Sinopsis Merindu Baginda Nabi SCTV Episode 1 – 30 Terakhir (Hari Ini)

Sinopsis Merindu Baginda Nabi Episode 12

Sinopsis Sinetron Merindu Baginda Nabi Tayang di SCTV 17 Mei 2019. Rifa sedang mengisi pengajian/ ceramah sekolah. Tampak beberapa siswa dan siswi duduk di depan Rifa. Ada Retno, Ika, Intan dan Lina juga di sana. Temanya tentang meninggalkan segala sesuatu yang tidak bermanfaat.

Dia juga membahas tentang ujian nasional. Tiwik, Susan dan Yuni sibuk memasang pamflet acara ulang tahun sekolah di papan pengumuman. Pengisi acaranya Arum, Heri, dan juga Bu Tatik. Tapi mereka belum melihat Arum di sekolah.

Sementara di pesantren, Kepala sekolah berkunjung dan menanyakan tentang persiapan kamar untuk menginap tamu pelajar dari Amerika yang bernama Viona dan Luis. Pak Nur dan Rifa lalu menunjukan kamar, Pak Kepala sekolah sangat puas dengan yang sudah disiapkan.

Pacar Arum dekat dengan Tiwik. Kemudian Tatik ingin berpisah dengan suaminya dengan mengundang pengacara pribadinya.

Mamah menceritakan Arum ke Bahwa Ia akan berpisah dengan suaminya agar Dia tak minta hartanya lagi, arum setuju dengan itu.

Saat menjemput Cacha, Barjo kangen dengan keluarganya. Dia sudah mendapat kabar bahwa Mereka akan berpisah, kabar itu disampaikan kepada Cacha. Cacha bersedih.

Pak Nur mengadakan Acacara, dan Fauzan sepakat dengan usulan Ustadz Anam. Temanya adalah “Remaja Sukses sesuai petunjuk Baginda Nabi“.

Dia ingin ada pembicara putri, Dia menunjuk Ustadzah Maemunah, Dia justru merendahkan diri dan mengatakan untuk Rifa saja. Lalu Pak Nur setuju kalau Maemunah yang jadi pembicara.

Karena Pesantren mengadakan acara besar yang kedatangan dari guru besar Al Azhar mesir, DIa tak bisa menyambut ulang tahun sekolah. Kemudian Tiwik memamerkan Brosur milik Rifa, Arum mengatakan bahwa acara pesantren tersebut tidak akan ramah.

Arum tak suka dengan Acara Pesantren Rifa

Dia menganggap Rifa ingin bikin acara tandingan. Setiap ada Pamflet /poster acara pesantren Rifa, justru di timpa dengan Pamflet acara milik Arum. Ini semua memang rencananya.

Anam belajar latihan bahasa Inggris. Yudo menyarankan harus ada temannya. Yudo menyarankan Mbak Rifa sebagai partner untuk mendalami bahasa inggrisnya. Maemunah dari belakang melihat itu dan sedih.

Dia menganggap anam suka dengan Rifa. Barjo setuju dengan perpisahan mereka berdua. Arum membenci Cacha dan menganggap teman-temannya masih banyak. Cacha membandingkannya dengan Rifa lalu tambah kesel Arum.

Maemunah nampak tak sehat dan Dia sedang mengulang ngaji di kampung sebelah menggantikan Bu Sal. Bu Ibah dan Rifa panik, Ustadzah Qonita tak tahu kondisi Maemunah dan Dialah yang menyuruhnya menggantikan mengajar ngaji.

Ustadzah Maemunah Dibawa ke Rumah Sakit

Saat pingsan, Dia mengigau Ustad Anam Lalu Rifa memanggil Anam ke ruangan Maemunah. Fauzan dan Anam sedang berbicara, tentang jodoh yang sedang Ia cari. Namun Anam tetap nunggu rekomendasi dari Pak Nur dan Bu Salamah.

Rifa datang dan mengatakan kalau Maemunah Pingsan, lalu Fauzan dan Anam bergegas lari ke ruangannya. Dia kejang-kejang dan belum sadar juga, lalu Dia Pak Nur datang dan menyuruh membawa ke rumah sakit.

Dokter mengatakan bahwa Syok dehidrasi, penyebabkan karena DIa sedang berpuasa dan banyak memikirkan sesuatu (pasti saat panik memikirkan Rifa dan Anam waktu itu).

Salah satu santri bingung akan DANA untuk Maemunah di pesantren. Lalu Pak Nur siap membantu setengah biayangan dan setengah biaya dari uang khas pesantren.

Rifa dan Qonita menunggu di ruangan rumah sakit. Ternyata Usdtazah Maemunah gak sahur, Seharian ini IA juga sibuk kelelahan karena ban motornya bocor dan harus menuntun dari daerah jauh ke pesantren.

Pak Nur dan Bu Salamah memikirkan untuk menggunakan tabungan pembiayaan Maemunah yang harus di opname di rumah sakit.

Maemunah adalah anak yatim yang bapaknya sudah tak ada, lalu Ibunya adalah seorang petani.

Rifa mempertanyakan dengan lucu tentang Dia menggigau tentang ustadz anam. (lucu banget) Maemunah Malu banget akan kejadian itu.

Rifa berkata bahwa itu rasa cintanya yang banyak ke Anam sampai terbawa sampai mengigau gitu.

Kemudian Ustadz anam datang, Anam berdoa akan kesembuhan Maemunah. Kemudian kelanjutan scene ini lucu banget. Mereka berdua saling salah tingkah satu sama lain.

Sampai Admin juga senyam senyum sendiri.

Cerita akan dilanjutkan besok setelah Admin nonton sinetron Merindu baginda Nabi SCTV 18 Mei 2019 ya!

BAGIKAN
  • 1
    Share

Leave a Reply