Sinopsis Merindu Baginda Nabi SCTV Episode 1 – 30 Terakhir (Hari Ini)

Sinopsis merindu baginda nabi sctv
Sinopsis merindu baginda nabi sctv

Sinopsis Merindu Baginda Nabi Episode 15

Sinopsis Sinetron Merindu Baginda Nabi Tayang di SCTV 20 Mei 2019. Di episode kemarin Bu Tatik memarahi Pak kepala sekolah yang tidak bisa mendidik gurunya dengan baik, karena Bu Ririn sudah berani menghukum Arum.

Tatik memarahi kepala sekolah, saat di luar ketemu Rifa Dia juga menganggap bahwa Rifa telah menyabotase acara milih Arum (padahal sebaliknya Dia yang sabotase dengan menutup semua poster pesantren Rifa)!

Tiwik, susan senang melihat Bu Ririn sudah ditangkap, lalu ke rumah Arum dan memberitahunya. Arum sudah tahu bahwa yang melakukan itu adalah ibunya.

Di episode hari ini Ustadzah Maemunah berbicara berdua dengan Ustadzah Qonita di taman. Mereka nampak sedang membicarakan Ustadz Anam.

Ia berkata kepada Qonita, bahwa siapa sih, yang tak mau menjadi istri dari seorang pemuda seperti Ustad Anam.

Sinopsis Merindu Baginda Nabi Episode 15
sinemart.com

Qonita akan berencana minta Fauzan mematok perjodohannya dengan Ustad Anam. Namun Maemumah mengatakan jangan dulu karena sepertinya Anam lebih suka dengan dek Rifa.

Maemunah dan Rifa suka Anam?

Saat Maemunah berkata seperti itu, tak sengaja Rifa mendengarkan perkataan Maemunah. Dia merasa sedih karena menjadi penghambat mereka berdua.

Semenjak itu Rifa memberi tau Ustadz Anam kalau Ustadzah Maemunah benar-benar jatuh cinta dengannya. Rifa juga mengatakan kalau Ia mendengarnya sendiri saat Maemunah berbicara dengan Qonita bahwa Dia suka dengan Anam. Apakah Ustadzah Anam akan membalas cintanya Maemunah?

Disisi lain Anam ternyata sukanya sama Rifa (aduh, banyak yang kecewa kalau gini, masih berharap semoga milihnya sama Dinda Hauw) dan Anam ingin Rifa menjadi istrinya, tetapi Anam menganggap bahwa sepertinya Rifa tak tertarik kepadanya.

Di sekolah, Bu Ririn dibawa oleh 2 orang polisi, Lalu Retno dan Rifa melihat itu mereka sedih. Munculah Suzan dan Tiwik yang menambah suasana semakin panas dengan mengatakan “Tunggu giliran kalian!

Ririn di Introgasi oleh polisi, namun Dia tidak takut. Murid-Murid sekolah membuat spandok dan lalu berdemo di depan kantor polres kota MALANG bahwa Bu Ririn tak bersalah. Bahkan Dia adalah korban Fitnah dari Tatik dan Arum.

Ada media yang merekamnya. Rifa dan Retno tidak mau pulang sebelum Bu Ririn di bebasin. Polisi membawa keluar Bu Ririn, nampaknya Dia dibebasin.

Disisi lain Arum, Tiwik dan Susan menganggap sudah menang, Dia tak tahu kebenarannya. Tatik datang dan menampilkan korean tentang demo siswa sekolah yang demo di kantor polisi.

Saham perusahaan Tatik Anjlok gara-gara kejadian itu. Cahca mendengar berita tentang Mamahnya tentang teman-teman Rifa demo ke kantor polisi.

Cacha bertemu Rifa, bercerita dan ingin membantu permasalahan itu. Lalu Rifa menyarankan untuk mamahnya mencabut laporannya agar polisi tidak memproses laporan tersebut.

Rifa dan Cacha Menemui Bu Tatik

Lalu Rifa dan Cacha datang ke rumah Mamahnya Tatik. Namun Dia justru diusir! Cacha pulang dan sedih, saat itu Mamahnya marah dan tidak mengakui kelahiran Cacha.

Tiwik mengajak jalan Heri, namun saat bersamaan ada Arum datang. Namun Tiwik berhasil mengelak. Arum kecewa pada Heri karena gak mau mendatangkan Artis Ibu kota ke acara ulang tahun sekolah!

Pak Mitro sudah beli mobil baru hasil menggadaikan sertifikat di koperasi berkat saran Pak Pono/ PaK RT.

Dia menunggu Bu Ibah di pasar, tapi Fausan dan Qonita baru pulang dari pasar melihat itu, Pak Mitro bilang untuk cateran, akhirnya Dia sedia untuk mengantar pulang Ustad Fauzan.

Tatik lagi-lagi marah kepada Pak sekolah, namun Pak kelapa mengatakan bahwa yang dilakukan Bu Ririn masih wajar. Tatik mengunkit-ngungkit masa lalu dan sumbangan dari kakeknya.

Dia ingin Pak kepala pecat Bu Ririn atau Dia yang pecat Kepala sekolah. Ketika Pak mitro datang lagi ke pasar Bu Ibah keburu naik angkot. Dia gagal nganterin Bu Ibah pulang.

Yudo memberi makan Mijan seperti biasa. Lalu Dia lari dan kabur dari gudang. Mereka berdua berkelahi dan Yuda Kalah. Tapi Anam akhirnya datang dan berhasil lawan Mizan. Yudo belajar bela diri silat dengan Anam. Rifa dan Cacha mendenger kejadian itu dikira ada maling lalu menghampiri Anam

Anam mengantar Cacha, saat itu Cacha bertanya apakah Ustadz anam suka tidak sama Rifa. Dia hanya tersenyum. Chacha melihat Mba Rifa suka sama Anam.

2 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like