Red Shoes Ep 54 Part 1

Tentangsinopsis.comSinopsis Red Shoes Episode 54 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini….

Hyeok Sang, Hee Kyung, Hye Bin dan Soo Yeon ngeteh bersama.

Hyeok Sang tanya, apa bisnis Soo Yeon berjalan dengan baik.

Soo Yeon bilang tentu saja, bisnisnya berkembang setiap hari.

Hyeok Sang : Jangan sombong. Kau perlu memperkuat yayasan ketika itu berhasil.

Soo Yeon : Ya pak. Aku akan mendengarkan saranmu, guru yang bijaksana dan berpengalaman.

Soo Yeon tanya, Hye Bin mau honeymoon kemana nanti usai menikah.

Hye Bin : Seoraksan.

Soo Yeon kaget. Dia fikir Hye Bin mau keliling dunia.

Hye Bin : Aku sudah sering bepergian ke luar negeri, jadi agak membosankan. Masalahnya bukan bulan madu. Aku sangat kesal. Nenek mertuaku menginginkanku untuk pindah ke rumahnya.

Hyeok Sang : Apa maksudmu? Aku membelikanmu tempat. Kau harus tinggal di sana. Mengapa kau tinggal bersama Nyonya Choi?

Soo Yeon : Dia benar. Aku tidak mengerti.

Hee Kyung : Aku pikir itu hal yang baik. Jika Hye Bin pindah ke sana dan tinggal bersamanya, Nyonya Choi akan banyak membantu kita. Ini akan sulit baginya untuk menolak permintaan kami. Biarkan dia tinggal bersamanya.

Hee Kyung juga bilang kalau Hye Bin takkan tinggal dengan Nyonya Choi selama itu.

Hee Kyung : Kesehatannya tidak seperti dulu.

Soo Yeon yang mendengar itu, heran.

Soo Yeon : Heol.

Lalu ponsel Soo Yeon berbunyi. Pesan dari Tae Gil.

Tae Gil : Aku merindukanmu seperti orang gila. Amor Mio.

Soo Yeon senyum-senyum membacanya, lalu dia pergi.

Melihat itu, Hee Kyung tanya ke Hye Bin apa Soo Yeon punya pacar.

Hye Bin : Di usianya? Dia tidak ingin menikah.

Hyeok Sang dapat pesan soal mobilnya yang berlumuran darah.

Dia kesal.

Di ruang kerjanya, Hyeok Sang bertanya-tanya, siapa yang mengiriminya pesan itu.

Lalu dia menelpon anak buahnya.

Hyeok Sang : Kau sudah tahu siapa dia?

Anak buahnya minta maaf. Dia bilang, peraturannya ketat jadi dia tak bisa dapat informasi.

Hyeok Sang : Aku perlu tahu siapa itu. Aku harus tahu siapa yang mengirimiku teks-teks yang tidak berguna itu.

Hee Kyung masuk. Hyeok Sang langsung menyudahi panggilannya.

Hee Kyung : Apa yang salah? Apa itu?

Hyeok Sang kesal, kenapa kau begitu usil?

Hee Kyung mengajak Hyeok Sang minum wine.

Hyeok Sang : Keluar.

Hee Kyung : Yeobo.

Hyeok Sang : Ini bukan waktunya untuk kebodohan seperti itu. Keluar. Sekarang.

Hee Kyung : Apa yang merasukimu? Apa yang kulakukan?

Hyeok Sang : Aku bilang keluar!

Soo Yeon di kantornya. Dia menunggu Tae Gil, tapi Tae Gil nya gak datang-datang.

Kesal, Soo Yeon pun mau pergi tapi Tae Gil tiba-tiba masuk, membuatnya kaget.

Soo Yeon marah, apakah kau tidak ingat? Aku pergi ke restoran tapi kau pura-pura tidak mengenalku.

Tae Gil : Kapan aku…

Soo Yeon : Kau amnesia?

Tae Gil : Aku tidak ingat sama sekali, tapi aku minta maaf jika itu benar. Aku telah melewati beberapa kesulitan.

Soo Yeon menyuruh Tae Gil duduk.

Soo Yeon : Apa yang salah? Apa itu sampai kau tidak mengenaliku?

Tae Gil : Maafkan aku. Aku mengalami kesulitan secara emosional. Aku perlu dihibur dan kau satu-satunya orang yang bisa kupikirkan. Kenapa aku begitu menyedihkan? Aku sudah terlalu ceroboh dengan hidupku. Aku pecundang. Pecundang total. Aku membenci diriku sendiri. Aku benar-benar membenci diriku sendiri.

Soo Yeon pun duduk ke sebelah Tae Gil.

Soo Yeon : Tae Gil-ssi.

Soo Yeon memeluk Tae Gil.

Yu Kyung membuat mie untuk makan malam mereka, tapi Ok Kyung gak mau makan.

Yu Kyung bilang, dia memasukkan cumi-cumi ke dalam mi karena Ok Kyung suka cumi-cumi.

Yu Kyung membujuk Ok Kyung agar makan, tapi Ok Kyung tetap keras kepala.

Tak lama, Gun Wook pulang.

Ok Kyung marah, apa yang salah denganmu! Apakah ini sebabnya aku menyelamatkanmu? Aku memberikan segalanya untuk membesarkanmu bahkan ketika orang-orang mengkritikku! Apakah aku membesarkanmu untuk menghancurkan hatiku! Kau seharusnya memberi tahu kami jika kau pergi ke suatu tempat. Apa salah Yu Kyung? Dia pindah ke sini bahkan tanpa menikah. Apa yang dilakukan anak baik ini sampai kau membuatnya khawatir? Kau berengsek!

