Red Shoes Eps 98 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 98 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini

Hyeok Sang masuk ke ruangannya dengan langkah gontai.

Lalu dia teringat kata-kata Jin A padanya.

Jin A : Kim Jin A sudah lama meninggal. Malam itu, kau membunuh ayahku dalam tabrak lari. Malam itu, ibuku meninggalkanku dan adikku dan pergi padamu.

Teringat itu, mata Hyeok Sang seketika berkaca-kaca.

Hee Kyung minum-minum lagi di depan cerminnya.

Lalu tiba-tiba, dia mendengar suara Jin A. Dia menatap cermin dan melihat bayangan wajah Jin A.

Jin A : Apa kau puas? Apa ini akhir yang kau inginkan? Menghancurkan diri sendiri bersama? Apa melakukan ini memberimu pengampunan untuk semua dosamu?

Hee Kyung : Pengampunan? Untuk apa? Aku tidak melakukan kesalahan apapun.

Jin A : Jangan membuatku tertawa. Kau menipuku, Hye Bin dan ayah kami!

Hee Kyung tertawa, ayah? Ayah yang mana? Kim Jung Guk? Kwon Hyeok Sang? Siapa ayah yang kau maksud? Kau bukan putriku!

Jin A : Kau melahirkanku!

Hee Kyung : Aku melahirkanmu. Aku melakukannya. Aku melahirkanmu meskipun aku tidak menginginkannya!

Hee Kyung membenturkan kepalanya ke meja rias.

Bersamaan dengan itu, Hye Bin masuk. Hye Bin memeriksa keadaan Hee Kyung, eomma.

Hee Kyung berdiri dan memeluk Hye Bin.

Hee Kyung : Putriku, Hye Bin-ah.

Hye Bin menyuruh Hee Kyung tidur agar perasaan Hee Kyung membaik.

Hye Bin melepas pelukan Hee Kyung. Dia terkejut melihat dahi Hee Kyung berdarah.

Hye Bin : Apa yang terjadi dengan dahimu? Dahimu berdarah.

Sontak lah kata-kata Hye Bin itu mengingatkan Hee Kyung pada Jin A kecil.

Flashback…

Jin A melihat dahi Hee Kyung berdarah.

Jin A : Eomma, apa yang terjadi dengan dahimu? Dahimu berdarah.

Hee Kyung bilang dahinya terbentur meja karena dia kurang hati-hati, padahal dia didorong Pak Kim. Pak Kim marah karena dia memakai sepatu merah pemberian Hyeok Sang.

Hee Kyung menyuruh Jin A tidur. Jin A meminta Hee Kyung tidur disampingnya,

Hee Kyung mulai berbaring di samping Jin A. Dia juga memeluk Jin A.

Jin A : Bau ibu, aku menyukaimu lebih dari siapapun atau apapun di dunia ini.

Flashback end…

Hee Kyung memeluk erat Hye Bin sambil memanggil Hye Bin Jin A.

Hee Kyung : Jin A-ya, Jin A-ya, putriku.

Hye Bin terkejut, eomma.

-Hochun Seoul Hospital-

Ki Seok menunggui Jin A. Tak lama kemudian, Jin A siuman. Dia bingung melihat sekelilingnya.

Jin A : Aku dimana?

Ki Seok : Rumah sakit. Kau tidak ingat?

Jin A ingin bangun tapi dia langsung meringis sakit.

Ki Seok meminta Jin A hati-hati, karena Jin A baru selesai dioperasi

Ki Seok : Mereka bilang kau kehilangan banyak darah.

Jin A : Siapa yang membawaku kesini?

Ki Seok : Pimpinan Kwon.

Jin A : Pimpinan Kwon?

Jin A bertanya-tanya dalam hatinya kenapa Hyeok Sang membawanya ke RS.

Ki Seok : Apa yang terjadi dengan kalian berdua tadi malam? Apa dia mencoba membunuhmu lagi?

