Show Window : The Queen’s House Eps 11 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Show Window : The Queen’s House Episode 11 Part 1 , Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini yuk….EPISODE SEBELUMNYA DISINI.

Sebelumnya…

Detektif Kang terkejut saat diberitahu rekannya kalau mereka punya saksi.

Maka mereka langsung menemui saksi itu. Saksi itu, Jung Gook.

Jung Gook terdiam menatap dua detektif di depannya.

Joon Sang : Katakan saja dengan nyaman pada mereka semua yang kau lihat hari itu.

Ye Rang : Ya, cepat dan katakan padanya.

Tae Hee keluar dan melihat Jung Gook bicara dengan polisi.

Jung Gook pun mengklaim, dia melihat pelakunya.

Detektif Kang kaget, kau melihat pelakunya?

Jung Gook : Hari itu selama pesta peringatan pernikahan orang tua Tae Yong. Aku pergi ke sana untuk mengambil paket permainan Tae Yong. Karena dia bilang aku bisa meminjamnya. Aku melihat saat itu. Dengan jelas. Pelakunya…

Jung Gook lalu menoleh ke Tae Hee.

*Siapa pelakunya? Tae Hee?

Tae Hee yang baru pulang, melihat ayahnya berciuman dengan Mi Ra.

Mi Ra sendiri juga melihat Tae Hee, tapi dia tidak memberitahu Myung Seop dan terus mencium Myung Seop.

Tae Hee syok.

Tae Hee lari keluar.

Lalu dia menatap ke arah rumahnya dengan tatapan kecewa.

Myung Seop menyuruh Mi Ra pulang. Dia bilang, nanti dia akan datang.

Mi Ra : Cepatlah datang.

Mi Ra ingin pergi, tapi Myung Seop menahannya.

Ternyata Myung Seop menyuruh Mi Ra pulang lewat pintu belakang rumahnya.

Bersamaan dengan itu, mobil Sun Joo hampir tiba di rumah. Sun Joo melewati Tae Hee yang duduk di tangga, tak jauh dari rumah mereka.

Sun Joo pun langsung menepikan mobilnya dan mendekati Tae Hee.

Dia melihat Tae Hee nangis.

Sun Joo : Tae Hee-ya, ada apa? Apa yang terjadi?

Tae Hee menghapus tangisnya dan berdiri.

Sun Joo bertanya sekali lagi ada apa.

Tae Hee menatap ibunya sejenak, dengan tatapan lirih, lalu lari ke rumah tanpa mengatakan apapun.

Baru masuk rumah, Tae Hee bertemu ayahnya.

Myung Seop : Oh, Tae Hee-ya.

Tae Hee menatap ayahnya dengan tatapan kecewa dan marah, lalu beranjak ke atas tanpa menjawab ayahnya.

Sun Joo masuk.

Myung Seop langsung tanya apa yang terjadi.

Sun Joo gak jawab dan menyusul Tae Hee ke atas.

Myung Seop juga menyusul Tae Hee.

Sun Joo ingin masuk ke kamar Tae Hee, namun dia terkejut karena Tae Hee mengunci pintu kamar.

Mereka mendengar tangis Tae Hee.

Sun Joo meminta Tae Hee membuka pintu.

Tae Yong keluar kamar dan bertanya ada apa lagi sama kakaknya.

Sun Joo menyuruh Tae Yong masuk kamar.

Myung Seop juga ikut membujuk Tae Hee.

Myung Seop : Tae Hee-ya, tidak bisakah kau memberi tahu kami apa masalahmu?

Tae Hee marah dan melemparkan bantalnya ke pintu.

Tae Hee : Tinggalkan aku sendiri!

Sun Joo emosi, jika kau tidak membuka pintu, aku akan membukanya dan masuk! Shin Tae Hee!

Myung Seop menenangkan Sun Joo.

Myung Seop : Untuk saat ini, yang terbaik adalah memberinya ruang.

Sekarang, Sun Joo tengah menyisir rambutnya di depan cermin. Dia baru selesai mandi.

