Sinopsis Merindu Baginda Nabi SCTV Episode 1 – 30 Terakhir (Hari Ini)

Sinopsis merindu baginda nabi sctv
Sinopsis merindu baginda nabi sctv

Sinopsis Merindu Baginda Nabi Episode 22

Sinopsis Sinetron Merindu Baginda Nabi Tayang di SCTV 27 Mei 2019. Pak Nur tak menyangka kalau Ibah keponakan pak Salim. Dia sangat bahagia sekali akhirnya setelah lama tak ketemu mereka ditakdirkan ketemu lagi di pesantrennya.

Disaat yang sama, Cacha dan Barjo pulang melihat pak salim, Dia mengatakan bahwa sepertinya dia pernah melihat. barjo dan Cacha memberikan zakat juga ke pesantren.

Tatik merasa pusing. karena di perusahaan Dia banyak masalah. Qonita senang merawat anak angkatnya yang bernama Rani. Fauzan mengatakan ke Qonita kalau besok akan berangkat ke Jakarta untuk mengurus Paspor karena pergi ke Mesir (episode kemarin).

Arum pulang sekolah dengan kesel, Dia menyarankan untuk meminta bantuan dengan relasinya. Disisi lain Pembantu rumah menyarankan untuk ke Mnah Dayus (dukun terkenal).

Tatik dan Arum pergi ke Dukun?

Dia melihat tukang sayur yang sepi kemudian akhirnya ramai setelah kesana. Arum mendengar perkataan Tatik dan Bibinya untuk ke Mbah Dayus namun Dia tak mau. Tapi setelah di paksa mereka mendatangi dukun itu bertiga sama bibi.

Mbah dayus mengatakan kepada mereka bahwa ada orang yang tak suka dengan mereka, orang tersebut berfikir bagaimana caranya agar mereka bangkrut dan sengsara, orang itu berparas manis, di depan bersikap baik namun di belakang Dia ingin keluarga Tatik sengsara. Dia harus menjauhkan Dia sejauh-jauhnya.

Tiwik bertemu Heri dan meminta Dia memutuskan Arum. Tapi heri tak mau. Disaat yang bersamaan Arum menelpon dan mengatakan bahwa siapa yang biang kerok yang membuat Mamahnya bangkrut.

Dia akan bercerita besok di sekolah. Arum dan Tatik mengira orang itu adalah “RIFA”. Dia ingin menyingkirkan Rifa. Astaga dasar DUKUN ! sesat amat.

Tatik tak nyangka Rifa benci dan menganggap Dia menghancurkan usahanya. Mitro meminta hutang kepada Pak Nur. Karena kemarin kan masih hutang sama kreditur yang harus di bayar. Pak Nur bersedia untuk memberikan hutang kepada Pak Mitro.

Lalu setelah pulang Bu Sal mengatakan sampai kapan Abi seperti itu.
Karena kebaikan Abi dimanfaatin orang lain.

Tatik meminta relasinya untuk membantunya. Dia mengancam untuk melaporkan bisnis gelap relasinya. Dengan ancaman itu Dia berjanji akan mengasih proyek besar kepada Bu Tatik.

Di sekolah Susan nampak sendirian, lalu Retno, Rifa mengajak suzan untuk mengikuti pengajian. Di sisi lain Arum dan bicara pada Tiwik, kalau Dia sama Heri mengkhianatinya. Suzan berada dari balik pintu. Dia mengatakan mau masuk tapi acaranya sudah mulai dan menunggu di luar.

Fauzan pamitan kepada orang-orang santri dan istrinya karena pergi ke Mesir. Tatik memanggil 2 orang untuk melaksakan tugasnya, Dia ingin mengamankan Rifa, anak dari darul sakinah. Tatik menyiapkan DP kepada 2 orang suruhan yang akan menghabisi Rifa.

Viona mengungkapkan Cinta kepada Anam

Setelah pengajian Viona secara tiba-tiba mengungkapkan bahwa Dia cinta terhadap Ustad Anam dan mengatakan dalam bahasa inggris “I Love You”.

Itu semua Ia lakukan saat ada Rifa, Maemunah di belakangnya (gadis-gadis yang juga suka dengan Anam).