Jin A memejamkan matanya dan tangisnya menyeruak

Jin A : Oppa, nanti.

Ki Seok : Baik, kesembuhanmu lebih penting.

Seseorang mengetuk pintu. Ki Seok mempersilahkan masuk. Ju Hyung masuk.

Ju Hyung : Jemma-ssi, kau sudah bangun? Bagaimana perasaanmu? Kau baik-baik saja?

Jin A : Ya, bagaimana perusahaan?

Ju Hyung : Cemaskan perusahaan nanti. Kesehatanmu lebih dulu.

Ju Hyung mengajak Ki Seok bicara diluar.

Ju Hyung bilang pada Jin A, ada hal mendesak yang harus dia bicarakan sama Ki Seok.

Jin A mengerti tapi pas Ju Hyung mau pergi, Jin A memanggilnya.

Jin A mau bicara kejadian semalam, tapi Ju Hyung bilang nanti.

Ju Hyung : Sekarang, kesembuhanmu yang utama.

Ju Hyung dan Ki Seok keluar. Diluar, Ju Hyung ngasih tahu Ki Seok bahwa dewan direksi memutuskan agar Hyeok Sang tetap di kantor.

Ki Seok : Apa?

Ju Hyung : Mereka pasti ingin menunggu dan melihat. Mereka tidak bisa mengabaikan semua prestasinya sampai titik ini.

Ki Seok : Aku pikir kau akan menjadi ketua.

Ju Hyung : Aku tidak begitu baik. Dan jujur ​​saja, aku tidak tertarik dengan perusahaan. Aku hanya ingin tahu bagaimana ibuku meninggal, itu saja.

Ki Seok : Apakah kau masih berpikir ibumu dibunuh?

Ju Hyung : Apakah nenekmu… lupakan. Kembali dan jaga Jemma.

Ki Seok : Kau tahu, bukan? Kau tahu apa yang terjadi pada Jemma tadi malam. Pimpinan Kwon berusaha membunuhnya, benar?

Ju Hyung : Yang aku tahu, ayah membawa Jemma ke rumah sakit dan mendonorkan darah padanya, untuk menyelamatkannya.

Ki Seok : Dia melakukannya? Kenapa?

Ju Hyung : Nanti, kau akan segera tahu.

Ju Hyung beranjak pergi.

Ki Seok dihubungi Yu Kyung.

Yu Kyung ngasih tahu kalau Nyonya Choi datang.

Ki Seok kembali ke restorannya. Dia langsung mencari neneknya. Karyawannya bilang, Nyonya Choi mau mampir ke toko yang ada di depan resto mereka sebentar.

Nyonya Choi di PulseKrill56. Dia terkejut mendengar kata-kata Sun Hee.

Nyonya Choi tanya, apa maksud Sun Hee bilang Jin A hampir mati di tangan Hyeok Sang.

Sun Hee langsung bilang kalau dia salah bicara.

Nyonya Choi marah dan memaksa Sun Hee bicara.

Sun Hee pun bicara. Dia memberitahu bahwa Hyeok Sang lagi-lagi berusaha membunuh Jin A.

Nyonya Choi kaget.

Nyonya Choi kembali ke Nosang. Karyawan bilang, Ki Seok sudah kembali. Tapi kemudian, Nyonya Choi merasa pusing. Karyawan Nosang langsung memeganginya dan memanggil Ki Seok.

Ki Seok membawa neneknya pulang. Bibi Ma nampak cemas.

Ki Seok meminta Bibi Ma membawakan nenek air hangat. Bibi Ma langsung pergi.

Nyonya Choi ingin memberitahu Ki Seok siapa Jin A. Tapi dia tidak jadi mengatakannya. Nyonya Choi menyuruh Ki Seok keluar karena dia mau istirahat.

Nyonya Choi memikirkan kata-kata Sun Hee tadi.

