Show Window : The Queen’s House Eps 10 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Show Window : The Queen’s House Episode 10 Part 1 , Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini yuk….EPISODE SEBELUMNYA DISINI.

Sebelumnya…

Detektif Kang terkejut melihat video Mi Ra sebelum kejadian. Di video itu, Mi Ra bertemu dengan Young Hoon.

Detektif Kang pun langsung pergi menemui Young Hoon.

Detektif Kang : Kau mengenal Yoon Mi Ra, bukan? Apa hubunganmu dengan dia?

Young Hoon bilang Mi Ra adalah pasiennya.

Detektif Kang bertanya lagi.

Detektif Kang : Apa kau tahu dia adalah simpanan Shin Myung Seop?

Young Hoon : Ya.

Detektif Kang merasa aneh, tapi… dia pasienmu?

Young Hoon terlihat tenang, apa itu masalah?

Detektif Kang mendengarkan pernyataan Ye Rang.

Ye Rang : Menginginkan dan mendambakan seseorang itu. adalah cinta yang salah sejak awal jika pihak lain tidak berniat untuk jatuh cinta. Dengan kata lain, cinta itu tidak dimaksudkan untuk terjadi.

Balik lagi ke Detektif Kang yang menginterogasi Young Hoon.

Detektif Kang : Di hari pembaruan sumpah pernikahan, kau bertemu Yoon Mi Ra, bukan?

Young Hoon terkejut mendengar pertanyaan Detektif Kang.

Kita kembali diperlihatkan pada Christina, yang memberikan pernyataan.

Christina : Berpura-pura menikah dengan bahagia, berpura-pura menjadi sahabat, berpura-pura menjadi tetangga yang baik dan berpura-pura berada di pihak yang sama… Kita semua hidup dengan topeng.

Detektif Kang menunjukkan video Young Hoon yang menemui Mi Ra sebelum kejadian.

Setelah menonton video itu, Young Hoon pun mengakui bahwa dia bertemu Mi Ra hari itu.

Myung Seop menyuruh Sun Joo pulang ke rumah. Dia juga bilang, dia yang akan duduk di kursi yang diduduki Sun Joo sekarang.

Sun Joo : Kau ingin duduk di sini? Di kursi Pimpinan? Sebagai seseorang yang berpikiran sempit tanpa kapasitas apa pun, tapi hanya penuh dengan tipu daya dan keinginan kecil, kau berani menginginkan posisi Pimpinan Rahen Group yang hebat?

Sun Joo tak habis pikir.

Myung Seop : Han Sun Joo.

Sun Joo berdiri, kau sekarang…. apa kau pikir kau sampai sejauh ini sendirian? Jika aku tidak mendukungmu dari belakang, jika bukan karena reputasiku, apa menurutmu itu mungkin?

Myung Seop : Aku memperingatkanmu. Jangan menyeret keluar situasi ini. Rahen-mu mungkin hilang sepenuhnya.

Sun Joo kesal setengah mati.

Besoknya, pemakaman Pak Han digelar.

Satu per satu, orang2 memberikan penghormatan terakhir.

Tiba-tiba, seorang wanita datang dan meratapi kematian Pak Han.

Wanita itu kemudian menoleh, melihat Pimpinan Kim yang duduk di kursi roda.

Dia pun mendekati Pimpinan Kim sembari menangis dan memanggil Pimpinan Kim ‘Kakak’.

Pimpinan Kim marah, kenapa kau disini! Beraninya kau datang ke sini! Singkirkan dia sekarang juga!

Semuanya diam.

Pimpinan Kim : Aku bilang singkirkan orang ini! Apa yang kau lakukan?!

Seketaris Kang dan Seketaris Lee bergegas membawa wanita itu keluar.

Myung Seop mendorong kursi roda Pimpinan Kim menuju ke mobil.

Dibantu supir, Myung Seop memapah Pimpinan Kim ke mobil. Tapi Pimpinan Kim yang masih lemas, nyaris jatuh.

Sontak lah, Sun Joo langsung berlari ke ibunya.

Sun Joo dibantu Myung Seop memasukkan ibunya ke mobil.

Sun Joo kemudian berjalan melewati Myung Seop dan masuk ke mobil, lalu pergi.

Setelah mereka pergi, Myung Seop dan Jung Won melihat wanita tadi masuk ke dalam kuil.

Myung Seop ingin ‘membereskan’ wanita itu tapi ditahan Jung Won.

Jung Won : Cukup, biarkan saja dia.

