Show Window : The Queen’s House Eps 3 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Show Window : The Queen’s House Episode 3 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini yuk….EPISODE SEBELUMNYA DISINI.

Sebelumnya…

Myung Seop menepikan mobilnya tepat di depan gedung apartemen Mi Ra. Lalu dia membaca pesan Mi Ra. Mi Ra bilang, dia lagi keluar untuk mencari udara segar.

Mi Ra : Aku tidak ingin kau menyia-nyiakan perjalananmu.

Akhirnya, Myung Seop pun pergi. Bersamaan dengan itu, mobil Sun Joo muncul dan berhenti di tempat mobil Myung Seop berhenti tadi. Telat semenit aja, mungkin Myung Seop udah kepergok sama Sun Joo.

Mi Ra berterima kasih atas saran Sun Joo tadi.

Sun Joo yang gak sadar suaminya lah selingkuhan Mi Ra, malah tersenyum dan menyuruh Mi Ra masuk.

Myung Seop menenangkan diri di tepi sungai, sambil minum sekaleng bir.

Ponselnya berbunyi. Telepon dari Sun Joo.

Myung Seop mengaku baru saja dia mau menelpon Sun Joo.

Myung Seop beralasan kalau dia merasa buruk karena tidak memperlakukan Sun Joo dengan baik, padahal hari itu ultah Sun Joo.

Sun Joo : Kapan kau akan kembali?

Myung Seop : Aku memiliki beberapa pekerjaan yang tersisa untuk diselesaikan. Aku akan ke sana segera setelah aku selesai.

Sun Joo : Tapi apa ada masalah? Suaramu terdengar lemah.

Myung Seop berbohong, dia bilang dia baik-baik saja.

Sun Joo yang gak percaya, langsung menghubungi Seketaris Kang begitu selesai bicara dengan Myung Seop.

Sun Joo : Apa sesuatu terjadi di perusahaan hari ini?

Sekarang, Sun Joo lagi masalah. Bibi Kim datang. Dia bilang, biar dia aja yang masak.

Sun Joo bilang kalau Myung Seop suka sup seafood buatannya.

Bibi Kim : Aku tahu. Lalu haruskah aku membantumu mengatur meja?

Sun Joo : Aku baik-baik saja, jadi lakukan apa pun yang kau butuhkan.

Bibi Kim mengerti dan beranjak pergi.

Sun Joo memasukkan semua bahan yang tadi dipotongnya ke dalam panci.

Lalu dia teringat kata-kata Seketaris Kang tadi.

Seketaris Kang : Departemen Shanghai membatalkan merek kami untuk masuk. Jadi dia dikritik habis-habisan oleh Pimpinan. Padahal sebenarnya itu bukan salahnya.

Mi Ra menatap cerminnya di kamar mandi. Dia baru saja selesai mandi. Mi Ra mikirin cerita Sun Joo tadi.

Sun Joo : Sejujurnya, aku masih tidak bisa tidur nyenyak tanpa obat tidur sampai sekarang. Setiap kali aku menutup mata, hari dimana aku kehilangan adikku terus berputar di kepalaku seperti kaset video yang rusak. Apa yang kau katakan tentang bagaimana kau akan mati tanpa dia, adikku mengatakan hal yang sama kepadaku.Tapi aku memberitahunya saat itu. Untuk mati. Untuk mati saja.

Mi Ra awalnya cuek. Raut wajahnya bahkan nunjukin dia malas mendengar curhatan Sun Joo, tapi pas Sun Joo bilang kalau Yun Joo meninggal hari itu juga, dia terkejut dan menatap Sun Joo.

Sun Joo : Seharusnya aku tidak mengatakan itu padanya. Bahkan jika semua orang di dunia mengkritiknya, seharusnya aku berpihak padanya. Jika aku melakukannya, dia mungkin tidak akan membuat keputusan yang mengerikan. Penyesalan yang mendalam terus membanjiri. Seperti gelombang.

Flasback end….

Mi Ra masih menatap cerminnya.

Tapi kali ini, raut wajahnya menegaskan kalau dia sudah mengambil keputusan.

