Red Shoes Eps 92 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 92 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini

Jin A tertidur di ruangan Ju Hyung.

Manajer Yeo tanya ke Ju Hyung, haruskah mereka membawa Jin A ke rumah sakit. Ju Hyung bilang Jin A akan baik-baik saja setelah istirahat.

Ju Hyung juga bilang, bahwa dia yakin Jin A muak dengan rumah sakit.

Manajer Yeo bertanya, apa menurut Ju Hyung, Hyeok Sang lah yang membunuh pria yang menabrak ibu Jin A.

Manajer Yeo : Untuk membungkamnya, selamanya?

Ju Hyung : Jika dia mempekerjakannya untuk membunuh ibu angkat Jemma….

Ju Hyung menghela nafas, aku tidak tahu. Dia jelas bukan orang yang aku kenal saat aku masih kecil. Jika dia orangnya, aku heran apakah Min Hee Kyung terlibat atau tidak. Karena dia masih tersangka pembunuh ibuku.

Tae Gil, Sun Hee, Gun Wook dan Yu Kyung berkumpul membahas pria penabrak Ok Kyung.

Gun Wook kesal, dia harusnya bilang dulu kalau Kwon Hyeok Sang yang menyuruhnya sebelum bunuh diri.

Tae Gil gak percaya kalau pria itu bunuh diri dengan semua penjaga di sekeliling.

Gun Wook : Jemma pergi menemui detektif, jadi kita akan segera mengetahuinya.

Soo Yeon pulang. Dia senang melihat semuanya berkumpul.

Soo Yeon : Lihat apa yang kubawa? Aku membawa sushi yang luar biasa lezat.

Tapi Soo Yeon kemudian terdiam melihat raut wajah mereka semua.

Soo Yeon : Ada apa? Apa terjadi sesuatu?

Yu Kyung : Begini… jadi…

Soo Yeon : Apa ini tentang Jemma?

Jin A di Nosang, bertemu Detektif Oh.

Jin A : Itu bunuh diri, kan?

Detektif Oh bilang itulah yang ingin dia percaya tapi mereka belum menemukan bukti kalau itu pembunuhan. Apalagi itu di penjara.

Jin A : Tidak. Kau tidak melihat raut di wajah Kwon Hyeok Sang. Dia menyuruh sekretarisnya pergi, mengetahui aku akan datang dan mengancamku untuk mundur.

Ki Seok datang dan mendengar suara Jin A.

Jin A : Aku tahu Kwon Hyeok Sang melakukan ini. Aku yakin itu.

Detektif Oh : Tenang. Aku sama marahnya denganmu, tapi kita harus berkepala dingin dan beraksi bersama dan memikirkan sebuah rencana.

Ki Seok masuk. Mereka pun diam.

Ki Seok : Maaf. Aku mendengar suara-suara dari luar.

Ki Seok duduk dan bilang pada Detektif Oh kalau dia tahu semua masalah Jin A dan dia ingin membantu entah bagaimana caranya.

Detektif Oh menatap Jin A. Jin A mengangguk.

Ki Seok : Apakah mereka menemukan sesuatu dalam catatan bunuh dirinya? Sesuatu yang mengarah pada pembunuhan?

Detektif Oh : Karena itu bukan kasusku, aku tidak bisa melihatnya secara pribadi. Aku hanya mendapatkan analisis tulisan tangan.

Ki Seok : Apa yang akan terjadi untuk kasus ibu Jemma? Ini tidak akan berakhir seperti ini, kan?

Detektif Oh : Ada kemungkinan besar itu akan terjadi jika diputuskan bunuh diri. Tapi jika ada bukti yang menimbulkan kecurigaan pembunuhan, kami akan dapat menyelidiki kembali kasus ibu Jemma.

Jin A : Kalau begitu biarkan aku bertemu keluarganya. Salah satu dari mereka mungkin tahu sesuatu.

Detektif Oh : Aku akan melihat ke dalamnya diam-diam. Kau jangan melakukan apapun. Kau harus membuat Kwon Hyeok Sang percaya bahwa kau menyerah pada kasus ibumu.

Ki Seok : Dia benar. Biarkan dia melakukan penyelidikan. Itu akan menjadi yang terbaik.

Jin A : Kalau begitu, aku akan menyerahkannya padamu. Dan tolong hati-hati juga.

Detektif Oh : Jangan cemas.

Detektif Oh beranjak pergi.

Jin A stress karena usahanya untuk menangkap Kwon Hyeok Sang menemui jalan buntu.

