Secret Mother Ep 31 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Secret Mother Ep 31 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cek Episode sebelumnya disini

Hyeon Joo bertanya, kita mau kemana?

Jae Yeol diam saja.

Hyeon Joo marah, kali ini kita mau ke mana?

Jae Yeol : Diam! Seharusnya saat itu aku membunuhmu. Seharusnya saat itu aku langsung membunuhmu.

Hyeon Joo emosi. Dia mencengkram kerah Jae Yeol dan meminta Jae Yeol membunuhnya sekarang.

Jae Yeol mendorong Hyeon Joo ke jendela.

Hyeon Joo : Baiklah. Mari kita mati berdua.

Hyeon Joo membanting setir.

Jae Yeol pun terkejut ketika mobil mereka akan tabrakan dengan mobil yang ada di depan mereka.

Yoon Jin melihat keadaan Jae Yeol.

Jae Yeol terbaring lemah, tak sadarkan diri.

Polisi menjelaskan pada Yoon Jin sebelumnya, bahwa mereka memeriksa kamera dasbor. Hyeon Joo si penumpang membanting setir dan mereka melaju di garis tengah, lalu menabrak mobil.

Eun Young keluar dari ruang ICU. Dia terdiam mendengar usai mendengar penjelasan dokter, bahwa kakaknya tidak sadarkan diri karena syok.

“Dia bisa pulih dalam beberapa hari, tapi bisa tetap tidak sadar selama berbulan-bulan. Untuk saat ini, aku tidak bisa memastikan apa pun.”

Eun Young menghampiri Yoon Jin yang duduk di ruang tunggu. Dia membawa tablet milik perawat.

Yoon Jin : Kau akhirnya menemukan kakakmu. Aku tidak tahu harus bilang apa.

Eun Young : Kakakku yang membanting setir agar mereka berdua tewas. Kau pasti ingin menanyakan dan mendengar banyak hal dari kakakku.

Yoon Jin : Benar. Tapi sekarang aku tidak yakin. Di akhir kebohongan yang mengerikan ini, apa yang akan terjadi?

Eun Young : Yang seharusnya takut akan hal itu bukanlah kau. Hanya karena kau tidak bisa melihat atau mendengarnya, bukan berarti itu tidak terjadi.

Sontak lah Yoon Jin kaget mendengar jawaban Eun Young.

Yoon Jin lalu tanya, apa Hyeon Joo memberitahu sesuatu pada Eun Young.

Eun Young tak menjawab.

Yoon Jin memohon, Kim Eun Young-ssi.

Dengan nafas tercekat, Eun Young memberitahu Yoon Jin apa yang terjadi.

Eun Young : Jae Yeol berbohong soal membunuh kakakku karena dia takut. Dia takut akan kebenaran yang akan diungkap oleh kakakku. Aku bertanya-tanya apakah tindakanku benar jika menunjukkan ini kepadamu. Tapi jika memikirkan alasan kita bisa sampai sejauh ini, sepertinya aku harus menunjukkannya.

Eun Young menunjukkan video rekaman itu pada Yoon Jin.

Eun Young : Rekaman dari kamera dasbor kakakku tersimpan secara otomatis ke Cloud. Aku baru saja tahu.

Yoon Jin menguatkan dirinya sejenak, sebelum akhirnya dia menonton video itu.

Di video yang ditonton Hyeon Joo, terdengar suara Hyeon Joo yang menyuruh Jae Yeol putar balik.

Hyeon Joo bilang dia menemui Yoon Jin dan memohon kepadanya.

Hyeon Joo : Istrimu akan mencari Min Ji. Kumohon.

Flashback….

Jae Yeol menatap Min Ji dari kaca spion. Min Ji menatap Jae Yeol dengan tatapan sengit.

Tangan Min Ji menggenggam kartu pegawai Jae Yeol. Hujan turun dengan deras saat itu.

Jae Yeol memberhentikan mobilnya di suatu tempat yang minim penarangan.

Jae Yeol turun dari mobil dan beranjak ke depan mobil.

Hyeon Joo menyelimuti Min Ji yang sudah terlelap, lalu turun menyusul Jae Yeol.

Hyeon Joo : Mari kita kembali. Istrimu mencemaskan Min Ji.

Jae Yeol : Kau memedulikan soal itu, tapi terus bersikap begini? Kau ingin kita berdua mati? Itu keinginanmu?