Myung Seop akhirnya pulang. Sun Joo mematikan kompor dan bergegas menghampiri suaminya.

Myung Seop mencium pipi Sun Joo.

Sun Joo : Kau datang.

Myung Seop : Selamat ulang tahun.

Sun Joo : Terima kasih.

Myung Seop melihat sisa bahan sup seafood di atas meja dapur.

Myung Seop : Tapi sup seafood? Padahal ini hari ulang tahunmu.

Sun Joo : Itu membuatku lebih bahagia melihatmu menikmati makananku.

Myung Seop : Aku mandi dulu.

Sun Joo : Turunlah setelah mandi dan berganti pakaian.

Myung Seop naik ke atas dan Sun Joo ke dapur.

Mi Ra duduk kursi makannya sambil menatap syal Sun Joo.

Dia ingat kata-kata Myung Seop kepadanya pas dia nanya arti dirinya bagi Myung Seop.

Flashback…

Mi Ra : Bagimu aku ini apa? Apa aku tempatmu beristirahat ketika kau lelah? Seperti pom bensin?

Myung Seop menatap Mi Ra.

Myung Seop : Jangan ragukan cintaku padamu. Seperti yang kau tahu, apa yang aku inginkan, mimpi yang ingin aku capai ada di dalam keluarga. Jadi, aku belum bisa meninggalkan keluargaku. Kau bilang tidak akan mengeluh bahkan jika hidup dalam bayang-bayang sepanjang hidupmu. Kau bilang kau akan tinggal di sisiku. Aku sama. Yang aku butuhkan hanya kau. Aku tidak pernah menganggapmu enteng. Kau tahu itu. Kau adalah cintaku.

Mi Ra : Aku tahu. Aku percaya cintamu padaku. Tapi, apa yang akan kau lakukan jika aku memberitahu dunia tentang kita?

Myung Seop : Kalau begitu kita semua akan mati bersama.

Flashback end….

Mi Ra memakai syal Sun Joo.

Lalu dia menatap pantulan wajahnya di kaca jendela.

Myung Seop, Tae Hee dan Tae Yong tengah merayakan ultah Sun Joo.

Mereka menyanyikan lagu ‘Selamat Ultah’, lalu Sun Joo meniup lilin di kue ultahnya.

Tae Hee memberikan Sun Joo hadiah. Dia bilang, dia dan Tae Yong yang memilih.

Tae Yong : Happy birthday.

Sun Joo berdiri dan membuka hadiahnya.

Dia terkejut, ini papan catur!

Tae Yong : Kami menabung dari uang saku kami selama berbulan-bulan untuk membelinya.

Sun Joo : Aku menginginkan ini begitu lama. Bagaimana kalian tahu?

Tae Hee menatap Tae Yong.

Tae Hee : Lihat itu? Aku bilang dia akan menyukainya.

Sun Joo berterima kasih pada kedua anaknya atas hadiah itu.

Tae Hee melirik ayahnya.

Tae Hee : Tapi… ayah tidak punya hadiah untuk ibu?

Sun Joo dan Tae Yong menatap Myung Seop.

Sun Joo duduk lagi.

Myung Seop : Maaf. Karena pekerjaan, tidak ada waktu untuk membelinya…

Dan, Myung Seop mengeluarkan hadiahnya.

Myung Seop : … apa itu yang kau pikir akan aku katakan?

Sun Joo : Kau sangat konyol.

Sun Joo membuka hadiahnya.

Dia kembali terkejut, ini sangat cantik.

Sun Joo menunjukkan hadiah Myung Seop pada kedua anaknya.

Myung Seop : Ini bagian terbaik di antara koleksi Victoria yang akan dijual. Setelah aku melihatnya, aku langsung memikirkanmu dan mengesampingkannya.

Sun Joo : Terima kasih sayang.

Myung Seop memakaikan kalung cantik itu ke leher Sun Joo.

Tae Hee : Itu terlihat bagus untukmu, Bu.

Sun Joo : Benarkah?

Tae Yong : Itu sangat cantik.

Sun Joo menatap Myung Seop.

Sun Joo : Terima kasih, yeobo. Aku mencintaimu.

