Red Shoes Eps 82 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 82 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini….

Ju Hyung keluar dari ruang VIP dan berusaha menghubungi Jin A. Tapi Jin A tak menjawab.

Ju Hyung yang cemas, akhirnya menelpon Manajer Yeo. Dia menyuruh Manajer Yeo mengecek departemen pemasaran.

Ju Hyung : Lihat apa Kim Jemma masih disana. Dia seharusnya sudah disini, tapi dia belum disini.

Manajer Yeo yang kebetulan masih di kantor, bergegas menuju departemen pemasaran.

Tapi pas di lift, dia menemukan ponsel dan tas Jin A di lantai.

Dia bahkan mengecek isi tas, untuk mencari tahu itu milik siapa. Dan dia menemukan kartu pegawai Jin A.

Manajer Yeo kembali menghubungi Ju Hyung.

Manajer Yeo : Aku rasa sesuatu terjadi. Tas Jemma ada di lantai. Barang-barangnya ada dimana-mana.

Ju Hyung kaget, apa?

Manajer Yeo bilang akan mencari tahu.

Ju Hyung curiga ayahnya sudah beraksi duluan.

Ki Seok keluar dari ruang VIP dan melihat Ju Hyung gelisah.

Ki Seok : Kau sudah bisa menghubungi Jemma?

Ju Hyung berbohong, dia bilang Jin A akan segera datang.

Sementara itu, Jin A disekap di sebuah pabrik tak terpakai.

Dia tergeletak di lantai, dengan tangan dan kaki diikat serta mulut dilakban.

Pria bermasker itu juga mengancam Jin A dengan pisau.

Ponsel pria itu berbunyi.

Terdengar suara Hyeok Sang.

Pria itu bilang semua sudah siap.

Hyeok Sang minta pria itu membereskan Jin A dalam 10 menit.

Pria itu meletakkan pisaunya di atas rak yang tak jauh dari Jin A.

Lalu dia menyiram Jin A dengan bensin!

Selesai menyiram Jin A, pria itu mengambil video Jin A lalu pergi.

Jin A mencari-cari sesuatu yang bisa dia pakai untuk meloloskan diri.

Lalu dia melihat pisau milik pria itu sedikit jauh darinya.

Ki Seok meminta jujur ada apa dengan Jin A.

Ki Seok : Sesuatu terjadi pada Jemma, kan? Katakan!

Manajer Yeo menghubungi Ju Hyung.

Ju Hyung : Kau sudah melacak lokasinya? Kirimkan alamatnya padaku!

Ju Hyung langsung pergi. Ki Seok mengikuti Ju Hyung.

Yu Kyung cemas.

Hee Kyung yang tengah mendesain di ruangannya, dihubungi Hyeok Sang. Hyeok Sang menyuruh Hee Kyung ke ruangannya sekarang. Hee Kyung bilang dia lagi sibuk dan tidak mau diganggu jadi dia menyuruh Hyeok Sang pulang duluan.

Hyeok Sang : Bahkan meski kau sibuk, kau harus bergabung denganku saat ini. Ini momen penting untuk kita berdua.

Hee Kyung ke ruangan Hyeok Sang. Hyeok Sang bilang dia memiliki video luar biasa. Hyeok Sang menunjukkan video itu di ponselnya.

Itu video Jin A yang sudah disiram bensin!

Hee Kyung kaget.

Hyeok Sang bilang itu hadiah untuk Hee Kyung.

Hee Kyung tanya, apa yang basah di lantai. Apakah air.

Hyeok Sang bilang bensin.

Hyeok Sang : Sekali dia menyalakannya, itu akan menjadi satu bola api besar.

Hee Kyung syok mendengarnya.

Tae Gil dan Soo Yeon masih di ruang VIP.

Soo Yeon heran kemana Ju Hyung pergi.

Soo Yeon : Dia satu-satunya orang yang membuatku tinggal disini.

Tae Gil : Haruskah kita pergi? Ini sudah terlambat.

