Drama Korea

Show Window : The Queen’s House Eps 2 Part 4

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Show Window : The Queen’s House Episode 2 Part 4, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini yuk….EPISODE SEBELUMNYA DISINI.

Foto Channel A
Foto Channel A

Sun Joo dan kedua anaknya bersiap pergi, tapi Myung Seop tiba-tiba pulang.

Sun Joo kaget Myung Seop udah pulang padahal masih pagi.

Sun Joo : Apa yang kau lakukan di sini pada jam ini?

Myung Seop : Kupikir aku perlu membawa anak-anak ke suatu tempat.

Sun Joo : Ke mana?

Myung Seop : Itu…

Myung Seop melihat jamnya, aku benar-benar terlambat. Aku akan memberitahumu ketika kita kembali.

Foto Channel A

Myung Seop menyuruh Tae Hee dan Tae Yong ikut dengannya.

Tae Hee dan Tae Young bingung.

Sun Joo : Aku akan menjadi sukarelawan dengan anak-anak.

Myung Seop : Kau bisa melakukannya lain kali.

Myung Seop dan anak-anak pergi.

Foto Channel A

Sebuah taksi berhenti di depan rumah Sun Joo. Mi Ra turun dari taksi.

Dia melihat betapa besar rumah Sun Joo.

Foto Channel A
Foto Channel A
Foto Channel A

Mi Ra beranjak ke pintu. Bersamaan dengan itu, Sun Joo keluar dan terkejut melihat Mi Ra datang.

Sun Joo : Mi Ra. Apa yang membawamu kemari? Aku ingin mengembalikan syalmu.

Mi Ra mengembalikan syal Sun Joo yang sudah dia bungkus dengan rapi dan cantik.

Sun Joo : Kau bisa saja mengembalikannya nanti. Kau datang jauh-jauh untuk ini?

Mi Ra : Aku merasa tidak enak.

Sun Joo : Aku ingin menawarkan teh, tapi aku akan pergi keluar.

Mi Ra : Tidak apa-apa. Ini salahku karena muncul tanpa pemberitahuan.

Sun Joo : Aku akan mengantarmu. Ayo pergi.

Foto Channel A

Sun Joo dan Mi Ra di perjalanan.

Mi Ra : Bolehkah aku bertanya kemana kau pergi?

Sun Joo : Ke pusat yang menjaga keluarga dengan orang tua tunggal.

Mi Ra : Keluarga dengan orang tua tunggal?

Sun Joo : Aku pergi ke sana sebulan sekali dan menjadi sukarelawan.

Mi Ra : Kau melakukan hal baik.

Sun Joo : Pada awalnya, kupikir aku melakukan sesuatu yang baik juga, tapi setelah beberapa saat, aku menyadari bahwa aku mendapatkan lebih banyak lagi. Seperti hadiah. Haruskah aku menurunkanmu di rumahmu?

Mi Ra : Bisakah aku ikut juga? Aku ingin pergi ke pusat itu denganmu.

Sun Joo : Benarkah? Aku akan pergi dengan anak-anakku, tapi ayah mereka menjemputnya.

Mi Ra : Aku akan datang juga.

Sun Joo : Terima kasih.

Foto Channel A

Tae Hee dan Tae Young menunggu Myung Seop di parkiran.

Tak lama, Myung Seop datang dengan camper van.

Myung Seop turun dari camper van, ta-da!

Myung Seop : Mari kita pergi berkemah hari ini.

Foto Channel A

Tae Yong langsung lari memeluk ayahnya.

Tae Yong : Ayah, kau yang terbaik!

Sementara Tae Hee masih speechless.

Myung Seop melihat Tae Hee, Aapa yang sedang kau lakukan?

Tae Hee pun bergegas memeluk ayahnya.

Foto Channel A

Mereka tiba di tempat camping.

Tak lupa, mereka berfoto bersama.

Foto Channel A
Foto Channel A

Sun Joo dan Mi Ra di pusat penitipan anak.

