Show Window : The Queen’s House Eps 15 Part 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Show Window : The Queen’s House Episode 15 Part 3 , Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini yuk….EPISODE SEBELUMNYA DISINI.

Sebelumnya….

Jung Won mencegat Myung Seop yang akan masuk ke ruang rapat.

Jung Won : Aku tidak bisa mengakuinya. Aku tidak tahu trik apa yang kau gunakan untuk meyakinkan ibu dan kakakku, tapi aku pasti akan menyeretmu ke bawah.

Myung Seop : Aku pikir kau berada di sisiku. Aku kecewa, adik ipar.

Jung Won : Aku tidak pernah sekali pun berada di sisimu.

Myung Seop : Selamat mencoba dengan broker Cina.

Jung Won : Tumit Achillesmu ada di tanganku. Jangan terlalu bersemangat menjadi ketua. Karena tidak ada yang selesai sampai ini berakhir.

Myung Seop : Adik ipar, sampai kapan kau akan seperti ini? Bekerja untuk Rahen, bukan Han Sun Joo.

Myung Seop lalu mengajak seketarisnya, Do Hyeok dan Joon Sang ke ruang rapat.

Joon Sang memaparkan materi rapat.

Joon Sang : Pada paruh pertama tahun 2022, Rahen Jewelry mendahului ketenaran K-Jewelry. dan akan fokus pada pasar Asia Tenggara.

Myung Seop teringat kata2 Ketua Kang padanya dulu.

Ketua Kang : Apa posisi ini terlihat mudah bagimu? Saat kau bangkit selangkah demi selangkah, lututmu akan lelah sampai hancur. Itu adalah jalan menuju kursi ini. Membangun diri sendiri? Jalan masih panjang. Jangan terlalu mementingkan diri sendiri, dan mulailah belajar untuk merendah.

Myung Seop kemudian tertawa, membuat semuanya heran.

Tapi sedetik kemudian, tawanya hilang. Wajahnya berubah serius.

Myung Seop : Apa pabrik yang berlokasi di Asia Tenggara mengalami masalah dengan pasokan dan permintaan bahan baku?

Joon Sang bingung, maaf?

Myung Seop : Masalah pasokan dan permintaan bahan baku yang muncul selama pemogokan, apa kau yakin itu tidak akan muncul lagi?

Joon Sang : Aku akan memeriksanya nanti.

Myung Seop : Masalah impor dan ekspor, apakah kebijakan pembatasan untuk setiap negara telah diteliti?

Do Hyeok : Ya, aku akan merencanakannya dengan matang.

Myung Seop mengetuk mejanya dan menirukan kata2 Ketua Kang.

Myung Seop : Mari jangan merasa nyaman. Tempat yang kalian semua duduki sekarang, tidak akan selalu dijanjikan kepadamu. Jika tidak melakukan seperti yang diharapkan, kursi itu dapat diambil darimu dengan kejam kapan saja. Ingatlah hal itu. Bekerja dengan sangat keras hingga lututmu hancur, dan tunjukkan hasil yang jelas. Jangan terlalu mementingkan diri sendiri, dan bekerja keras tanpa henti.

Sun Joo di rumah ibunya.

Ketua Kang : Apa upacara peresmian berjalan dengan baik?

Sun Joo : Ya.

Sun Joo lalu memberikan ibunya tiket, ada 3 tiket.

Sun Joo : Bu, kau bekerja sangat keras selama ini. Pergilah ke Hawaii, dan istirahat. Jika ibu membawa anak-anakku, dan menghibur mereka, aku akan menghargainya. Tae Hee dan Tae Yong dulu suka mengobrol dan tersenyum dengan mudah, tapi mereka sudah berubah. Mereka tidak tersenyum, atau banyak berbicara. Ini tidak akan lama. Tolong lakukan untukku.

Ketua Kang : Baiklah, aku mengerti. Jangan khawatir tentang anak-anak. Aku akan membawa mereka dengan aman.

Hari sudah malam. Sun Joo duduk di ruang kerja Myung Seop. Dia menonton rekaman video, saat Myung Seop menyimpan pisau itu di brankas. Berdasarkan rekaman yang dia tonton, dia mencoba membuka brankas Myung Seop. Dan, terbuka!

Myung Seop sendiri di rumah Mi Ra.

Mi Ra : Aku menyiapkan sesuatu untukmu. Ini.

Myung Seop terkejut melihat hidangan di meja.

Myung Seop : Apa semua ini?

Mi Ra : Aku mencoba keterampilanku. Silahkan duduk.

Mi Ra : Kau selalu membuatkanku makanan enak, aku juga ingin melakukannya untukmu. Dan kau akhirnya mendapatkan apa yang kau inginkan. Tentu saja aku harus mengucapkan selamat kepadamu.

Myung Seop : Terima kasih.

Mi Ra : Ini benar-benar akhir.

Myung Seop : Akhir?

Mi Ra : Tidak ada tempat yang lebih tinggi untuk kau tuju.

Myung Seop : Apa yang aku lakukan mulai sekarang lebih penting. Aku pasti akan mengangkat Rahen menjadi perusahaan global.

Mi Ra : Kau seperti rem yang rusak. Kau tidak tahu bagaimana cara berhenti.

Mi Ra lalu menyuruh Myung Seop makan.

Ponsel Mi Ra mendadak berbunyi. Pesan dari Sun Joo.

Sun Joo : Aku siap. Aku akan menunggu tanggapanmu.

Myung Seop : Pesan apa itu?