Sun Hee : Jemma adalah putri Min Hee Kyung yang dicampakkan. Jemma menyimpan dendam yang dalam dan ingin membalas dendam pada ibu yang telah mencampakkannya. Pimpinan Kwon mengetahuinya dan berusaha membunuhnya. Dia juga membunuh Ok Kyung, karena salah sasaran, yang harusnya dia bunuh Jemma.

Nyonya Choi juga memikirkan kata-kata Pak Oh.

Pak Oh : Kim Jung Guk meninggal karena kecelakaan tabrak lari. Min Hee Kyung meninggalkan rumah. Berdasarkan kesaksian orang-orang di pasar, Yoon Myung Jun tertabrak karena berusaha mencarinya yang kabur dari rumah.

Nyonya Choi marah karena Hyeok Sang berusaha membunuh Jin A juga setelah menabrak lari Pak Kim.

Nyonya Choi yang tak terima putra dan cucunya diperlakukan jahat, menghubungi seseorang.

Nyonya Choi : Ini aku, Choi Sook Ja. Kumpulkan semua surat promes dari Lora Shoes dan Lora Network. yang selama ini kau simpan untukku. Mereka semua. Sekarang.

Hyeok Sang menyendiri di ruangannya. Lalu seketarisnya datang, meminta persetujuan Hyeok Sang untuk program donasi kasur bagi lansia yang tinggal sendiri.

Hyeok Sang : Jangan berhemat pada anggaran. Berdonasilah sebanyak mungkin.

Setelah itu, Hyeok Sang menerima telepon dari Bank Soonjin.

Bank Soonjin : Surat promes yang dipegang Nyonya Choi Sook Ja datang sekaligus sekarang. Aku pikir kau harus tahu.

Hyeok Sang kaget, apa?

Pak Kim masuk dengan wajah panic, ngasih tahu Hyeok Sang bahwa surat promes akan jatuh tempo besok.

Ponsel mereka berdua berdering. Mereka panic menjawabnya.

Ju Hyung tengah berbicara dengan Pak Hong soal surat promes.

Lalu Manajer Yeo masuk.

Manajer Yeo : Nyonya Choi Sook Ja…

Ju Hyung : Aku tahu. Aku telah mendengar. Apa yang aku khawatirkan akhirnya terjadi.

Manajer Yeo : Apa yang kita lakukan? Kita tidak memiliki sarana untuk membayar mereka semua sekarang.

Hyeok Sang menghubungi Hee Kyung.

Hee Kyung kaget, apa maksudmu? Yeobo? Mengapa Nyonya Choi melakukan itu?

Hyeok Sang : Aku juga tidak tahu. Kau selalu menangani masalah uang melibatkan dia.

Hee Kyung : Jadi… Berapa banyak yang kita butuhkan dan kapan?

Hyeok Sang : Kami membutuhkan 40 juta dolar lusa. Jika kita tidak bisa melunasinya, Lora Shoes, Lora Network, selesai.

Hee Kyung terkejut.

Nyonya Choi tengah mendengarkan music nya. Lalu Hee Kyung datang, dia bahkan menerobos masuk ke kamar Nyonya Choi, padahal sudah berusaha dicegah Bibi Ma. Bibi Ma minta maaf pada Nyonya Choi karena membiarkan Hee Kyung masuk. Nyonya Choi menyuruh Bibi Ma keluar.

Hee Kyung : Nyonya Choi, tolong aku. Kumohon. Lora akan jatuh jika kau tidak menolong kami. Aku akan mati.

Nyonya Choi : Berhenti. Silahkan pergi.

Hee Kyung : Nyonya Choi, saat pernikahan Hye Bin batal, kau berjanji akan tetap profesional. Jadi kenapa kau melakukan ini?

Nyonya Choi : Kubilang pergi.

Hee Kyung : Ini tidak benar. Aku tahu kau membenciku tapi kau berjanji untuk tidak menarik uangmu sekarang. Ini salah.

Nyonya Choi : Pergi.

Hee Kyung : Nyonya Choi.

