Show Window : The Queen’s House Eps 2 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Show Window : The Queen’s House Episode 2 Part 1 , Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini yuk….EPISODE SEBELUMNYA DISINI.

Myung Seop masuk ke rumahnya dan terkejut melihat seorang wanita bergaun pengantin tergeletak bersimbah darah.

Tak lama kemudian, Han Jung Won juga masuk. Dia sama terkejutnya dengan Myung Seop.

Apakah itu Sun Joo?

Korban yang bersimbah darah, dibawa ke ambulance.

Kamera menyorot sepatu korban yang jatuh ke aspal. Sepatu Sun Joo. Lantas benarkah itu Sun Joo?

Polisi masih bekerja menyelidiki kasus Sun Joo.

Detektif Kang menyuruh partner nya mencari daftar semua tamu yang hadir serta mengumpulkan semua CCTV dan black box dari kendaraan yang diparkir dalam kompleks.

Sang partner mengerti, baik.

“Hari yang seharusnya menjadi hari paling bahagia bagi mereka menjadi neraka. Pasti ada banyak orang di sekitar. Kejahatan itu dilakukan dengan berani.” ucap partner Detektif Kang.

“Ada banyak kebencian dan rahasia di dalam diri seseorang.” jawab Detektif Kang.

Detektif Kang lalu menatap foto keluarga Sun Joo, sambil memikirkan kata-kata Eun Kyung tadi.

Eun Kyung : Aku pikir mereka memiliki takdir spesial dari surga. Ternyata itu adalah takdir naas di mana mereka seharusnya tidak pernah bertemu satu sama lain. Sungguh mengerikan pada saat itu.

Detektif Kang juga teringat kata-kata Ye Rang dan Christina.

Ye Rang : Kau tahu bagaimana jika kau salah dalam mengancingkan, itu akan mengacaukan seluruh kemeja? Nasib atau apa pun, itu salah sejak awal.

Christina : Jendela pertunjukan yang indah dan megah terbuka untuk dilihat semua orang, tapi begitu lampu sorot padam dan tirai ditarik, tidak ada yang pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Kamera menyorot foto Myung Seop dan Sun Joo yang retak.

Keluarga bahagia itu kini hancur. Dalam sekejap.

Sun Joo tersenyum menatap foto keluarganya pagi itu.

Setelah itu, dia membuka gordennya.

Lalu Sun Joo masuk ke kamar tempat dia menyimpan tas, sepatu dan perhiasannya.

Dia tersenyum menatap sepatu Victoria, hadiah dari Myung Seop.

Sun Joo lantas ke kamarnya. Dia duduk di depan kaca rias dan memakai pelembab ke bawah matanya dan juga lehernya.

Sun Joo kemudian tersenyum melihat parfum yang tutupnya dibiarkan terbuka oleh Myung Seop.

Sun Joo bergegas memasang tutup botol parfum Myung Seop.

Mi Ra meletakkan parfum yang sama di atas mejanya.

Dia tersenyum menatap parfum itu. Setelah itu, dia bercermin dan bergegas keluar dari kamar.

Mi Ra tersenyum melihat Myung Seop yang berdiri di depan jendela.

Tak lama kemudian, Myung Seop berbalik dan menatap ke arahnya sambil memegang cangkir kopi.

Mi Ra menghampiri Myung Seop.

Mi Ra : Bukankah ini pilihan yang sangat baik? Ini akan membuatmu nyaman, dan aku juga bisa lebih sering bertemu denganmu.

Myung Seop : Aku suka itu memberi kita lebih banyak waktu.

Mi Ra : Rumahmu townhouse yang ada di sana, kan?

Mi Ra menunjuk townhouse yang berada tak jauh di depannya.

Myung Seop mengangguk. Lalu dia bilang kalau dia harus pergi.

Mi Ra mencium pipi Myung Seop.

Myung Seop memberikan cangkirnya ke Mi Ra, lalu pergi.

Setelah Myung Seop pergi, Mi Ra kembali menatap townhouse tempat tinggal Myung Seop sambil minum kopi Myung Seop tadi.

Mi Ra menatapnya dengan penuh minat.

Sebuah mobil merah berhenti di depan lobi Queens Club.

Sun Joo turun dari mobil bersama Eun Kyung dan Ye Rang. Mereka sama-sama masuk ke gedung Queens Club.

Sun Joo, Eun Kyung dan Ye Rang perawatan di salon Queens Club.

Ye Rang : Sun Joo-ssi, apa kau mendapatkan perawatan di tempat lain selain di sini?

Eun Kyung : Benar, kan? Akhir-akhir ini, aku khawatir karena terus memiliki lemak perut. Bagaimana kau menjaga berat badanmu?

Ye Rang : Serius… apa maksudmu? Dia tidak perlu menjaga apa pun! Ada alasan mengapa suaminya memperlakukannya seperti seorang ratu.

Sun Joo tertawa mendengarnya.