Soo Yeon : Ayo sedikit lebih lama disini.

Tae Gil ngajak Soo Yeon bersulang.

Mereka bersulang, lalu Tae Gil menyuapi Soo Yeon.

Pria suruhan Hyeok Sang kembali ke Jin A. Dia memainkan korek apinya di depan Jin A.

Setelah itu dia menatap jamnya, lalu menghubungi Hyeok Sang.

Tanpa pria itu sadari, Jin A tengah berusaha memotong tali yang mengikatnya dengan pisau.

*Nah loh? Gimana caranya si Jin A ngambil pisau?

Pria itu tanya, apa yang harus dia lakukan.

Hyeok Sang : Aku tidak tahu. Apa jalan terbaik? Klien tidak ingin dia dibakar karena resiko ditangkap terlalu tinggi. Lakukan sesuatu yang mudah dan tenang.

Tapi kemudian Hyeok Sang mendengar suara teriakan pria itu.

Pembicaraan terputus.

Ternyata Jin A menusuk paha pria itu dengan pisau.

Saat pria itu kesakitan, Jin A berusaha dengan cepat memotong tali yang mengikat kakinya.

Jin A berhasil memotong tali yang mengikat kakinya. Dia langsung pergi. Tapi pria itu tak tinggal diam. Dia mengejar Jin A. Dia menarik rambut Jin A dan mendorong Jin A dengan kuat. Kepala Jin A menghantam pipa.

Jin A langsung lemas.

Pria itu menghubungi Hyeok Sang. Dia bilang ada masalah kecil tapi dia sudah mengatasinya.

Samar-samar Jin A mendengarnya, sebelum akhirnya dia pingsan.

Ki Seok datang. Melihat Ki Seok, pria itu langsung kabur.

Ki Seok terkejut menemukan Jin A tergeletak tak sadarkan diri.

Ki Seok mengangkat kepala Jin A dan berusaha membangunkan Jin A.

Lalu Ki Seok melihat ada darah di pipa.

Ki Seok panic, Jemma-ya! Kim Jemma!

Ki Seok memeluk Jin A.

Ju Hyung masuk.

Dia terdiam melihat kondisi Jin A.

Hyeok Sang dan Hee Kyung terdiam. Hyeok Sang bahkan mondar-mandir, gelisah menunggu telepon orang suruhannya.

Hee Kyung menyuruh Hyeok Sang menelpon orang itu.

Hyeok Sang sewot, tunggu! Aku harus tahu apa yang terjadi.

Tak lama, orang suruhannya menelpon.

Dia marah, kau bodoh! Jangan hubungi aku untuk saat ini!

Hyeok Sang lalu menatap Hee Kyung. Dia bilang Jin A tangguh seperti Hee Kyung.

Hee Kyung marah, jangan seret aku ke dalam kegagalanmu untuk menghindari kesalahan. Kau terlihat menyedihkan.

Hyeok Sang : Apa kau yakin kau tidak diam-diam berharap aku akan gagal lagi? Aku yakin kau mengharapkannya. Bahkan jika dia adalah musuhmu, dia masih anakmu. Kau harus tetap sedikit peduli. Aku yakin pasti ada, setidaknya sepotong kecil dari cinta keibuanmu terhadapnya.

Hee Kyung marah, cinta ibu? Jangan membuatku tertawa. Kau tidak tahu siapa aku. Kau tidak tahu apa-apa, jadi jangan paksa aku. Aku bahkan tidak mencintainya. Aku membencinya. Aku membencinya. Tapi apa? Cinta ibu? Kim Jemma bukan putriku. Aku diperkosa dan hamil. Dia seperti kutu yang ingin aku singkirkan! Aku akhirnya lolos dari masa laluku yang mengerikan yang ingin aku buang. Aku menciptakan kehidupan yang mewah, indah, luar biasa, dan kehidupan yang sempurna. Tapi anak nakal itu sedang mencoba menyeretku kembali ke dalam kehidupan yang mengerikan itu. Dia mencoba membunuhku. Cinta ibu? Berikan itu pada anjing.