Nyonya Choi : Itu uangku! Kenapa kau menerobos kemari dan menyebabkan keributan? Aku sudah cukup bermurah hati padamu.

Hee Kyung : Beri kami sedikit waktu lagi. Kami tidak mencoba menipumu. Setelah situasi perusahaan membaik…

Nyonya Choi : Aku percaya kau bukan lagi CEO Lora Shoes.

Hee Kyung : Ya tapi, aku akan kembali. Aku CEO Lora. Tidak peduli apa yang orang katakan. Jadi tolong percaya padaku dan…

Nyonya Choi pun meminta Hee Kyung membawa Hyeok Sang padanya.

Nyonya Choi : Suruh dia datang padaku, sendirian!

Maka Hee Kyung langsung menemui Hyeok Sang.

Dia memberitahu Hyeok Sang bahwa Nyonya Choi ingin bertemu dengannya.

Hyeok Sang menemui Nyonya Choi.

Hyeok Sang : Tolong bantu kami, Bu. Saya menghargai apa yang sudah anda lakukan untuk membantu kami. Namun, jika anda mau membantu kami hanya sekali lagi, aku akan mensyukuri hidup…

Nyonya Choi : Kim Jung Guk. Kim Jung Guk, yang kau tabrak dan bunuh adalah putraku yang telah lama hilang.

Hyeok Sang : Bu. Anda pasti salah…

Nyonya Choi : Kau punya darah di mana-mana tangan kotormu, dan apa? Aku salah? Kau adalah monster. Bagaimana mungkin seorang manusia melakukan sesuatu yang bahkan binatang rendahan tidak akan melakukannya? Bagaimana bisa kau mencoba membunuh Jemma juga! Bisa-bisanya kau meminta bantuan padaku setelah semua itu.

Hyeok Sang : Maafkan aku. Seperti yang Anda katakan, saya telah melakukan hal yang mengerikan. Tapi tolong, selamatkan Lora.

Nyonya Choi : Apakah Lora yang bodoh itu lebih penting dari nyawa seseorang? Baik, aku akan membantumu tapi serahkan dirimu. Mundur sebagai CEO Lora dan beritahu polisi apa yang sudah kau lakukan. Lalu aku akan pastikan Lora selamat.

Hyeok Sang pun menulis surat resign nya sambil memikirkan kata-kata Nyonya Choi tadi.

Nyonya Choi : Tidak ada yang gratis dalam hidup ini. Semuanya datang dengan pembalasan. Apa yang terjadi maka terjadilah. Itulah hidup, bukan?

Ponsel Hyeok Sang berdering. Telepon dari Hee Kyung.

Hee Kyung : Bagaimana hasilnya? Apa yang Nyonya Choi katakan?

Hyeok Sang : Itu berhasil.

Hee Kyung : Betulkah? Tapi kenapa dia menginginkanmu pergi menemuinya sendirian?

Hyeok Sang : Mari kita bicara nanti. Aku sibuk.

Hyeok Sang mutusin panggilan Hee Kyung. Lalu seketarisnya masuk.

“Pak. Mobilnya di depan.”

“Terima kasih. Terimakasih untuk semuanya.”

“Kenapa kau pergi begitu tiba-tiba?”

“Jangan beri tahu siapa pun untuk saat ini. Dan kirim ini dengan Tuan Song ke rumahku nanti.”

Setelah seketarisnya pergi, Hyeok Sang menghubungi Ju Hyung.

Mereka bicara di atap.

Hyeok Sang : Apakah kau melihat bangunan abu-abu kecil itu? Aku tidak tahu apakah kau ingat, tetapi itu adalah perusahaan sepatu pertama kami, Berte Setelah aku mewarisi perusahaan itu ketika kakekmu meninggal, aku memberikan segalanya sepenuhnya untuk keluar dari yang kecil itu, bangunan usang dan mengambil alih lantai tertinggi dari gedung ini.

Ju Hyung : Bagaimana rasanya setelah kau menjadi pemilik?

