Mungkin Kei menyesali apa yang dilakukan Aya dan pengorbanannya tak sebanding dirinya yang melukai aya selama ini. “jawab aku!”

“Kenapa kamu tidak mau menandatangani dokumen ini?” Aya masih mengira dokumen yang dibawa kei itu dokumen persetujuan aborsi.

“Jangan memaksaku menandatanganinya!”

“Kumohon katakan alasannya. Aku membuat perjanjian ini demu kebaikanmu.” Kei mendekat ke depan Aya. “ kumohon jangan memaksaku menandatanganinya!”pinta Aya.

Aya berlari lagi tetiba sebuah mobil lewat untungpah aya selamat. Bunyi remnya berdecit sangat keras. Kei mendengarnya dan terlihat khawatir.

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Aya kembali berlari menjauh dari Kei tetapi mobil datang lagi dan Aya tak sempat menghindar. Aya pun tertabrak.

Tubuh Aya tumbang kacamatanya terlepas ke jalan.Darah mengalir dari pahanya.Kei menjerit memanggilnya. Kei panik minta tolong siapapun untuk menolong mereka.

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Aya dibawa ke rumah sakit. Kei terus terusan memanggil namanya dengan khawatir. Kei minta dokter menyelamatkannya.

Dokter mengatakan ada pendarahan dari pelepasan plasenta yang disebabkan benturan. Dokter akan mengutamakan keselamatan sang ibu.

Kei diminta menandatangani dokumen aborsi. “Apa kamu memintaku merelakan bayi itu?”

“Tidak ada pilihan lain.”kata dokter. Kei pun bimbang.

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Aya mencengkeram kemeja Kei. “ Kumohon…jangan … Tidak apa apa jika kamu membenciku. Tapi jangan rebut nyawa bayi ini. Kei…aku mohon padamu kei….ku mohon.” Aya menangis tersedu sedu.

Kei juga sedih tapi ia tak punya pilihan lain. Ia mengambil penanya. “Aku ingin melahirkan bayi ini. Jangan mengorbankan bayi ini.

Kumohon! Tolong jangan renggut nyawa bayi ini. Aku mohon padamu…kumohon….” Aya terus memohon membuat kei tambah sedih.

Meski berat hati kei  menandatangani dokumen itu. Kei pun menangis sesenggukan setelahnya.(aku jg)

Aya masih digeledek dan dibantu alat pernapasan. Kei mengatakan. “Aya dibanding dengan bagi ini nyawamu…”

Aya dibawa masuk ke ruang operasi. Aya terus berteriak untuk minta menyelamatkan bayinya.

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Kei menangis menatap pena hadiah dari Aya.

Dalam ketidaksadarannya Aya bermimpi melihat seorang anak lelaki kecil. Aya bertanya,”Siapa kamu? Kenapa kamu sendirian? Di mana orang tuamu? Bagaimana kalau kita bermain bersama?”

Tetiba anak kecil itu menghilang tinggal kugmda mainannya saja. Aya berteriak.” Jangan pergi pangeran kecil! Jangan pergi!”

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Aya pun siuman. Ibu dan kedua kakak perempuannya menungguinya. Mereka sangat khawatir.

Aya menggenggam tangan ibunya. “ Ibu bayinya. Bayiku bagiamana keadaannya..” ketiganya diam.” Dia sudah tiada bukan?

Bayiku sudah tiada bukan? Aku yang paling bersalah. Aku tidak pernah bisa melakukan apapun dengan benar sejak kecil. Aku bahkan tidak bisa melindungi bayiku.”

“Itu tidak benar.”

Aya menggeleng gelengkan kepala.” Karena aku bayiku…”

“Ini bukan salahmu aya.!”

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Miki tak tahan lagi melihat Aya ia hampir menangis,ia pun keluar. Di depan pintu Kei minta dizinkan masuk menemui Aya, Miki menyuruh Kei pergi.

Kei bilang ia mencemaskan Aya. Ia ingin melihat sekilas saja iti sudah cukup. Kei hanya ingin melihatnya.

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Aya di dalam mendengar suara Kei. Aya ketakutan seperti trauma. Ia tidak ingin kei masuk menemuinya.

Ia tak mau melihat kei saat ini. Aya memeluk ibunya erat seakan mencari pegangan untuk menguatkan diri. “bagiku.aku kehilangan bayiku. Suruh dia pergi! Jangan biarkan dia masuk!” Aya terus menangis histeris.

Kedua kakaknya ikut memeganginya dan menenangkannya. (aku ikt nangis. Oh ayaaa)

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Sementara di luar Kei masih memaksa untuk masuk tapi miki melarangnya dengan tegas. Ando menenangkannya dan membawanya pergi.

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Kei tampak linglung, Anna menjumpainya. Anna melihat baju kei yang ada noda darahnya.

“Kei apa yang terjadi?”

“Darah itu bukan kecelakaan.”

“Ada apa? Apa yang terjadi?”