Sekarang, Sun Joo ditemani Young Hoon di rumah sakit.

Dokter menjelaskan kondisi Pimpinan Kim. Tekanan darah, nadi dan pernapasan Pimpinan Kim dalam batas normal. Kata Dokter, Pimpinan Kim akan baik-baik saja setelah dia beristirahat.

Young Hoon berterima kasih kepada Dokter Lee, koleganya.

Dokter Lee keluar.

Young Hoon memberikan saran pada Pimpinan Kim.

Young Hoon : Bu. Temperamen berapi-api anda benar-benar menawan, tapi jika anda bersemangat seperti hari ini, anda akan berada dalam masalah besar.

Pimpinan Kim : Aku mengerti.

Young Hoon : Untuk saat ini, jangan khawatir tentang perusahaan dan istirahatlah dengan baik. Anda memiliki Sun Joo dan Jung Won. Anda tidak perlu khawatir. Juga, semakin cepat anda sembuh, semakin cepat anda dapat kembali bekerja.

Pimpinan Kim : Jika kau menyuruhku, sebaiknya aku mendengarkan, bukan?

Young Hoon : Iya.

Pimpinan Kim lantas berkata, kalau dia bersyukur dan lega Young Hoon ada di sisi Sun Joo.

Pimpinan Kim : Mulai sekarang juga, tolong jangan khianati dia dan melindunginya.

Young Hoon : Tentu saja. Aku akan selalu berada di sampingnya. Jangan khawatir.

Sekarang, Sun Joo dan Young Hoon bicara di ruangan Young Hoon.

Young Hoon : Kenapa tidak membiarkan ibumu beristirahat sebentar? Dia bekerja terlalu keras tanpa istirahat selama ini. Bahkan mesin rusak karena terlalu sering digunakan. Ini lebih buruk bagi manusia.

Sun Joo : Aku akan berpikir tentang hal ini. Aku selalu berterima kasih padamu, Young Hoon.

Young Hoon : Itu membuatku merasa kecewa mendengarmu mengatakan itu. Jangan katakan hal klise seperti itu di antara kita.

Sun Joo lalu memberitahu Young Hoon bahwa mereka hampir saja disebutkan di TV karena skandal.

Sun Joo : Kau tidak tahu, kan?

Young Hoon : Apa yang kau bicarakan?

Sun Joo : Karena rumor konyol, itu hampir menempatkan kita di situasi yang canggung.

Young Hoon : Benarkah?

Sun Joo : Kau satu-satunya yang dapat aku ajak bicara tentang hal-hal pribadi… Jika aku kehilanganmu juga… aku tidak tahan memikirkannya.

Myung Seop menunggu di depan kedai.

Tak lama kemudian, dia melihat ke dalam. Menatap Jung Won yang tengah berbicara dengan wanita di pemakaman Pak Han.

Kedai itu milik wanita itu. Dia adalah wanita yang ada di foto yang dilihat Myung Seop, ibu kandung Jung Won.

Sambil menangis, wanita itu mengaku tak pernah bisa tidur dengan nyaman setelah kehilangan Jung Won. Dia merindukan dan ingin menyentuh Jung Won.

Jung Won yang hatinya selembut kapas, menangis.

Wanita itu memegang tangan Jung Won.

Sun Joo mampir ke toko kue. Dia membeli donat ulir manis.

Sun Joo langsung memakan donat ulirnya. Karena enak, dia memesan lagi untuk dibawa.

Sun Joo : Aku ingin campuran dari donat ulir, kacang dan citron.

Sun Joo pun membawa donat ulir itu ke ibunya.

Sun Joo : Bu, kau bilang kamu ingin makan donat ulir, kan? Cobalah salah satunya.

Pimpinan Kim : Aku ingin makan sesuatu seperti ini. Sesuai dengan seleraku, mungkin karena aku baru beli di toko ini setelah sekian lama. Kau makan satu juga.

Sun Joo : Ibu, jujur aku agak kaget. Aku pikir ibu tidak akan pernah bertemu ayah lagi apakah dia hidup atau mati, tapi kurasa itu tidak benar.

Pimpinan Kim : Aku juga berpikir jika aku mendengar berita bahwa ayahmu telah meninggal di suatu tempat, aku tidak akan merasakan apa-apa. Tapi, itu tidak benar. Kenangan buruk semua telah memudar, aku merasa menyesal, dan ada perasaan sakit jauh di dalam dadaku.