Sun Joo mencium Myung Seop.

Tae Hee dan Tae Yong ‘jijik’ melihatnya.

Tae Hee : Aku lapar. Ayo makan.

Sun Joo : Oke, ayo kita makan.

Tapi Tae Yong protes karena mereka makan sup seafood pedas yang disukai ayahnya lagi.

Tae Yong : Ini ulang tahun ibu.

Myung Seop : Hei, Shin Tae Yong, apa kau tidak cemburu? Cepatlah dewasa dan dapatkan istri seperti ibumu, sama sepertiku.

Tae Yong : Baiklah, baiklah.

Sun Joo menyuruh suami dan anak-anak makan supnya selagi hangat.

Sekarang, Sun Joo dan Myung Seop sudah di kamar.

Myung Seop sibuk dengan laptopnya dan Sun Joo membaca buku.

Sun Joo melirik Myung Seop sebentar.

Sun Joo : Kau memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan?

Myung Seop : Iya sedikit.

Sun Joo menatap Myung Seop.

Sun Joo : Jika kau lelah, haruskah aku memberi tahu klub tango bahwa kita tidak bisa datang besok?

Myung Seop masih fokus sama kerjaannya.

Myung Seop : Tidak apa-apa. Aku bisa pergi.

Sun Joo diam dan terus menatap Myung Seop.

Myung Seop akhirnya menatap Sun Joo dan minta maaf. Dia bilang dia akan pindah ke ruang kerja.

Tapi baru pindah ke ruang kerja, dia merasa lelah. Dia menutup laptopnya dan mulai mondar-mandir gelisah.

Myung Seop yang udah gak tahan lagi, akhirnya ke tempat Mi Ra.

Mi Ra senang Myung Seop datang.

Baru sampai, Myung Seop langsung mencium Mi Ra. Mi Ra terkejut.

Mi Ra melayani Myung Seop.

Mereka bercinta!

Sementara Sun Joo tidur lelap.

Christina juga baru saja selesai berhubungan dengan seorang pria.

Dia masih di tempat tidur dan meminum mirasnya.

Sementara pria yang berhubungan dengannya, memberinya uang.

Pria itu berkata, kalau dia akan berada di bawah.

Pria itu keluar.

Christina bangkit dari kasurnya. Dia menyambar rokok dan koreknya di atas meja lalu beranjak ke jendela.

Saat mau menyalakan rokoknya, dia melihat Myung Seop baru pulang. Dia terkejut, sekaligus heran.

Sekarang, Sun Joo, Eun Kyung dan Ye Rang sudah di klub dansa.

Eun Kyung dan Ye Rang bersama suami mereka. Sun Joo sendirian.

Suaminya Ye Rang protes karena mereka harus ke klub dansa di akhir pekan, bukan istirahat.

Ye Rang : Apa ada yang salah? Dan aku mendengar tango sangat baik untuk wanita.

Suami Ye Rang pengen tahu bagaimana tango baik untuk wanita?

Ye Rang agak kesal menjelaskannya, sejak suami dan istri menari bersama, mereka mengatakan itu membuat mereka lebih dekat.

Suami Eun Kyung menanyakan Myung Seop.

Sun Joo bilang sesuatu yang mendesak terjadi, jadi dia harus datang sendirian.

Eun Kyung berdiri dan menatap perutnya di kaca.

Dia bilang perutnya agak gendutan.

Ye Rang mendekati Eun Kyung dan menatap pantulan wajahnya.

Ye Rang : Kulitku juga sangat kusam hari ini! Ini sangat mengganggu.

Ye Rang lalu melihat Sun Joo minum sesuatu.

Selesai minum, Sun Joo beranjak ke cermin. Dia meninggalkan botol minumnya di atas meja.

Eun Kyung dan Ye Rang bergegas melihat apa yang diminum Sun Joo.

Eun Kyung : Aku tahu itu. Kau harus berusaha untuk tetap cantik!

Kayaknya yang diminum Sun Joo minuman buat kecantikan.

Guru tango datang bersama Christina.

“Semuanya, kejutan! Perkenalkan anggota terbaru kita!”

Christina menyapa mereka semua.

