Drama Korea

Secret of Women Ep 2 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Secret of Women Episode 2 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini yuk. EPISODE SEBELUMNYA HERE.

Foto KBS2

Seo Rin keluar dari gedung pertunjukan sambil marah-marah.

Seo Rin : Kenapa harus Kang Ji Woo? Aku berusaha keras untuk terbebas darinya. Kenapa…!

Seo Rin teringat masa lalunya.

Flashback…

Foto KBS2

Seo Rin pulang sekolah basah kuyub.

Nyonya Park yang menunggu di depan pintu, terkejut melihat Seo Rin pulang sekolah basah kuyub.

Nyonya Park : Astaga. Di luar hujan? Kau basah kuyup. Bisakah kau melihat sesuatu?

Seo Rin tak menjawab dan pergi ke kamarnya.

Foto KBS2

Telepon berbunyi. Telepon dari Ji Yoo.

Ji Yoo : Ajumma.

Nyonya Park : Astaga, uri Ji Yoo. Ini sudah larut. Kenapa belum pulang? Hujan? Mau kubawakan payung?

Ji Yoo : Tidak. Tapi, hari ini ulang tahun Soon Bok.

Nyonya Park : Apa? Astaga. Di mana pikiranku? Wanita tua ini lupa ulang tahun putrinya. Jika bukan karenamu, Soon Bok pasti membuatku kesal.

Ji Yoo : Aku dan teman kami ingin mengadakan pesta kejutan. Bisakah memberitahunya untuk membawakanku payung? Rahasiakan pesta itu.

Nyonya Park : Baiklah, aku mengerti.

Foto KBs2

Ji Yoo sudah di kafe bersama teman-temannya. Mereka heran karena Seo Rin belum juga datang, padahal mereka sudah lapar. Ji Yoo yakin Seo Rin akan datang. Teman-temannya yang sudah kelaparan, mengajak Ji Yoo makan duluan. Mereka yakin Seo Rin gak bakal datang.

Ji Yoo : Kalau begitu kita bawa pulang dan kita pulang. Kita di sini untuk ulang tahunnya. Kita harus merayakan dengannya.

Teman-teman Ji Yoo setuju.

Foto KBS2
Foto KBS2

Seo Rin yang tengah berjalan kaki menuju Ji Yoo, mengomel.

Seo Rin : Selalu saja Ji Yoo ini dan Ji Yoo itu. Memangnya dia ibu siapa?

Tiba-tiba, seorang pria mengikutinya sambil bersiul.

Sontak lah Seo Rin langsung berlari dan dia lega pria itu sudah tak mengikutinya. Tapi baru sesaat menarik napas lega, pria itu datang lagi dan membekapnya dari belakang.

Seo Rin terkejut. Bersamaan dengan itu, Ji Yoo cs lewat sambil tertawa.

Ji Yoo sempat melihat ke arah Seo Rin tapi dia cuek dan terus berjalan seolah tak melihat Seo Rin.

Yang lebih membuat Seo Rin terkejut, Ji Yoo ternyata membawa payung.

Flashback end…

Foto KBS2
Foto KBS2
Foto KBS2

Seo Rin : Setelah usahaku untuk seperti ini. Aku tidak mau kembali menjadi Hong Soon Bok karena dia.

Seo Rin yang marah, merobek semua poster Ji Yoo yang tertempel di pintu.

Bersamaan dengan itu, Ji Yoo selesai menari.

Seo Rin menginjak-nginjak poster Ji Yoo.

Foto KBS2

Ji Yoo dan Kang Woo tengah bersenang-senang.

Mereka naik bis.

Foto KBS2

Seo Rin sudah di apartemennya. Dia mondar mandir memikirkan Kang Woo yang adalah kekasih Ji Yoo.

Mata Seo Rin berkaca-kaca. Seo Rin juga ingat saat melihat Nyonya Park di pertunjukan Ji Yoo tadi.

Seo Rin lalu menghubungi Nyonya Park. Mendengar suara Nyonya Park, dia semakin berkaca-kaca. Sementara itu, Nyonya Park heran karena tak ada menjawab. Seo Rin pun mematikan panggilannya.

Foto KBS2

Nyonya Park keluar dari dapur sambil ngedumel karena telepon tadi. Dia fikir itu telepon iseng. Nyonya Park membawakan buah untuk keluarga Ji Yoo.

Pak Kang : Bagaimana dengan Ji Yoo?

Nyonya Song : Teman penari balet mengadakan pesta di rumahnya. Katanya besok dia akan pulang.

Kang Ji Chan tidak percaya, dia menginap? Mengatakan mau menginap di rumah temannya adalah kebohongan agar dia bisa pergi. Ayolah. Aku juga pernah berpacaran.

Nyonya Song langsung marah, Ji Yoo bukanlah dirimu. Kenapa kau menuduh wanita tidak bersalah?

Nyonya Park ikut membela Ji Yoo.

Nyonya Park : Ji Yoo kita pintar, jadi, jangan khawatir.

Foto KBS2

Seo Rin menghubungi seorang pria.

“Ada apa?”

“Aku sepertinya tidak bisa melakukannya.”

“Apa?”

“Pacar Yoo Kang Woo adalah seseorang yang kukenal. Aku tidak mau berurusan dengannya lagi.”

