Sinopsis Merindu Baginda Nabi SCTV Episode 1 – 30 Terakhir (Hari Ini)

Sinopsis Merindu Baginda Nabi Episode 8

Sinopsis Sinetron Merindu Baginda Nabi Tayang di SCTV 13 Mei 2019. Chacha menginap ke pesantren Rifa. Di sekolah, Rifa terpilih mewakili malang untuk menjadi siswa teladan terbaik. DIa berangkat untuk kompetisi ke provinsi.

Rifa terpilih menjadi siswa teladan dan mengucapkan selamat pada Rifa, Tapi Arum dan Tiwik tak suka itu. Arum mengejek Rifa tentang status orang tuanya, bahwa Dia anak haram.

Rifa yang kemarin mendengar Pak Barjo dan Cacha tentang status Arum membalasnya. Rifa tahu tentang keluarga Arum sebenarnya dan Dia kaget. SepulangnyaBu Tati marah kepada Arum, karena rahasia yang disimpan terbongkar karena kebodohan anaknya.

Pak Nur memiliki cita-cita untuk Umroh ke tanah suci, tetapi serinmg sekali tabungannya digunakan untuk orang yang lebih membutuhkan dahulu. Bu Salamah menyarankan untuk menjual emas pemberian Abi Pak Nur, namun Dia tak ingin menggunakan itu.

Selanjutnya, Bu Ibah menemui Rifa ke Masjid dan memberikan Rifa masakan. Rifa menyambutnya dengan hangat dan memakan. Dia yakin kalau Rifa anaknya, namun belum menemukan bukti yang kuat.

Bu Tati gak terima anaknya Arum dibilang anak haram, kemudian Rifa dilaporkan dan mendapat teguran hingga dapat dikeluarkan dari sekolah. Rifa menjelaskan bahwa Dia hanya membela diri.

Retno dan Indah (teman Rifa) menjadi saksi. Perdebatan panjang antara Arum dan Rifa di ruang kepala sekolah berjalan lama hingga akan melibatkan polisi. Tetapi kepala Sekolah menyuruh Rifa minta maaf, Rifa menolak akhirnya Arum yang minta Maaf.

Arum melaporkan kejadian itu ke Ibunya, dan Bu Tati gak terima itu. Disisi lain keuangan Barjo tidak akan mencukupi jika terus tinggal di Hotel dengan Cacha. Dia hanya memiliki uang 11 juta dan mobil. Lalu Dia mengusulkan untuk tinggal di rumah sederhana dan Cacha mau mengerti Papahnya. Chacha menyarankan beli rumah dekat pesantren.

Sinopsis MBN sctv Episode 8
sctv.co.id/live-streaming

Mitro Mengetahui Rifa Anak Bu Ibah

Mitro mengetahui kejadian masa lalu Bu Ibah dan anaknya. Namun Dia menginginkan untuk menikahi Bu Ibah. Dia harus menjadi istrinya agar Pak Mitro akan memberi tahu anaknya. Bu Ibah pulang dengan menangis.

Kemudian, Pak Barjo dan Cacha menemui Pak Nur untuk melihat rumah di sekitar pondok pesantren. Kebetulan saat mau pergi, Rifa datang dan ikut dengan mereka.

Bu Tati menuruh preman-preman untuk menyuruh membawa Pak Barjo menemuinya, ini semua masalah Arum yang anak haram.

Ustad Anam dan Yudo mengaji dengan suara merdu. Yudo menceritakan masa lalunya.

Bu Tati komite sekolah, Ibu Arum meresmikan sanggar Kreatif modeling. Disisi lain Cacha sudah mulai tinggal ditempat baru, Dibantu Mbak Rifa Dia menata ruangannya.

Ustad Maemunah memergoki Maling. Para Santri dan ustad datang, Yudo mengatakan bahwa kemungkinan ini anak buah Mizan.

Disaat Pak Nur memberikan ceramah, Yudo melihat seseorang dengan gerak gerik yang aneh dan mencurigai niat buruk. Dia kabur dengan motor. Yudo mengenali bahwa orang itu seperti Mijan dan Ustad Anam mulai waspada dengan kehadiran Mijan dan niat barunya. Bersambung.

BAGIKAN
  • 1
    Share

Leave a Reply