Red Shoes Ep 58 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 58 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini….

Ki Seok di kamarnya, hanya ditemani cahaya kecil dari lampu mejanya. Dia menatap hadiah dari Jin A.

Ki Seok memikirkan kata-kata Jin A saat memberikan hadiah itu padanya.

Jin A : Itu sebabnya aku membawa hadiah. Bukan dari yang mahal merek desainer, tapi aku Kim Gemma, membuatnya secara pribadi. Itu satu-satunya di seluruh dunia. Itu yang penting, kan? Jangan sampai kau kehilangannya, oke?

Ki Seok lantas menghubungi Jin A.

Jin A tak menjawab.

Jin A : Oppa, aku akan menjadi jahat dan sangat jahat. Aku telah menjadi monster yang bahkan ingin membunuh. Bagaimana bisa aku bersama seseorang yang begitu baik sepertimu?

Karena Jin A tak menjawab, Ki Seok berniat pergi menghampiri Jin A. Tapi Jin A menghubunginya kembali.

Ki Seok mengajak Jin A bertemu. Tapi Jin A menolak.

Jin A bilang, dia bukan gadis yang baik untuk Ki Seok.

Jin A lalu memutuskan hubungan mereka.

Jin A : Maafkan aku.

Ki Seok syok diputusin Jin A.

Besoknya, Hyun Seok, Hee Kyung dan Manajer Yeo menemui Hyeok Sang.

Mereka membahas Lora Mattress. Hyeok Sang berkata, dia butuh seseorang untuk dikirim ke Busan.

Hyeok Sang : Kita mendapat telepon dari pembeli malaysia yang berminat dengan kasur kita. Kudengar mereka perusahaan besar.

Hee Kyung : Betulkah?

Hyeok Sang menyuruh Hyun Seok yang pergi.

Hyeok Sang : Jika kau ingin belajar manajemen, kau harus mendapatkan pengalaman dengan melakukan perjalanan bisnis dan bertemu orang. Kau tidak bisa hanya mendesain dan mengambil gambar sepanjang waktu. Kau harus menjadi pengusaha, bukan fotografer jika ingin sukses.

Hyeok Sang juga bilang mereka ingin bertemu dengan Jin A juga, karena Jin A adalah pembuat ‘Miracle Mattress’.

Hee Kyung gak setuju. Dia bilang harusnya Hyeok Sang harusnya mengirim Hye Bin.

Hyeok Sang berkata, yang ingin ditemui pembeli dari Malaysia adalah Jin A, bukan Hye Bin.

Hye Bin senyum-senyum kembali ke mejanya.

So Bin : Sesuatu yang baik pasti telah terjadi. Kau sedang dalam suasana hati yang baik.

Hye Bin : Kau benar. Aku akan melakukan perjalanan bisnis dengan Pak Yoon besok. Kami akan ke Busan. Kami akan menikmati pantai dan makan sashimi yang enak.

Ye Eun : Kudengar, Jemma yang akan pergi.

Tae Ha : Aku juga dengar.

Hye Bin : Aku menggantikannya.

Lalu Hyun Seok datang, apa maksudmu? Apa maksudmu perjalanan bisnis?

Hye Bin : Ya, aku akan ke Busan.

Hyun Seok : Pimpinan mengatakan Jemma dan aku yang pergi.

Hye Bin : Tidak. Kita yang akan pergi. Ibu… maksudku, CEO Min mengubahnya menjadi aku.

Kesal, Hyun Seok beranjak pergi.

Hye Bin mengikuti Hyun Seok.

Hye Bin : Jadi kau tidak mau pergi denganku dalam perjalanan bisnis? Ibu bilang aku bisa pergi denganmu.

Hyun Seok : Kita harus mendengarkan pimpinan, bukan CEO.

Hye Bin : Kau ingin pergi dengan Kim Jemma?

Hyun Seok : Kami pergi untuk bekerja, bukan liburan. Dan mereka menginginkan Jemma, bukan kau. Presiden dari perusahaan Malaysia mengatakan dia menyukai kasur ajaib dan ingin bertemu dengannya.

Hye Bin : Kau hanya ingin pergi dengan Jemma. Apa itu idenya?

Hyun Seok : Hye Bin-ah.

Hye Bin : Tidak, aku pergi. Hanya kita berdua.

Hyun Seok : Apa yang salah denganmu? Kau masih tak paham? Sejak aku mulai bekerja disini, orang memanggilku nepo! Bahkan sekarang, terlepas dari apakah aku melakukan pekerjaan saya dengan baik atau tidak, orang selalu menghubungkan aku denganmu dan berbicara tentangku. Barusan juga. Mereka sedang membicarakan tentang bulan madu. Bahkan jika perusahaan mendorong kita untuk pergi bersama, hanya kita berdua, kita harus menolak.