Mi Ra langsung menghapus pesan Sun Joo, spam. Memberitahuku bahwa mereka akan memberiku pinjaman.

Myung Seop lalu melihat lukisan Mi Ra.

Dia berdiri dan beranjak mengambilnya, ini aku?

Myung Seop kembali mendekati Mi Ra.

Myung Seop : Ini cukup bagus. Tapi, ada apa dengan gambar ini tiba-tiba?

Mi Ra : Untuk mengingat. Terkadang… ada saat dimana aku tidak bisa mengingat wajahmu. Meskipun aku melihat wajahmu seperti ini setiap hari, ada kalanya aku tidak ingat seperti apa rupamu. Itu sebabnya aku menggambarnya. Agar aku bisa mengingatnya dengan jelas.

Myung Seop merasa aneh dengan kata2 Mi Ra.

Mi Ra : Wajahmu. Aku teringat saat kau dilantik sebagai Direktur Eksekutif. Aku juga memberimu pesta ucapan selamat saat itu.

Myung Seop : Benar, kau melakukannya.

Mi Ra : Saat itu, aku sangat senang…

Myung Seop : Bagaimana dengan sekarang?

Mi Ra : Sekarang, aku bahkan lebih bahagia. Tentu saja aku bahagia.

Jung Won baru pulang dan mendapati kakaknya di rumahnya.

Sun Joo : Kau sudah makan malam?

Jung Won diam saja, dia masih marah.

Sun Joo : Jung Won-ah.

Jung Won : Jangan mencoba terlalu keras. Kau tidak bisa meyakinkanku. Jika kau tidak ingin mengatakan apa-apa, kau tidak perlu mengatakannya. Meskipun aku punya bukti yang jelas untuk menjatuhkan Shin Myeong Seop, kenapa kau menjadikannya ketua, dan alasan kenapa kau tidak bisa memberi tahuku, aku akan mencari tahu sendiri. Apa pun yang digunakan bajingan Shin Myeong Seop itu untuk menekanmu dan ibu, aku akan mengeksposnya dengan cara apa pun.

Myung Seop melamun di kamarnya. Tak lama, Sun Joo masuk.

Sun Joo menaruh ponselnya di atas meja rias.

Myung Seop : Kau pergi kemana?

Sun Joo : Ke tempat Jung Won.

Myung Seop : Apa alasannya? Aku menjadi ketua, kenapa kau tidak bisa menerimanya?

Sun Joo : Aku tidak ingin bertengkar denganmu lagi. Ini kotor. Pertarungan kotor.

Sun Joo ke kamar mandi.

Myung Seop beranjak dari duduknya. Dia mau keluar kamar, tapi melihat ponsel Sun Joo berdering. Pesan masuk dari Mi Ra! Dia membacanya.

Mi Ra : Aku memikirkannya berulang kali, dan aku pikir akan lebih baik bagiku untuk melakukannya. Orang yang memulai semua ini harus menyelesaikannya. Aku akan mengakhiri Shin Myeong Seop.

Myung Seop terkejut membacanya.

Di ruang kerjanya, Myung Seop menghubungi seseorang.

Myung Seop : Mari kita bertemu besok.

Besoknya, Sun Joo menemui Young Hoon. Young Hoon terkejut melihat Sun Joo datang. Dia canggung setelah kejadian kemarin.

Young Hoon : Kau datang? Aku terkejut mendapat telepon darimu. Aku pikir kau tidak akan mau bertemu denganku selama sisa hidupku. Kau mau minum apa?

Sun Joo : Duduk.

Young Hoon meminta maaf.

Young Hoon : Aku salah. Karena akan terlalu memalukan bagiku untuk meminta maaf padamu, aku tidak bisa melakukannya. Aku akan meminta maaf dengan tulus.

Sun Joo : Young Hoon-ah, kurasa aku tidak akan bisa memaafkanmu. Tapi aku juga tidak ingin membencimu. Sejujurnya, aku datang karena ingin meminta sesuatu. Aku akan sangat menghargai jika kau mendengarkanku.

Young Hoon : Katakan padaku. Jika itu dalam batas kemampuanku aku akan melakukan apapun.

Myung Seop ke Yeongwon. Dia menemui Pak Yoon. Pak Yoon memberikan salinan aslinya pada Myung Seop.

Myung Seop : Dan brokernya? Dia sudah mendapatkan uangnya, kenapa dia berkeliaran?

Pak Yoon : Dia akan segera pergi.

Myung Seop : Ada hal lain yang aku ingin kalian berdua lakukan untukku. Urus dia. Bersih, tanpa jejak.

Myung Seop memberikan foto.

Jung Won mendengar itu.

Myung Seop : Aku tidak membutuhkannya lagi.

Mendengar itu, Jung Won pun panic dan bergegas pergi.

Pak Yoon : Meski begitu, bagaimana aku bisa…

Myung Seop : Kenapa? Kau tidak bisa melakukannya? Jika kau tidak merasa seperti itu, kau tidak perlu melakukannya. Ada banyak orang yang akan melakukannya, mengingat mereka dibayar sesuai dengan itu.

Pak Yoon : Tidak, aku akan melakukannya. Aku akan melakukannya.

Mi Ra tengah menatap sepatu merahnya.

Bersambung ke part 4…

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Read More

Idol: The Coup Ep 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Idol: The Coup Episode 3, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang…
Read More

Red Shoes Ep 49 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 49 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan…
Legally Dad Ep 1
Read More

Legally Dad Ep 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Legally Dad Episode 1, Yuk langsung disimak recapnya berikut ini gaes. Ah Young turun dari…