Ki Seok ingin memeluk Jin A, tapi tidak bisa.

Jin A : Gomawoyo, oppa.

Ki Seok : Ini masih belum selesai. Kau mengungkap kebenaran dibalik kecelakaan ayahmu juga. Bersabarlah sedikit lagi dan tunggu.

Jin A : Maaf, Oppa. Itulah semua yang bisa kukatakan padamu. Aku benar-benar minta maaf.

Ki Seok pulang dan langsung menemui neneknya. Nyonya Choi bilang dia sudah menunggu Ki Seok, untuk bertanya.

Nyonya Choi : Bukankah pria yang mati itu, di pusat penahanan hari ini, pria yang membunuh ibu angkat Jemma?

Ki Seok : Ya, dia.

Nyonya Choi : Tidak heran. Jemma pasti sangat kesal.

Ki Seok : Nenek, kau tahu sekarang semua rasa sakit Jemma karena Min Hee Kyung. Min Hee Kyung terobsesi memenuhi syarat yang kau minta. Dia mencoba menendang Jemma keluar.

Nyonya Choi : Aku tahu. Sebagian dari diriku ingin menarik semua uangku yang pergi ke Lora.

Ki Seok : Maka lakukanlah. Tolong.

Nyonya Choi : Tetapi, Lora Shoes berhasil bertahan. Pada awalnya, itu hampir tidak bertahan karena investasiku. Tapi tidak lagi. Dananya cukup sekarang untuk bertahan hidup dengan baik bahkan jika aku menarik investasiku.

Ki Seok : Lalu akankah kau melanjutkan bekerja dengannya membuat sepatu? Bagaimana dengan Jemma?

Nyonya Choi : Aku belum selesai bicara. Ada waktu untuk segalanya. Kau mungkin berpikir yang aku lakukan hanyalah menghitung angka sementara aku bersembunyi di ruangan ini, tapi kau salah. Aku juga punya mata dan telinga. Aku telah mendengar bahwa Lora Shoes mencuri desain dari desainer yang tidak dikenal secara sistematis. Aku mendengar desas-desus bahwa sepatu yang Lulu luncurkan berasal dari sebuah desain yang mereka curi dari Lora. Aku belum tahu pasti tapi aku pikir Jemma menyodorkannya ke Min Hee Kyung.

Nyonya Choi menunjukkan salinan desain yang diberikan Hee Kyung.

Nyonya Choi : Aku pikir Min Hee Kyung lupa salinan desain yang dia berikan padaku.

Besoknya, Ju Hyung diberitahu Manajer Yeo bahwa Nyonya Choi datang dan ada di ruangan Hyeok Sang.

Manajer Yeo juga memberitahu Hee Kyung tentang itu.

Hee Kyung kaget dan heran Nyonya Choi datang tanpa menghubunginya.

Hee Kyung dan Ju Hyung langsung ke ruangan Hyeok Sang.

Nyonya Choi diam saja dan melihat sekeliling ruangan Hyeok Sang.

Hee Kyung bicara duluan. Dia bilang dia akan datang jika Nyonya Choi menghubunginya.

Hee Kyung : Kau mungkin lelah…

Nyonya Choi bilang dia hanya ingin efisien.

Nyonya Choi : Aku menginvestasikan uangku sangat banyak ke dalam perusahaan ini. Aku harus melihat kantor pimpinan. Benar, kan?

Hyeok Sang : Itu benar tapi aku merasa kau datang bukan hanya untuk melihat kantorku.

Nyonya Choi memberikan salinan desain Hee Kyung.

Ju Hyung bilang sepatu itu terlihat identik dengan sepatu yang dirilis Lulu.

Nyonya Choi : Aku yakin Min Daepyo yang mendesainnya dan itu akan menjadi hits lagi. Tapi kenapa dirilis Lulu?

Nyonya Choi bertanya, apa Lulu yang mencuri desain Hee Kyung atau Hee Kyung yang menjual desainnya ke Lulu.

Hee Kyung menyangkal. Dia juga gak mengerti kenapa Nyonya Choi bisa berpikiran seperti itu.

Nyonya Choi : Kau melakukan itu sebelumnya! Dari apa yang kuingat, kau melakukannya beberapa kali.

Hee Kyung bilang itu adalah rumor untuk merusak reputasinya dan desain itu benar-benar desainnya.

Nyonya Choi : Lalu kenapa kau tidak mengambil tindakan? Aku akan menuntut mereka karena menyalin desainku, jika aku menjadi kau. Lora menderita kerugian besar karena Lulu.