“Benarkah? Sepertinya kau ingin kembali ke selokan.”

Sontak lah Seo Rin bingung harus gimana.

Foto KBS2

Sun Ho terguncang mendengar penjelasan dokter bahwa ibunya mengidap kanker pankreas.

Dokter bilang, kanker itu sudah menyebar ke organ-organ yang lain.

Dokter menyarankan Sun Ho agar membawa ibunya ke rumah sakit besar untuk tes menyeluruh.

Foto KBS2

Kang Woo dan Ji Yoo jalan-jalan di pasar. Mereka pun mampir ke penjual aksesoris di pinggir jalan.

Kang Woo : Kau menyukai sesuatu?

Ji Yoo mengambil sebuah jam.

Ji Yoo : Bagaimana dengan ini, Kang Woo-ssi?

Kang Woo : Ini untukku?

Ji Yoo mencocokkannya ke tangan Kang Woo.

Ji Yoo : Sekarang waktumu menjadi milikku.

Foto KBS2
Foto KBS2

Ji Yoo lalu melihat sebuah gelang. Dia langsung menaruh jam itu dan mengambil gelang yang dilihatnya.

Ji Yoo : Kang Woo-ssi, tahukah kau apa ini?

Kang Woo : Bukankah ini gelang?

Ji Yoo : Ini bukan sekadar gelang. Ini gelang yang menyimpan waktu. Jika kau menerima bunga, masukkan bunga ke dalamnya. Jika kau ke Paris untuk berbulan madu, masukkan Menara Eiffel. Melihat ini, membuatmu mengingat masa-masa indah karena kau mungkin bisa lupa waktu.

Foto KBS2

Kang Woo : Coba kulihat.

Ji Yoo menaruhnya di tangan Kang Woo.

Foto KBS2

Kang Woo dan Ji Yoo ada di tepi pantai sekarang. Ji Yoo berjalan menuju Kang Woo, sambil memegang buket bunga seolah-olah mereka sedang melakukan pernikahan. Ji Yoo memakai mahkota bunga di kepalanya.

Kang Woo lalu memakaikan gelang yang tadi mereka beli, ke pergelangan tangan Ji Yoo.

Kang Woo : Aku akan mengisinya dengan kebahagiaan.

Kang Woo : Tunggu sebentar.

Foto KBS2

Kang Woo merogoh sakunya dan mengeluarkan bandul pasir dari sana.

Kang Woo : Pertama, pasir dari sini.

Kang Woo memasangkan bandul itu ke gelang Ji Yoo.

Kang Woo : Mari kita ingat selalu janji kita. Jadilah milikku selamanya, Kang Ji Yoo-ssi.

Foto KBS2

Giliran Ji Yoo memakaikan jam tangan ke pergelangan tangan Kang Woo.

Ji Yoo : Aku akan selalu menemanimu sepanjang waktu.

Kang Woo mencium Ji Yoo.

Foto KBS2

Kang Woo dan Ji Yoo berfoto di studio.

Mereka terlihat seperti pasangan pengantin baru.

Foto KBS2

Sun Ho dan ibunya jalan-jalan di desa tempat mereka dulu tinggal.

Nyonya Min : Saat masih kecil, kita sering lewat sini. Ingat?

Sun Hoo : Tentu. Mana bisa aku lupa. Ibu menggendongku di belakang dan pergi dari pintu ke pintu, meneriakkan, “Jual ikan segar.” Karena terlalu sering, aku bingung itu bau ibu atau ikan.

Nyonya Min : Anak ibu yang selalu menemani sudah tumbuh besar sekarang.

Sun Ho lalu menggendong ibunya.

Sun Ho : Astaga. Kenapa ringan sekali? Apa ibu diet?

Sun Ho mulai berjalan, dia lalu bernyanyi.

Foto KBS2

Tapi sambil bernyanyi, dia memikirkan Ji Yoo.

Nyonya Min : Sun Ho-ya, tidak ada lagi yang ibu inginkan.

Sun Ho : Kenapa tidak ada Ibu harus melihatku menikah, punya anak, dan hidup bahagia.

Nyonya Min : Kau sudah punya calon?

Sun Ho : Bisa dibilang begitu.

Nyonya Min : Benarkah? Siapa dia?

Sun Ho : Ratu balet di sekolahku.

Foto KBS2

Nyonya Min : Ratu balet? Kau berpacaran dengan orang sehebat tiu?

Sun Ho : Sebenarnya kami tidak berpacaran. Aku akan segera memberitahunya. Aku sudah berlatih setahun penuh.

Nyonya Min : Kau bahkan belum mengungkapkan perasaanmu? Kau harus segera memberitahunya. Cinta tidak punya kaki, jadi, bisa pergi dengannya. Dia tidak akan mengetahuinya sebelum kau memberi tahu.

Sun Ho : Aku tahu. Ibu tahu aku sangat pemberani. Tapi, aku menjadi pengecut di depannya. Itu sangat menyebalkan.

Nyonya Min : Anak Ibu pasti sangat menyukainya.

Sun Ho : Jadi, ibu harus cepat sehat. Lalu aku akan mengajaknya dan mengenalkannya kepada ibu.

Bersambung ke part 2….

Rahmi Iza