Lalu Ye Rang melihat ada perempuan lain duduk di meja kasir di luar.

Ye Rang : Siapa itu? Aku belum pernah melihatnya sebelumnya.

Sun Joo melihat keluar.

Dia terkejut. Perempuan itu Mi Ra. Mi Ra lagi melakukan perawatan kuku tangannya.

Sun Joo mendekati Mi Ra.

Sun Joo : Mi Ra-ssi?

Mi Ra terkejut dan langsung berdiri melihat Sun Joo.

Mi Ra : Han Sun Joo-ssi?

Mereka senang bertemu lagi.

Mi Ra dan Sun Joo bicara di kafe Queens Club.

Teman-teman Sun Joo menatap mereka dengan tatapan penasaran.

Sun Joo : Aku tidak percaya bertemu denganmu di sini. Senang sekali bisa bertemu denganmu lagi.

Mi Ra : Kurasa kita memang ditakdirkan.

Sun Joo : Aku pikir begitu. Nasib yang istimewa. Terakhir kali, aku membuat begitu banyak kesalahan.

Sun Joo lalu teringat kalau dia harus mengganti uang Mi Ra.

Sun Joo mengeluarkan dompetnya tapi Mi Ra bilang gak apa-apa.

Sun Joo : Aku tidak akan merasa nyaman.

Mi Ra : Kalau begitu, belikan aku makan malam ketika kau punya waktu.

Sun Joo : Haruskah aku melakukan itu? Oke. Aku akan membawamu ke suatu tempat yang sangat bagus. Aku tidak akan lupa untuk membawa dompetku hari itu.

Mi Ra : Oke.

Myung Seop tengah rapat bersama Pimpinan Kim, serta para eksekutif lainnya.

Myung Seop menunjukkan grafik penjualan Victoria.

Myung Seop : Seperti yang kau lihat, angka penjualan saat ini telah melesat dengan cepat. Setelah acara peluncuran, merek fashion kami Victoria, telah mengambil tempat sebagai merek perwakilan kami meskipun banyak yang khawatir.

Pimpinan Kim malah kesal, Direktur Eksekutif Shin. Apakah ini tampak mudah bagimu? Jalan menuju tempat ini sangat sulit dan berat setiap kali kau mengambil langkah lagi, lututmu terasa seperti akan goyah. Melesat? Tidak begitu cepat. Jangan sombong, dan belajarlah terlebih dahulu untuk menjadi rendah hati dan sederhana.

Myung Seop terlihat kesal tapi dia menahan diri dan mengiyakan kata-kata Pimpinan Kim.

Mi Ra minum teh bersama Sun Joo, Eun Kyung, Ye Rang dan Bu Jung.

Eun Kyung dan Ye Rang memuji kulit Mi Ra yang halus.

Sun Joo : Sudah berapa lama kau menjadi anggota Queen’s Club?

Mi Ra : Aku mendaftar minggu lalu.

Eun Kyung : Kau tinggal di mana?

Mi Ra : Aku punya apartemen di dekat sini. Aku pindah minggu lalu.

Sun Joo : Itu sangat bagus. Mari kita sering bertemu kalau begitu.

Ye Rang melihat tas Mi Ra. Dia terkejut.

Ye Rang : Bukankah itu tas edisi terbatas?

Bu Jung dan Eun Kyung ingin melihat.

Mi Ra menunjukkan tasnya.

Eun Kyung : Ini sama dengan yang aku miliki. Di mana kau mendapatkannya? Paris? Milan? Aku mendapatkannya di Paris. Apakah kau mendapatkannya di toko merek mewah di Champs-Élysées?

Mi Ra : Aku mendapatkannya sebagai hadiah dari pacarku.

Mi Ra mengatakan itu sambil melirik Sun Joo.

Sun Joo : Apa kau tidak sibuk hari ini? Apa kau ingin makan malam bersama?

Mi Ra : Aku masih perlu membongkar dan mengatur barang karena aku baru saja pindah. Aku rasa aku tidak bisa hari ini.

Sun Joo : Baiklah kalau begitu. Mari kita bertemu lain kali. Karena kita akan terus bertemu satu sama lain mulai sekarang.

Ponsel Sun Joo berdering. Telepon dari adiknya, dia tersenyum.

Sun Joo : Jung Won-ah! Kau biasanya tidak pernah menelepon? Ada apa?

Mi Ra menatap Sun Joo.

Bersambung ke part 2…

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Read More

Grid Ep 5

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Grid Episode 5, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cek…
Read More

Our Beloved Summer Ep 8

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Our Beloved Summer Episode 8, Jika Kalian ingin melihat full recapnya tersedia lengkap di tulisan…
How To Be Thirty Ep 8
Read More

How To Be Thirty Ep 8

Tentangsinopsis.com – Sinopsis How To Be Thirty Episode 8, Kalian yang ingin melihat full spoiler recapnya di tulisan…