Myung Seop masuk dan ngajak ribut Sun Joo.

Myung Seop : Aku pikir kau telah mengabaikan anak-anak belakangan ini.

Sun Joo : Lalu bagaimana denganmu?

Myung Seop : Aku tidak pernah mengabaikan mereka.

Sun Joo : Menurutmu berapa lama lapisan gula tanpa ketulusan akan bertahan? Jika kau ingin setidaknya tetap sebagai ayah mereka, bersikaplah tulus daripada menggunakan trik kecil.

Sun Joo yang kesal, keluar dari kamarnya.

Di ruang kerjanya, Myung Seop mengirimi Mi Ra pesan. Dia bilang, sesuatu terjadi di rumahnya jadi dia tak bisa ke tempat Mi Ra.

Mi Ra sendiri lagi menikmati wine nya.

Sun Joo berdiri di depan jendelanya, yang mengarah ke taman.

Myung Seop melamun di ruang kerjanya.

Dan Tae Hee masih nangis.

Besoknya, Sun Joo, Myung Seop dan Tae Yong sudah di ruang makan. Tapi Tae Hee belum turun.

Myung Seop : Dimana kakakmu?

Tae Yong pun kesal karena harus memanggil Tae Hee. Tapi pas mau manggil Tae Hee, Tae Hee turun. Myung Seop mengajak Tae Hee makan. Tae Hee cuek dan beranjak ke pintu keluar.

Sun Joo mengejar Tae Hee. Dia bilang Tae Hee harus makan dulu sebelum pergi.

Sun Joo : Apa masalahnya? Bisakah kau memberi tahu ibu apa yang terjadi?

Tae Hee masih aja bungkam.

Sun Joo : Tae Hee-ya.

Tae Hee : Aku ada pertemuan dewan siswa hari ini. Aku harus berada di sana lebih awal.

Sun Joo : Kalau begitu kau seharusnya memberitahuku lebih awal. Tunggu, ibu akan mengantarmu.

Tae Hee : Tidak. Aku akan naik taksi.

Sun Joo pun bingung dengan sikap Tae Hee.

Myung Seop ke rumah Mi Ra.

Dia meminta Mi Ra melakukan sesuatu untuknya.

Di kantor, Sun Joo bicara dengan Pimpinan Son.

Pimpinan Son marah, bukankah Direktur Choi terlalu tidak bertanggung jawab? Aku tahu situasinya mengerikan, tapi tetap saja, bagaimana dia bisa menyarankan sesuatu yang sangat berbahaya seperti perlindungan dana?

Sun Joo : Aku membuat keputusan akhir. Direktur Choi tidak bertanggung jawab.

Pimpinan Son : Lagi pula, apa yang kita lakukan sekarang? Minggu depan, saham yang kami pakai sebagai jaminan akan berakhir pergi ke Silver Stone sepenuhnya. Bukankah lebih baik memberi tahu Ketua dan meminta bantuan?

Sun Joo bilang tidak bisa.

Sun Joo : Jika dia pingsan lagi, itu akan berbahaya. Aku akan menceritakan semuanya padanya nanti, jadi tolong jangan membuatnya jelas.

Pimpinan Son : Ya saya mengerti.

Ye Rang menuju mobil, sambil bicara dengan Joon Sang di telepon.

Dia bilang, dia mau meminjam mobil Joon Sang karena mobilnya ada di toko.

Ye Rang mau ke rumah ibunya.

Selesai menelpon, Ye Rang pun masuk ke mobil Joon Sang.

Tapi dia menemukan sesuatu yang tak terduga.

Sebuah alamat yang baru2 ini dikunjungi Joon Sang.

Ye Rang heran, Songdang-gu Pahyeon-dong? Kenapa dia pergi ke sana? Dia bahkan tidak mengenal siapa pun di sana.

Ye Rang terus memeriksa GPS Joon Sang dan tambah heran melihat alamat itu terus muncul di layar GPS.

Sekarang, Ye Rang dan Christina ada di toko elektronik.

Christina : Apa kau memiliki sesuatu yang benar-benar berfungsi?