Sun Joo : Tapi Bu, orang di upacara peringatan ayah, dia wanita itu, kan?

Pimpinan Kim mengangguk.

Young Hoon lagi memahat. Lagi asik memahat, Mi Ra datang.

Young Hoon : terdiam melihat Mi Ra.

Lalu Mi Ra melihat kursi kayu yang hampir jadi. Dia bilang, itu kursi yang sangat ingin dia miliki.

Mi Ra : Apa tidak apa-apa jika aku mencoba duduk di atasnya sebentar?

Jung Won : Tidak. Kursi itu punya pemilik yang berbeda. Kau tidak bisa duduk di sana.

Hari sudah malam. Myung Seop mengantarkan Jung Won pulang.

Myung Seop : Aku tidak melakukan sesuatu yang tidak berguna, kan? Meski begitu, hubungan keluarga bukanlah sesuatu yang bisa dipatahkan.

Lalu Myung Seop menyuruh Jung Won masuk. Jung Won berterima kasih karena Myung Seop udah menemukan ibunya.

Myung Seop pun memegang tangan Jung Won.

Myung Seop : Mulai sekarang, aku akan mendukungmu. Akan lebih baik jika kau melakukan itu untukku juga.

Myung Seop pergi.

Setelah Myung Seop pergi, Jung Won ingin menghubungi Sun Joo.

Tapi tiba-tiba saja, dia tak jadi menghubungi Sun Joo.

*Omo, jangan bilang Jung Won bakal ke sisi Myung Seop nih…

Myung Seop masuk ke rumahnya dan mendapati Sun Joo lagi main catur sendirian.

Myung Seop pun mendekati Sun Joo dan ikut main catur.

Myung Seop : Ibu mertua masih belum mengetahui situasi di Filipina, kan? Mungkin, jika sulit bagimu untuk memberitahunya, haruskah aku menyampaikan beritanya?

Sun Joo marah, untuk saat ini dia perlu istirahat. Jangan katakan apapun padanya.

Myung Seop : Ibu mertua sudah cukup tua, dan dia tidak sehat. Bukankah lebih baik baginya untuk pensiun sekarang? Bukankah itu tugas berbaktimu?

Sun Joo : Tugas berbakti? Bukan karena keserakahanmu?

Myung Seop : keserakahanku? Yah, aku tidak akan menyangkal itu.

Sun Joo : Sejak awal, apa kau menikah denganku karena keserakahanmu pada Rahen?

Myung Seop : Bukankah kau juga menikah denganku karena keluargamu membutuhkan seseorang untuk dijadikan anjing yang setia? Setelah dibuat untuk melakukan pekerjaan kotor Rahen begitu lama, aku pikir aku telah melakukan yang terbaik sebagai anjing yang setia. Bukankah sudah waktunya bagiku untuk mendapatkan kompensasi?

Sun Joo makin gedek, ini adalah sifat aslimu. Kotor dan mengerikan.

Myung Seop : Apa setia pada keinginanmu… itu kotor dan mengerikan? Kau juga, Han Sun Joo, menikahiku karena kamu membutuhkanku.

Sun Joo : Shin Myung Seop! Jangan menghinaku.

Myung Seop menjalankan lagi pionnya.

Myung Seop : Perangkap ratu. Tampaknya sang ratu benar-benar terisolasi.

Myung Seop berdiri dan berkata, dia akan menginap di rumah Mi Ra malam ini dan langsung bekerja besok pagi.

Myung Seop pun pergi.

Sun Joo makin sakit.

Myung Seop dan Mi Ra bersama di ranjang. Mi Ra bertanya, apa Myung Seop sudah menjadi Pimpinan sekarang. Myung Seop bilang tinggal selangkah lagi.

Mi Ra : Setelah kau menjadi Pimpinan, kau akan menikah denganku, kan?

Myung Seop : Formalitas tidak penting. Cinta kita satu sama lain adalah yang terpenting.

Mi Ra menatap Myung Seop : Formalitas penting bagiku! Aku ingin berdiri dengan percaya diri di sampingmu dan di depan dunia.

Myung Seop tak menjawab lagi dan hanya menatap Mi Ra.

Bersambung ke part 2…

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Penthouse Ep 7 Part 1
Read More

Penthouse Ep 7 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Penthouse Episode 7 Part 1, Check jg untuk Episode sebelumnya baca di sini. Apabila ingin…
Read More

Eve Ep 8

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Eve Episode 8, Cara menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Lihat episode sebelumnya…