Mereka semua terkejut mendengar itu termasuk Anam. Anam belum menjawab. Dia melihat ke samping ke arah Rifa dan Maemunah. Apa yang akan Anam katakan kepada Viona? Apakah Dia akan menolaknya? Dan Apakah Viona benar-benar menyukai Anam atau hanya bercanda doang?

Kemudian Anam mengatakan bahwa Kamu sedang becanda ya, Rifa juga mengira Dia becanda. Namun Viona mengatakan TIDAK, ini benar Dia sanga serius tentang perasananya. Anam menyarankan untuk berbicara kepada Pak Nur dan Bu Salamah.

Viona berkata “Kenapa harus membicarakan ini dengan Pak Nur dan Bu Sal?” Lalu Rifa menjelaskan Budaya disini berbeda dengan di Amerika. Ustadzah Maemunah nampak sedih dan seperti mengeluarkan air mata.

Disisi lain Anam juga memikirkan perkataan Viona tadi, lalu Badrol datang. Badrol juga liha titu kalau Viona ngomong suka kepadanya.

Kemudian Viona mengatakan bahwa Dia benar-benar jatuh cinta pada ustad Anam kepada Bu Salamah dan Pak Nur.

Sinopsis Merindu Baginda Nabi Episode 22
sinemart.com

Dia mengatakan bahwa apakah Dia bisa pacaran dengan Ustad Anam.

Pak Nur dan Bu Salamah menganjurkan Viona untuk menikahi Anam

Kemudian Bu Salamah mengatakan kepada mereka bahwa dalam ajaran agama Islam jika seseorang menyukai lawan jenis dan memiliki hubungan spesial. Maka dianjurkan untuk menjaga kesucian masing-masing dengan menikah. Raut muka Viona kaget mendengar itu

Kemudian Viona mengatakan, Tidak, Dia tak akan dapat ijin menikah kalau orang tuanya belum merestuinya.

Lalu Pak Nur menyarankan agar mendiskusikan dulu dengan orang tuanya. Lalu Jika orang tuanya setuju Dia bisa mendiskukan lebih lanjut ke anam.

Maemunah bicara kepada Bu Ibah kalau Viona mengutaran Cinta kepada Anam. Dikamar Viona berbicara kepada Louise kalau Jika DIa beri tahu orang tuanya, Mereka gak akan setuju.

Anam berkata sendiri bagaimana Jika pak Nur menjodohkannya dengan Viona nanti. Karena Dia sudah percayakan untuk memilihkan jodohnya pada Pak Nur.

Dia inginnya Dek Rifa yang jadih pasangannya. Tapi kalau memang itu keputusan dari Pak Nur, Anam akan menerimanya, asalkan Viona masuk islam dahulu.

Disisi lain Rifa khawatir tentang perasaan Ustadzah Maemunah.

Bu Tatik tertidur di ruang tamu, Arum ingin keluar malam hari. Di jalan Saat naik order mobil Dia melihat Tiwik bersmaa Heri berboncengan naik motor. Lalu Arum menyuruh sopir mengikuti motor Heri.

Arum melihat Tiwik dan Heri sedang bersama

Kemudian Dia melihat mereka berdua ke kafe. Lalu Arum baru sadar, mereka berdua benar-benar pacaran.

Tiwik juga berbicara kepada Heri kalau Dia jadi bahan ejeken. heri juga mengatakan Dia tak butuh sama sekali Arum. Dia akan mutusin Arum.

Tiwik juga mengatakan bahwa di sekolah ada 2 orang yang dibencinya 1 Rifa dan kedua adalah Arum.

Arum tidak mendengar semua itu? Karena Tiwik melihat Arum, lalu Dia pura-pura bahwa ajak Arum syuting sekali lagi dengan nada keras

Dia mengatakan Arum sahabat baiknya. Astaga arum terpengaruh lagi omongan Tiwik.

Di pesantren Viona berbicara ke Rifa apa pendatap tentang jika cinta kenapa tidak menikah saja? Apa bedanya menikah sekarang dan nanti sama saja, Viona meminta pendapatnya kepada Rifa.

Rifa mendoakan yang terbaik untuk Viona. Anam mengantar Rifa dan Viona bersama Louisde seperti biasa.

Tapi kali ini Viona ingin meminta duduk di depan. Anam mengijinkannya.

Bersambung, cerita akan dilanjutkan setelah Admin menonton sinetron merindu baginda nabi di sctv besok hari 28 mei 2019 ya.

2 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like