Pemilik toko menyarankan alat canggih yang memungkinkan untuk melacak siapa pun melalui ponsel mereka.

Christina : Dan rentang kesalahan pelacakan lokasi?

Pemilik toko bilang, ini dapat melacak dari jarak 3 meter hingga 5 meter.

Christina menyuruh Ye Rang membeli alat itu. Ye Rang setuju dan mengucapkan terima kasih dengan wajah gengsinya.

Ye Rang : Aku hanya menelepon untuk menanyakan hal itu. Terima kasih.

Christina : Beranilah. Mulai sekarang, ini perang.

Hari sudah malam. Sun Joo resah mikrin Tae Hee. Dia baru saja menerima telepon dari guru akademi Tae Hee, kalau Tae Hee absen hari itu.

Guru Tae Hee juga bilang, ada yang aneh dengan Tae Hee akhir-akhir ini. Dia bertengkar dengan teman-temannya tanpa sebab, dan dia tidak bisa berkonsentrasi selama kelas.

Sun Joo lantas menghubungi Tae Hee, tapi ponsel Tae Hee mati.

Tak lama, Tae Hee pulang.

Sun Joo : Kudengar kau tidak pergi ke akademi kemarin atau hari ini. Kemana saja kau?

Tae Hee : Ibu tidak perlu tahu.

Sun Joo : Ada apa denganmu akhir-akhir ini? Kenapa kau melakukan hal-hal yang sangat berbeda denganmu tiba-tiba?

Tae Hee melengos pergi.

Sun Joo : Shin Tae Hee!

Ye Rang dan Joon Sang masuk ke kamar mereka.

Ye Rang mendadak bersikap manis ke suaminya.

Ye Rang : Yeobo, kau pasti lelah. Pergi dan mandi dulu. Mandi.

Ye Rang mengambil tas dan jas Joon Sang. Begitu Joon Sang masuk kamar mandi, dia langsung mengambil ponsel Joon Sang dari dalam jas.

Dia pun menyadap ponsel Joon Sang dengan alat yang tadi dibelinya.

Tapi Joon Sang tiba-tiba keluar dari kamar mandi.

Sontak Ye Rang langsung nyembunyiin ponsel Joon Sang dibalik jas, dan tiduran di atas jas.

Joon Sang : Apa yang kau lakukan?

Ye Rang bangun, ah, punggungku sakit.

Joon Sang : Kemana perginya?

Ye Rang pun langsung mengambil alat yang dicari Joon Sang.

Dia memakaikan alat itu ke kepala Joon Sang.

Ye Rang : Kau lebih baik menggunakannya secara teratur atau kau mungkin mulai kehilangan rambutmu.

Joon Sang : Ada apa dengan rambutku?

Ye Rang : Pokoknya, menggunakannya secara teratur tampaknya membuat perbedaan nyata.

Joon Sang balik ke kamar mandi.

Jung Won masuk ke rumahnya dan terkejut melihat Sun Joo.

Sun Joo mengajak Jung Won bicara. Jung Won terdiam. Tak lama kemudian, Myung Seop masuk. Sun Joo terkejut melihat Myung Seop.

Myung Seop melengos ke sofa.

Sun Joo pun mengerti sekarang kenapa sikap Jung Won berubah.

Sun Joo : Han Jung Won. Kurasa aku sudah sangat salah tentangmu. Aku memikirkanmu dengan cara yang sama seperti yang aku lakukan pada Yun Joo. Sebagai adikku. Aku kira kau tidak merasakan hal yang sama.

Jung Won tampak ingin menjelaskan sesuatu tapi mulutnya terkunci, karena ada Myung Seop.

Sun Joo mau pergi, tapi sebelum pergi dia memperingatkan Jung Won. Dia bilang, dia gak akan memaafkan Jung Won kalau Jung Won menyakiti ibunya.

Sun Joo kembali ke rumahnya.

Dia mulai lelah dengan masalah yang menimpanya.