Hyeon Joo : Lantas apa yang harus kulakukan?

Jae Yeol : Kubilang ini sudah berakhir! Saat aku mengakhiri hubungan kita, seharusnya kau menghilang!

Jae Yeol mau balik ke mobil tapi dihalangi Hyeon Joo.

Hyeon Joo marah, Han Jae Yeol! Kau egois! Teganya kau mengakhiri hubungan selama 12 tahun dengan satu kalimat. Kau punya segalanya. Tanpamu, aku tidak punya apa-apa.

Jae Yeol : Sudah cukup!

Jae Yeol mendorong Hyeon Joo.

Min Ji terbangun.

Dia menangis melihat ayahnya dan perempuan asing bertengkar.

Min Ji lantas turun. Tangannya memegang kartu pegawai ayahnya.

Min Ji pergi ke belakang mobil. Omo!!

Jae Yeol balik ke mobil.

Jae Yeol masih mengira Min Ji ada di kursi belakang.

Jae Yeol : Min Ji-ya, appa mianhae. Mari kita pulang.

Hyeon Joo berdiri dan beranjak ke depan mobil.

Jae Yeol menatap kesal Hyeon Joo.

Tak tahu ada Min Ji di belakang mobil, Jae Yeol memundurkan mobilnya. Min Ji tertabrak!

Jae Yeol menginjak rem menyadari dia menabrak sesuatu.

Hyeon Joo juga terkejut mengetahui ada yang tertabrak mobilnya.

Hyeon Joo memeriksa belakang mobil.

Dia langsung syok.

Melihat itu, Jae Yeol memeriksa kursi belakang. Dia tercekat Min Ji tak ada di belakang.

Ponsel Jae Yeol berdering. Telepon dari Yoon Jin.

Jae Yeol bingung harus bagaimana.

Hyeon Joo bergegas memanggil Jae Yeol.

Hyeon Joo : Oppa, apa yang telah kau lakukan? Keluar. Bagaimana dengan Min Ji?

Jae Yeol yang masih syok, diam saja.

Jae Yeol lalu melihat ada mobil yang datang.

Dia pun turun dan bergegas memasukkan Hyeon Joo ke mobil. Sepatu Hyeon Joo terjatuh saat Jae Yeol memasukkan Hyeon Joo ke mobil.

Jae Yeol kemudian pergi, meninggal Min Ji yang terluka.

Mobil yang dilihat Jae Yeol, milik Hyun Chul.

Hyun Chul yang dikejar-kejar polisi, tidak bisa melajukan mobilnya karena ban nya nyelip di lumpur.

Hyun Chul akhirnya turun dari mobil dan memutuskan lari.

Saat itulah dia melihat gadis kecil yang terluka.

Tak ingin ditangkap, Hyun Chul mengambil kartu pegawai Jae Yeol, serta sepatu Hyeon Joo yang jatuh dan pergi.

Polisi yang mengejar Hyun Chul adalah Jung Wan.

Jung Wan juga terkejut melihat Min Ji.

Hyeon Joo meminta Jae Yeol kembali.

Hyeon Joo : Kau sudah gila. Hentikan mobilnya.

Hyeon Joo lalu melihat penunjuk jalan yang ada di depan mereka. Jae Yeol menuju ke Chuncheon.

Hyeon Joo : Kenapa kau ke vila sekarang? Putar balik mobilnya. Kita harus kembali untuk menjemput Min Ji. Teganya kau pergi seperti ini setelah perbuatanmu kepada putrimu.

Flashback end….

Yoon Jin syok mengetahui siapa pembunuh Min Ji.

Eun Young : Aku pasti sudah gila. Kudengar kakakku tidak sadarkan diri setelah melihat rekaman itu. Kau tahu apa yang terlintas di pikiranku? Aku ingin berpura-pura tidak melihat apa pun. Aku bisa saja mengatakan bahwa kakakku yang mencelakai Min Ji. Aku bisa saja mengabaikannya dan tetap bungkam. Kupikir aku akan merasa lega begitu membuktikan bahwa kakakku tidak membunuhnya. Aku ingin membuktikan bahwa kakakku bukan pembunuh. Kupikir aku akan merasa lega. Tapi itu membuatku menggila.

Tangis Eun Young pecah.

Eun Young : Jika ini membuatku menggila, bagaimana perasaanmu tentang ini?