Sun Joo tengah menjemur pakaian. Dan Mi Ra asik main dengan anak-anak.

Sun Joo selesai menjemur pakaian dan melihat Mi Ra bahagia main dengan anak-anak.

Foto Channel A

Sekarang, Mi Ra lagi duduk sambil tersenyum memperhatikan anak-anak.

Lalu Sun Joo datang membawakan jus.

Sun Joo : Apa kau tidak lelah?

Mi Ra : Sama sekali tidak. Aku sedang bersenang-senang.

Sun Joo : Anak-anak sangat menyukaimu.

Mi Ra : Aku suka bermain dengan anak-anak. Bermain dengan mereka, seperti yang kau katakan, aku merasa seperti menerima hadiah.

Foto Channel A
Foto Channel A

Sun Joo memberikan syal nya tadi kepada Mi Ra.

Sun Joo : Ini hadiahku untukmu.

Mi Ra : Padahal aku sudah mengembalikannya padamu.

Sun Joo : Aku ingin memberikannya padamu. Silakan ambil.

Mi Ra : Terima kasih.

Foto Channel A

Sun Joo tersenyum dan mengalihkan pandangannya.

Mi Ra terdiam menatap Sun Joo.

Foto Channel A

Sekarang, Mi Ra sudah di apartemennya. Hari sudah malam. Mi Ra berdiri, menatap keluar jendela sambil minum bir.

Mi Ra teringat pertemuan pertamanya dengan Sun Joo.

Flashback…

Foto Channel A
Foto Channel A
Foto Channel A

Di pesta perayaan Victoria, ternyata Mi Ra melihat Sun Joo!

Dia melihat Sun Joo lagi bicara dengan Myung Seop.

Lalu Mi Ra sengaja mengikuti Sun Joo yang berlibur sendirian.

Foto Channel A
Foto Channel A
Foto Channel A

Dia juga melihat Myung Seop yang berjalan menuju mobil bersama Sun Joo. Saat itu, keduanya bersiap kembali ke Seoul.

Mi Ra melihat Sun Joo memakai sepatu Victoria.

Mi Ra cemburu, apalagi melihat perlakuan manis Myung Seop ke Sun Joo.

Foto Channel A
Foto Channel A

Setelah kembali ke Seoul, dia masih mengikuti Sun Joo.

Sun Joo turun dari mobil bersama Eun Kyung dan Ye Rang.

Mereka bertiga sama-sama masuk ke Queen’s Club.

Mi Ra mengawasi Sun Joo.

Flashback end….

Foto Channel A
Foto Channel A

Sun Joo duduk di depan perapiannya.

Ada catur diatas meja disampingnya.

Myung Seop tak bisa tidur. Dia minum bir di depan api unggunnya.

Foto Channel A

Paginya, Myung Seop pamit pada Sun Joo. Dia membawa koper besar.

Sun Joo : Masalah dengan department store Shanghai, bukankah itu sudah teratasi?

Myung Seop : Aku tahu. Aku pikir itu sudah berakhir, tapi sekarang mereka mengubah perkataan mereka. Aku harus pergi ke sana sendiri dan menyelesaikannya sepenuhnya.

Sun Joo : Kau akan melakukannya dengan baik seperti yang selalu kau lakukan.

Myung Seop : Aku merasa lebih kuat karena kau mendukungku.

Sun Joo : Jadilah lebih kuat.

Myung Seop : Aku akan kembali.

Myung Seop mencium Sun Joo, lalu pergi.

Foto Channel A
Foto Channel A

Di perjalanan, Myung Seop mengirimi Mi Ra pesan.

Mi Ra sendiri lagi mendesain saat pesan Myung Seop masuk ke ponselnya.

Myung Seop : Aku harus melakukan perjalanan bisnis.Aku tidak akan bisa datang selama beberapa hari. Jangan melewatkan makan hanya karena kau sibuk dan pastikan untuk makan.