Ok Kyung memukuli Gun Wook.

Yu Kyung dan Sun Hee langsung menjauhkan Ok Kyung dari Gun Wook.

Ok Kyung : Aku mengutuk diriku sendiri ke lubang api untuk menyelamatkan hidupmu. Untuk menyelamatkan bocah egois ini.

Gun Wook memeluk ibunya dan minta maaf. Dia berjanji akan menjadi anak yang baik mulai sekarang.

Gun Wook : Maafkan aku. Aku bersalah.

Di kamar, Yu Kyung tanya, Gun Wook kemana saja.

Gun Wook : Hanya di sana-sini. Kantor Jemma juga.

Yu Kyung : Kau pergi ke sana? Itu sulit, bukan? Kau pasti lelah. Pergi tidur.

Yu Kyung yang kesal, mau keluar tapi ditahan Gun Wook.

Gun Wook : Itu saja? Apakah kau tidak akan mengomel lagi?

Yu Kyung : Kau tahu aku mencintaimu, kan? Kau tahu aku tidak bisa hidup tanpamu, kan? Dan bahwa kau adalah yang pertama bagiku dan cinta terakhir, kan?

Gun Wook : Ya.

Yu Kyung : Aku tidak akan mengatakan apa-apa lagi. Namun…

Yu Kyung meninju Gun Wook. Abis meninju Gun Wook, dia memegang tangannya yang kesakitan.

Yu Kyung : Itu menyakitkan, kan? Hatiku bahkan lebih sakit. Maaf.

Tapi Gun Wook nya pingsan.

Yu Kyung yang masih belum sadar Gun Wook pingsan, mau keluar tapi gak jadi dan menyuruh Gun Wook bangun.

Karena Gun Wook gak bergerak, barulah dia panic.

Besoknya di kamarnya, Hee Kyung bicara dengan Anggota Dewan Son di telepon.

Lora Mattress mendapatkan penghargaan kepuasaan konsumen.

Hee Kyung senang mendengarnya dan memuji-muji Anggota Dewan Son.

Hee Kyung langsung ke ruang kerja Hyeok Sang. Hyeok Sang sendiri lagi menenangkan pikirannya dengan mendengarkan music.

Hee Kyung mematikan radio Hyeok Sang.

Hyeok Sang : Apa yang kau lakukan?

Hee Kyung : Aku tahu kau sedang mendetoks pikiranmu sambil mendengarkan musik, tapi kau tidak akan bekerja?

Hyeok Sang : Jauhi urusanku dan fokus pada dirimu sendiri.

Hee Kyung : Aku baik-baik saja. Sedemikian rupa sehingga kau ingin berterima kasih kepadaku. Miracle Mattress, perusahaanmu, terpilih sebagai merek kepuasan konsumen yang tinggi. Anggota Majelis baru saja menelepon.

Hyeok Sang langsung sewot, kesepakatan apa yang kau buat dengannya kali ini?

Hee Kyung : Yeobo!

Hyeok Sang : Aku tidak akan membiarkanmu bermain game denganku dan perusahaanku lagi. Katakan padanya kita tidak menginginkannya.

Hee Kyung : Aku kecewa. Aku pikir ini akan membuatmu memaafkanku atas pemeriksaan pajak dan hal-hal lain yang membuatku tidak enak. Kau pasti menjadi mudah tersinggung karena gambar-gambar aneh itu yang kau terima. Kau tampaknya mendapatkan teks aneh juga. Kau tidak mencurigaiku atau sesuatu yang bodoh seperti itu, kan? Kau harus tahu itu bukan brengsek itu, So Tae Gil.

Hyeok sang : Apa?

Hee Kyung : Kau benar-benar mencurigainya? Apakah itu salah untuk mendapatkan perusahaanmu dihargai? Aku bertingkah lucu dan membungkuk pada ular tua itu agar perusahaanmu terpilih. Kau harus berterima kasih kepadaku.

Hyeok Sang yang marah, mau menampar Hee Kyung.

Hee Kyung menantang, pukul aku!

Hee Kyung : Jangan tegang begitu. Ini tidak seperti dirimu menjadi pecundang seperti itu.

Hyeok Sang : Bagus. Mari berhenti. Aku tahu kau tidak ingin bercerai, tetapi…

Hee Kyung : Kau tahu itu, tapi kau mengungkitnya lagi! Kenapa! Apakah kau sudah mendapatkan seorang gadis? Apa? Berapa biayanya untukku untuk menyingkirkannya kali ini?

Hyeok Sang : Jaga mulutmu.

Hee Kyung : Kau tutup mulutmu, Hyuk Sang. Kecuali jika kau ingin dipermalukan dan mengakhiri hidupmu. Ingat ini. Kau harus menjadi suamiku sampai hari kematianmu. Kau harus melayaniku disampingku sampai aku bilang aku tidak menginginkanmu lagi. Pikirkan saja apa yang harus kau lakukan … sebagai suami Min Hee Kyung.

Hyeok Sang tertawa mendengarnya, kau wanita yang lucu. Sangat lucu. Bagus. Mari kita lihat bagaimana semuanya berakhir. Aku akan menonton dengan mata terbuka lebar sebagai penonton dan karakter utama.

Bersambug ke part 2…

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like