Yoon Jin menguatkan dirinya. Dia mencoba berdiri.

Eun Young minta maaf atas nama kakaknya.

Yoon Jin menatap Eun Young, jangan menangis.

Eun Young : Jangan tertipu lagi. Jangan menahan diri lagi.

Perlahan, Yoon Jin mulai melangkah.

Perawat datang, menghampirinya. Perawat bilang Jae Yeol sudah siuman dan mencari Yoon Jin.

Yoon Jin pergi begitu saja.

Jae Yeol bangun. Perawat masuk dan memberitahu Jae Yeol bahwa dia sudah memberitahu Yoon Jin.

“.. tapi dia pasti sedang sibuk. Dia pergi begitu saja. Jika butuh sesuatu, silakan menekan bel.”

“Bagaimana kondisi penumpang itu?”

Eun Young datang, kenapa kau ingin tahu soal kondisi kakakku?

Perawat keluar. Eun Young masuk.

Eun Young : Kau berusaha melarikannya lagi setelah dia akhirnya muncul. Aku ragu kau sungguh mencemaskan dia. Kenapa? Kau akan mengubah alasanmu bergantung pada kondisinya?

Jae Yeol malas meladeni Eun Young.

Jae Yeol : Pergilah.

Eun Young : Dia tidak sadarkan diri. Sekarang kau merasa lega? Kau merasa lega karena orang yang mengetahui aib terbesarmu sedang terbaring tidak berdaya?

Jae Yeol : Aib?

Eun Young : Mungkin kau berpikir semua aman asalkan kakakku tetap bungkam, tapi hidup ini aneh. Saat aku hendak menyerah dan pergi dengan berpikir kakakku sudah mati, Bu Kim menahanku. Saat satu pintu tertutup, pintu yang lain terbuka.

Jae Yeol : Apa maksudmu?

Eun Young : Han Jae Yeol, kau menabrak Min Ji. Kau pikir bisa merahasiakannya selamanya? Kau tidak merasa bersalah kepada istrimu yang berusaha keras untuk bertahan hidup dengan bersikap tidak acuh? Teganya kau melakukan ini sebagai manusia.

Jae Yeol kaget Eun Young sudah tahu.

Jae Yeol kemudian tanya, apa Yoon Jin juga tahu.

Eun Young melemparkan tablet itu ke kasur.

Jae Yeol membukanya dan melihat video itu. Dia terkejut.

Eun Young : Aku ingin menyerahkannya kepada polisi dan mempermalukanmu, tapi Bu Kim yang berhak memutuskan tindakan untukmu. Aku menunggu keputusannya.

Eun Young beranjak pergi.

Yoon Jin ke kamar Min Joon. Dia melihat Min Joon yang sudah tidur.

Yoon Jin teringat kata-kata Direktur Park.

Yoon Jin : Kau akan bilang apa kepada Min Joon? Kau tidak takut dia mengetahuinya?

Dia juga ingat saat ke kantor polisi, melihat Min Joon memaksa polisi mencari pembunuh adiknya.

Yoon Jin terluka.

Hari sudah pagi. Jae Yeol berdiri di depan jendela, memikirkan Yoon Jin yang menangis padanya.

Flashback…

Yoon Jin baru saja dari rumah Eun Young. Dia baru mengetahui bahwa Eun Young adalah adiknya Hyeon Joo.

Yoon Jin langsung menghubungi Jae Yeol, meminta Jae Yeol datang.

Yoon Jin : Akhirnya aku tahu. Aku akhirnya tahu siapa wanita itu. Orang yang mengambil Min Ji. Kubilang akan melupakan semuanya padahal tahu namanya saja tidak. Aku merasa bersalah kepadanya. Aku merasa bersalah kepada Min Ji. Apa yang harus kulakukan?

Yoon Jin semalaman di kamar Min Joon.

Dia bahkan sudah tak sanggup untuk menangis lagi.

Yoon Jin lalu ke rumah sakit. Dia mau melihat Jae Yeol.

Tapi Jae Yeol sudah pergi.

Bersambung ke part 2…

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Read More

High Class Ep 11

Tentangsinopsis.com – Sinopsis High Class Episode 11, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini.…
Hello, Me! Ep 8 Part 1
Read More

Hello, Me! Ep 8 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Hello, Me! Episode 8 Part 1, Kamu bisa mengetahui secara langsung link lengkap di tulisan…