Mi Ra menaruh lagi ponselnya ke atas meja. Pesan Myung Seop hanya dia read. Mi Ra lanjut mendesain.

Foto HCannel A

Sun Joo ngeteh sama ibunya.

Sun Joo : Bagaimanapun, dia adalah direktur eksekutif. Kau bisa saja mengirim orang lain. Ini tidak adil untuk suamiku.

Pimpinan Kim sinis, dia beruntung menjadi menantuku. Dia harus bekerja lebih keras daripada orang lain.

Pimpinan Kim bertanya berapa lama Sun Joo akan menjadi ibu rumah tangga?

Pimpinan Kim : Ketika anak-anak pergi ke perguruan tinggi, apakah kau akan mulai bekerja lagi?

Sun Joo : Sudah waktunya bagimu untuk mengakui menantumu.

Pimpinan Kim : Aku mengakui bahwa dia pandai dalam apa yang dia lakukan. Saat ini, dia menyembunyikan cakarnya, tapi suatu hari, dia akan menunjukkan sifat aslinya.

Sun Joo : Tolong jangan memandangnya dengan prasangka.

Pimpinan Kim kesal, jangan percaya padanya! Jangan pernah.

Sun Joo marah, aku memilih dia. Jadi ibu, tolong berhenti

Pimpinan Kim : Kau memilih dia, bukan aku.

Foto CHannel A

Sun Joo : Kau mungkin telah berhasil sebagai seorang pengusaha, tapi kau gagal dalam mengurus keluargamu. Aku tidak ingin berakhir sepertimu.

Pimpinan Kim : Kau tidak tahu apa yang ayahmu lakukan padaku! Apa kau bahkan menyadari apa yang kalian lakukan padaku?

Sun Joo : Kau membuat kami menjadi yatim piatu karena pertengkaran emosionalmu satu sama lain! Aku tidak ingin hidup sepertimu. Aku akan melindungi keluargaku dengan sempurna, seperti yang telah aku lakukan. Aku akan memastikan anak-anakku tumbuh dalam keluarga yang normal, tidak kekurangan apapun. Memiliki keluarga yang bahagia adalah tujuan hidupku.

Pimpinan Kim sedih mendengar itu.

Mereka akhirnya diam, tak bicara lagi satu sama lain.

Foto Channel A

Mi Ra lagi di kelasnya. Dia tengah menatap lukisan anak-anak.

Pesan Sun Joo masuk.

Sun Joo : Apa kau punya waktu sekarang?

Foto Channel A

Sun Joo mengajak Mi Ra melihat-lihat lukisan di galeri.

Sun Joo menatap Mi Ra yang fokus melihat lukisan.

Sun Joo menebak kalau Mi Ra mengambil jurusan seni.

Mi Ra : Bagaimana kau tahu?

Sun Joo : Kau memiliki mata khusus untuk seni. Seperti mata tajam seorang profesional.

Mi Ra : Impianku adalah menjadi seorang seniman. Sekarang, aku mengajar anak-anak di sekolah seni. Dua kali seminggu.

Sun Joo : Aku tahu itu. Kau pasti pandai melukis kalau begitu. Aku selalu iri dengan orang yang bisa menggambar. Adik-adikku menggambar dengan baik juga.

Mi Ra : Kau memiliki adik?

Sun Joo : Aku punya satu adik laki-laki. Dan satu adik perempuan… Adikku di Milan mempelajari desain.

Foto Channel A
Foto Channel A

Mi Ra : Dan adik perempuanmu? Apakah dia melukis?

Sun Joo : Tidak.

Mi Ra : Lalu apa yang dia lakukan sekarang?

Sun Joo : Dia meninggal.

Mi Ra terkejut mendengarnya.

Foto Channel A

Sun Joo dan Mi Ra ngobrol di kafe.

Mi Ra : Aku tahu apa yang orang-orang di Queen’s Club bicarakan tentangku. Mereka berbisik bahwa aku seorang simpanan yang mengejar pria yang sudah menikah, bukan?

