Sinopsis Merindu Baginda Nabi SCTV Episode 1 – 30 Terakhir (Hari Ini)

Sinopsis merindu baginda nabi sctv
Sinopsis merindu baginda nabi sctv

Daftar Isi

Sinopsis Merindu Baginda Nabi Episode 13

Sinopsis Sinetron Merindu Baginda Nabi Tayang di SCTV 18 Mei 2019. Di Episode kemarin kan lucu banget tuh, Anam dan Maemunah saling salah tingkah di ruang Maemunah di rawat.

Mijan bertindak lagi, Dia mencuri motor orang. Dia berhasil membawa dan dikejar warga sebagai maling. Mijan dikejar dan tertangkap. Lalu Ia dipukul dan dihakimi masa.

Mijan minta tolong agar jangan di bunuh, lalu Dia mengaku anak santri. Lalu di serahkan ke manmdor kampung itu. Yudo dan Anam mengaji dengan suara merdu, kemudian seorang warga kampung sebelah yang menangkap Mijan itu melaporkan kepada Pak Nur.

Pak Nur datang dan memohon untuk membawa Mijan kembali ke pesantren. Lalu provokator mengatakan bahwa seharusnya Dia diusir aja dari pesantren itu.

Anam memotong pembicaraan, bahwa mijan adalah preman yang diserahkan polisi untuk dibina. Tetapi Mandor menegaskan Dia mempersilahkan Pak Nur membawa, namun Jika berbuat lagi, Ia tak akan mengampuninya lagi.

Retno memutuskan untuk datang ke acara pesantrennya ketimbang ke acaranya Arum. Arum datang marah kenapa Dia datang ke Mamah, Dia bilang hanya minta maaf padannya. Arum selalu negatif thinking tentang Rifa. Retno selalu membelanya.

Arum, Tiwik, Suzan sedang membicarakan mengundang artis papan atas ke acaranya. Fauzan menjenguk Maemunah. Anam tak bisa datang ke rumah sakit, karena harus menjaga Mijan.

Maemunah memohon dan berdoa kepada Allah untuk mendekatkan Ustad Anam kepadanya. Rifa bercerita kepada Salamah/ Ibunya kalau Maemunah mengiggau waktu itu, dan mengatakan Maemunah jatuh cinta pada Anam.

Rifa menyarankan agar Anam dijodohkan dengan Ustad Maemunah. Pak Nur gak keberatan dengan leputusan Rifa, Dia menyarankan kepada Rifa untuk Sholat Istiqarah terlebih dahulu.

Cacha bercerita tentang kondisi keluarganya ke Kak Rifa. Kemudian Barjo dan Tatik resmi telah berpisah, Pengacara juga membagi haknya Cacha.

Acara ulang tahun sekolah gagal

Maemunah belum siap untuk menjadi pembicara acara besok, Dia mengatakan bahwa Dia belum siap pakai bahasa Arab untuk membawakan Acara. Lalu Anam, akan membantunya dengan menjadi penerjemahnya. Maemunah tersanjung dalam hati mengatakan betapa beruntungnya orang yang bersama anam kelak.

Acara Arum dan Acara Rifa berlangsung. Tamu undangan penting banyak yang datang, Sedangkan di Acara Arum, sepi, Bu Tatik sedih dan memarahi Arum.

Tati marah kepada Arum, Dia sudah mengeluarkan banyak uang namun tidak ada yang datang, mamahnya kecewa. Arum menyalahkan teman bertiganya.

Pak kepala sekolah juga kecewa dengan acara ulang tahun sekolahnya. Namun acaranya gagal total. Dia beralasan kalau hari ini adalah hari Minggu.

Di grup sekolah, mereka semua pada senang berkunjung ke acara Rifa. Lalu Arum melaporkan bahwa ini adalah sabotase. Tatik lalu mengatakan bahwa Rifa licik dan tak sepolos yang Ia kira (astaga liat muka Arum, jadi marah)

Acara pondok pesantren kemarin masuk koran. Arum menyiram Rifa dengan botol air minum, Rifa basah semua dan Arum mengatakan bahwa Ia telah mengatur semua ini.

Dia dalang yang membuat sabotase yang menyebabkan acara sekolah sepi pengunjung dengan acara tandingan. Rifa menjelaskan bahwa Dia tak ada maksud untuk itu, Arum justru terus memarahi Rifa. Bersambung.

Cerita akan dilanjutkan besok setelah Admin menonton sinetron merindu baginda nabi besok 19 Mei 2019 ya!

3 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like