Red Shoes Ep 69 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 69 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini….

Masih di rumah Nyonya Choi. Hee Kyung membujuk Hye Bin pulang. Hee Kyung bilang, semua sudah berakhir.

Hye Bin diam saja menahan tangis. Hee Kyung memeluk Hye Bin. Dia sakit melihat putrinya terluka seperti itu.

Hyun Seok makan dengan lahap ditemani Jin A.

Jin A : Apa yang terjadi? Kau benar-benar diusir?

Hyun Seok : Ya, aku benar-benar.

Jin A : Tapi bagaimana kau bisa datang ke sini? Kau seharusnya pergi ke tempat teman atau ke hotel.

Hyun Seok : Ini terlalu memalukan untuk pergi ke tempat teman. Dan aku tidak mampu membeli hotel. Kau tahu aku miskin sekarang.

Jin A : Pulanglah setelah kau selesai makan. Jika tidak, pergilah ke spa.

Hyun Seok : Tidak. Tidak pernah.

Jin A : Pergilah. Seperti yang kau lihat, tidak ada ruang untukmu di sini.

Hyun Seok : Kenapa tidak? Aku bisa tidur di mana saja. Jika tidak, aku bisa tidur di ruang tamu.

Gun Wook dan Yu Kyung mengintip mereka dari dapur. Yu Kyung sinis melihat Hyun Seok.

Gun Wook : Dia seorang yang tangguh. Lintah total.

Yu Kyung : Haruskah aku menelepon Tuan Yoon dan memberitahunya untuk membawa pulang saudaranya?

Gun Wook tak setuju.

Yu Kyung : Apakah kita harus memberinya kamar kita?

Gun Wook : Mengapa kita harus? Suruh dia tidur dengan Jemma.

Yu Kyung marah dan memukul Gun Wook.

Gun Wook : Apa kau marah? Mereka akan menikah.

Yu Kyung : Aku tidak berpikir itu benar.

Gun Wook : Dia dan Paman bisa berbagi selimut.

Gun Wook tertawa. Yu Kyung makin kesal.

Yu Kyung : Bagaimana kau bisa tertawa sekarang? Aku sangat membenci Jemma sekarang. Apa kekacauan ini? Astaga.

Sun Hee lagi merapikan kamar Gun Wook.

Tak lama, Gun Wook masuk dan berterima kasih pada Sun Hee karena sudah merapikan kasurnya.

Gun Wook : Yu Kyung dan aku bisa tidur nyenyak malam ini.

Sun Hee : Tentu. Tidur nyenyak di ruang tamu dengan paman. Tamu Jemma akan tidur di sini.

Gun Wook protes, apa? Bibi.

Hyun Seok di kamar Jin A. Hyun Seok melihat-lihat kamar Jin A. Lalu dia melihat foto Jin A-Jin Ho.

Hyun Seok : Ini adikmu? Dia tampan, seperti kau yang cantik.

Jin A : Ini hanya untuk malam ini. Kau harus pergi di pagi hari tidak peduli apa, oke?

Hyun Seok : Haruskah kita tinggal di sini saja? Setidaknya sampai aku menghasilkan uang untuk membeli tempat?

Jin A kesal. Hyun Seok : Hanya bercanda.

Ok Kyung masuk dan menyuruh Hyun Seok ke kamar Gun Wook.

Ok Kyung : Kami sudah menyiapkan beberapa selimut.

Hyun Seok langsung keluar.

Ok Kyung menatap Jin A.

Jin A : Ini hanya untuk malam ini. Aku akan mengirimnya pergi besok.

Ok Kyung : Jemma-ya.

Jin A : Eomma, tolong jangan katakan apapun. Aku akan mengurusnya.

Hyun Seok di kamar Gun Wook, tak bisa tidur. Dia memikirkan kata-kata Hye Bin tadi kalau Jin A mendekatinya hanya untuk balas dendam.

Hyun Seok pun penasaran apa maksud Hye Bin bilang Jin A mau balas dendam.

Soo Yeon juga tak bisa tidur. Tak lama ponselnya bunyi. Dia senang Tae Gil menelponnya.

Tapi Tae Gil nelpon cuma buat mutusin hubungan mereka. Tae Gil minta maaf dan berkata dia adalah orang jahat.

Soo Yeon gak mau putus. Dia bilang, Tae Gil sudah mencuri hatinya jadi kenapa Tae Gil menyuruhnya melupakannya.

Tae Gil memutuskan panggilannya.

Tae Gil sendiri di taman. Dia sakit karena hubungan mereka harus berakhir seperti itu.

Hari sudah pagi. Hyun Seok terbangun dan mendapati Jin A tengah duduk menatapnya.