Tak lama, ponselnya berbunyi. Pesan dari Young Hoon. Young Hoon juga mengirimkan foto. Foto kursinya.

Young Hoon : Kursi ratu akhirnya selesai. Kapanpun kau lelah dan letih, datang kapan saja dan istirahat yang baik.

Besoknya, Sun Joo tertidur di kursi ratunya.

Tak lama, dia terbangun dan membuat kopi.

Tapi kemudian, seseorang datang. Dia fikir itu Young Hoon, tapi ternyata Mi Ra. Sontak dia kaget dan langsung menyembunyikan dirinya.

Lalu Young Hoon masuk tak lama setelah Mi Ra masuk.

Young Hoon : Aku cukup yakin aku memperingatkanmu untuk tidak melakukan apa pun yang tidak aku minta.

Mi Ra : Aku bukan boneka. Aku bukan boneka yang hanya melakukan apa yang kau minta.

Young Hoon : Jika kau terus melakukan ini, aku tidak dapat membantumu lagi.

Mi Ra : Membantuku? Kau? Jangan konyol. Kau menggunakanku untuk mendapatkan Han Sun Joo. Memberitahuku untuk mendekati Han Jung Won adalah rencanamu juga.

Flashback….

Seorang wanita mencari masalah dengan Jung Won di mal. Wanita itu terjatuh di depan Jung Won karena hak sepatunya patah.

Dia menyalahkan sepatunya. Jung Won bilang, dia perancang sepatu itu.

Wanita itu langsung menyalahkan Jung Won. Saat Jung Won tak bisa membela diri, Mi Ra datang membela Jung Won.

Mi Ra : Itu palsu, bukan? Di mana kau mendapatkan sepatu itu?

Wanita itu mengklaim dia membeli sepatu itu di Rahen.

Mi Ra : Toko yang mana?

Dari lantai dua mal, Young Hoon melihat mereka.

Flashback end…

Mi Ra juga bilang, mengungkap skandal perselingkuhan Sun Joo dan Young Hoon, juga demi Young Hoon. Young Hoon melakukan itu untuk mendapatkan Sun Joo.

Mi Ra ingat saat Young Hoon memberikan kartu nama Produser Moon padanya.

Mi Ra lalu berkata, sudah waktunya dia berhenti bekerja sama dengan Young Hoon.

Mi Ra : Dari sekarang, aku akan melakukan apa dan bagaimana aku mau. Tidak ada yang berhasil dengan bekerja denganmu.

Young Hoon : Itu tidak sepenuhnya benar. Di luar, sepertinya tidak ada perubahan, tapi antara Shin Myung Seop dan Han Sun Joo, retakan mulai terbentuk.

Mi Ra : Retakan?

Young Hoon : Runtuhnya bendungan besar juga pada akhirnya, dimulai dari retakan kecil.

Tanpa mereka sadari, Sun Joo mendengar semuanya.

Sun Joo syok dan terduduk lemas. Dia tidak menyangka Young Hoon lah biang keladi atas luka nya yang kembali terbuka.

Sun Joo kembali ke rumahnya dengan wajah terpukul.

Tak lama kemudian, tangisnya pecah.

Sun Joo menatap caturnya dengan tatapan lirih.

Tak lama, dia menghubungi Young Hoon.

Pagi2 sekali, Sun Joo menemui Young Hoon.

Young Hoon : Maaf butuh waktu lama. Ada kemacetan saat datang ke sini.

Sun Joo menatap Young Hoon, dengan tatapan kecewa.

Young Hoon : Apa ada yang salah?

Sun Joo : Kenapa kau melakukannya? Membuat Yoon Mi Ra mendekati Jung Won, apa itu yang kau lakukan?

Sontak lah Young Hoon kaget Sun Joo udah tahu.

Sun Joo : Orang yang menyiksaku dan memberiku bekas luka yang tidak bisa dihapus, itu kau? Temanku, sahabatku Cha Young Hoon. Apa kau melakukan itu?

Sun Joo emosi, cepat katakan padaku!

Young Hoon : Ya. Itu aku. Aku melakukannya.

