Red Shoes Eps 90 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 90 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini

Ki Seok langsung menemui neneknya.

Ki Seok : Nenek. Aku tidak bisa menjawab telepon karena aku sedang presentasi. Kudengar, keluarga paman telah ditemukan. Dimana mereka tinggal? Apa paman punya anak?

Nyonya Choi ingin memberitahu Ki Seok, tapi dia tidak bisa.

Nyonya Choi lalu menanyakan kabar Jin A. Ki Seok bilang dia tidak tahu. Ki Seok lalu keluar agar neneknya bisa istirahat.

Tapi Hye Bin datang.

Hye Bin tanya apa Hyun Seok sudah pulang.

Ki Seok : Kau tahu dia sudah pergi meninggalkan negara ini. Pulanglah.

Tapi Hye Bin bilang dia akan senang-senang sama nenek.

Hye Bin langsung masuk ke kamar nenek. Ki Seok mengejar Hye Bin.

Hye Bin : Nenek, bagaimana kabarmu? Aku akan memijatmu.

Ki Seok : Hye Bin-ah, jangan seperti ini. Pulanglah.

Hye Bin : Tidak mau. Aku akan menunggu Hyun Seok.

Nyonya Choi : Biarkan saja dia.

Ki Seok beranjak keluar.

Hye Bin : Ki Seok masih menyukai Jemma, kan? Dia sangat bodoh.

Hye Bin lalu bertanya apa nenek pengen denger sebuah rahasia.

Hye Bin : Kim Jemma adalah kakakku. Anak ibuku dari suami pertamanya sebelum bertemu ayahku. Tapi apa kau tahu bagaimana jahatnya dia? Dia ingin membalas dendam pada ibuku karena membuangnya. Itulah kenapa dia mendekatimu dan Ki Seok untuk mendapatkan pekerjaan di Lora. Dia bilang ayahnya mati karena ayahku, jadi dia menggoda Hyun Seok dan membuat pernikahan kami batal.

Sontak lah Nyonya Choi terkejut mendengarnya.

Nyonya Choi semakin terkejut saat Hye Bin bilang kalau Hee Kyung berusaha membunuh Jin A.

Hee Kyung menerima telepon tentang Hye Bin yang ada di rumah Nyonya Choi. Hee Kyung bilang dia akan segera datang.

Hee Kyung memarahi Bibi Ahn yang tidak menjaga Hye Bin. Bibi Ahn minta maaf dan menjelaskan kalau dia pikir Hye Bin tidur habis minum obat.

Nyonya Choi tanya apa maksud Hye Bin bilang Hee Kyung mencoba membunuh Jin A.

Hye Bin pun cerita tentang Hee Kyung yang menyulut api dan membuat luka bakar di pergelangan tangan Jin A.

Hye Bin bilang luka bakar itu karena Hee Kyung mencoba membunuh Jin A.

Nyonya Choi ingat saat melihat luka bakar itu. Dia tak menyangka itu akibat perbuatan Hee Kyung.

Hee Kyung datang. Nyonya Choi keluar dari kamar dan menatap tajam Hee Kyung.

Hee Kyung : Dimana Hye Bin? Aku minta maaf karena mengganggumu selarut ini. Kau mungkin marah karena Hye Bin.

Nyonya Choi memaki Hee Kyung dalam hatinya, kau wanita jahat! Kau membunuh anakku! Kau membunuh Myung Junku yang berharga!

Ki Seok menyuruh Hee Kyung ke kamar Nyonya Choi.

Setelah Hee Kyung masuk ke kamar Nyonya Choi, Nyonya Choi nyaris jatuh. Ki Seok langsung memegangi neneknya.

Nyonya Choi tak mengerti. Hee Kyung sangat peduli pada Hye Bin, tapi dia mencoba membunuh Jin A karena Jin A anaknya Myung Jun.

Nyonya Choi menyeret Hye Bin keluar. Hye Bin bilang dia mau menunggu Hyun Seok tapi Hee Kyung tak peduli dan membawa Hye Bin pergi.

Setelah mereka pergi, tangis Nyonya Choi pecah.

Nyonya Choi : Myung Jun-ah! Myung Jun-ah!

Ju Hyung sarapan dengan Hyeok Sang dan Hee Kyung.

Hyeok Sang : Apa yang terjadi tadi malam? Kenapa Hye Bin pergi ke rumah Nyonya Choi jam segitu?

Ju Hyung : Ini masalah serius. Haruskah dia menerima perawatan yang tepat?

Hee Kyung : Jangan khawatir. Dia lebih baik dari ibumu.

Ju Hyung : Aku tahu tapi kau mengirim ibuku ke panti jompo terlebih dahulu meskipun kondisinya tidak begitu buruk. Apa aku salah?

Hyeok Sang marah, Ju Hyung!

Ju Hyung : Aku tidak melakukan kesalahan! Aku bilang itu karena khawatir pada Hye Bin. Ibu tiri satu-satunya yang menganggap itu negatif.

Hee Kyung : Dia benar, aku yang salah.

Ju Hyung menatap tajam Hee kyung.

Ju Hyung : Kau monster. Aku akan membuatmu membayar dosamu.

Jin A dan Ju Hyung ke pantry.

Mereka bertemu So Bin dan Ye Eun.

So Bin : Kau mau teh?