Jin A : Apakah kau tidur dengan nyenyak?

Hyun Seok : Aku bahkan tidak punya mimpi.

Jin A : Mandi dulu biar bisa pulang.

Hyun Seok : Kau mengusirku?

Jin A : Aku mengirimmu pulang dengan selamat agar nenek tidak khawatir.

Hyun Seok : Mengapa dia khawatir? Dia yang mengusirku.

Jin A : Apapun itu, pulanglah. Bahkan jika dia menendangmu keluar lagi, jangan pergi.

Hyun Seok bilang dia akan pulang kalau Jin A memberinya ciuman pagi.

Jin A gak mau.

Hyun Seok : Inilah yang dilakukan semua orang. Apa kau tidak tahu?

Hyun Seok memonyongkan bibirnya minta cium.

Ok Kyung masuk. Jin A dan Hyun Seok langsung canggung.

Ok Kyung mengajak Hyun Seok bicara.

Ok Kyung dan Hyun Seok bicara di dapur.

Ok Kyung : Kau akan menikahi Jemma?

Hyun Seok : Ya.

Ok Kyung marah, maaf, tapi aku tidak menyukaimu. Aku pikir kakakmu akan menjadi menantuku. Tapi tiba-tiba, kau bilang itu akan menjadi adik laki-lakinya sebagai gantinya. Menurutmu itu masuk akal?

Hyun Seok : Eommoni.

Ok Kyung : Jangan panggil aku eommoni! Jika Jemma tidak bisa berpikir jernih, kau harus tetap tegakkan kepalamu. Bagaimana kau bisa berencana untuk menikahi seseorang yang hampir menjadi adik iparmu? Kau sudah gila? Bagaimana dengan saudara laki laki mu? Apakah kau memikirkan dia sama sekali? Apakah kau mengkhawatirkan nenekmu!

Jin A ke dapur, eomma!

Ok Kyung : Astaga. Kalian berdua adalah manusia-manusia yang hina. Kau tidak harus seperti itu. Siapa yang peduli dengan cinta bodoh kalian!

Gun Wook datang dan mencoba membawa ibunya keluar.

Ok Kyung : Ada pertimbangan dasar yang seharusnya dimiliki orang. Kau anak nakal yang jahat! Aku tahu semua ini salahku. Ini adalah kesalahanku. Tapi tetap saja, aku tidak pernah mengharapkanmu untuk melakukan sesuatu seperti ini…

Gun Wook dan Ok Kyung pergi.

Ok Kyung ke Nosang dan bertemu Yu Kyung.

Ok Kyung : Yu Kyung-ah, bosmu ada?

Yu Kyung : Ya. Apa itu?

Ok Kyung menemui Ki Seok. Ki Seok tanya ada apa. Ok Kyung minta Ki Seok menghentikan Jin A.

Ok Kyung : Kau satu-satunya orang yang bisa menghentikannya sekarang. Kau masih menyukai Jemma, kan? Aku tahu itu konyol untuk ibu tua ini untuk mengatakan ini, tapi Jemma juga mencintaimu.Yang diinginkan Jemma adalah balas dendam. Kenapa kau melakukannya? Jika kau memberitahu polisi, semua ini tidak akan terjadi. Aku tahu itu untuk membayar operasi putramu, tapi berapa lama kau bersembunyi di balik alasan itu? Jika anakmu berharga bagimu, orang lain juga berharga. Apakah kau khawatir tentang Jemma sekarang? Setelah bertahun-tahun? Tidak ada seorang pun di dunia ini yang bisa menghentikan Jemma sekarang.

Ok Kyung nangis.

Ok Kyung kembali ke toko.

Ok Kyung : Hyungnim, kupikir aku perlu dihukum. Karena tidak memberitahu polisi ketika Tuan Kim meninggal untuk menyelamatkan Gun Wook. Aku pikir aku akhirnya dihukum untuk itu sekarang. Menurut mu aku bisa diampuni setelah aku mati?

Ok Kyung pergi lagi.

Ok Kyung kembali ke rumah dan melihat Jin A tengah beberes.

Ok Kyung lantas menatap Jin A. Tak lama kemudian, dia pun berlutut.

Sontak lah Jin A langsung berdiri dan terkejut melihat ibunya.

Bersambung………..

Next episode :

Hyeok Sang berusaha membunuh Jin A! Dia menyewa seseorang untuk menabrak Jin A, tapi justru Ok Kyung yang tertabrak karena melindungi Jin A.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Read More

Rookie Cops Ep 9

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Rookie Cops Episode 9, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini.…
Read More

Jirisan Ep 7

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Jirisan Episode 7, Jika Kalian ingin melihat full recapnya tersedia lengkap di tulisan tulisan yang…