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Ando memberitahu mereka dari rumah sakit.

“Ada apa?Apa yang terjadi? Ada apa dengan darah di bajunya?”

“Ini darah nona Aya. Aya tertabrak mobil. Dia kehilangan bayinya. Pak kei telah menyiapkan dokumen karena dia ingin membahagiakan nona Aya. Nona Aya menolak menandatanganinya dan kabur. Aku harus pergi.”

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Anna shock mendengarnya.Mungkin ia merasa bersalah akibat taktiknya yang membohongi Aya. Anna menangisi kesalahannya.

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

“Satu Pekan Kemudian”

Aya lagi duduk di teras rumah sambil mainin kincir angin mainan. Ia tampak lesu. Ibu datang dan senang menemukannya di sana. Karena ibu tahu Aya suka ke sana.

“Ibu maafkan aku karena selalu membuat ibu khawatir.”

“Omong kosong. Sudah takdir bagi seorang bayi untuk dilahirkan. Takdir ditentukan oleh hidup. Kamu mengerti?” aya terdiam. “Ibu membawa seseorang yang ingin bertemu denganmu.”

“Siapa?”

“Pria yang sangat tampan.” Aya ketakutan mendengarnya mungkin ia masih trauma dengan Kei. “Aku takut. Jika dia seseorang yang tidak ingin kutemui.”

Aya memandang seseorang yan berdiri tak jauh darinya. Sosok hayato tersenyum padanya di bawah payung putih.

Mereka berjalan bersama.

“Kamu datang untuk menghiburku?”

“Senangnya menjadi dirimu. Ibu dan kakak kakakmu semua mencemaskanmu seolah olah itu masalah mereka sendiri. Jadi,kamu harus bersemangat.”

“Pak hayato…”

“Aya ,ayo pergi ke okinawa.” Aya terperangah mendengar ajakan hayato.

“Tinggalkan tempat ini dan temukan dirimu yang baru.”

Aya masih menatap pria di depannya.

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Kei lagi di kamar Aya. Nenek juga ke sana membawa sebuah dokumen. Kei menyapa neneknya dan juga minta maaf.

“Itu tidak bisa dihindari. Itu bukan sepenuhnya salahmu. Omong omong nenek sudah membaca ini. Tindakanmu sudah benar. Kamu membuktikan dirimu sebagai pewaris ichijo.”

“Aku menghubungi keluarga Aya.mereka tidak mengizinkanku bicara dengannya.”

“Itu pasti menjadi pukulan berat baginya. Aku yakin dia sadar sendiri pada saatnya nanti.”

Nenek melihat diary yang dibawa kei.” Apa aya sendiri yang menulisnya? Boleh nenek lihat?”

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Nenek membaca diary Aya untuk pangeran kecil.nenek memuji Aya sungguh gadis yang baik. Kei tidak akan menemukan gadis seperti dia lagi. Kei diam melirik nenek sekilas.

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Kei melihat kotak harta karun Aya. Ia jadi teringat saat ia menemukan kotak itu di gudang rumah Aya.

Berbagai macam keluhan Aya tersimpan di sana. Kei membaca tulisan pada kertas berbentuk hati.”semoga aku menemukan belahan jiwaku” Kei juga merasakan hal sama saat membaca itu pertama kali di gudang bersama Aya. Nenek ikut membacanya.

Nenek menggeleng gelengkan kepala.”Dia bahkan tidak menyadari keinginan sederhana ini.” Kata nenek. Kei lanjut baca berikutnya. “semoga pak kei bisa merayakan ulang tahunnya bersama nona Anna”

“Wanita itu…” kei tak habis pikir.

“Semoga pangeran kecil bisa lahir dengan selamat” kei pun menangis terharu membacanya.

Ada lagi. “Semoga nenek sehat selalu.” Nenek terharu dan ikut menangis. “Gadis itu…Dia sungguh…” nenek menghapus air matanya. (aku juga ikut nangis)

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Kei membaca. “Semoga Pak kei tidak akan pernah tahu bahwa aku jatuh cinta padanya” Kei menangis sesenggukan membaca itu.(aku juga).

Nenek menyuruh kei berdiri dan secepatnya mencari Aya.

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

“Pergilah cari dia.”

“Dia tidak mau menemuiku.”

“Meski begitu,kamu harus pergi. Apa kamu akan mengulangi kesalahan yang sama lagi.?”

Nenek juga menyuruh kei membawa dokumennya. Kei memeluk neneknya sebelum pergi.

Credit Photo: fod.fujitv.co.jp

Aya sendirian. Dia ngelihatin koin pemberian koi. Mungkin ia juga bimbang harus pergi ke okinawa atau tidak. Tapi sepertinya Aya sudah memutuskan.

Baca juga Sinopsis Unmei Kara Hajimaru Koi Episode 10

All images credit and content copyright : Fujj TV, VIU

© Copyright Tentang Sinopsis 2020

KONTAK | DMCA.com Protection Status

error: Content is protected !!