Jin A : Aku akan membuatnya sendiri.

Ju Hyung : Apa maksudmu? Aku yang akan membuatnya, kau duduk saja.

Ye Eun : Astaga, Pak Kwon, kau sangat keren.

Ju Hyung : Haruskah aku membuat teh agar dibilang keren?

Mereka tertawa.

Jin A dihubungi Hee Kyung.

Di ruangannya, Hee Kyung menunggu Jin A. Ada sampel sepatu di atas meja, yang rencananya akan dirilis Lora.

Jin A datang dan melihat sepatu itu. Dia bilang, dia membeli juga.

Jin A : Mereka sempurna. Mereka begitu sempurna sehingga aku mempertanyakan apakah Lulu benar-benar membuat mereka.

Hee Kyung : Jadi? Apakah kau puas?

Jin A : Cukup baik.

Hee Kyung : Aku meminta polisi untuk membuktikan bahwa kau berkolusi dengan lulu dan mencuri desainku. Aku akan mengirimmu ke penjara.

Jin A : Kau pikir kau bisa? Bahkan jika kau memiliki koneksi di tempat tinggi, Lulu bukannya tidak berdaya. Kau tidak punya bukti. Ini lucu. Lora Shoes, yang nyaris tidak selamat, terlibat dalam skandal lain. Aku tidak sabar.

Hee Kyung : Aku akan menang pada akhirnya. Lulu, yang mencuri desainku dan kau akan masuk penjara. Kau meragukanku? Apakah kau lupa bahwa kau hampir masuk penjara untuk pembakaran?

Jin A : Bagaimana aku bisa lupa. Aku punya ini untuk mengingatkanku.

Jin A menunjukkan luka bakarnya.

Jin A : Kau satu-satunya yang tidak boleh lupa… bekas luka yang sama pada suamimu dan pergelangan tangan putrimu. Baik. Cobalah. Minta polisi menyelidiki atau menuntutku untuk plagiarisme. Mari kita lihat siapa yang menjadi hancur.

Jin A beranjak keluar.

Hee Kyung kesal dan melemparkan sepatu itu ke pintu.

Jin A kembali ke ruangannya.

So Bin dan Tae Ha memberitahu bahwa nenek Hyun Seok datang, mencari Jin A. Tapi Ju Hyung membawa nenek Hyun Seok ke kafe depan kantor.

Ju Hyung bertanya, apa yang membuat Nyonya Choi datang jauh-jauh ke kantornya di tengah cuaca dingin.

Nyonya Choi : Kau adalah direktur utama, benar, Tuan Kwon?

Ju Hyung : Ya. Silakan berbicara dengan santai.

Nyonya Choi : Kau pasti sudah membenciku karena aku berinvestasi dengan Min Hee Kyung. Aku juga tidak bisa berbicara sembarangan. Kau akan semakin membenciku.

Ju Hyung : Tentu saja tidak. Aku sangat menyukai Ki Seok.

Jin A datang. Nyonya Choi tanya apa Jin A baik-baik saja.

Jin A : Ya, halmeoni.

Ju Hyung : Aku akan pergi dan membiarkan kalian berdua bicara dengan santai.

Ju Hyung pergi. Jin A duduk.

Jin A tanya ada apa Nyonya Choi datang.

Nyonya Choi bilang dia merindukan Jin A.

Nyonya Choi : Aku telah melalui banyak hal dan membencimu. Tapi sekarang waktu telah berlalu. Aku bersalah.

Jin A : Akulah yang salah. Aku menyakitimu. Akulah orangnya yang harus memohon pengampunanmu. Aku orang jahat.

Nyonya Choi : Tidak. Aku tidak tahu apa-apa. Kau bahkan menyelamatkan hidupku tapi aku tidak tahu apa-apa. Maafkan aku.

Nyonya Choi lantas berdiri. Dia mau pergi.

Nyonya Choi : Datanglah kapan-kapan ketika kau ada waktu.

Nyonya Choi lalu memegang tangan Jin A.

Nyonya Choi : Jemma-ya, kau bayiku. Cucu perempuanku yang berharga.

Manajer Yeo menemui Ju Hyung. Dia bilang mereka akhirnya bisa menghubungi Direktur Kim Nam Jun.

Manajer Yeo memberikan nomornya.

Manajer Yeo : Hubungi dia. Dia menunggu teleponmu.

Ju Hyung menghubungi Direktur Kim.

Ju Hyung : Aku putra Uhm Sang Mi, Kwon Ju Hyung.

Ju Hyung dan Direktur Kim bertemu di Nosang.

Direktur Kim : Kau putra Uhm Sang Mi? Aku rasa aku pernah bertemu denganmu saat kau masih kecil.

Ju Hyung : Kau ingat ibuku?

Direktur Kim : Tentu saja. Dia lebih muda dari pasienku yang lain dan di panti jompo untuk waktu yang cukup lama.

Ju Hyung langsung ke intinya. Dia bilang dia ingin tahu penyebab kematian ibunya.

Ju Hyung bilang ibunya dibunuh. Direktur Kim kaget.

Bersambung…..

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Read More

Red Shoes Ep 39 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 39 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan…
Hush Ep 7 Part 4
Read More

Hush Ep 7 Part 4

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Hush Episode 7 Part 4, Silahkan bisa disimak full recapnya juga gaes di tulisan yang…