Red Shoes Ep 70 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 70 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini….

Ok Kyung berlutut pada Jin A. Dia memohon, supaya Jin A merubah pikiran untuk tidak menikah dengan Hyun Seok.

Jin A : Sudah kubilang berhenti membahas ini.

Ok Kyung : Jangan lakukan ini. Kau tahu ini salah.

Tapi Jin A tetap keras kepala. Dia bilang dia tak peduli apa yang Ok Kyung katakan atau lakukan.

Jin A : Aku akan tetap menikahi Hyun Seok. Itulah cara jitu untuk mencuri milik Kwon Hye Bin.

Ok Kyung : Tapi dia adikmu. Bagaimana bisa kau melakukan ini?

Jin A : Kenapa dia adikku? JIn Ho adalah adikku satu-satunya dan dia sudah tiada!

Ok Kyung berdiri. Dia bilang dia akan mati sebagai gantinya.

Ok Kyung : Bagaimanapun hidup adalah siksaan. Apa gunanya hidup? Aku sendiri akan masuk ke dalam api dan belerang.

Jin A : Apakah mati semudah itu? Menurutmu itu lelucon? Lalu kenapa kau menyelamatkan Gun Wook? Kau seharusnya tidak mengambil uang itu dari pembunuh ayahku! Kenapa kau mencoba menghentikanku? Kenapa!

Ok Kyung : Jemma-ya?

Jin A : Kau tidak berhak menghentikanku.Aku tidak akan meminta bantuan jadi jangan ikut campur.

Jin A masuk ke kamar.

Ok Kyung nangis.

Hyun Seok kembali ke rumah. Bibi Ma senang Hyun Seok udah pulang.

Bibi Ma : Sepertinya berat badanmu turun dalam semalam.

Hyun Seok : Apa maksudmu? Aku makan dan tidur nyenyak. Bagaimana kabar nenek? Dia tidak pingsan atau apa, kan?

Bibi Ma : Dia baik-baik saja. Hye Bin juga sudah pulang.

Hyun Seok : Bagus. Kenapa dia harus datang kesini?

Nyonya Choi keluar, siapa yang menyuruhmu pulang!

Hyun Seok : Jangan terlalu kejam. Aku tidak ingin kembali tapi aku terlalu mengkhawatirkanmu.

Nyonya Choi : Kau mengkhawatirkanku?

Hyun Seok : Lalu siapa lagi? Hanya aku dan Ki Seok yang kau miliki.

Nyonya Choi : Ada banyak orang yang mengkhawatirkanku, jadi jangan jadikan itu alasan dan pergilah. Aku hanya punya satu cucu.

Hyun Seok : Tidak akan. Meski kau bilang hanya punya satu cucu, meski kau menganggapku musuhmu…

Hyun Seok beranjak ke atas. Nyonya Choi tambah kesal. Bibi Ma mencoba menengahi.

Bibi Ma : Dia pasti menyadari tidak ada yang mengalahkan rumah. Hebat, kan?

Nyonya Choi : Diam. Ini tidak hebat sama sekali.

Bibi Ma : Haruskah kusiapkan makan untuknya?

Nyonya Choi : Tidak usah. Jangan beri dia makan lagi. Jangan cuci bajunya atau bersihkan kamarnya.

Ki Seok lalu pulang.

Ki Seok beranjak ke atas dan terdiam kesal melihat Hyun Seok duduk di depan kamarnya.

Ki Seok mendekati Hyun Seok, apa masalahmu? Apa kau bercanda? Hye Bin datang kemari dan kau ke rumah Jemma?

Hyun Seok : Apa aku terlihat bercanda? Tidak ada yang masuk akal bagimu dan kau membenci segalanya termasuk diriku. Aku mengerti. Tapi hyung…

Ki Seok : Siapa hyungmu? Kau bukan adikku.

Ki Seok masuk ke kamarnya.

Dan Hyun Seok teringat kata-kata Ki Seok sebelumnya kalau Jin A mau menikah sama dia untuk balas dendam.

Ki Seok bilang Jin A hanya memanfaatkan Hyun Seok untuk balas dendam.

Hyun Seok pun ke kamar Ki Seok dan meminta penjelasan soal itu.

Tapi Ki Seok pura-pura sibuk sama bukunya.

Hyun Seok : Hyung!

Ki Seok berdiri, kau bukan adikku! Aku tidak punya adik brengsek sepertimu.

Hyun Seok : Setidaknya dengarkan aku.

Ki Seok : Keluar!

Hyun Seok pun mengalah dan pergi keluar.

Detektif Oh tiba di depan ruangan Hyeok Sang. Dia melihat bodyguard Hyeok Sang berdiri di depan pintu.

Detektif Oh tanya ke seketaris, apa Hyeok Sang ada.

Seketaris Hyeok Sang langsung masuk, ngasih tahu Hyeok Sang ada polisi yang datang.

Hyeok Sang kaget, siapa dia?

Seketaris Hyeok Sang memberikan kartu nama Detektif Oh. Dia bilang namanya Oh Joon Sang.

Hyeok Sang : Suruh dia masuk.

Tak lama, Detektif Oh masuk. Hyeok Sang sengaja ‘menjual’ nama Kepala Jung.

Hyeok Sang : Jadi kau bekerja dengan teman baikku, Kepala Jung Min Young?

Detektif Oh : Ya, aku pernah bertemu denganmu sebelumnya. Kau sering datang berkumpul dengan kepala kami.

Hyeok Sang : Apa yang membawamu kesini?

Detektif Oh : Bukan apa-apa. Ada kasus tabrak lari yang sedang kuselidiki.

Hyeok Sang kaget, tabrak lari?

Detektif Oh bilang UU pembatasan sudah berakhir, tapi petinggi mereka lagi terobsesi sama kasus seperti ini.

Detektif Oh : Banyak korban yang percaya bahwa mereka dianiaya, mengajukan pengaduan perdata. Sungguh menyakitkan. Beberapa orang gila mengirimiku tip bahwa kau pelaku tabrak lari. Mereka bilang memiliki bukti. Tapi sudah jelas. Mereka hanya ingin memerasmu karena kau kaya dan berkuasa.

Hyeok Sang : Bukti? Seperti apa?

Detektif Oh : Jangan khawatir. Mereka selalu berakhir menjadi bukan apa-apa. Kepala Jung sangat marah tentang ini dan menyuruhku menyelidikinya secara detail. Dia mengatakan untuk menyelidiki sampai semua kecurigaan berakhir. Dengan begitu namamu akan bersih dan dia bisa melihatmu tanpa merasa bersalah.

Hyeok Sang diam saja. Dia mulai takut.

Detektif Oh : Hoejangnim, apa kau sakit?

Hyeok Sang : Tidak, aku ada rapat penting nanti. Itu sebabnya.

Detektif Oh pun pamit.

Hyeok Sang berdiri. Dia yakin itu perbuatan Jin A.

Lalu dia ingat kejadian malam itu saat dia menabrak Pak Kim.

Tiba-tiba saja, dia melihat sosok Pak Kim yang berdarah-darah di depan pintu.

Sontak lah dia terkejut dan takut, tapi sosok Pak Kim seketika menghilang.

Hyeok Sang lalu ke mejanya.

Tiba-tiba, dia melihat tangannya penuh darah.

Dia pun menjerit dan syok.

Tapi kemudian, darah Pak Kim sudah hilang dari tangannya.

Bodyguard Hyeok Sang masuk, heojangnim, kau baik-baik saja?

Hyeok Sang marah, bawa Kim Jemma padaku sekarang juga!

Ok Kyung di toko resah mikirin Jin A.

Sun Hee yang melihat itu, mencoba menghibur Ok Kyung. Dia mengajak Ok Kyung main go-stop dari ponsel.

Tapi Ok Kyung nya bilang mau pergi. Dia bilang dia mau ke rumah abu Pak Kim.

Ok Kyung : Aku melihatnya di mimpiku. Dia pasti membenciku. Aku berjanji untuk membesarkan Jemma dengan baik tapi aku malah menghancurkan hidupnya. Bagaimana mungkin dia tidak membenciku?

Sun Hee : Omong kosong yang bodoh! Bahkan ibunya sendiri mencampakkannya. Kau bahkan membesarkannya dengan baik. Pak Kim harusnya bersujud di kakimu dan berterima kasih.

Ok Kyung : Seharusnya aku mati saja saat itu setelah Gun Wook dioperasi. Maka Jemma tidak akan terobsesi membalas dendam dan Tae Gil bisa menikah dengan kekasihnya. Aku menghancurkan segalanya. Aku akan memohon agar Tuan Kim menghentikan Jemma.

Sun Hee : Kenapa kau tidak pergi dengan Jemma? Atau denganku?

Ok Kyung : Kita tidak bisa menutup toko. Bagaimana pelanggan kita? Ini akan membantu menjernihkan pikiranku. Jaga semuanya untukku.

Tanpa Sun Hee sadari, itu adalah kata-kata terakhir Ok Kyung padanya.

Tae Gil baru aja keluar dari gedung Nosang.

Tiba-tiba, dia melihat Soo Yeon datang.

Tae Gil masuk lagi dan kembali ke Nosang. Dia berpesan pada Yu Kyung, untuk mengatakannya tidak ada jika Soo Yeon datang.

Tae Gil langsung ngumpet.

Bersambung ke part 2…

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like