Second Husband Ep 15

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Second Husband Episode 15 , Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Untuk episode sebelumnya ada disini.

Foto :MBC

Soo Chul memberikan minuman tanpa alkohol ke Jaekyung. Padahal saat seperti itu Jaekyung pinginnya minum alkohol. Ia nggak ngerti kenapa Soo Chik ngasih tahu Sanghyuk. Kalo enggak ayahnya pasti sudah tahu. Ia nggak akan bisa menikah dengan Sanghyuk. Padahal itu yang Soo Chul inginkan.

Bagi Soo Chul sendiri kebahagiaan Jaekyung adalah yang terpenting. Ia meyakinkan akan segera bertindak begitu Jaekyung sudah membuat keputusan. Tapi Jaekyung sendiri masih mencintai Sanghyuk.

Foto :MBC
Foto :MBC

Sunhwa akhirnya sadar. Sanghyuk mrmberinya minuman pereda pengar. Lah dia malah nggak ngerti kenapa Sanghyuk ada di sana. Sanghyuk menyuruhnya untuk pulang. Ia seorang ibu, kenapa ia melakukannya. Dan lagi ia minta agar Sunhwa menghapus nomornya dari panggilan nomor satu di ponselnya.

Sunhwa mengaku lupa. Ia janji nggak akan melibatkannya lagi dalam hidupnya. Hari ini ia merasa kalo ia butuh minum setelah melihat video lamarannya bersama Jaekyung. Ia pikir ia sudah bisa move on dan melupakannya. Tapi melihatnya membuat lukanya kembali terbuka dan berdarah. Memangnya ia salah apa? Kenapa Sanghyuk menghianatinya dan Saebyeok?

Sanghyuk meminta maaf. Ia nggak tahu kalo acara lamaran itu direkam. Ia nggak tahu kalo ia akan menyakitinya lagi. Sunhwa berusaha untuk melupakannya. Awalnya ia membencinya dan berharap ia akan mendapatkan balasannya atas apa yang ia lakukan.

Tapi saat mengingat masa indah mereka, saat ia melihat Saebyeok tidur seperti dirinya, saat melihat makanan kesukaannya mengingatkannya padanya. Semuanya terjadi secara tiba-tiba dan hatinya nggak bisa melupakannya.

Foto :MBC

Sanghyuk sendiri nggak tahu Sunhwa ingin ia bagaimana. Sunhwa mengatakan kalo ia akan mendoakan kebahagiaannya. Ia sangat menderita karena dihianati tapi sekarang ia ingin melepaskan semuanya. Mulai sekarang mereka nggak perlu saling peduli. Nggak perlu saling membenci dan merasa tersiksa. Hiduplah seakan mereka nggak pernah ketemu.

Sunhwa lalu bangkit dan berjalan meninggalkan Sanghyuk. Karena mabuknya asih belum sepenuhnya hilang hampir aja dia jatuh. Sanghyuk menahan tangannya tapi Sunhwa melepaskannya. Selamat tinggal. Sekarang mereka beneran putus. Ia mendoakan agar Sanghyuk bahagia. Keduanya lalu berpisah.

Foto :MBC
Foto :MBC

Sampai rumah Sunhwa membakar barang-barang dari Sanghyuk. Foto dan yang lain. Sampai pada gelang yang dulu Sanghyuk kasih saat ia melahirkan Saebyeok. Itu emas asli. Ia bisa menjualnya untuk beli susunya Saebyeok. Untuk membayar Min juga.

Foto :MBC

Min sendiri sedang makan sama keluarganya. Ayah menyinggung tentang roti di Hanok bakery yang rasanya enak dan nyuruh Min untuk mendapatkan resepnya. Min nggak bisa. Menantunya aja nggak tahu apalagi ia yang hanya pekerja paruh waktu. Lagian ia nggak mau mencuri resep mereka, ia hanya ingin mempelajari manajemen bisnis mereka.

Ayah marah dan mau nyambit Min pakai sendok. Menurutnya kalo demi perusahaan bukan mencuri namanya tapi tugas. Gimana dia akan menjalankan perusahaan nantinya kalo masih memikirkan tentang adil.

Ayah lalu nyuruh Jaekyung untuk melahirkan anak laki-laki dan ia akan membiarkannya memimpin perusahaan. Ih ibu nggak nyaman dengar ayah akan membiarkan Jaekyung memimpin perusahaan.

Foto :MBC
Foto :MBC
Foto :MBC

Ibu masuk ke kamar Min dan mengajaknya bicara. Ibu ingin agar Min segera meninggalkan pekerjaannya dan kembali ke perusahaan. Min mengiyakan. Ibu sudah sering mengatakannya dari dia kecil. Ia menjanjikan akan melakukan apa yanh ibu inginkan. Ia akan mengambil alih Daekook Group. Ia bekerja di sana hanya untuk mempelajari manajemen bisnis mereka agar bisa menjalankan perusahaan dengan adil dan jujur.

Di luar ternyata Jaekyung mendengarkan pembicaraan mereka. Ia sendiri nggak akan membiarkan Min mengambil Daekook Group darinya.

Foto :MBC

Min yang sedang bekerja di Hanok bakery berpikir untuk memberikan kelonggaran pada Sunhwa mengingat apa yang Ibu Boksun minta agar ia bersikap baik pada Sunhwa.

Lah orangnya datang. Ia menanyakan apa yang terjadi di kantor polisi. Mendengar Sunhwa bicara dengan formal Min juga ikutan bicara formal. Namanya bukan c#bul tapi Yoon Jaemin. Dan ia sudah membereskan masalah di kantor polisi jadi Sunhwa nggak perlu membayar apapun.