Hyeok Sang : Aku pikir aku telah menjadi pemiliknya, tapi aku salah. Aku khawatir lagi dan lagi. Aku bahkan memasukkan uang yang harusnya menjadi milikmu tapi itu bukan akhir. Keserakahan melahirkan lebih banyak keserakahan. Aku baru saja menulis surat pengunduran diriku.

Ju Hyung sontak kaget.

Hyeok Sang : Aku telah menginstruksikan Tuan Song, jadi dokumennya harus diproduksi tanpa suatu halangan. Dengan dana gelap yang Hee Kyung ciptakan dan semua hal yang telah aku lakukan, itu akan sulit untuk saat ini. Tapi kau berbakat, jadi kau akan melakukannya dengan baik. Hidup ini memuakkan. Bagaimanapun kau mati, tapi itu membutuhkan usaha tanpa akhir dan penderitaan saat Anda masih hidup. Aku ingin istirahat sekarang. Sudah terlalu melelahkan.

Jin A bertanya-tanya, siapa yang membawanya ke RS.

Dia ragu kalau Hyeok Sang yang membawanya.

Lalu perawat masuk, memeriksa kondisinya.

“Itu bisa sangat berbahaya karena tidak ada orang di rumah sakit. memiliki golongan darah anda. Sungguh melegakan ayahmu memiliki golongan darah yang sama denganmu.”

“Ayahku?”

“Orang yang membawamu kesini, ayahmu kan? Kalian berdua memiliki darah O negatif.”

Jin A terkejut. Perawat keluar. Begitu perawat keluar, Hyeok Sang datang.

Jin A masih trauma. Dia langsung menyuruh Hyeok Sang menjauh darinya.

Ki Seok masuk setelah mendengar teriakan Jin A. Dia terkejut melihat Hyeok Sang.

Ki Seok : Apa yang kau lakukan di sini?

Hyeok Sang : Aku datang untuk memberitahu GJemma sesuatu. Aku menghargainya jika kau memberi kami privasi.

Ki Seok : Anda sudah cukup menyiksanya. Apa lagi yang harus anda katakan?

Jin A : Oppa, beri kami beberapa menit.

Ki Seok : Tidak. Aku tetap tinggal.

Jin A : Tolong.

Ki Seok mengancam Hyeok Sang akan memanggil polisi jika Hyeok Sang menyakiti Jin A lagi. Ki Seok keluar.

Jin A : Apa itu?

Hyeok Sang : Maafkan aku.

Jin A : Kau meminta maaf? Sekarang? Setelah mencoba membunuhku? Kau tidak pantas untuk dimaafkan. Jika kau ingin memohon pengampunan, pergi memohon pada mendiang ayahku. Pergi mohon pada mendiang ibuku.

Hyeok Sang : Baik. Aku akan menyerahkan diri.

Jin A : Itu yang kau katakan di kolumbarium juga. Bahwa kau akan menyerahkan diri. Tapi apa yang kau lakukan sebagai gantinya? Kau menyewa sopir truk untuk membunuhku dan akhirnya membunuh ibuku. Aku tidak akan tertipu lagi. Kau adalah setan. Silahkan pergi!

Mendengar teriakan Jin A, Ki Seok masuk.

Ki Seok menyuruh Hyeok Sang pergi.

Hyeok Sang pun pergi dengan mata berkaca-kaca.

Bersambung ke part 2……

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Revolutionary Sister Ep 3
Read More

Revolutionary Sister Ep 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Revolutionary Sister Episode 3, Ingin melihat link spoiler lengkap ada di tulisan yang ini. Sedangkan…
Read More

Snowdrop Ep 6

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Snowdrop Episode 6, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Untuk…
Read More

Hush Ep 11 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Hush Episode 11 Part 1, Yuk gaes baca juga selengkapnya untuk daftar link ada di…
Read More

Second Husband Ep 10

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Second Husband Episode 10 , Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang…