Red Shoes Ep 72 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 72 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini….

Soo Yeon tengah bekerja. Dia mengecek lansia yang tengah diterapi bersama seketarisnya.

Seketarisnya mengatakan, si lansia mengalami perkembangan yang cukup pesat setelah diterapi fisik.

Soo Yeon kemudian bilang pada seketarisnya kalau dia akan pulang lebih awal karena merasa tidak sehat.

Sampai di rumah, Soo Yeon terus ke kamarnya. Dia duduk di ranjangnya dan membaca pesan-pesan dari Tae Gil.

Soo Yeon ingin menghapus pesan Tae Gil tapi tak bisa. Soo Yeon lantas berbaring.

Tangisnya keluar lagi, apa yang harus kulakukan? Aku harus bagaimana sekarang?

Yu Kyung memapah Sun Hee masuk ke rumah. Sun Hee terus menangis sembari memanggil nama Ok Kyung.

Yu Kyung membujuk Sun Hee untuk berhenti menangis. Dia bilang Sun Hee bisa pingsan kalau begini.

Yu Kyung lalu meminta Jin A mengambil air.

Jin A ke dapur, mengambil air dari kulkas. Tapi kemudian dia mendengar Gun Wook menerima telepon.

Gun Wook : Pengemudinya tertangkap?

Sontak lah Jin A langsung lari keluar.

Gun Wook bilang ke Tae Gil kalau pengemudinya sudah tertangkap.

Gun Wook : Dia mengemudi sambil mabuk.

Jin A dan Tae Gil tak percaya.

Mereka yakin Hyeok Sang atau Hee Kyung punya andil dalam kematian Ok Kyung.

Hyeok Sang dan Hee Kyung menonton berita tertangkapnya pembunuh Ok Kyung di televisi.

Dilaporkan, bahwa pengemudi berusaha 40-an, telah menyerahkan diri.

Hyeok Sang mematikan televisi dan menghubungi seseorang.

Hyeok Sang : Ya, aku menonton beritanya. Jangan khawatir. Aku akan menepati janjiku. Tentu saja. Siapa aku?

Hyeok Sang beranjak ke ruang kerjanya.

Hee Kyung kesal, benar. Kau brengsek.

Gun Wook sudah kembali bekerja. Tapi dia masih berduka. Dia menatap foto dirinya bersama ibunya.

Gun Wook : Eomma, apa kau baik-baik saja? Sudah mulai dingin di sini. Bagaimana disana? Aku merindukanmu.

Lalu dua orang pria masuk. Seorang pria tua dan pria muda.

Si pria muda mencari-cari pakaian.

Gun Wook mendekatinya.

Gun Wook : Apa kau mencari sesuatu yang khusus?

Pria muda itu tak menjawab. Tiba-tiba, ponselnya berbunyi. Dia menjawabnya.

“Hai apa kabar? Aku sudah sampai. Tentu saja, Pak Hong bersamaku. Tidak, pura-pura lah bodoh. Aku perlu melihat ekspresi terkejut di wajah mereka.”

Selesai menjawab teleponnya, pria itu menatap Gun Wook.

Dia bilang dia suka apa yang dipakai Gun Wook.

Gun Wook bilang dia akan mencarikan ukuran pria itu.

Setelah Gun Wook pergi, Pak Hong mendekati pria itu membawa stelan jas cokelat.

Pak Hong bilang, itu bagus juga.

Hee Kyung masuk ke ruangannya sambil bicara di telepon dengan Anggota Dewan Son.

Dia pun terkejut saat melihat siapa yang ada di ruangannya. Pria muda tadi, yang berbelanja di toko Gun Wook.

Hee Kyung pun langsung menyudahi pembicaraannya.

Siapa pria muda itu? Dia Kwon Ju Hyung.

Hee Kyung : Kapan kau datang? Aku tidak mengharapkanmu untuk sementara waktu.

Ju Hyung : Surprise!

Hee Kyung : Aku telah melihat itu di film-film, tapi ini bukan AS. Ini tidak menyenangkan.

Ju Hyung : Lalu aku harus membuatnya menyenangkan. Aku mengirim Tuan Hong ke rumah untuk menyiapkan makan malamku.

Hee Kyung : Tuan Hong?

Ju Hyung : Apakah kau tidak tahu? Dia adalah kepala pelayan kami sejak kakekku masih hidup. Seorang pria Renaisans dengan kekuatan supranatural. Pastikan pulang tepat waktu untuk makan malam, ibu tiri.

Ju Hyung berdiri. Dia beranjak ke pintu tapi kemudian dia berbalik lagi menatap Hee Kyung.

Ju Hyung : Bagaimana penampilanmu sama persis dengan tahun lalu? Bagaimana bisa kau bertambah tua? Tapi sekali lagi, aku sudah tua juga.

Ju Hyung pergi.

Hee Kyung kesal, anak nakal yang jahat. Dia tidak berubah sama sekali.

Sekarang Ju Hyung di ruangan Hyeok Sang.

Hyeok Sang : Ju Hyung-ah, kau seharusnya memberitahuku jika kau datang lebih awal.

Ju Hyung : Aku pikir kau sibuk dengan pekerjaan. Pernikahan Hye Bin juga akan segera tiba.

Hyeok Sang : Sebenarnya, tentang itu. Telah ada sedikit masalah dengan pernikahannya.

Ju Hyung : Masalah?

Hyeok Sang : Pernikahan Hye Bin telah dibatalkan. Jadi dia sedang dalam suasana hati yang buruk.

Ju Hyung : Bagaimana itu bisa terjadi?

Hye Bin masuk, dia terkejut melihat Ju Hyung.

Ju Hyung : Hye Bin-ah, kau terlihat mengerikan. Apa yang harus kulakukan untukmu? Haruskah aku memukuli dia?

Hye Bin : Kau sudah dengar bahwa pernikahanku dibatalkan?

Ju Hyung : Ya.

Hye Bin kemudian duduk, maaf, tapi sama menariknya dengan kedengarannya, masalahnya adalah bahwa aku masih terlalu mencintainya.

Hyeok Sang : Hye Bin-ah!

Ju Hyung : Aku cemburu. Untuk memiliki cinta seperti itu…

Hye Bin : Maaf. Kau datang sejauh ini untuk pernikahanku.

Ju Hyung : Aku kembali pulang.

Hye Bin kaget mendengarnya.

Hyeok Sang tanya kapan Ju Hyung mau mulai bekerja.

Ju Hyung : Aku di sini. Mungkin juga mulai segera.

Manajer Yeo mengenalkan Ju Hyung ke Ye Eun, So Bin dan Tae Ha.

Manajer Yeo : Dia kepala pemasaran baru. Direktur utama.

Ju Hyung : Aku Kwon Ju Hyung. Dari raut wajahmu, kau pasti tahu siapa aku.

Ju Hyung beranjak ke meja Hyun Seok. Dia bilang dia akan memakai meja itu.

Manajer Yeo bilang Ju Hyung punya ruangan sendiri di lantai atas.

Ju Hyung : Mengapa membuang-buang ruang? Ini lebih efisien untuk bekerja di kantor yang sama.

Ju Hyung lalu memberitahu bahwa Kepala Pemasaran baru akan datang minggu depan.

Ju Hyung : … jadi siapkan meja untuk Kepala baru.

Hye Bin kaget, Kepala Pemasaran baru?

Ju Hyung : Aku telah mengintai seseorang dengan keahlian dan pengalaman, jadi jangan mengeluh tentang nepotisme dan meletakkan meja di beberapa sudut. Menunjukan rasa menghargai. Kau paham, Hye Bin?

Hye Bin kesal.

Hye Bin ke ruangan ibunya. Dia marah, apa masalahmu! Sudah cukup buruk dia muncul entah dari mana sebagai direktur utama, tapi Ju Hyung mendorongku keluar dan menetapkan kepala baru.

Hee Kyung : Tetap tenang. Seseorang mungkin mendengarmu.

Hye Bin : Beritahu aku jika kau tahu!

Hee Kyung : Aku tidak tahu. Aku tahu darimu.

Hye Bin : Aku tidak dapat berkata-kata. Jadi dia melakukan ini sendiri tanpa mendapat persetujuan?

Hee Kyung : Aku yakin ayah menyetujuinya.

Hye Bin : Ayah sudah gila. Dia telah kehilangannya. Bagaimana dia bisa melindungi Ju Hyung yang tidak berhubungan dengannya! Jika posisi kepala kosong, aku harus dipromosikan untuk mengisinya. Mengapa mereka membawa seseorang yang baru?

Hee Kyung : Cukup. Hentikan.

Hye Bin : Apakah menurutmu ini normal?

Hee Kyung : Apakah kau ini tidak mampu mengendalikan emosimu? Kami membiarkan kau kembali bekerja karena kau ingin. Jadi kau harus belajar untuk mengontrol emosimu.

Hye Bin : Apa pun! Aku tidak peduli.

Hee Kyung berdiri dan mendekati Hye Bin.

Hee Kyung : Dengarkan baik-baik. Apakah menurutmu Ju Hyung datang hanya untuk pernikahanmu? Dia di sini untuk mengusirmu dan aku dan untuk mengambil alih Lora sepenuhnya. Aku tidak bisa membujuk ayah lagi. Jadi tegakkan kepalamu. Kita harus berpura-pura menyerah untuk saat ini. Kapan kita harus mencari tahu apa yang mereka rencanakan, paham!

Bersambung ke part 2…..

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Vincenzo Ep 19
Read More

Vincenzo Ep 19

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Vincenzo Episode 19, Nih ya gaes untuk bagan recap lengkap juga tersedia di tulisan yang…