Sun Joo : Bukankah itu konyol? Orang-orang sangat pandai membuat gosip. Mereka semua penulis fiksi.

Sun Joo mencoba menghibur Mi Ra.

Sun Joo : Itu karena kau sangat cantik. Karena mereka cemburu.

Mi Ra : Kenapa kau begitu baik padaku?

Sun Joo : Aku? Kapan aku baik padamu?

Mi Ra : Kau baik padaku. Selama bertahun-tahun, tidak ada seorang pun pernah begitu baik padaku.

Sun Joo : Itu… kita memiliki nasib khusus. Tidak mudah untuk bertemu saat bepergian dan bertemu satu sama lain lagi. Tapi jujur ​​saja, ketika pertama kali melihatmu di kapal di Yeosu, kau mengingatkanku pada adikku. Aku tidak tahu kenapa. Kau dan adikku bahkan tidak mirip.

Mi Ra : Adikmu yang telah meninggal…

Sun Joo mengangguk lalu meminum teh nya.

Foto Channel A
Foto Channel A

Mi Ra : Haruskah aku menjadi adikmu mulai sekarang?

Sun Joo terkejut menatap Mi Ra.

Melihat itu, Mi Ra minta maaf.

Mi Ra : Maafkan aku. Aku melewati batas. Jangan biarkan itu mengganggumu. Aku tidak bermaksud begitu.

Sun Joo : Aku suka itu. Seseorang secantik dirimu bersedia menjadi adikku… Aku sangat bahagia.

Mi Ra : Benarkah?

Sun Joo : Mari menjadi saudara mulai saat ini.

Mi Ra : Lalu silakan bicara dengan nyaman. Karena aku adikmu mulai sekarang.

Sun Joo : Lalu aku akan melakukannya.

Foto Channel A
Foto Channel A

Sun Joo mengantarkan Mi Ra pulang.

Sun Joo : Terima kasih, aku memiliki waktu yang menyenangkan. Terima kasih, Mi Ra-ya.

Mi Ra : Aku juga, eonni.

Mi Ra hendak turun, tapi dia tiba-tiba terdiam dan tak jadi turun.

Mi Ra : Ada sesuatu yang ingin kukatakan kepadamu. Sepertinya aku harus jujur ​​padamu. Sebenarnya… rumor itu benar. Aku mencintai seseorang yang menjadi milik wanita lain.

Sun Joo terkejut mendengarnya.

Mi Ra : Kau terkejut, bukan?

Sun Joo :Aku sedikit tercengang…

Mi Ra : Aku akan pergi kalau begitu.

Sun Joo : Aku akan meneleponmu nanti.

Foto Channel A

Hari sudah malam. Sambil bermain catur sendirian, Sun Joo memikirkan pengakuan Mi Ra tadi.

Mi Ra : Aku mencintai seseorang yang menjadi milik wanita lain.

Foto Channel A

Sun Joo juga ingat saat adiknya mengaku mencintai pria yang sudah menikah.

Sun Joo marah, kau gila? Itu kejahatan. Itu pencurian. Kau perusak rumah tangga!

Yun Joo : Tapi aku mencintainya. Sungguh-sungguh.

Sun Joo : Yun Joo-ya!

Yun Joo : Jika kau menyalahkanku juga, tidak ada tempat bagiku untuk pergi. Eonni, tolong selamatkan aku.

Sun Joo : Apa kau lupa rasa sakitnya? Yang kita lalui setelah ayah meninggalkan kita dan pergi? Bagaimana kau bisa… Kau dari semua orang! Bagaimana kau bisa melakukan hal seperti itu! Putuskan dia sekarang juga.

Yun Joo : Aku tidak bisa hidup tanpa dia! Aku tidak bisa hidup sehari tanpa dia! Aku merasa seperti aku akan mati jika aku tidak bisa melihatnya!

Sun Joo : Mati kalau begitu! Mati kalau begitu, dasar gadis gila! Mati! Mati sekarang! Mati! Mati! Mati!