Foto :MBC
Foto :MBC

Sunhwa meremehkan Min yang masih harus merawat orang tuanya yang sedang sakit di Ullengdo. Ia harus mengirim uang pada mereka. Min melakukannya karena berpikir Sunhwa juga harus mengumpulkan uang untuk neneknya. Sunhwa melarang Min untuk mencemaskan dirinya.

Min menyudahi dan kembali meminta Sunhwa untuk membayar jamnya dan kerusakan di kantor polisi. Ia kembali bilang kalo Sunhwa adalah penguntit. Sunhwa bisa menipu keluarga itu tapi nggak dengan dirinya.

Sunhwa bingung. Siapa yang penguntit? Seojun datang dan mengajak Min untuk berbelanja.

Foto :MBC

Sangmi sedang berbelanja. Ia mencari Seojun tapi nggak melihatnya. Ia jadi mentesal karena sebelumnya nggak mrminta nomornya.

Lah padahal Seojun ada di belakangnya bersama Min.

Foto :MBC

Sampai rumah Sangmi mengeluh ke ibu kalo dia nggak ketemu sama penyelamatnya. Ibu menyuruhnya untuk mengupas bawang tapi Sangmi menolak dan malah nelpon Jaekyung. Secara nggak sengaja ia menyebut tentang Sanghyuk yang menemuinya semalam.

Foto :MBC

Setelahnya Jaekyung lalu nelpon Sunhwa.

Sunhwa sendiri sedang di Hanok bakery dan berbicara dengan karyawan di sana. Karyawan itu berterima kasih pada Sunhwa. Berkat Sunhwa ia bisa mendapatkan pekerhaan itu.

Jaekyung datang dan langsung duduk dan memesan jus. Ia menyinggung tentang Sunhwa yang ketemu sama Sanghyuk semalam dan neneknya yang datang ke kantor dengan anaknya.

Foto :MBC

Sunhwa menyindir kalo Jaekyung nggak punya harga diri. Ia bahkan nggak bisa percaya pada prianya sendiri. Takut kalo Sanghyuk akan kembali padanya?

Jaekyung memperingatkan Sunhwa agar jangan menahan Sanghyuk dengan anak dan neneknya.

Sunhwa paham kenapa Jaekyung nggak bisa percaya pada Sanghyuk. Dia sudah berjuang sekali dan mungkin akan melakukannya lagi. Seperti kebiasaan, pria yang pernah selingkuh akan melakukannya lagi. Jadi nggak heran Jaekyung merasa cemas.

Foto :MBC

Jaekyung melarang Sunhwa untuk ketemu lagi dengan Sanghyuk atau ia nggak akan membiarkannya. Sunhwa malah merasa lucu. Jaekyung bertingkah seakan ia adalah istrinya Sanghyuk padahal ia hanya simpanannya setelah menghancurkan keluarganya. .

Jaekyung marah dan menyiram Sunhwa pakai jus. Sunhwa nggak mau kalah dan balik menyiram dengan minumannya. Hal itu membuat Jaekyung marah. Ia akan memenjarakan Sunhwa karena telah menyerang wanita hamil.

Foto :MBC

Ibu Boksun keluar. Jaekyung mengadukan Sunhwa dan melarangnya untuk membiarkan Sunhwa datang lagi ke tokonya.

Ibu paham siapa Jaekyung. Dia adalah orang yang merebut Sanghyuk dari Sunhwa. Ibu yang marah menjambak rambut Jaekyung dan nggak mau melepaskannya.

Foto :MBC

Sekembalinya ke kantor Jaekyung ngamuk di ruangannya. Soo Chul datang dan menanyakan yang terjadi. Jaekyung mengeluhkan kalo ia dipermalukan.

Foto :MBC
Foto :MBC

Setelah itu keduanya datang ke tempat kerja Sunhwa dan merusak barang-barang di sana. Jaekyung meminta agar manajer memecat Sunhwa.

Ia memberikan sejumlah uang dan memintanya untuk melakukannya atau kalo enggak ia akan menghancurkan usahanya.

Kembali ke kantor Soo Chul juga berniat untuk melakukan hal yang sama di Hanok bakery tapi Jaekyung melarang karena Min bekerja di sana. Ia menyuruh Soo Chul untuk lapor polisi. Ada CCTV dan saksi yang melihatnya.

Foto :MBC
Foto :MBC

Polisi datang ke Hanok bakery untuk menanggapi laporan Jaekyung. Tapi dari CCTV dan saksi tidak ada bukti yang membenarkan tentang penyerangannya.

Ternyata rekan CCTV sudah dihapus sama karyawan di sana. Ia melakukannya karena ia berhutang budi pada Sunhwa. Sunhwa bersyukur karena ada banyak orang yang baik padanya.

Ibu Boksun pikir itu karena ia adalah gadis yang baik. Ibu jadi pingin lihat Saebyeok.

Foto :MBC

Ibu Boksun menggendong Saebyeok. Ia merasa melihat bayinya yang hilang tiap kali melihat wajah Saebyeok. Nenek kaget tahu ibu Boksun pernah kehilangan bayi. Ia sampai menjatuhkan apa yang dipegangnya.

Nenek menanyakan gimana dan kapan ibu kehilangan bayinya. Ibu nangis. Ia kehilangan anak gadisnya karena Leukemia dan kehilangan bayinya yang baru lahir.

Foto :MBC

Malamya nenek bermimpi buruk. Ia menggendong seorang bayi sambil lari. Nenek bahkan sampai mengigau bilang kalo itu bukan salahnya.

Sunhwa membangunkannya. Nenek nangis dan meminta maaf berkali-kali pada Sunhwa.

Bersambung…

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like