Sun Joo : Kenapa? Kenapa kau melakukannya?

Young Hoon : Karena kau menangis!

Sun Joo : Apa?

Young Hoon : Kau menangis di depanku.

Sun Joo : Bagaimana kau bisa melakukan ini padaku?

Young Hoon : Aku tidak akan meninggalkanmu dengan bajingan sampah seperti Shin Myung Seop itu lagi. Aku akan menempatkanmu di sampingku lagi.

Sun Joo yang kecewa, melarang Young Hoon menghubunginya lagi.

Sun Joo pergi.

Young Hoon syok dtinggal Sun Joo.

Mi Ra di galeri, memikirkan permintaan Myung Seop.

Myung Seop : Ketua Kim Kang Im pasti menggunakan Galeri Rahen untuk pencucian uang dan dana gelap. Aku ingin kau menemukan bukti itu untukku.

Mi Ra : Apa itu sebabnya kau menempatkanku sebagai penanggung jawab galeri?

Myung Seop : Jika kita bisa menemukan tumit Achilles (Titik kelemahan) Ketua Kim, aku bisa menjadi Ketua Rahen segera. Maka kau akan menjadi nyonya Rahen.

Mi Ra yang memang mau menjadi Nyonya Rahen, bersedia melakukan itu.

Seketarisnya datang.

Mi Ra : Aku mencoba untuk melihat riwayat transaksi VVIP dari potongan galeri, tapi katanya akses dibatasi.

Kata seketarisnya, hanya beberapa orang yang memiliki akses termasuk Pimpinan Kim dan Sun Joo.

Mi Ra : Beri aku akses juga.

Seketaris : Aku tidak bisa melakukan itu.

Mi Ra marah, menurutmu mengapa aku memecat Kepala Seksi Kim dan memberimu posisi sebagai gantinya? Kau masih tidak mengerti? Aku kepala galeri ini. Bukan Direktur Utama Han Sun Joo. Akulah yang bertanggung jawab atas penghidupanmu.

Tae Hee, Tae Yong, Myung Seop dan Sun Joo sedang sarapan.

Tae Hee masih murung.

Tiba-tiba, Tae Hee nanyain Mi Ra.

Tae Hee : Tapi apa yang Bibi Mi Ra rencanakan? Aku belum melihatnya akhir-akhir ini. Apa dia tidak menikahi Paman lagi?

Myung Seop dan Sun Joo kaget Mi Ra nyariin Tae Hee.

Tae Hee : Tetap saja, aku sedikit sedih karena dia memilih untuk memutuskan semua hubungan dengan kita. Kita menjadi cukup dekat. Kenapa kau tidak mengundangnya untuk makan malam? Aku merindukannya. Bibi Mi Ra.

Tae Hee lalu menatap ayahnya.

Tae Hee : Bukankah itu terdengar bagus, Ayah?

Myung Seop : Aku tidak yakin. Dia memutuskan hubungan dengan pamanmu. Aku tidak yakin kita perlu menemuinya lagi.

Selesai sarapan, Tae Hee melihat ayahnya hendak pergi.

Tae Hee : Mau pergi kemana?

Myung Seop : Ada sesuatu yang mendesak terjadi di tempat kerja.

Tae Hee : Tapi hari ini adalah hari libur. Juga, dengan pakaian itu?

Myung Seop : Ayah hanya perlu mengurus sesuatu dengan cepat dan kembali. Aku akan kembali.

Myung Seop beranjak pergi.

Tae Hee yang tahu ayahnya mau kemana, tentu saja marah.

Kamera menyorot tangan Tae Hee yang dikepal.

Bersambung ke part 2…

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Read More

Red Shoes Ep 20 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 20 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan…
Be My Boyfriend Ep 14
Read More

Be My Boyfriend Ep 14

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Be My Boyfriend Episode 14, Tersedia lengkap juga bagian link recap spoiler daftarnya ada di…
Read More

The Empire Eps 7

Tentangsinopsis.com – Sinopsis The empire Episode 7, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada DISINI.baca episode sebelumnya disini…