Ye Rang protes, Master, ketika kau membawa anggota baru, kau seharusnya mendiskusikannya dengan kami sebelumnya.

Guru tango bilang, tango selalu tentang cinta. Tango adalah cinta. Sebuah seni yang terbuka untuk semua orang.

Christina : Siapa pun yang tidak menginginkanku di sini, angkat tangan.

Tak ada yang angkat tangan.

Christina : Oke, tidak ada yang menentang, dan semua orang setuju!

Eun Kyung bilang kalau Sun Joo tak punya pasangan.

Tapi Myung Seop mendadak datang dan membawa kopi.

Myung Seop : Pasangannya ada di sini!

Sun Joo kaget Myung Seop datang.

Myung Seop minta maaf pada semuanya karena datang terlambat.

Sun Joo : Aku pikir kau sedang sibuk.

Myung Seop : Aku tidak ingin kau menjadi kesepian menari sendiri, jadi aku melepas semuanya dan berlari kesini.

Guru tango mulai menjelaskan kalau tango adalah tarian cinta.

Sementara para wanita sudah duduk di kursi masing-masing.

Para pria berdiri di depan mereka.

“Tatap mata satu sama lain dan lakukan kontak mata. Pria akan berjalan menuju wanita. Ayo kita mulai. Berjalan…”

Ye Rang malas banget ditatap suaminya.

Mereka mulai menari, tapi tarian suami Eun Kyung agak sedikit kasar.

Kita diperlihatkan bagaimana kehidupan rumah tangga Eun Kyung dan suami.

Flashback…

Ternyata suami Eun Kyung seseorang yang suka main tangan.

Mereka baru saja kembali dari pesta. Eun Kyung masuk ke rumah bersama suaminya, sambil mengoceh.

Eun Kyung : Itu membuatku malu!

Eun Kyung langsung ditampar suaminya.

Eun Kyung ketakutan.

Eun Kyung : Sayang, itu adalah kesalahanku. Maafkan aku.

Suami Eun Kyung tanya, apa? Apa kesalahanmu?

Eun Kyung : Itu….

Suami Eun Kyung : Bukankah aku sudah memberitahumu? Jangan mengatakan apa-apa jika kau tidak tahu? Tidak, Jaga mulutmu itu.

Eun Kyung : Maafkan aku. Aku melakukan kesalahan.

Flashback end….

Ye Rang protes karena suaminya juga kasar.

Ye Rang : Bersikaplah sedikit lembut.

Kehidupan rumah tangga Ye Rang diperlihatkan.

Kalau suami Eun Kyung adalah pria kasar, suami Ye Rang adalah pencemburu.

Dia menunjukkan foto-foto Ye Rang yang lagi di kantin Queen’s Club, bersama para anggota.

Tapi ada Manajer Oh di sana. Manajer Park tersenyum pada Ye Rang.

Suami Ye Rang minta penjelasan siapa pria yang senyum ke Ye Rang itu. Ye Rang menjelaskan dengan nada kesal, kalau itu Manajer Park.

Suami Ye Rang : Apa hubunganmu dengan bajingan itu?

Ye Rang : Menurutmu apa itu?! Hubungan antara manajer klub dan anggota!

Suami Ye Rang : Lalu kenapa dia tersenyum padamu?

Ye Rang : Apa penyakit itu kembali?

Suami Ye Rang : Apa alasan manajer klub tersenyum padamu?! Katakan padanya untuk tidak tersenyum padamu!

Ye Rang gondok, ya Tuhan!

Flashback end…

Hanya Christina dan Sun Joo yang nyaman berdansa dengan pasangan mereka.

Apalagi Sun Joo yang tersenyum lebar pada suaminya.

Bersambung ke part 3…

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Read More

Red Shoes Ep 66 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 66 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan…
Read More

Red Shoes Ep 69 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 69 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan…
Mr Queen Ep 2
Read More

Mr Queen Ep 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Mr Queen Episode 2, Untuk membaca Episode sebelumnya baca di sini. Namun jika Kalian tertarik…
Read More

Shooting Stars Ep 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Shooting Star Episode 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini,Baca…