Nyonya Choi menanyakan uangnya.

Nyonya Choi : Pimpinan Kwon, kau tidak tahu semua ini akan terjadi? Atau kau juga tidak menghormati wanita tua ini dan menarik wol untuk menutupi mataku?

Hyeok Sang : Tentu saja tidak.

Hyeok Sang lalu bilang Hee Kyung lah yang bertanggung jawab atas Lora, jadi dia tidak tahu detailnya.

Nyonya Choi menatap Ju Hyung.

Nyonya Choi : Kau, pria muda. Kau Direktur Utama Pemasaran, kan? Kau juga tidak tahu?

Ju Hyung bilang mereka sudah melakukan penyelidikan dan tidak seorang pun dari mereka yang membocorkan desain.

Hee Kyung marah, apa maksudmu! Kau mau bilang aku mencuri desain Lulu?

Nyonya Choi : Sungguh sebuah tontonan. Aku telah dipermainkan oleh seorang penipu selama ini dan memberinya uangku.

Hyeok Sang : Bu. Tolong jangan khawatir. Kami akan mengembalikan uangnya yang kau investasikan, setiap sen nya.

Nyonya Choi : Aku tidak bisa melakukan itu. Aku akan berbicara dengan pengacaraku hari ini dan laporkan Lora Shoes untuk penipuan!

Hyeok Sang : Ini tidak masuk akal.

Nyonya Choi : Tidak masuk akal? Dari apa yang kudengar, setiap uang yang kuinvestasikan ke Lora Shoes, pergi ke perusahaanmu. Apa itu tidak masuk akal?

Jin A resah menunggu di pantry. Lalu Manajer Yeo datang. Jin A tanya apa mereka masih bicara.

Manajer Yeo : Dari yang kudengar sedikit, aku berpikir Nyonya Choi mengatakan akan melaporkan Lora untuk penipuan.

Jin A kaget mendengarnya.

Hee Kyung : Bagaimana kau bisa mengatakan itu?

Nyonya Choi : Kenapa tidak? Kau meragukanku?

Hee Kyung : Ya, aku tahu kau bisa melakukannya tapi kali ini, ini benar-benar tidak adil. Seseorang masuk ke kantorku dan mencuri desainku dan memberikannya ke Lulu.

Nyonya Choi : Lalu katakan padaku. Siapa pelakunya.

Hee Kyung : Jemma, Kim Jemma. Dia melakukannya. Dia bahkan mengatakannya padaku.

Nyonya Choi : Maka harusnya kau melaporkannya ke polisi dan menghukumnya. Kenapa kau tidak melakukan apapun?

Ju Hyung : Aku yakin dia tidak punya bukti karena Jemma tidak melakukannya. Apa aku salah, Min Daepyo?

Hee Kyung : Jika bukan Jemma, apa kau?

Ju Hyung : Sae eommoni!

Hee Kyung : Nyonya Choi, Jemma dibelakang semua ini. Aku yakin.

Ju Hyung : Bukan karena kau membencinya? Kau menjebaknya di masa lalu untuk mengusirnya.

Hyeok Sang : Kwon Ju Hyung!

Hee Kyung : Dengan kata lain, Min Daepyo menjebak Kim Jemma karena dia membencinya dan Jemma tidak bersalah.

Ju Hyung : Ya, aku pastikan itu.

Hee Kyung : Nyonya, yang aku tahu, kau berinvestasi padaku dengan syarat mengusir Jemma.

Nyonya Choi : Maksudku, buat dia keluar secara adil. Aku tidak pernah menyuruhmu menjebaknya untuk mengusirnya.

Nyonya Choi berdiri dan berkata dia akan menemui pengacaranya untuk menuntut Lora.

Hyeok Sang menghentikannya. Dia bilang dia akan melakukan apapun yang Nyonya Choi minta.

Nyonya Choi duduk lagi.

Nyonya Choi : Katakan apa yang aku inginkan? Apapun?

Nyonya Choi berpikir sejenak. Lalu dia bilang dia mau Hee Kyung dipecat sebagai CEO Lora.

Hee Kyung syok.

Hee Kyung yang marah, langsung ke divisi pemasaran.

Hee Kyung : Kim Jemma eodiseo!

So Bin memberitahu kalau Jin A di pantry.

Hee Kyung langsung ke pantry. Dia menarik kerah Jin A.

Hee Kyung : Kau jahat! Apa ini yang kau inginkan? Itu salahmu! Kau mengambil Lora dariku!

Hee Kyung mendorong Jin A ke meja.