Foto Channel A
Foto Channel A

Besoknya, Sun Joo ada di sauna, masih memikirkan Mi Ra dan Yun Joo.

Mi Ra dariluar, terdiam menatap Sun Joo.

Foto Channel A

Sun Joo di rumahnya, kembali bermain catur sambil mikirin Mi Ra.

Tak lama kemudian, dia menelpon Mi Ra.

Mi Ra : Ini aku, Han Sun Joo. Mari kita bertemu.

Foto Channel A

Sun Joo mengajak Mi Ra ke makam Yun Joo.

Sun Joo : Di tempat ini, gadis yang dicintai semua orang pergi selamanya. Ini adikku, Han Yun Joo.

Sun Joo lalu cerita bahwa adiknya juga mencintai seseorang yang tidak seharusnya dia miliki.

Sun Joo : Seperti kau. Pada akhirnya, dia meninggal. Karena cinta yang begitu dalam.

Foto Channel A
Foto Channel A

Sun Joo dan Mi Ra duduk di bangku yang tak jauh dari makam.

Sun Joo : Akhir untuk perselingkuhan selalu sama. Kau juga tahu itu. Akhir dari cintamu… bagaimana jadinya. Belum lama kita bertemu, jadi itu bisa dianggap kasar, tapi aku mengatakan ini… karena kau benar-benar seperti adik perempuanku. Cinta itu. Hentikan.

Mi Ra nangis, aku juga mencoba menghentikannya. Aku pergi ke Yeosu untuk menghentikan perselingkuhan, sebagai perjalanan perpisahan terakhir. Tapi… tapi aku tidak bisa. Kurasa aku tidak bisa hidup tanpanya. Aku tidak suka diriku seperti ini, tapi aku tidak bisa menahannya. Lebih baik aku mati daripada putus dengannya.

Foto Channel A

Sontak lah Sun Joo ingat kata-kata Yun Joo.

Yun Joo : Aku tidak bisa hidup sehari tanpa dia. Aku merasa seperti aku akan mati jika aku tidak bisa melihatnya!

Sun Joo : Lalu mati saja. Mati! Mati! Mati!

Foto Channel A
Foto Channel A

Sun Joo lalu berdiri. Dia menyuruh Mi Ra memiliki pria itu.

Mi Ra terkejut dan berdiri menatap Sun Joo.

Sun Joo menatap Mi Ra.

Sun Joo : Jika kau tidak bisa melepaskannya, bawa dia. Jika kau tidak bisa putus dengannya, jika kau merasa ingin mati tanpanya, jadilah istri pria itu. Jangan mati. Jika kau merasa seperti kau akan mati, ambil pria itu dan jadikan dia milikmu.

Foto Channel A

Ponsel Mi Ra berbunyi.

Mi Ra melihat, Myung Seop menelponnya, tapi Mi Ra tak menjawab dan kembali menatap Sun Joo.

Foto Channel A

Mi Ra : Apa kau serius? Pria itu… bisakah aku menjadikannya milikku? Apakah kau serius?

Sun Joo : Aku serius. Jika kau mencintainya sampai mati, sehingga kau tidak bisa putus dengannya, jangan ragu dan ambil tindakan. Jangan mati seperti orang bodoh. Jadikan dia milikmu. Bahkan dengan mencuri atau merebut. Aku memintamu untuk menjadi istri pria itu. Aku akan berada di sisimu, Mi Ra-ya.

Bersambung….

Foto Channel A
Foto Channel A

Korban penusukan di rumah Sun Joo, sedang dioperasi oleh tim dokter.

Tapi tangan wanita itu, tiba-tiba terkulai ke bawah.

Masih belum jelas apakah itu Sun Joo atau bukan.

Next epi : Sun Joo yang habis dari apartemen Mi Ra, tak sengaja melihat mobil Myung Seop masuk ke parkiran apartemen Mi Ra.

Rahmi Iza