Sinopsis Merindu Baginda Nabi SCTV Episode 1 – 30 Terakhir (Hari Ini)

Sinopsis Merindu Baginda Nabi Episode 19

Sinopsis Sinetron Merindu Baginda Nabi Tayang di SCTV 24 Mei 2019. Cacha dan Park Barjo beres-beres untuk warung baru bakso cabang milik Pak Nur dan Dia dibantu Ustad Fauzan.

Pak Komari bertemu Anam, bahwa Dia pinjam uang 600 ribu, Anam tidak punya, Akhirnya Beliau meminta doa untuk membuka pintu rejeki.

Arum kesel sama Heri karena belakangan ini Dia susah di hubungi. Kemudian dalam hati Tiwi menganggap Arum begok, karena Heri deket sedang deket dengan Heri menggunakan nomor HP berbeda.

Ustad Badrol dan Anam menguji Yudo karena Dia mantan preman, takutnya tidak amanah.

Saat Yudo di suruh pel ruangan Badrol Dia menemukan uang. Lalu diletakan di meja. Namun Maemuunah juga datang dan menemukan uang. Lalu diletakan di amplop coklat.

Badrol datang dan mengira Yudo mengambil uang itu, lalu Saat bersamaan dia membayar Pak Komari yang bersih-bersih untuk upah kerja selama 4 hari.

Kemudian Tiwik membuat suasana semakin panas, kemudian suzan dan Tiwik justru ribut sendiri. Ustad Badrol melaporkan ke Pak nur dan Bu Salamah tentang kejadian itu.

Sidang Pencurian Yudo?

Kemudian saat di masjid semua orang dan anak-anak pesantren berkumpul untuk sidang pencurian kemudian Yudo di introgasi oleh Anam disaksikan banyak orang termasuk Pak Nur.

Yudo mengatakan bahwa Dia mantan preman tapi dia bukan maling. Kemudian Yudo bersumpah. Setelah itu Maemunah dan Qonita datang dan masuk.

Maemunah menjelaskan, bahwa Dia yang mengambilnya. Pak nur meminta maaf kepada Nak Yudo. Badrol juga akhirnya minta maaf. Maemunah juga bilang kepada Pak Nur

Anam menjelaskan bahwa sebelumnya beliau memimta pijam uang 600 ribu (di awal cerita).

Louise dan Fiona sangat bangga melihat Ustad Anam karena Dia tegas, baik dan tampan. Lalu mereka bertanya juga pada Rifa apakah Dia kagum juga dengannya? Rifa menjadi canggung menjawabnya.

Wartawan mendatangi rumah Bu Tatik karena kasus pemecatan Bu Ririn. Bu Tatik panik sendiri dan urusan semakin pusing.

Heri dan Tiwik lagi makan bersama, mereka meminta menyembunyikan status hubungannya. Di saat itu ada suzan yang melihat mobilnya Heri, lalu merekam mereka berdua.

Bu salamah, Pak Nur, Fiona, Rifa dan Louise sarapan bersama. Bu Sal khawatir tentang orang yang bilang pesantren sarang teroris.

Pak Nur menyarankan ke Pak Kepala sekolah, agar pak kepala sekolah yang menegur Dia.

Arum sedang sarapan dan Suzan menempol pagi-pagi. Dia mengatakan punya berita yang penting.

Dia meminta Arum minta berangkat pagi dan membicarakan ini. Lalu Suzan bilang bahwa Tiwik jalan bareng dengan Arum.

Arum sedih dan rada kecewa, Suzan menyarankan untuk jangan bilang dulu ke Tiwik dan pura-pura tidak tahu.

Arum mengabaikan Tiwik

Retno, tahu bahwa Tiwik bilan ke Fiona bahwa pesantren sarang teroris. Merkea berdua bertengkar. Lalu Rifa datang.

Tiwik melaporkan bahwa Retno mencari gara-gara, Tapi Dia diam saja dan mengatakan malas. Rifa, Viona, Retno, Louise melaporkan ke kepala sekolah.

Kemudian Pak Sekolah berencana untuk menegur Tiwik. Keuangan perusahaan Tatik defisit karena berita yang viral tenang Bu Ririn.

Kemudian Pak Kepala sekolah mendatangi ke ruang kelas Rifa dan menyuruh pelaku (tiwik) mengaku.

Tiwik di hukum jemur dilapangan, lalu Tiwik mengatakan bahwa yang menyuruhnya adalah Arum. Kemudianm Arum Mengelak dan mengatakan “Dasar Fitnah”.

Tiwik akhirnya di jemur di halaman sekolah. Suzan dan Arum makan es cream di depan Tiwik. Dia merasa kesal karena Dia berubah.

Arum datangi Heri, lalu marah karena Dia telah menduakan Dia dengan Tiwik.

Arum memberikan pilihan pada Heri, apakah Dia akan milih Tiwik atau Arum! Lalu Arum meninggalkannya.

Yudo mulai bekerja di tempat bakso milik PAk Barjo dan Cacha dan mereka mengadakan juga tumpengan penyambutan warung barunya.

Heri bertemu Tiwik, Dia ingin mengungkap kebeneran namun Tiwik mencegahnya. Tiwik menyarankan untuk mengajak Arum ikut video klipnya karena Dia ingin membuat Hati Arum Lunak lagi.

Arum yang sedih di telpon oleh Heri dan mengatakan semua itu. Arum setuju. Heri dan Tiwik senang dan tertawa karena Arum mudah dibodohin.

Bu Ririn datang ke Pak Nur dan mengundang para santri untuk mendoakannya, Karena Dia ingin Umroh.

Kemudian Pak Nur menawarkan untuk menjadi guru di pesantren. Bu Ririn akan fokus ke umrohnya dahulu, setelah pulang Dia akan mempertimbangkannya tawaran Pak Nur.

BAGIKAN
  • 1
    Share

Leave a Reply