Ju Hyung datang dan membela Jin A.

Ju Hyung : Apa yang kau lakukan!

Ju Hyung teriak memanggil Manajer Yeo, Yeo Timjang! Yeo Timjang!

Manajer Yeo datang. Ju Hyung menyuruh Manajer Yeo membawa Hee Kyung pergi.

Tapi Hee Kyung malah menarik kerah Ju Hyung.

Hee Kyung : Aku yakin kau mencuci otak Nyonya Choi. Kau tidak tahu berterima kasih.

Ju Hyung : Jangan seperti ini. Ini tidak pantas. Karyawanmu melihat.

Hee Kyung akhirnya melepskan Ju Hyung. Dia nangis.

Hee Kyung : Lora milikku! Lora segalanya bagiku! Aku tidak akan pergi, tidak!

Ju Hyung membawa Jin A ke ruangannya. Dia memberikan Jin A secangkir teh.

Ju Hyung : Kau tidak apa-apa?

Jin A : Ya, aku baik-baik saja.

Ju Hyung memberitahu apa yang membuat Hee Kyung segitu marahnya. Ju Hyung bilang karena Hyeok Sang menyuruhnya melepaskan jabatan sebagai CEO Lora.

Jin A : Dia memintanya? Kenapa?

Ju Hyung : Aku yakin dia tidak punya pilihan karena Nyonya Choi.

Jin A kaget, Nyonya Choi? Kau tahu kenapa dia meminta itu?

Ju Hyung : Bagaimana aku tahu?

Jin A : Kau bilang dia tidak mungkin paham.

Ju Hyung : Bagaimanapun, jika itu terjadi, aku akan menjadi CEO baru Lora Shoes.

Di ruangannya, Hyeok Sang teringat permintaan Nyonya Choi tadi.

Flashback…

Hyeok Sang : Apa kau mau aku menunjuk CEO Lora Shoes yang baru?

Nyonya Choi : Sepau tidak melakukan kesalahan. Orang nya lah yang melakukan kesalahan. Itulah kenapa kau harus merubahnya.

Hee Kyung : Nyonya…

Nyonya Choi : Min Daepyo, aku pikir, inilah akhir hubungan kita. Karena CEO Lora Shoes akan berubah mulai hari ini.

Hee Kyung : Tidak. Lora segalanya bagiku. Aku akan menutup perusahaan sebagai gantinya. Lora bukan apa-apa tanpaku.

Nyonya Choi : Kwon Hoejangnim, apa yang akan kau lakukan?

Hee Kyung menggeleng, yeobo…

Hee Kyung : Kami akan mengganti CEO seperti yang kau minta.

Hee Kyung syok berat.

Hee Kyung masuk ke kamarnya dengan langkah gontai. Dia duduk di meja riasnya dan terus menangis.

Tiba-tiba, dia mendengar suara Jin A.

Ya, Hee Kyung berhalusinasi, seolah melihat Jin A di cerminnya.

Jin A : Sudah kubilang, bahwa aku akan mengambil semuanya yang kau miliki.

Hee Kyung : Lora adalah milikku.

Jin A : Aku tahu. Masa lalumu, impianmu, dan jiwamu… Hidupmu yang kau dapatkan sebagai ganti mereka semua.

Hee Kyung : Kau membunuhku. Hidupku sudah berakhir. Kau seorang pembunuh.

Jin A tertawa, pembunuh? Berarti kita sama-sama pembunuh. Apa kau mengerti sekarang! Apakah kau mengerti bagaimana rasanya dicabik-cabik dan hidup tanpa jiwa?

Hee Kyung berdiri dan melempar cerminnya.

Hee Kyung : Pergi!

Tapi Hee Kyung terus dan terus mendengar tawa Jin A.

Hye Bin masuk dan kaget melihat ibunya. Sang ibu memeluknya.

Hee Kyung : Hye Bin-ah.

Hye Bin : Tidak apa-apa. Jangan menangis. Tidak apa-apa.

Hee Kyung : Tunggu. Tidak. Aku tidak bisa seperti ini. Aku perlu melakukan sesuatu.

Hee Kyung beranjak pergi.

Bersambung ke part 2…

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Read More

Insider (Drama Korea 2022)

Tentang Sinopsis – JTBC menayangkan drama Korea baru berjudul “Insider”. Kalian bisa cek untuk untuk berita Serial drama…
Read More

Hush Ep 8 Part 4

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Hush Episode 8 Part 4, Yuk gaes baca juga selengkapnya untuk daftar link ada di…