Hye Bin : Apakah kau bodoh? Mengapa kita tidak pergi?

Hyun Seok : Inilah kenapa aku tidak menyukaimu! Obsesimu memuakkan! Berapa kali aku harus memberitahumu bahwa ini adalah bisnis?

Hye Bin kaget dibentak Hyun Seok. Kesal, Hyun Seok pergi.

Hye Bin kembali ke mejanya. Dia menatap kesal Jin A.

Hye Bin : Kim Jemma. Kita perlu bicara.

Mereka bicara di ruang meeting.

Hye Bin : Keluar dari kehidupan Hyun Seok. Berhentilah mencoba merayunya seperti rubah yang licik. Apa kau pikir aku bodoh? Kenapa dia pergi ke Busan denganmu? Dia menikahiku. Jadi kenapa dia pergi denganmu?

Jin A : Kau benar-benar tidak punya kelas.

Hye Bin : Apakah Ki Seok tahu? Bahwa kau mengkhianatinya dan sedang mengincar Hyun Seok?

Jin A : Hye Bin yang malang. Apa kau begitu terancam? Kau tumbuh dan menerima banyak cinta dari orang tuamu. Tapi kau gemetar ketakutan jika kehilangan pacarmu.

Jin A yang kesal, menerima tantangan Hye Bin. Dia berkata, akan merebut Hyun Seok dari Hye Bin.

Hye Bin yang udah tak tahan lagi, mendorong Jin A.

Jin A balas mendorong Hye Bin.

Hye Bin mau menampar Jin A tapi dihentikan Jin A.

Hye Bin memelintir tangan Jin A dan menekan tubuh Jin A ke lantai.

Jin A tak membalas. Hyun Seok, So Bin dan Ye Eun datang memisahkan mereka.

Sekarang, Hye Bin nangis di ruangan ibunya. Sang ibu tampak malas menanggapinya.

Hee Kyung : Berhenti menangis.

Hye Bin : Apakah kau tahu apa yang Hyun Seok katakan padaku? Dia bilang dia tidak menyukaiku. Dia mengatakan obsesiku memuakkan. Ini semua salah Gemma. Ini karena dia merayunya!

Hee Kyung : Cukup! Apa yang kau lakukan sementara dia melakukan itu? Apakah kau bodoh?

Jin A dihubungi oleh Hee Kyung.

Hee Kyung menyuruh Jin A ke ruangannya.

So Bin, Ye Eun dan Tae Ha yakin itu Hee Kyung.

So Bin : Jemma yang malang.

Jin A masuk ke ruangan Hee Kyung.

Hee Kyung sudah menunggu, sambil minum teh dengan wajah arogannya.

Jin A : Kau ingin melihatku?

Hee Kyung : Kau memukul dan mendorong kesayanganku Hye Bin? Tidakkah kau tahu bagaimana reaksi seorang ibu jika ada yang bermain-main dengan putrinya?

Jin A : Tentu saja. Tapi itu tergantung ibu yang mana. Beberapa ibu meninggalkan anak-anak mereka hanya untuk menyelamatkan kulit mereka sendiri. Kau tahu itu dengan baik. Menurut mu kau punya hak mengatakan ini padaku? Bahkan anak-anak yang tumbuh dewasa tanpa seorang ibu tumbuh dengan baik, tapi anak yang dimanjakan ibu tidak berguna…

Hee Kyung marah dan berdiri.

Hee Kyung : Tutup mulutmu dan dengarkan aku. Jika kau menyakiti Hye Bin lagi…

Jin A : Pengecut. Jangan takut. Aku tidak akan menyentuh Hye Bin.

Hee Kyung : Apa kau merayu Hyun Seok?

Jin A tersenyum.

Hee Kyung : Kau menjijikkan. Kau mempermainkan dua saudara?

Jin A : Lupakan dua. Aku dapat memiliki tiga, empat, atau lima orang. DNA kotormu mengalir dalam darahku!

Hee Kyung yang sudah tidak tahan lagi, menyiram Jin A dengan teh nya.

Tepat saat itu, Hyeok Sang masuk dan terkejut melihat apa yang dilakukan Hee Kyung ke Jin A.

Bersambung ke part 2….

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Read More

Red Shoes Ep 64 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 64 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan…
18 Again Ep 7 Part 3
Read More

18 Again Ep 7 Part 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis 18 Again Episode 7 Part 3, Pastikan untuk membaca bagian daftar lengkapnya di tulisan yang…