Ki Seok tengah memasukkan beberapa pakaiannya ke dalam tas.

Saat dia mau pergi, Nyonya Choi keluar dari dapur.

Nyonya Choi : Apa yang sedang kau lakukan di tengah malam? Kemana kau pergi?

Ki Seok bohong, aku akan melakukan perjalanan selama beberapa hari untuk menjernihkan pikiran.

Nyonya Choi : Kau tidak bisa menipu nenekmu. Katakan padaku apa itu.

Ki Seok : Jemma sakit. Aku harus bersamanya.

Nyonya Choi : Kau akan merawatnya? Bagus. Dengan apa dia memancingmu kali ini untuk memikatmu? Apakah dia bilang dia mencintaimu, dan bukan Hyun Seok dan ingin kembali denganmu? Atau dia bilang dia sakit karena dia tidak melupakanmu?

Ki Seok : Nenek, Jemma terluka di kepalanya dan sedang dioperasi. Dia harus mendapatkan donor darah karena dia kehilangan terlalu banyak darah. Mereka bilang dia mungkin tidak selamat. Aku tahu kau sangat membencinya, tapi tolong berhenti. Kau mungkin tidak akan pernah bisa bertemu dengannya lagi.

Ki Seok pergi.

Di Nosang, Yu Kyung, Gun Wook, Sun Hee dan Tae Gil berkumpul. Mereka cemas, menunggu kabar tentang Jin A.

Lalu ponsel Yu Kyung berbunyi. Telepon dari Ki Seok.

Yu Kyung terkejut, apa? Ya, baik.

Yu Kyung memberitahu yang lain kalau Jin A sedang dioperasi.

Yu Kyung : Dia bilang Jin A kehilangan banyak darah.

Yu Kyung nangis.

Sun Hee : Kita belum lama kehilangan Ok Kyung.

Gun Wook : Di rumah sakit mana?

Yu Kyung : Jemma yang malang.

Gun Wook : Berhenti menangis dan katakan padaku!

Hee Kyung masuk kamarnya sambil bicara dengan seseorang di telepon tentang kondisi Jin A.

Hee Kyung : Dia mendapat tranfusi?

Orang itu mengiyakan.

“Dia kehilangan banyak darah sebelum dibawa ke rumah sakit. Dia sedang dioperasi sekarang. Dokter bilang dia tidak dia tidak bisa menjamin apapun.”

“Baik. Selalu berikan informasi baru untukku.”

Hee Kyung terduduk lemas di kasurnya.

Dia tertawa pahit, Jemma sekarat?

Hee Kyung lalu beranjak ke lemarinya dan mengambil buku desainnya.

Dia duduk di kursinya dan mulai mendesain.

Hee Kyung : Sekarang, aku akan mulai lagi. Semuanya sudah berakhir. Aku akan mulai lagi. Aku akan membuat sepatu terbaik. Sepatu yang indah dan megah. Sepatu khusus yang semuanya milikku.

Tapi Hee Kyung tampak menahan tangisnya.

Bersambung…..

Next episode :

Ki Seok menunggui Jin A yang masih belum siuman. Dokter bilang, operasinya berhasil dan Jin A akan segera sadar.

Ju Hyung memperingatkan ayahnya untuk tidak menyentuh Jin A. Dia bilang, Jin A miliknya.

Ki Seok melabrak Hee Kyung. Dia memperingatkan Hee Kyung, akan mencari tahu siapa yang coba menyakiti Jin A.

Hee Kyung menjenguk Jin A. Tapi kemudian dia terkejut melihat golongan darah Jin A yang tertulis di kantung darah.

Hee Kyung yang curiga, melakukan tes DNA terhadap Jin A dan Hyeok Sang.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Read More

Our Blues Ep 6

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Our Blues Episode 6, Cara menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. BACA EPISODE…
Read More

Red Shoes Ep 65 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 65 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan…